Doa Katolik
Doa Hari Ini

Minggu XVII Masa Biasa

Minggu, 26 Juli 2037· Hijau · Pekan Psalterium I
26 Juli 2037

Bacaan Misa

Minggu XVII Masa Biasa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Janganlah kiranya Tuhan murka kalau aku berkata.

Sekali peristiwa bersabdalah Tuhan kepada Abraham, “Sesungguhnya, banyaklah keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora, dan sesungguhnya sangat beratlah dosanya. Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh-kesah orang yang telah sampai kepadaku atau tidak, Aku hendak mengetahuinya.” Lalu berpalinglah orang-orang itu dan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan Tuhan. Abraham datang mendekat dan berkata, “Apakah Engkau akan membinasakan orang benar bersama dengan orang fasik? Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu? Apakah Engkau akan membinasakan tempat itu? Tidakkah Engkau mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada di dalamnya itu? Jauhlah kiranya dari pada-Mu untuk berbuat demikian, membunuh orang benar bersama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu seolah-olah sama dengan orang fasik! Jauhlah kiranya yang demikian dari pada-Mu! Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?” Tuhan berfirman, “Jika Kudapati lima puluh orang benar dalam kota Sodom, Aku akan mengampuni seluruh tempat itu demi mereka.” Abraham menyahut, “Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu. Sekiranya kurang lima orang dari kelima puluh orang benar itu, apakah Engkau akan memusnahkan seluruh kota itu karena yang lima itu?” Tuhan bersabda, “Aku takkan memusnahkannya, jika Kudapati empat puluh lima di sana.” Lagi Abraham melanjutkan perkataannya, “Sekiranya empat puluh didapati di sana?” Sabda Tuhan,” Aku takkan berbuat demikian demi yang empat puluh itu.” Kata Abraham, “Janganlah kiranya Tuhan murka kalau aku berkata sekali lagi. Sekiranya tiga puluh didapati di sana?” Sabda Tuhan, “Aku takkan berbuat demikian jika Kudapati tiga puluh di sana.” Kata Abraham lagi, “Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan. Sekiranya dua puluh didapati di sana?” Sabda Tuhan, “Aku tidak akan memusnahkannya demi yang dua puluh itu.” Kata Abraham, “Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?” Jawab Tuhan, “Aku takkan memusnahkannya demi yang sepuluh itu.” Lalu pergilah Tuhan, setelah selesai bersabda kepada Abraham. Dan kembalilah Abraham ke tempat tinggalnya.

Mazmur Tanggapan (PS 146)

Refren: Tuhan mendengarkan doa orang beriman.

Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati,sebab Engkau mendengarkan kata-kata mulutku; di hadapan para dewata aku akan berMazmur bagi-Mu, aku hendak bersujud ke arah bait-Mu yang kudus.

Aku hendak memuji nama-Mu oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

Tuhan itu tinggi, namun Ia memperhatikan orang yang hina, dan mengenal orang sombong dari jauh. Jika aku berada dalamn kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku, terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu.

Tangan kanan-Mu menyelesaikan segalanya bagiku. Tuhan akan menyelesaikan segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu!

Bacaan Kedua

Kamu telah dihidupkan Allah bersama dengan Kristus, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran.

Saudara-saudara,bersama Kristus kamu telah dikuburkan dalam pembaptisan, dan bersama Dia kamu juga turut dibangkitkan oleh kepercayaanmu akan karya kuasa Allah,yang telah membangkitkan Kristus dari antara orang mati. Dahulu kamu mati karena pelanggaranmu dan karena tidak disunat secara lahiriah. Tetapi kini Allah menghidupkan kamu bersama Kristus sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita. Surat hutang yang oleh ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita, telah dihapuskan-Nya dan ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib.

Bait Pengantar Injil
Rm. 8:15

Alleluya, alleluya.

Kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru, Abba Bapa."

Alleluya, alleluya.

Bacaan Injil
Lukas11:1-13

Mintalah, maka kamu akan diberi.

Pada waktu itu Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya, “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sebagaimana Yohanes telah mengajar murid-muridnya.” Maka Yesus berkata kepada mereka, “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berilah kami setiap hari makanan yang secukupnya, dan ampunilah dosa kami, sebab kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.” Lalu kata-Nya kepada mereka, “Jika di antara kamu ada yang tengah malam pergi ke rumah seorang sahabat dan berkata kepadanya ‘Saudara, pinjami aku tiga buah roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku, dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya’, masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab, ‘Jangan mengganggu aku; pintu sudah tertutup, dan aku serta anak-anakku sudah tidur.Aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepadamu'.Aku berkata kepadamU Sekalipun dia tidak mau bangun dan tidak mau memberikan sesuatu meskipun ia itu sahabatnya, namun karena sikap sahabatnya yang tidak malu-malu itu, pasti ia akan bangun dan memberikan apa yang dia perlukan. Oleh karena itu, Aku berkata kepadamU Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta akan menerima, setiap orang yang mencari akan mendapat, dan setiap orang yang mengetuk akan dibukakan pintu. Bapa manakah di antara kamu, yang memberi anaknya sebuah batu kalau anak itu minta roti? Atau seekor ular, kalau anaknya minta ikan?Atau kalajengking, kalau yang diminta telur? Jadi, jika kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu,apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada siapa pun yang meminta kepada-Nya.”

Invitatorium

Minggu XVII Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Ibadat Bacaan

Minggu XVII Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

MADAH (1. Allah Bapa, pujian dan kemuliaan)

Anak-anak-Mu datang bernyanyi.

Kebaikan dan damai bagi umat manusia.

Karunia-karunia yang dibawa kerajaan-Mu.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.
2. Dan Engkau, Tuhan Kekal,

Putra tunggal Allah;

Ya Yesus, Raja terurapi.

Engkau telah memenangkan penebusan.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.
3. Ya Roh Kudus, Pencipta

Karunia Allah yang Mahatinggi;

Hidup, kasih, dan hikmat kudus,

Penuhilah kelemahan kami sekarang.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Mazmur 1

Ada dua jalan yang dapat ditempuh manusia

Berbahagialah mereka yang, dengan menaruh seluruh kepercayaan pada salib, telah terjun ke dalam air kehidupan (dari seorang penulis abad kedua).
Berbahagialah orang

yang tidak mengikuti nasihat orang fasik;

tidak berlama-lama di jalan orang berdosa

tidak duduk dalam perkumpulan pencemooh,

tetapi kesukaannya adalah Taurat Tuhan

dan yang merenungkan Taurat-Nya siang dan malam.

AntifonLihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Ia seperti pohon yang ditanam

di tepi aliran air,

yang menghasilkan buahnya pada musimnya

dan daunnya tidak akan layu;

dan segala yang dilakukannya akan berhasil.

Tidak demikian halnya dengan orang fasik, tidak demikian!

AntifonLihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Sebab mereka seperti sekam yang ditiup

akan diterbangkan oleh angin.

Ketika orang fasik dihakimi, mereka tidak akan bertahan,

tidak akan menemukan tempat di antara orang-orang yang benar;

sebab Tuhan menjaga jalan orang benar

tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

AntifonLihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkau adalah kepenuhan hidup kekudusan dan sukacita. Penuhilah hari dan malam kami dengan kasih hikmat-Mu, agar kami dapat berbuah dalam keindahan kekudusan, seperti pohon yang diairi oleh aliran sungai.

AntifonLihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Antifon 2Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Mazmur 2

Mesias, raja dan penakluk

Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang terurapi (Kisah Para Rasul 4:27).

Mengapa keributan ini di antara bangsa-bangsa,

di antara umat manusia gumaman yang tidak berguna ini?

Mereka bangkit, raja-raja bumi,

para pangeran berkomplot melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita putuskan belenggu mereka,

mari, kita buang kuk mereka.”

AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Dia yang duduk di surga tertawa;

Tuhan menertawakan mereka.

Kemudian Dia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan menyerang mereka dengan teror.

“Akulah yang telah mengangkat raja-Ku

di Sion, gunung kudus-Ku.”

AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Aku akan memberitakan ketetapan Tuhan:
Tuhan berfirman kepadaku: “Engkau adalah Putra-Ku.

Akulah yang telah memperanakkan Engkau pada hari ini.

Mintalah dan Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepada-Mu,

letakkan ujung-ujung bumi dalam kepemilikan-Mu.

Dengan tongkat besi Engkau akan menghancurkan mereka,

memecahkan mereka seperti bejana tukang tembikar.”

AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Sekarang, ya raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan hormat

dan gemetar, berikanlah penghormatan-Mu kepada-Nya

jangan sampai Dia marah dan Engkau binasa;

sebab tiba-tiba kemarahan-Nya akan menyala.

AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Berbahagialah mereka

yang menaruh kepercayaan mereka kepada Allah.

AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau memberikan bangsa-bangsa di dunia sebagai warisan Putra tunggal-Mu; Engkau memahkotai-Nya sebagai Raja Sion, kota suci-Mu, dan memberikan Gereja-Mu untuk menjadi mempelai-Nya. Ketika Dia memberitakan hukum kerajaan-Mu yang kekal, semoga kami melayani-Nya dengan setia, dan dengan demikian berbagi kuasa kerajaan-Nya selamanya.

AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Antifon 3Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Mazmur 3

Aku aman dalam pemeliharaan Tuhan

Kristus tertidur dalam kematian, tetapi Dia bangkit dari antara orang mati, karena Allah adalah penyelamat-Nya (Santo Ireneus).
Betapa banyak musuhku, ya Tuhan!

Betapa banyak yang bangkit melawan aku!

Betapa banyak yang berkata tentang aku:

“Tidak ada pertolongan baginya dari Allah.”

AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai di sekelilingku,

kemuliaanku, yang mengangkat kepalaku.

Aku berseru dengan nyaring kepada Tuhan.

Dia menjawab dari gunung kudus-Nya.

AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Aku berbaring untuk beristirahat dan aku tidur.

Aku bangun, karena Tuhan menopangku.

Aku tidak akan takut bahkan ribuan orang

yang berbaris di setiap sisi melawan aku.

AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Bangkitlah, Tuhan; selamatkan aku, ya Allahku,

Engkau yang memukul semua musuhku di mulut,

Engkau yang mematahkan gigi orang fasik!

Ya Tuhan keselamatan, berkatilah umat-Mu!

AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau mendengar seruan Putra-Mu ketika Dia tertindas dan menyelamatkan-Nya dari tidur kematian. Bangkitlah, Tuhan, tolonglah Gereja-Mu. Jadilah perisainya agar ia dapat mengangkat kepalanya dan memancarkan kemuliaan kebangkitan.

AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Semoga sabda Kristus senantiasa memenuhi hati-Mu.

℟ Bagikanlah satu sama lain hikmat yang Engkau terima.

Bacaan Pertama

Dari permulaan surat kedua Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus

2 Korintus 1:1-14

Syukur di tengah kesengsaraan
Paulus, oleh kehendak Allah seorang rasul Yesus Kristus, dan Timotius saudaranya, kepada jemaat Allah yang ada di Korintus dan kepada semua orang kudus di jemaat yang tinggal di Akhaya. Rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus.
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa segala kemurahan, dan Allah segala penghiburan! Dia menghibur kita dalam segala kesengsaraan kita dan dengan demikian memungkinkan kita untuk menghibur mereka yang dalam kesusahan, dengan penghiburan yang sama yang telah kita terima dari-Nya. Sebagaimana kita telah banyak berbagi dalam penderitaan Kristus, demikian pula melalui Kristus kita berbagi berlimpah dalam penghiburan-Nya. Jika kita menderita itu adalah untuk dorongan dan keselamatanmu, dan ketika kita dihibur itu adalah untuk penghiburanmu, agar kamu dapat menanggung dengan sabar penderitaan yang sama yang kita alami. Harapan kami bagimu teguh karena kami tahu bahwa sama seperti kamu berbagi dalam penderitaan, demikian pula kamu akan berbagi dalam penghiburan.
Saudara-saudara, kami tidak ingin meninggalkanmu dalam kegelapan tentang masalah yang kami alami di Asia; kami dihancurkan melampaui kekuatan kami, bahkan sampai pada titik putus asa akan hidup. Kami merasa seperti orang yang dihukum mati agar kami dapat percaya, bukan pada diri kami sendiri, tetapi pada Allah yang membangkitkan orang mati. Dia menyelamatkan kami dari bahaya kematian itu dan akan terus melakukannya. Kami telah menaruh harapan kami pada-Nya yang tidak akan pernah berhenti menyelamatkan kami. Tetapi kamu harus membantu kami dengan doamu, agar atas nama kami Allah dapat disyukuri atas karunia yang diberikan kepada kami melalui doa begitu banyak orang.
Hati nurani memberi kesaksian atas kebanggaan bahwa dalam perilaku kami terhadap semua dan terutama terhadapmu kami selalu bertindak dari kekudusan dan ketulusan yang diberikan Allah; ini didorong, bukan oleh hikmat manusia yang merosot, tetapi oleh kebaikan Allah. Kami tidak pernah menulis apa pun yang tidak dapat kamu baca dan pahami. Saya berharap bahwa, sama seperti kamu sudah mengenal kami sampai batas tertentu, kamu pada waktunya akan mengenal kami dengan baik, dan akan mengakui bahwa kami akan menjadi kebanggaanmu, dan kamu kebanggaan kami, pada hari Tuhan kita Yesus.

Responsorium Mazmur 94:18-19

Kasih-Mu, ya Tuhan, menopang aku.

℟ Di tengah segala kesusahanku, penghiburan-Mu menggembirakan jiwaku.
Sebagaimana kita berbagi berlimpah dalam penderitaan Kristus, demikian pula melalui Kristus kita berbagi berlimpah dalam penghiburan-Nya.

℟ Di tengah segala kesusahanku, penghiburan-Mu menggembirakan jiwaku.
Bacaan Kedua

Dari permulaan surat kepada jemaat di Magnesia oleh Santo Ignatius dari Antiokhia, uskup dan martir

Kita harus menjadi orang Kristen dalam perbuatan, maupun dalam nama
Ignatius, juga disebut Teoforus, kepada jemaat di Magnesia di Meander, sebuah jemaat yang diberkati dengan rahmat Allah Bapa dalam Kristus Yesus, Juruselamat kita, di dalam Dia aku menyalamimu. Aku mengirimkan kepadamu segala harapan baik dalam Allah Bapa dan dalam Yesus Kristus.
Aku sangat senang mendengar tentang kasihmu kepada Allah, yang begitu teratur dan saleh, dan karena itu aku memutuskan untuk berbicara kepadamu dalam iman Yesus Kristus. Dihormati seperti aku dengan nama yang paling mulia, meskipun aku masih dalam rantai aku bernyanyi dengan pujian gereja-gereja, dan berdoa agar mereka bersatu dengan daging dan roh Yesus Kristus, yang adalah hidup kekal kita; sebuah persatuan dalam iman dan kasih, yang tidak boleh ada yang lebih diutamakan; dan di atas segalanya sebuah persatuan dengan Yesus dan Bapa, karena jika di dalam Dia kita menanggung semua kuasa pangeran dunia ini, dan lolos tanpa cedera, kita akan menuju kepada Allah.
Aku telah mendapat kehormatan melihatmu dalam diri Damas uskupmu, seorang hamba Allah, dan dalam diri presbiter-presbitermu yang layak, Bassus dan Apollonius, dan sesama hambaku, diakon Zotion; semoga aku terus bersukacita dalam dia karena dia taat kepada uskup seperti kepada rahmat Allah, dan kepada presbiter-presbiter seperti kepada hukum Yesus Kristus.
Sekarang tidak pantas bagimu untuk menganggap remeh kemudaan uskupmu, melainkan, dengan memperhatikan kuasa Allah Bapa, untuk menunjukkan kepadanya setiap tanda hormat. Ini, aku mengerti, adalah apa yang dilakukan oleh presbiter-presbiter sucimu, tidak mengambil keuntungan dari kondisi mudanya tetapi menghormatinya dengan kebijaksanaan yang datang dari Allah, atau lebih tepatnya bukan kepadanya tetapi kepada Bapa Yesus Kristus, kepada uskup semua. Jadi, demi kehormatan Dia yang mengasihi kita, pantaslah untuk taat tanpa kemunafikan; karena seseorang tidak begitu banyak menipu uskup yang dapat dilihatnya daripada mencoba menipu uskup yang tidak dapat dilihatnya. Dalam kasus seperti itu dia harus berurusan bukan dengan manusia, tetapi dengan Allah yang mengetahui rahasia hati.
Kita harus benar-benar hidup sebagai orang Kristen dan tidak hanya memiliki nama; karena banyak yang menyebut nama uskup tetapi melakukan segalanya terpisah dari dia. Orang-orang seperti itu, menurutku, tidak memiliki hati nurani yang baik, karena mereka tidak berkumpul secara sah seperti yang diperintahkan.
Segala sesuatu ada akhirnya, dan dua hal, hidup dan mati, berdampingan di hadapan kita, dan setiap orang akan pergi ke tempatnya sendiri. Sama seperti ada dua mata uang, satu dari Allah dan yang lain dari dunia, masing-masing dengan gambarnya sendiri, demikian pula orang-orang yang tidak percaya menanggung gambar dunia ini, dan mereka yang memiliki iman dengan kasih menanggung gambar Allah Bapa melalui Yesus Kristus. Kecuali kita siap melalui kuasa-Nya untuk mati dalam keserupaan dengan penderitaan-Nya, hidup-Nya tidak ada di dalam kita.

Responsorium 1 Timotius 4:12, 16, 15

Jadilah teladan bagi semua orang percaya dalam perkataan dan tingkah laku, dalam kasih, iman, dan kemurnian.

℟ Dengan demikian Engkau akan menyelamatkan dirimu sendiri dan mereka yang mendengarkan Engkau.
Renungkanlah tugas-tugas ini dan perhatikanlah, agar semua dapat melihat kemajuanmu.

℟ Dengan demikian Engkau akan menyelamatkan dirimu sendiri dan mereka yang mendengarkan Engkau.

Te Deum

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Paduan suara para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang agung memuji-Mu.

Pasukan para martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang kemuliaan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

℟ Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

℟ Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

℟ Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

℟ karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Di dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

℟ Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Tunjukkanlah kemurahan, ya Tuhan,

kepada hamba-hamba-Mu

dan dengan belas kasihan tingkatkanlah karunia rahmat-Mu,

agar, dibuat bersemangat dalam harapan, iman, dan kasih,

mereka dapat selalu waspada dalam menaati perintah-perintah-Mu.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Minggu XVII Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan. Amin.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.

Bacaan Singkat (Why 7,10.12)

Selamat bagi Allah kita yang duduk di atas takhta dan bagi Anakdomba. Pujian dan kemuliaan, hikmat dan syukur, hormat, kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sepanjang segala masa. Amin.

Lagu Singkat

℣.Kristus, Putera Allah, yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkau yang duduk di sisi kanan Bapa.℟.Kasihanilah kami.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungMintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungPagi-pagi buta sebelum fajar menyingsing, Yesus bangun dari tidur dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Di sana Ia berdoa.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan, fajar dan matahari kita, menerangi setiap insan dan takkan terbenam. Marilah kita memuji Dia dan berkata:

℟. Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dan keselamatan kami.

Pencipta bintang-bintang, permulaan hari ini kami terima penuh syukur dari tanganMu,* sambil mengenangkan kebangkitanMu. ℟.

Semoga rohMu mengajar kami bertindak seturut keinginan hatiMu,* dan semoga kebijaksanaanMu tetap membimbing kami. ℟.

Semoga kami pada hari Minggu ini berhimpun sebagai umatMu,* untuk menyambut santapan sabda dan tubuhMu. ℟.

Kami mengucap syukur kepadaMu,* atas kurniaMu yang tak terbilang banyaknya. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, pelindung orang yang berharap kepada-Mu, tanpa Engkau tiada yang kuat, tiada yang kudus. Limpahkanlah belas kasih-Mu atas kami, agar di bawah pimpinan dan bimbingan-Mu kami memakai harta yang fana ini sedemikian rupa, sehingga kami sudah sekarang dapat berpaut pada harta yang kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Minggu XVII Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Io 4, 16)

Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Ayat Singkat

℣.Condongkanlah hatiku, ya Allah, kepada peringatan-peringatan-Mu.℟.Hidupkanlah aku di jalan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Minggu XVII Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bacaan singkat Gal 6,9-10

Janganlah kita jemu berbuat baik, karena pada waktunya kita akan menuai, asal saja kita tidak lengah. Sebab itu, selama masih sempat, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada saudara-saudara seiman.

℣.Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku.℟.KetetapanMu hendak kupegang.

Doa Penutup

Ya Allah, pelindung orang yang berharap kepada-Mu, tanpa Engkau tiada yang kuat, tiada yang kudus. Limpahkanlah belas kasih-Mu atas kami, agar di bawah pimpinan dan bimbingan-Mu kami memakai harta yang fana ini sedemikian rupa, sehingga kami sudah sekarang dapat berpaut pada harta yang kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Minggu XVII Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Gal 6, 9-10)

Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Ayat Singkat

℣.Aku berseru dengan segenap hati, jawablah aku, ya Tuhan.℟.Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Minggu XVII Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*
keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*
Israel daerah kekuasaanNya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*
sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*
dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*
hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*
hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*
di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*
dan batu menjadi mata air.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Bacaan singkat 2Kor 1,3-4

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas-kasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderitaan, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam penderitaan, dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah.

Lagu Singkat

℣.Terpujilah Engkau, ya Tuhan,* Di angkasa raya.℟.Terpujilah.℣.KepadaMulah pujian selama segala abad.℟.Dia angkasa raya.℣.Kemuliaan.℟.Terpujilah.

Antifon KidungJika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapa yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungGuru, semalam-malaman kami bekerja keras dan tidak menangkap seekorpun. Tetapi atas perintahMu, aku akan menebarkan jala.

Doa Permohonan

Kristuslah kepala kita, dan kita anggota-anggotaNya. Marilah kita menyembah Dia dan dengan gembira berseru:

℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.

Ya Penyelamat kami, teguhkanlah umat pilihanMu, agar lebih jelas melambangkan kesatuan umat manusia,* dan menjadi tanda pembawa selamat yang lebih nyata bagi semua bangsa. ℟.

Dampingilah selalu para uskup bersama bapa suci,* dan anugerahilah mereka kesatuan, cinta kasih dan damai. ℟.

Satukanlah seluruh umat Kristen dalam diriMu sebagai kepala,* supaya kami dalam kehidupan sehari-hari memberi kesaksian tentang kerajaanMu. ℟.

Berikanlah perdamaian kepada dunia,* supaya keamanan dan kesejahteraan berkembang di mana-mana. ℟.

Bangkitkanlah semua orang mati pada hari kiamat,* dan ikutsertakanlah kami dalam kebahagiaan mereka. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, pelindung orang yang berharap kepada-Mu, tanpa Engkau tiada yang kuat, tiada yang kudus. Limpahkanlah belas kasih-Mu atas kami, agar di bawah pimpinan dan bimbingan-Mu kami memakai harta yang fana ini sedemikian rupa, sehingga kami sudah sekarang dapat berpaut pada harta yang kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Minggu XVII Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santa Anna dan Santo Yoakim

Orangtua Santa Perawan Maria · abad ke-1 SM

Anna dan Yoakim adalah orangtua kandung Santa Perawan Maria, Bunda Yesus, Putera Allah. Keduanya dikenal sebagai keturunan raja Daud yang setia menjalankan kewajiban-kewajiban agamanya serta dengan ikhlas mengasihi dan mengabdi Allah dan sesamanya. Oleh karena itu keduanya layak di hadapan Allah untuk turut serta dalam karya keselamatan Allah.

Dalam buku-buku umat Kristen abad ke-2, nama ibu Anna sangat harum. Diceritakan bahwa sejak perkawinannya dengan Yoakim, Anna tak henti-hentinya mengharapkan karunia Tuhan berupa seorang anak. Namun cukup lama ia menantikan tibanya karunia Allah itu. Sangat boleh jadi bahwa Anna sesekali menganggap keadaan dirinya yang tak dapat menghasilkan keturunan itu sebagai hukuman bahkan kutukan Allah atas dirinya, sebagaimana anggapan umum masyarakat Yahudi pada waktu itu. Karena itu diceritakan bahwa ia tak henti-hentinya tanpa putus asa berdoa kepada Allah agar kiranya kenyataan pahit itu ditarik Allah dari padanya. Setiap tahun, Anna bersama Yoakim suaminya berziarah ke Bait Allah Yerusalem untuk berdoa. Ia berjanji, kalau Tuhan menganugerahkan anak kepadanya, maka anak itu akan dipersembahkan kembali kepada Tuhan.

Syukurlah bahwa suatu hari malaikat Tuhan mengunjungi Anna yang sudah lanjut usia itu membawa warta gembira ini: "Tuhan berkenan mendengarkan doa ibu! Ibu akan melahirkan seorang anak perempuan, yang akan membawa suka cita besar bagi seluruh dunia!" Dengan kegembiraan dan kebahagiaan yang besar, Anna menceritakan warta malaikat Tuhan itu kepada Yoakim. Setelah genap waktunya, lahirlah seorang anak wanita yang manis. Bayi ini diberi nama Maryam, yang kelak akan memperkandungkan Putera Allah, Yesus Kristus, Juru Selamat dunia. Bagi Anna, Maryam lebih merupakan buah rahmat Allah daripada buah koderat manusia. Kelahiran Maryam menyemarakkan bahkan menyucikan kehidupannya dan kehidupan keluarganya.

Kehidupan ibu Anna tidak diceritakan di dalam Injil-Injil. Kisah tentang hidupnya diperoleh dari sebuah cerita apokrif. Cerita ini secara erat berkaitan dengan kisah Perjanjian Lam tentang Anna, ibu Samuel. Ibu Anna dihormati sebagai pelindung kaum ibu, khususnya yang sedang hamil dan sibuk mengurus keluarganya. Orang-orang Yunani mendirikan sebuah basilik khusus di Konstantinopel pada tahun 550 untuk menghormati ibu Anna. Di kalangan Gereja Barat, Paus Gregorius XIII (1572-1585) menggalakkan penghormatan kepada ibu Anna diseluruh Gereja pada tahun 1584. Nama Yoakim dan Anna sungguh sesuai dengan maksud pilihan Allah. Yoakim berarti "Persiapan bagi Tuhan", sedangkan Anna berarti "Rahmat atau Karunia".

Santo Yoakim

Pengaku Iman · wafat ± 1889

St.Yoakim dan St.Anna adalah orangtua Santa Perawan Maria. Mereka hidup rukun, taat beribadah kepada Tuhan dan melakukan banyak perbuatan baik. Namun demikian, ada satu hal yang membuat mereka sedih; Tuhan belum memberi mereka seorang anak pun.

Selama bertahun-tahun, Anna memohon kepada Tuhan untuk memberinya anak. Ia berjanji untuk mempersembahkan anaknya itu kelak kepada Tuhan. Ketika sudah lanjut umurnya, Tuhan menjawab doa Anna dengan cara yang amat luar biasa, yang bahkan tidak pernah terbayangkan olehnya.

Anak yang lahir bagi St.Yoakim dan St. Anna adalah Santa Perawan Maria Immaculata (=yang Dikandung Tanpa Dosa). Perempuan yang paling kudus di antara semua perempuan ini akan menjadi Bunda Allah. Anna merawat Maria kecil dengan penuh kasih sayang selama beberapa tahun. Kemudian dipersembahkannya puterinya itu kepada Tuhan, seperti yang telah dijanjikannya. Maria tinggal di Bait Allah di Yerusalem.

Yoakim dan Anna melanjutkan kehidupan mereka dengan berdoa hingga tiba saatnya Tuhan memanggil mereka pulang ke rumah Bapa di surga.

Arti nama

Berasal dari Kata Ibrani Kuno יְהוֹיָכִין (JEHOIACHIN) yang berarti "Yang ditinggikan oleh YAHWEH"

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari