Doa Katolik
Doa Hari Ini

Selasa XVII Masa Biasa

Selasa, 28 Juli 2037· Hijau · Pekan Psalterium I
28 Juli 2037

Bacaan Misa

Selasa XVII Masa Biasa
Bacaan Pertama

Sesudah itu Musa mengambil kemah dan membentangkannya di luar perkemahan, jauh dari perkemahan, dan menamainya Kemah Pertemuan. Setiap orang yang mencari TUHAN, keluarlah ia pergi ke Kemah Pertemuan yang di luar perkemahan. Apabila Musa keluar pergi ke kemah itu, bangunlah seluruh bangsa itu dan berdirilah mereka, masing-masing di pintu kemahnya, dan mereka mengikuti Musa dengan matanya, sampai ia masuk ke dalam kemah. Apabila Musa masuk ke dalam kemah itu, turunlah tiang awan dan berhenti di pintu kemah dan berbicaralah TUHAN dengan Musa di sana. Setelah seluruh bangsa itu melihat, bahwa tiang awan berhenti di pintu kemah, maka mereka bangun dan sujud menyembah, masing-masing di pintu kemahnya. Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu. Turunlah TUHAN dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN. Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat." Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah serta berkata: "Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu." Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman.

Mazmur Tanggapan

TUHAN menjalankan keadilan dan hukum bagi segala orang yang diperas.
Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel.
TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.
Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;

Bacaan Injil

Maka Yesuspun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: "Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu." Ia menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia; ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat. Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat. Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman. Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"

Invitatorium

Selasa XVII Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja mahamulia.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja mahamulia.

Ibadat Bacaan

Selasa XVII Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Perlindungan kami dari badai yang dahsyat,

Dan rumah kekal kami.
Di bawah naungan takhta-Mu

Para kudus-Mu telah berdiam dengan aman;

Cukuplah lengan-Mu saja,

Dan pertahanan kami pasti.
Sebelum gunung-gunung berdiri teratur,

Atau bumi menerima wujudnya,

Dari kekal Engkau adalah Allah,

Sama sampai tahun-tahun tak berkesudahan.
Seribu abad di mata-Mu

Bagaikan petang yang berlalu;

Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam

Sebelum matahari terbit.
Waktu, seperti sungai yang terus mengalir,

Membawa semua hidup kami pergi;

Mereka terbang, terlupakan, seperti mimpi

Mati pada awal hari.
Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Jadilah pelindung kami sekarang selagi kesusahan berlangsung,

Dan rumah kekal kami.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Tuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.

Mazmur 10

Doa syukur

Berbahagialah orang miskin; kerajaan surga adalah milik mereka (Lukas 6:20).

I
Tuhan, mengapa Engkau berdiri jauh

dan menyembunyikan diri-Mu di masa kesusahan?

Orang miskin dimakan oleh kesombongan orang fasik:

ia terperangkap dalam rencana yang dibuat orang lain.
Sebab orang fasik membanggakan keinginan hatinya;

orang serakah menghujat dan mencemooh Tuhan.

Dalam kesombongannya orang fasik berkata: “Ia tidak akan menghukum.

Tidak ada Allah.” Demikianlah pikirannya.
Jalannya selalu tanpa masalah;

penghakiman-Mu jauh dari pikirannya.

Musuh-musuhnya ia pandang dengan hina.

Ia berpikir: “Aku tidak akan pernah goyah;

kemalangan tidak akan pernah menjadi bagianku.”
Mulutnya penuh kutuk, tipu daya, penindasan,

kejahatan dan penipuan di bawah lidahnya.

Ia bersembunyi di antara alang-alang;

orang tak bersalah ia bunuh secara rahasia.
Matanya mengawasi orang yang tak berdaya.

Ia mengintai dalam persembunyian seperti singa di sarangnya;

ia mengintai dalam persembunyian untuk menangkap orang miskin;

ia menangkap orang miskin dan menyeretnya pergi.
Ia berjongkok, bersiap menerkam,

dan orang tak berdaya jatuh di bawah kekuatannya.

Ia berpikir dalam hatinya: “Allah lupa,

Ia menyembunyikan wajah-Nya, Ia tidak melihat.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.

Antifon 2Tuhan, Engkau mengetahui beban dukacitaku.

II
Bangkitlah, ya Tuhan, angkatlah tangan-Mu!

Ya Allah, jangan lupakan orang miskin!

Mengapa orang fasik mencemooh Tuhan

dan berpikir dalam hatinya: “Ia tidak akan menghukum”?
Tetapi Engkau telah melihat kesusahan dan dukacita,

Engkau mencatatnya, Engkau menanganinya.

Orang tak berdaya mempercayakan dirinya kepada-Mu;

sebab Engkau adalah penolong anak yatim.
Hancurkanlah kekuatan orang fasik dan pendosa!

Hukumlah kejahatannya sampai tidak tersisa!

Tuhan adalah raja untuk selama-lamanya.

Orang kafir akan binasa dari tanah yang diperintah-Nya.
Tuhan, Engkau mendengar doa orang miskin;

Engkau menguatkan hati mereka; Engkau memalingkan telinga-Mu

untuk melindungi hak-hak anak yatim dan yang tertindas

agar manusia fana tidak lagi menimbulkan ketakutan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bangkitlah, ya Tuhan, membela umat-Mu; jangan sembunyikan wajah-Mu dari kesusahan kami. Bapa anak yatim, kekayaan orang miskin, kami bersukacita dalam memberitakan Engkau; semoga kami menemukan penghiburan dan keamanan di masa sakit dan kecemasan.

AntifonTuhan, Engkau mengetahui beban dukacitaku.

Antifon 3Firman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.

Mazmur 11 (12)

Seruan minta tolong kepada Allah melawan penindas yang berkuasa

Bapa mengutus Putra-Nya ke dunia untuk membela orang miskin (Santo Agustinus).
Tolonglah, ya Tuhan, sebab orang baik telah lenyap:

kebenaran telah pergi dari anak-anak manusia.

Dusta mereka ucapkan satu sama lain,

dengan bibir yang berdusta, dengan hati yang palsu.
Semoga Tuhan menghancurkan semua bibir yang berdusta,

lidah yang mengucapkan kata-kata muluk,

mereka yang berkata: “Lidah kami adalah kekuatan kami;

bibir kami adalah milik kami sendiri, siapa tuan kami?”
“Karena orang miskin yang tertindas dan orang yang membutuhkan yang mengeluh

Aku sendiri akan bangkit,” firman Tuhan.

“Aku akan menganugerahkan kepada mereka keselamatan yang mereka dambakan.”
Firman Tuhan adalah firman tanpa campuran,

perak dari perapian, tujuh kali dimurnikan.
Engkaulah, ya Tuhan, yang akan memelihara kami

dan melindungi kami selamanya dari generasi ini.

Lihatlah bagaimana orang fasik berkeliaran di setiap sisi,

sementara orang yang tidak berharga sangat dihargai oleh anak-anak manusia.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Terang-Mu adalah terang yang sejati, Tuhan, dan kebenaran-Mu bersinar seperti siang. Arahkanlah kami kepada keselamatan melalui firman-Mu yang memberi hidup. Semoga kami diselamatkan dengan selalu merangkul firman-Mu.

AntifonFirman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan firman Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan mengajar orang rendah hati jalan-Nya.

℟ Ia membimbing orang yang berhati lembut di jalan yang benar.

BACAAN-Bacaan Pertama

Dari surat kedua Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus

2:12–3:16

Paulus, pelayan perjanjian baru
Ketika aku datang ke Troas untuk memberitakan Injil Kristus, pintu kesempatan terbuka lebar bagiku oleh Tuhan. Namun aku gelisah di dalam hati karena aku tidak menemukan saudaraku Titus di sana. Maka aku mengucapkan selamat tinggal kepada mereka dan pergi ke Makedonia.
Syukur kepada Allah, yang tak henti-hentinya memimpin kami dalam barisan kemenangan Kristus, dan memakai kami untuk menyebarkan keharuman pengetahuan-Nya di mana-mana! Kami adalah aroma Kristus bagi Allah, baik di antara mereka yang sedang diselamatkan maupun mereka yang menuju kebinasaan; bagi yang terakhir bau yang mendatangkan kematian, bagi yang pertama napas yang mendatangkan kehidupan. Untuk misi seperti ini, apakah ada yang benar-benar memenuhi syarat? Kami setidaknya tidak seperti banyak orang yang memperdagangkan firman Allah. Kami berbicara dalam nama Kristus, murni dalam motivasi, sadar telah diutus oleh Allah dan berdiri di hadapan-Nya.
Apakah aku mulai berbicara baik tentang diriku lagi? Atau apakah aku membutuhkan surat rekomendasi kepada kalian atau dari kalian seperti yang mungkin dibutuhkan orang lain? Kalian adalah suratku, dikenal dan dibaca oleh semua orang, tertulis di hati kalian. Jelas kalian adalah surat Kristus yang telah kusampaikan, surat yang ditulis bukan dengan tinta tetapi oleh Roh Allah yang hidup, bukan di loh-loh batu tetapi di loh-loh daging di dalam hati.
Keyakinan besar ini adalah milik kami, melalui Kristus. Bukan berarti kami berhak atas diri kami sendiri untuk mengklaim pujian atas apa pun. Satu-satunya pujian kami berasal dari Allah, yang telah menjadikan kami pelayan-pelayan yang memenuhi syarat dari perjanjian baru, perjanjian bukan dari hukum tertulis tetapi dari roh. Hukum tertulis membunuh, tetapi Roh memberi hidup.

Responsorium 2 Korintus 3:4, 6, 5

Melalui Kristus kami memiliki keyakinan penuh kepada Allah,

℟ yang telah menjadikan kami pelayan-pelayan yang sesuai dari perjanjian-Nya yang baru,

bukan dari kode tertulis tetapi dalam Roh.
Kami tahu bahwa kami tidak dapat atas diri kami sendiri mengklaim pujian atas apa pun,

sebab semua kecukupan kami berasal dari Allah.

℟ Yang telah menjadikan kami pelayan-pelayan yang sesuai dari perjanjian-Nya yang baru,

bukan dari kode tertulis tetapi dalam Roh.
Bacaan Kedua

Dari surat kepada jemaat di Magnesia oleh Santo Ignatius dari Antiokhia, uskup dan martir

Engkau memiliki Kristus di dalam dirimu
Janganlah kita tidak peka terhadap kasih karunia Kristus. Sebab jika Ia bertindak seperti kita, kita pasti akan binasa. Oleh karena itu, marilah kita menjadi murid-Nya dan belajar hidup secara Kristen; mereka yang disebut dengan nama lain bukanlah dari Allah. Buanglah ragi jahat yang telah menjadi tua dan asam, dan gantilah dengan ragi baru, yaitu Yesus Kristus. Ia harus menjadi garam hidupmu, agar tidak seorang pun di antara kalian menjadi rusak, karena oleh kesalehanmu kalian akan dihakimi. Adalah tidak masuk akal untuk mengaku Kristus dengan bibir dan pada saat yang sama mempraktikkan Yudaisme; karena Kekristenan tidak berkembang menjadi iman dalam Yudaisme, tetapi Yudaisme menjadi iman dalam Kekristenan. Dalam hal inilah orang-orang dari setiap lidah percaya dan dikumpulkan kepada Allah.
Aku tidak menulis ini kepada kalian, teman-teman terkasih, karena aku telah mendengar bahwa salah satu dari kalian tidak puas, tetapi karena, meskipun aku adalah orang yang lebih rendah dari kalian, aku ingin kalian semua menjaga diri agar tidak jatuh ke dalam perangkap ajaran sesat. Milikilah iman yang teguh pada kenyataan kelahiran, penderitaan, dan kebangkitan Tuhan yang terjadi ketika Pontius Pilatus menjadi prokurator. Semua perbuatan ini benar-benar dan pasti dilakukan oleh Yesus Kristus, yang adalah harapan kita; semoga tidak seorang pun di antara kalian pernah berpaling dari-Nya!
Semoga kalian menjadi sukacitaku dalam segala hal, jika aku layak mendapatkannya. Sebab meskipun aku dalam belenggu, aku tidak pantas dibandingkan dengan siapa pun di antara kalian yang hidup dalam kebebasan. Aku tahu bahwa kalian tidak sombong, karena kalian memiliki Yesus Kristus di dalam diri kalian. Dan aku tahu bahwa kalian tersipu ketika aku memuji kalian, seperti yang dikatakan Kitab Suci: Orang benar adalah penuduh dirinya sendiri. Berhati-hatilah, maka, untuk berpegang teguh pada ajaran Tuhan dan para rasul-Nya agar kalian dapat berhasil dalam segala perbuatanmu baik dalam tubuh maupun dalam jiwa, dalam iman dan dalam kasih, dalam Putra, dan dalam Bapa dan dalam Roh, pada permulaan dan pada akhirnya, bersama dengan uskupmu yang paling layak dan mahkota rohaninya, para presbiter-mu, dan dengan para diakon, yang adalah orang-orang Allah. Taatilah uskup dan satu sama lain, sebagaimana Yesus Kristus dalam daging kepada Bapa, dan para rasul kepada Kristus dan kepada Bapa dan kepada Roh, agar ada kesatuan dalam daging dan roh.
Aku telah menasihati kalian secara singkat, karena aku sadar bahwa kalian dipenuhi dengan Allah. Ingatlah aku dalam doamu, agar aku dapat mencapai Allah. Dan ingatlah gereja di Suriah, dari mana aku tidak layak disebut. Betapa aku membutuhkan doa dan kasihmu yang bersatu dalam Allah! Ingatlah, maka, Gereja di Suriah, agar dapat dikuatkan melalui doamu.
Jemaat di Efesus di Smirna, tempat aku menulis baris-baris ini, menyampaikan salam mereka. Mereka telah berkumpul di sini seperti kalian untuk kemuliaan Allah; mereka telah menghiburku dalam segala hal dan begitu pula Polikarpus, uskup mereka. Gereja-gereja lain juga menyambut kalian untuk kemuliaan Yesus Kristus. Selamat jalan; semoga kalian tetap dalam harmoni Allah, memiliki roh yang tak terbagi yaitu Yesus Kristus.

Responsorium Efesus 3:16, 17, 19; Kolose 2:6-7

Semoga Allah mengaruniakan agar Kristus berdiam di dalam hatimu melalui iman.

℟ Jika kalian berakar dan berdasar dalam kasih,

maka kalian akan dipenuhi dengan kepenuhan Allah.
Hiduplah maka dalam Kristus Yesus;

kalian harus berakar dan dibangun di atas-Nya,

dan diteguhkan dalam iman yang diajarkan kepadamu.

℟ Jika kalian berakar dan berdasar dalam kasih,

maka kalian akan dipenuhi dengan kepenuhan Allah.

Doa Penutup

Tunjukkanlah kemurahan, ya Tuhan,

kepada hamba-hamba-Mu

dan dengan belas kasihan tingkatkanlah karunia rahmat-Mu,

agar, yang dikobarkan dalam harapan, iman, dan kasih,

mereka senantiasa waspada dalam memelihara perintah-perintah-Mu.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Selasa XVII Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Gelap berkurang, malam hampir hilang
Fajar gemilang menyebarkan terang.
Marilah kita memanjatkan doa
Kepada Bapa.

Semoga Bapa berbelaskasihan
Membimbing kita dalam pengabdian
Dan merestui karya darma bakti
Sepanjang hari.

Ya Bapa kami, sudilah kabulkan
Harapan hati yang kami ungkapkan
Secara tulus demi Yesus Kristus
Dalam Roh Kudus. Amin.

Antifon 1Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.

Mazmur 23

Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,*
jagat dan semua penghuninya.

Sebab Tuhan yang mendasarkan bumi atas laut,*
menegakkannya atas samudera raya.

Siapakah boleh mendaki gunung Tuhan,*
siapakah berdiri di tempatNya yang kudus?

Yang bersih tangannya dan murni hatinya,*
yang tidak bersikap curang dan tidak bersumpah palsu.

Dia yang menerima berkat Tuhan,*
dan memperoleh balas jasa dari Allah, penyelamatnya.

Orang demikianlah yang mencari Tuhan,*
yang menghadap hadirat Allah Yakub.

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura,+
dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*
supaya masuklah Raja mulia.

Siapakah Raja mulia itu?+
Tuhan yang perkasa dan perwira,*
Tuhan yang jaya dalam peperangan.

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura,+
dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*
supaya masuklah Raja mulia.

Siapakah Raja mulia itu?+
Tuhan semesta alam,*
Dialah Raja mulia.

Antifon 1Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.

Antifon 2Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.

Tb 13,1-9

Terpujilah Allah yang hidup selama-lamanya,*
kerajaanNya tetap untuk segala abad.

Allah menyiksa dan mengasihani,+
Allah mematikan dan menghidupkan,*
tak seorangpun lolos dari kuasaNya.

Luhurkanlah Allah di hadapan bangsa-bangsa, hai umat Israel,+
sebab kita disebarkan di antara mereka,*
untuk mewartakan keagunganNya.

Luhurkanlah Dia di hadapan semua orang,+
sebab Dialah Tuhan, Dialah Allah kita,*
Dialah Bapa kita sepanjang segala abad.

Allah menyiksa kita karena kita jahat,*
namun Ia akan mengasihani kita lagi.

Dan mengumpulkan kita dari antara semua bangsa,*
tempat kita terpencar-pencar.

Jika kamu dengan segenap hati bertobat kepada Tuhan,*
Dan melakukan kebenaran;

Maka Tuhan akan berbalik kepadaMu,*
dan tidak lagi menyembunyikan wajahNya.

Saksikanlah karya agung yang akan dikerjakan Tuhan bagimu,*
dan bersyukurlah dengan suara lantang.

Pujilah Tuhan yang adil,*
agungkanlah raja kekal.

Adapun aku, aku meluhurkan Tuhan di tanah pembuangan,*
mewartakan kuasaNya kepada bangsa yang berdosa ini.

Bertobatlah, kaum pendosa, dan lakukanlah yang baik di hadapan Tuhan,*
barangkali Tuhan akan berbelaskasihan kepadamu.

Aku hendak mengagungkan Allahku, raja surga,*
dan memuliakan keagunganNya dengan segenap hati.

Antifon 2Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.

Antifon 3Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.

Mazmur 32

Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,*
patutlah orang saleh memuji-muji.

Bersyukurlah kepada Tuhan: dengan kecapi,*
bermazmurlah bagiNya dengan iringan gambus.

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,*
padukanlah seruanmu dengan petikan dawai.

Sebab firman Tuhan selalu benar,*
segala sesuatu dikerjakanNya dengan setia.

Tuhan mencintai keadilan dan hukum,*
bumi penuh dengan kasih setiaNya.

Oleh firman Tuhan langit dijadikan,*
dan segala bintang oleh nafas mulutNya.

Bagaikan dalam kantung, air laut dikumpulkanNya,*
dan samudera raya dalam bejana.

Hendaknya segenap bumi takut akan Tuhan,*
semua penduduk gemetar terhadapNya.

Sebab Tuhan berfirman, maka semua terjadi,*
Dia memerintahkan, maka semua ada.

Tuhan menggagalkan rencana para bangsa,*
Ia meniadakan maksud segala kaum.

Rencana Tuhan tetap selamanya,*
rencana Tuhan turun-temurun.

Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan,*
umat yang terpilih menjadi milikNya.

Dari surga Allah mengamati,*
memandang umat manusia.

Dari kediamanNya Ia menilik,*
semua penduduk bumi.

Hati setiap orang dibentukNya,*
segala tingkah laku diselamiNya.

Raja tak akan menang karena besarnya tentara,*
orang perkasa takkan selamat karena kekuatannya.

Kuda tidak berguna untuk merebut kemenangan,*
betapapun kuat dan tangkasnya.

Sebab Tuhan menjaga hambaNya yang takwa,*
yang berharap akan kasih setiaNya.

Untuk melepaskan mereka dari maut,*
dan menghidupi mereka di masa kelaparan.

Maka kita berharap akan Tuhan,*
Dialah penolong dan perisai kita.

Demi Dialah hati kita bergembira,*
pada namaNya yang kudus kita percaya.

Tunjukkanlah kiranya kasih setiaMu, ya Tuhan,*
sebab padaMulah kami berharap.

Antifon 3Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.

Bacaan Singkat (Rom 13,11-13)

Sudah tiba waktunya kita harus bangun dari tidur. Malam hampir lewat, hari mulai siang. Maka, hentikanlah segala perbuatan yang tak tahan cahaya. Mari kita mengenakan senjata cahaya. Marilah hidup dengan pantas seperti pada siang hari.

Lagu Singkat

℣.Allahku, Engkaulah penolongku,* PadaMu aku berharap.℟.Allahku.℣.Engkaulah pelindung dan pembebasku℟.PadaMu aku berharap.℣.Kemuliaan.℟.Allahku.

Antifon KidungTuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

Doa Permohonan

Saudara-saudara tercinta, kita telah menerima panggilan surgawi. Sebab itu marilah kita meluhurkan Yesus, imam agung kepercayaan kita dengan berkata: ℟.

℟. Ya Tuhan, Engkaulah Allah dan penyelamat kami.

Raja yang mahakuasa, dalam pembaptisan Engkau telah mengangkat kami menjadi imam dan raja,* semoga kami tetap mempersembahkan kurban pujian kepadaMu. ℟.

Doronglah kami untuk melaksanakan perintah perintahMu,* supaya berkat kurnia Roh Kudus, kami selalu tinggal dalam Engkau, dan Engkau dalam kami. ℟.

Anugerahilah kami kebijaksanaanMu,* agar menyertai kami hari ini dan mendampingi pekerjaan kami. ℟.

Semoga hari ini kami tidak menyakiti hati siapapun juga,* tetapi menyenangkan hati setiap orang yang kami jumpai. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, pandanglah dengan rela doa kami pada pagi ini dan terangilah kegelapan hati kami dengan sinar rahmatMu yang menyembuhkan. Semoga kami dapat menguasai dorongan nafsu yang menggelapkan hati, sebab Engkau telah menyinari kami dengan cahaya rahmat surgawi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Selasa XVII Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Ier 17, 7-8)

Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Ayat Singkat

℣.Tuhan tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tak bercela.℟.Ya Tuhan semesta alam, berbahagialah orang yang berharap pada-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Selasa XVII Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.

Mazmur 118 (119),1-8

Berbahgialah mereka yang hidupnya tidak bercela,*
yang hidup menurut sabda Tuhan.

Berbahagialah yang berpegang teguh pada perintah Tuhan,*
yang mencari Tuhan dengan segenap hati.

Yang tidak melakukan kejahatan,*
tetapi selalu mengikuti bimbingan Tuhan.

Engkau telah menyampaikan titahMu,*
supaya ditepati dengan sungguh-sungguh.

Semoga tetaplah jalan hidupku,*
untuk melaksanakan ketetapanMu.

Maka aku takkan kecewa,*
sebab aku menjalankan segala perintahMu.

Aku akan memuliakan Dikau dengan hati tulus,*
dalam mempelajari hukumMu yang adil.

Aku akan berpegang teguh pada ketetapanMu,*
janganlah aku Kautinggalkan sama sekali.

Antifon 1Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.

Antifon 2Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.

Mazmur 12 (13)

Berapa lama lagi, ya Tuhan, Engkau melupakan daku sama sekali?*
Berapa lama lagi Kausembunyikan wajahMu dari padaku?

Berapa lama lagi hatiku harus merana,*
dan bersedih sepanjang hari?

Berapa lama lagi musuhku masih bermegah-megah melawan daku?*
Pandanglah, jawablah aku, ya Tuhan, Allahku.

Buatlah mataku bersinar, jangan sampai aku tertidur dalam maut,+
agar musuh jangan berkata: "Dia kukalahkan",*
dan lawan jangan menyoraki kemalanganku.

Tapi aku percaya akan kasih setiaMu,+
hatiku bergembira karena Engkau menyelamatkan daku,*
aku bernyanyi bagiMu karena kebaikanMu terhadapku.

Antifon 2Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.

Antifon 3Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.

Mazmur 13 (14)

Orang dungu berpikir: "Tidak ada Allah",+
Busuk dan jijik perbuatannya,*
tidak seorangpun yang berbuat baik.

Dari surga Tuhan memandang manusia,*
apakah ada orang arif yang mencari Allah?

Tetapi semuanya tersesat, semua telah bejat,*
tak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Tidak pernah sadarkah orang jahat,+
yang menelan habis umatku seperti makanan,*
orang jahat yang tidak mau mengakui Allah?

Pasti, ia akan gentar ketakutan,*
sebab Allah mendampingi orang yang jujur.

Biarlah harapan orang miskin ditertawakan,*
namun Tuhan melindunginya.

Siapakah dari Sion yang menyelamatkan Israel?+
Tuhan, Dia memulihkan nasib umatNya,*
sehingga Yakub bersorak-sorai dan Israel bersukacita.

Antifon 3Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.

Bacaan singkat Ams 3,13-15

Berbahagialah orang yang mendapat hikmat dan memperoleh kebijaksanaan. Sebab lebih baik mendapat kebijaksanaan dari pada memperoleh perak dan emas murni. Lebih berhargalah hikmat dari pada permata, dan lebih mahal dari pada harta benda. Apapun juga yang dapat diinginkan hati tak mungkin mengimbangi kebijaksanaan.

℣.Tuhan, Engkau berkenan akan ketulusan hati.℟.Engkau meresapkan kebijaksaan ke dalam batinku.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami menyenangkan hatiMu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasihMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Selasa XVII Masa Biasa

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Iob 5, 17-18)

Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa. Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula.

Ayat Singkat

℣.Perlakukanlah hamba-Mu menurut kasih setia-Mu, ya Tuhan.℟.Ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Selasa XVII Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Bapa yang mahakuasa
Senja hari sudah tiba
Dengarkanlah madah kami
Pengungkapan isi hati.

Hati dan suara kami
Bersatu padu memuji
Cinta kami kepadaMu
Tetaplah teguh selalu.

Bila malam jadi gelap
Jangan iman hilang lenyap
S'moga malam diterangi
Sinar iman yang sejati.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.

Mazmur 19

Semoga Tuhan mendengarkan doamu dalam kesesakan,*
dan kekuasaan Allah Yakub melindungi engkau.

Hendaklah Tuhan mengirim pertolongan dari tempat kudus,*
dan menyokong engkau dari gunung Sion.

Hendaklah Ia mengingat segala persembahanmu,*
dan berkenan pada kurban bakaranmu.

Semoga Tuhan memenuhi keinginan hatimu,*
dan membuat rencanamu berhasil.

Maka kita akan merayakan kemenanganmu,+
dan mengangkat panji dengan menyerukan nama Allah kita,*
semoga Tuhan mengabulkan semua doamu.

Kini aku tahu, bahwa Tuhan memberikan kemenangan,*
kepada yang diurapiNya.

Dari surga Tuhan mengabulkan doanya,*
dengan kemenangan gilang-gemilang, karya tanganNya.

Yang satu memegahkan kereta, yang lain membanggakan kuda,*
tetapi kita menyerukan nama Tuhan, Allah kita.

Mereka tersandung dan rebah,*
tetapi kita tetap tegak dan bertahan.

Tuhan, berikanlah kemenangan kepada raja,*
jawablah pada waktu kami berseru.

Antifon 1Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.

Antifon 2Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Mazmur 20,2-8.14

Karena kuasaMu, ya Tuhan, raja bergembira,*
atas penyelamatanMu ia bersukaria.

Keinginan hatinya telah Kaupenuhi,*
permintaan doanya tidak Kautolak.

Sejak dahulu Kaukurniai dia berkat berlimpah,*
di atas kepalanya Kautaruh mahkota emas murni.

Hidup dimintanya; Kauberikan kepadanya,*
umur panjang untuk selamanya.

Besarlah kemuliaannya berkat pertolonganMu,*
keagungan dan semarak Kau anugerahkan kepadanya.

Kaujadikan dia berkat untuk selamanya,*
seri wajahMu membahagiakan dia.

Sungguh, raja berjaya akan Tuhan,*
dan karena kasih setia Allah yang mahatinggi ia tidak goyah.

Bangkitlah, ya Tuhan, dan nyatakanlah kuasaMu,*
kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Antifon 2Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Bacaan Singkat (1Yoh 3,la.2)

Lihatlah, betapa Bapa mengasihi kita, sampai kita dinamakan anak-anak Allah, dan kita sungguh benar anak-anak Allah. Saudara-saudara terkasih, sekarang ini kita sudah anak-anak Allah. Bagaimana keadaan kita kelak belum dinyatakan. Akan tetapi kita tahu, bila Kristus menyatakan diri, kita menjadi serupa dengan Dia. Sebab kita akan melihat Dia dalam keadaanNya yang sebenarnya.

Lagu Singkat

℣.SabdaMu kekal abadi, ya Tuhan,* Teguh dan tidak berubah.℟.SabdaMu.℣.KebenaranMu tingal sepanjang masa.℟.Teguh dan tidak berubah.℣.Kemuliaan.℟.SabdaMu.

Antifon KidungHatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungHatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

Doa Permohonan

Tuhan Kristus hidup di tengah-tengah kita, umat milikNya sendiri. Marilah kita memuji Dia dan dengan rendah hati berdoa:

℟. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Tuhan, raja dan penguasa seluruh umat manusia, dampingilah para bangsa dan semua pemimpin negara,* supaya mereka sehati mencari kesejahteraan umum seturut kehendakMu. ℟.

Engkau telah diutus untuk mewartakan pembebasan bagi orang tawanan,* maka hantarlah para tawanan kepada kemerdekaan sejati anak-anak Allah. ℟.

Semoga pemuda-pemudi kami berusaha hidup tanpa cela di hadapanMu,* dan dengan rela hati mengikuti panggilanMu. ℟.

Semoga kaum muda meneladan Engkau,* dan dikuatkan oleh rahmat dan kebijaksanaanMu. ℟.

Semoga orang-orang mati Kauterima dalam kerajaanMu yang abadi,* dan kami pun Kauizinkan meraja bersama Engkau dalam kemuliaan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan Allah yang mahakuasa, kami bersyukur kepadaMu, sebab Engkau telah mengantar kami sampai pada sore hari ini. Engkau telah mengizinkan kami memanjatkan doa di hadapanMu. Maka kami mohon dengan rendah hati: terimalah kiranya doa kami sebagai persembahan yang menyenangkan Dikau. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

Selasa XVII Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Beato Yohanes Soreth

Pengaku Iman · 1420-1471

Yohanes Soreth bergabung dengan Ordo Karmel pada usia relatif muda. Setelah meraih gelar doktor dari Universitas Paris, tahun 1438, berbagai jabatan penting diembannya. Ia menjadi Prior Provinsial Ordo Karmel Perancis tahun 1440-1451. Tahun 1451, ia diangkat menjadi Prior Jenderal Ordo Karmel. Mulai saat itu ia mempersiapkan jalan untuk pembaruan yang menyeluruh dalam ordo.

Soreth dikenal sebagai tokoh pembaharu. Ia menyebarkan semangat penghayatan hidup religius. Ia unggul dalam menafsirkan regula. Tahun 1462, ia membarui dan menerbitkan Konstitusi Ordo. Dengan persetujuan dan bahkan atas inisiatifnya, sejumlah rumah yang ada mengikuti pembaruan.

Ia juga dikenal sebagai seorang tokoh besar dalam Gereja Katolik karena membaharui kehidupan dan semangat Ordo Karmel (Ordo I). Soreth juga merintis dan memajukan Ordo II (para suster Rubiah Karmel), membentuk kelompok awam yang menghidupi semangat dan karisma Ordo Karmel (Ordo III).

Situasi yang sangat mempengaruhinya dalam kehidupan membiara adalah kemerosotan semangat hidup religius pada abad XIV. Ordo Karmel tak luput dari situasi ini. Kemerosotan penghayatan semangat Karmel menyangkut pula segi kehidupannya yang hakiki. Ada tiga hal penting yang mengalami penurunan dari semangat hidup ordo, yakni hidup doa, kemiskinan, dan kehadiran dalam acara bersama. Kemerosotan ini disoroti dalam pertemuan resmi ordo.

Pada zaman Renaisans terjadi kemerosotan moral kaum religius. Kemerosotan itu menimbulkan reaksi umat untuk melakukan pembaruan Gereja di kalangan atas dan anggotanya. Ordo Karmel bernasib baik zaman itu karena Sang Prior Jenderal memiliki jiwa pembaruan.

Usaha yang dilakukan Yohanes Soreth sebagai langkah awal adalah mengakhiri skisma di Provinsi Jerman. Pada saat yang sama ia meneguhkan pendirian Biara Mors. Selain itu, dia juga melakukan kunjungan kanonik ke seluruh Eropa dan menggerakkan berlakunya peraturan baru, baik dalam provinsi-provinsi maupun dalam biara-biara.

Setiap anggota menolak kenikmatan-kenikmatan duniawi dan semua keistimewaan yang ditawarkan melalui mitigasi. Semua anggota mengikuti acara komunitas secara bersama, seperti makan bersama, Misa, dan ibadat bersama. Ia juga menekankan bahwa setiap tamu biara diterima atas izin Prior.

Ia juga berusaha setia pada bentuk hidup yang mereka aktualisasikan. Usaha-usaha Soreth bermanfaat untuk melawan reformasi dan meningkatkan mutu hidup religius. Ia mengeluarkan konstitusi baru untuk memperbaiki peraturan religius dalam Ordo Karmel. Konstitusi baru yang disusun tetap berpijak pada semangat dasar. Namun, ia mengubah beberapa bagian yang dapat memperburuk penghayatan hidup religius, terutama dalam kemiskinan.

Dengan kata lain, ia tidak membatalkan kelonggaran dalam hal pantang dan puasa yang telah beberapa puluh tahun sebelumnya diberikan oleh Takhta Suci. Malah ia berusaha dengan sekuat tenaga meningkatkan semangat doa, memperjuangkan penghayatan kemiskinan secara merata, dan menekankan kebersamaan dan persaudaraan.

Paus melihat segala usaha yang dilakukan Yohanes. Paus ingin mengangkatnya sebagai kardinal. Tetapi, Yohanes menolak kehormatan itu dengan alasan ia menganggap usaha memperbaiki ordonya lebih berguna bagi Gereja saat itu.

Arti nama

Yohanes Berasal dari nama Yunani Ιωαννης (Ioannes), yang aslinya berasal dari nama Ibrani יוֹחָנָן (Yochanan) yang berarti "YAHWEH Maha pengasih","Allah Maha Baik"

Santo Celsus

Martir · wafat ± 395
Santo Nazarius dan Santo Celsus adalah dua martir dari abad pertama yang makam dan relikwinya ditemukan kembali oleh Santo Ambrosius di Milan pada 395 M.

Ketika Kaisar Nero mulai menganiaya umat Tuhan, Santo Nazarius menyelamatkan diri ke Lombardi, mengunjungi Piacenza dan Milan. Ia kemudian tertangkap, dihukum cambuk dan diasingkan ke Gaul (Sekarang Perancis).

Di Gaul, Nazarius bertemu dengan Santo Celsus yang saat itu masih berusia 9 tahun. Ibunda Celsus telah meminta Nazarius untuk mengajari mereka iman Kristiani. Nazarius lalu mendidik dan membabtis Celsus serta menjadikannya rekan seperjalanan dalam mewartakan iman Kristiani di Gaul.

Bertahun-tahun Nazarius dan Celsus berkarya dan membawa banyak jiwa di Gaul menjadi umat Tuhan. Hal ini membuat otoritas Romawi murka. Keduanya ditangkap, disiksa, dan dipenjarakan. Mereka baru dibebaskan dengan syarat mereka tidak boleh berkhotbah di wilayah Gaul.

Nazarius dan Celsus lalu berkarya di wilayah sekitar Pegunungan Alpen dan membangun sebuah kapel di Embrun. Mereka melanjutkan perjalanan kerasulan mereka ke Jenewa, lalu ke Trier. Mereka tinggal cukup lama di Trier, dan membawa banyak orang ke dalam pelukan gereja.

Terdapat sebuah Legenda yang menuturkan bahwa saat berkarya di Trier, mereka pernah ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. Mereka lalu dibawa dengan sebuah kapal ketengah laut untuk dilemparkan ke dasar laut. Saat mereka mulai tenggelam, tiba-tiba datanglah badai besar yang membuat para pelaut ketakutan. Mereka menarik kembali kedua orang kudus itu ke atas kapal dan badai pun mereda.

Nazarius dan Celsus disebutkan meninggalkan Trier menuju Italia. Mereka tiba di Genoa, lalu ke Milan. Mereka tertangkap disana dan dihukum mati dengan cara dipenggal.

Arti nama

Celsus = Nama Latin yang berarti : “Tinggi”

Santo Nasarius dan Selsus

Martir; Santo Viktor dan Innosensius, Paus dan Martir · wafat ± 395

Nasarius adalah anak seorang Yahudi yang bernama Afrikanus. Ibunya, Perpetua yang sudah beragama Kristen dengan giat mendidik dia secara Kristen sejak kecilnya. Karena itu Nasarius berkembang dewasa menjadi seorang Kristen yang saleh. Oleh Paus Linus, yang menggantikan Santo Petrus Rasul, Nasarius diutus untuk mewartakan Injil di Gallia (kini: Prancis).

Selsus adalah pemuda pertama yang berhasil ditobatkan oleh Nasarius sejak ia bekerja di Galgia. Selsus menemani Nasarius dalam perjalanan-perjalanan tugasnya. Pada suatu ketika mereka ditangkap oleh penduduk kafir setempat dan dibuang ke laut. Tetapi berkat perlindungan Tuhan, mereka tidak mati tenggelam. Mereka berhasil menyelamatkan diri lalu mengembara hingga ke Milano, Italia. Di sana mereka mewartakan Injil dan membesarkan hati orang-orang Kristen yang ada disana. Di Milano mereka sekali lagi ditangkap dan dijatuhi hukuman mati karena imannya akan Yesus Kristus.

Viktor lahir di Afrika Utara dan memimpin Gereja sebagai Paus pada tahun 189. Paus Viktor adalah Paus yang secara resmi menetapkan bahwa permandian suci dalam keadaan bahaya maut dapat dilakukan dengan memakai air biasa apabila tidak ada persediaan air permandian di tempat itu. Ia mati sebagai martir pada tahun 189, sewaktu pemerintahan kaisar Septimus Severus.

Innosensius lahir di Albano, dekat kota Roma. Ia terpilih menjadi Paus dengan suara bulat pada tahun 402. Ia sungguh-sungguh sadar akan bahaya-bahaya yang mengancam Gereja dan umat pada masa itu. Tak henti-hentinya ia berdoa memohon kebijaksanaan dan kekuatan Tuhan agar mampu mengemudikan bahtera Gereja Kristus dengan selamat. Bahaya-bahaya itu terutama disebabkan oleh adanya perpindahan besar-besaran bangsa-bangsa lain ke dunia barat. Bangsa Goth menyerang kota Roma sebanyak dua kali di bawah pimpinan panglima Alarik dan berhasil menjarahi segala sesuatu yang mereka temui.

Dalam menghadapi ancaman-ancaman itu, Paus Innosensius senantiasa menguatkan hati umatnya dan meringankan beban penderitaan mereka itu. Sementara itu, Paus Innosensius menhadapi lagi masalah baru yang muncul di dalam Gereja oleh lahirnya ajaran sesat Pelagianisme yang menyangkal adanya rahmat untuk mencapai keselamatan kekal. Dua kali ia mengadakan konsili untuk menghukum ajaran sesat itu. Belum lagi selesai masalah itu terdengar berita bahwa Santo Yohanes Krosostomus dibuang dari tahkta keuskupannya sebagai tawanan oleh keluarga kaisar Konstantinopel. Innosensius tidak segan-segan mengutuk tindakan itu. Kaisar Arkadius bersama permaisurinya Eudoxia dikucilkan dari Gereja, meskipun ia tahu bahwa hal itu akan mendatangkan bahaya atas dirinya sendiri. Setelah memimpin Gereja selama 15 tahun, Innosensius meninggal dunia pada tahun 417.

Santo Viktor I

Paus dan Martir · wafat ± 198

Paus Viktor I adalah Paus kita yang ke-14 dan merupakan Paus pertama yang berasal dari Afrika. Tidak banyak informasi tentang kehidupan Paus yang kudus ini sebelum ia menduduki takhtah santo Petrus ditahun 189. Ia diketahui berasal dari Provinsi Romawi di Afrika Utara, kemungkinan di Tripolitania (sekarang Tripoli - Libya).

Dalam masa kepausannya yang berlangsung selama sepuluh tahun, Paus Viktor I berjuang untuk menyeragamkan perayaan Paskah di Asia dan Afrika dengan tata ibadat Paskah Ritus Romawi yang menggunakan bahasa Latin. Ia juga menetapkan bahwa Sakramen Babtis dapat diberikan dengan air biasa apabila tidak terdapat air baptis.

Paus Viktor I juga harus berjuang mempertahankan iman Kristiani akibat merebaknya ajaran bidaah Gnotisisme dan Monarkianisme. Ia menjatuhkan hukuman ekskomunikasi terhadap Theodotus dari Bizantium (Theodotus the Leather seller) karena mengajarkan kepada para pengikutnya bahwa Yesus hanyalah seorang manusia biasa yang memiliki kekuatan supranatural akibat pembabtisan.

Catatan Santo Hieronimus menyatakan bahwa Paus Viktor I adalah orang pertama yang menulis tentang Teologi Kristen dalam bahasa Latin. Sayangnya, hanya tulisan beliau tentang pengaturan paskah yang masih bisa diketemukan.

Santo Paus Viktor I wafat sebagai martir pada tahun 199 di masa pemerintahan Kaisar Septimus Severus.

Arti nama

Viktor = Pemenang / penakluk (Latin)

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari