Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat. Orang-orang lain tidak ada yang berani menggabungkan diri kepada mereka. Namun mereka sangat dihormati orang banyak. Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan, bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka. Dan juga orang banyak dari kota-kota di sekitar Yerusalem datang berduyun-duyun serta membawa orang-orang yang sakit dan orang-orang yang diganggu roh jahat. Dan mereka semua disembuhkan.
Biarlah Israel berkata: "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
Biarlah kaum Harun berkata: "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata: "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.
Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!
Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan! Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!
Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN! Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita. Ikatkanlah korban hari raya itu dengan tali, pada tanduk-tanduk mezbah.
Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia." Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu." Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada." Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya." Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah." Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pada pesta Anak Domba yang agung
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Aku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
Mazmur 1
yang tidak mengikuti nasihat orang fasik,
tidak berdiam di jalan orang berdosa
AntifonAku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
AntifonAku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
AntifonAku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
AntifonAku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
Antifon 2Aku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
Mazmur 2
mengapa suku-suku bangsa merencanakan hal yang sia-sia?
Bangkitlah raja-raja bumi,
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
Antifon 3Aku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
Mazmur 3
Betapa banyak yang bangkit melawan aku!
Betapa banyak yang berkata tentang aku:
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
Responsorium Kolose 3:1, 2, 3
Responsorium Kolose 3:3-4; Roma 6:11
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.
Mazmur 62
Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.
Antifon 2Penebus kita sudah bangkit dari kubur, marilah kita menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kita, alleluya.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Penebus kita sudah bangkit dari kubur, marilah kita menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kita, alleluya.
Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.
Mazmur 149
Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.
Bacaan singkat: Kis 10,40-43
AntifonPada hari inilah Tuhan bertindak, mari kita rayakan dengan gembira, alleluya.
Antifon KidungMasukkanlah tanganmu ke dalam lambungKu. Jangan sangsi lagi, tetapi percayalah, alleluya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungMasukkanlah tanganmu ke dalam lambungKu. Jangan sangsi lagi, tetapi percayalah, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.
Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,* semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaanMu. ℟.
Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,* semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau. ℟.
Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,* semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepadaMu. ℟.
Raja yang mulia, kami menantikan hari penampakanMu yang megah,* agar dapat memandang wajahMu dan menjadi serupa dengan Dikau. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Cf. 1 Cor 15, 3 b-5)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.
Antifon 2Penebus kita sudah bangkit dari kubur, marilah kita menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kita, alleluya.
Antifon 2Penebus kita sudah bangkit dari kubur, marilah kita menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kita, alleluya.
Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.
Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.
Bacaan singkat: 1 Kor 15,3b-5
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Rom 6, 4)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, alleluya.
Antifon 1Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, alleluya.
Antifon 2Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, alleluya.
Mazmur 113
Antifon 2Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, alleluya.
Antifon 3Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudaraKu, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudaraKu, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, alleluya.
Bacaan singkat: Ibr 10,12-14
AntifonPada hari inilah Tuhan bertindak, mari kita rayakan dengan gembira, alleluya.
Antifon KidungHai Tomas, karena melihat Aku, engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungHai Tomas, karena melihat Aku, engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Kristus, sumber kehidupan, dengarkanlah kami.
Engkaulah batu yang dibuang oleh para tukang bangunan, tetapi yang dipilih menjadi batu sendi,* semoga kami sebagai batu yang hidup Kaupergunakan dalam membangun GerejaMu. ℟.
Engkaulah saksi Allah yang setia dan benar, manusia pertama yang bangkit dari mati,* semoga GerejaMu tetap memberi kesaksian tentang Engkau. ℟.
Engkaulah pengantin tunggal Gereja yang lahir dari lambungMu,* semoga kami menjadi saksi pernikahan yang luhur itu. ℟.
Engkaulah awal dan akhir, Engkau telah mati dan hidup kembali,* semoga orang yang telah dibaptis tetap setia sampai mati, sehingga layak menerima mahkota kemuliaan. ℟.
Engkaulah cahaya yang menyinari kota suci Allah, Yerusalem surgawi,* terangilah arwah kaum kerabat kami, agar mereka dapat memerintah bersama Engkau tanpa akhir. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Sabas dari Goth
Sabas hidup di kota Targovosta, Dasia (Rumania) pada abad keempat. Ia dikenal sebagai seorang martir karena giat sekali meneguhkan iman orang-orang Kristen Goth. Ia miskin dan tidak mempunyai kedudukan dalam masyarakat. Oleh karena berbudi luhur dan beriman teguh, ia ditabhiskan menjadi lektor untuk membantu imam-imam dalam upacara-upacara gerejani.
Ia pun giat meneguhkan iman saudara-saudaranya agar tidak mengikuti praktek-praktek kekafiran kepada dewa-dewa. Kepada walikota yang merencanakan penganiayaan besar-besaran terhadap orang-orang Kristen, Sabas dengan tegas menyatakan dirinya sebagai orang Kristen yang rela mati bagi Kristus. Pada tahun 372, ketika ia menyelenggarakan perayaan Paskah di rumahnya, ia ditangkap dan dijatuhi hukuman mati oleh walikota. Ia ditenggelamkan di sungai dekat Buzan, Rumania. Kepada para pelaksana hukuman mati atas dirinya, ia berkata: "Lakukanlah sebaik-baiknya apa yang menjadi kewajibanmu saat ini. Aku tidak gentar sedikit pun sebab aku tahu apa yang akan kuterima dari Tuhanku sebagai pahala, yakni takhta kemuliaan surgawi bersama-Nya.
Santo Yulius I
Hari kelahiran Yulius tidak diketahui dengan pasti. Ia memimpin Gereja sebagai Paus dari tahun 337 sampai wafatnya pada tahun 352 di Roma. Dalam masa kepemimpinannya, ia dikenal sebagai seorang Paus yang dengan keras menentang para pemimpin gereja Timur yang memberhentikan uskup-uskup yang ditabhiskan secara sah. Kecuali hal itu, ia pun menentang bidaah Arianisme dan pengikut-pengikutnya, terutama uskup-uskup yang terpengaruh oleh ajaran itu.
Athanasius, Uskup Aleksandria, Mesir adalah salah seorang korban perlakuakn para pemimpin gereja timur yang arianis itu, karena ia menetang ajaran sesat Arianisme. Ketika Athanasius berada di Konstantinopel untuk membela kebenaran iman di hadapan kaisar, taktha keuskupannya diambil alih oleh Gregorius dari Kapadokia, Turki, seorang penganut Arianisme. Setelah dengan gigih mempertahankan ajaran iman yang benar di hadapan kaisar, Athanasius berangkat ke Roma untuk melaporkan peristiwa itu kepada Sri Paus Yulius.
Yulius, yang bertanggungjawab atas masalah itu, segera mengadakan suatu konsili di Roma pada tahun 340. Ia mengundang semua Uskup Timur untuk menghadiri konsili itu. Tetapi undangan Yulius di tolak. Semua Uskup Timur tetap bersikap keras terhadap Athanasius. Tanpa kehadiran uskup-uskup timur, Yulius bersama Uskup-uskup lainnya meneguhkan hati Athanasius dan menyuruhnya kembali ke keuskupannya besama Marcellus dari Ancyra, seorang uskup lain yang juga dipecat oleh penganut-penganut Arianisme. Untuk itu, Yulius mengirimkan sepucuk surat yang berisi penegasan konsili tentang sahnya kedudukan Athanasius sebagai Uskup Aleksandria, kepada Uskup-uskup pengikut Eusebius, Patriakh Konstantinopel yang Arianis.
Untuk mendamaikan Uskup-Uskup barat dengan uskup-uskup Timur, Konstans (dari Barat) dan Konstansius (dari Timur) yang bersama-sama memangku suatu jabatan penting dalam kekaisaran Romawi mendesak para Uskup itu agar berkumpul di Sardica, Bulgaria, guna membicarakan masalah pemecatan uskup-uskup yang sah itu. Yulius menyambut baik ajakan itu dengan mengirimkan utusan-utusannya pada tahun 343. Tetapi uskup-uskup Arianis menolak menghadiri konsili Sardica. Mereka sebaliknya berkumpul di Philippolis, Thrasia (Yunani Utara). Disana mereka mengeluarkan suatu keputusan yang menghukum baik Athanasius maupun Yulius dari Roma yang dianggap sebagai biang keladi semua kejahatan yang ada disana. Sementara itu, para Uskup Barat tetap bersidang di Sardica untuk menegakkan kembali keabsahan jabatan uskup-uskup yang dipecat oleh kaum Arian. Mereka pun meneguhkan kembali isi syahadat Nicea tanpa merubahnya, dan mengancam tipu muslihat dari Uskup-uskup Arian di pengadilan kekaisaran. Sementara itu masalah belum tuntas, Gregorius dari Kapadokia meninggal dunia. Peristiwa ini menjadi peluang emas bagi Athanasius untuk kembali menduduki taktha keuskupannya di Aleksandria pada tahun 346. Yulius mengirim surat kepada seluruh umat di Aleksandria agar dengan sepenuh hati menerima kembali Athanasius sebagai Uskup Aleksandria yang sah.
Santo Zenon dari Verona
Santo Zeno atau Zenon adalah uskup kota Verona diawal abad ke-4. Ia berasal dari Afrika Utara dan hijrah ke Italia akibat penganiayaan umat kristiani oleh para pengikut bidaah Arian. Di Italia, Zenon terpilih dan ditahbiskan menjadi uskup pada tahun 362. Ia dikenal sebagai uskup yang baik hati terhadap umatnya dan sebagai seorang pembela iman Kristiani yang gigih melawan bidaah Arian.
Uskup Zeno mendirikan bayak gereja dan biara di Verona. Banyak tulisan dan kotbah-kotbahnya yang masih terselamatkan sampai hari ini. Ia juga yang mengatur pemindahan relikwi santo Firmus dan santo Rustikus ke Verona. Uskup Zeno tutup usia pada tanggal 12 April 371 di Verona. Kemungkinan besar ia meninggal sebagai seorang martir meskipun sebagian tradisi menyatakan sebaliknya.
Arti nama
Zenon berasal dari nama bahasa Yunani Ζηνων (Zenon), yang berasal adalah nama lain dari dewa Yunani ZEUS.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari