Bacaan Misa
"Maka sekarang, hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu. Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu, seperti yang diperintahkan kepadaku oleh TUHAN, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya. Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi. Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya? Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada hari ini? Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu,
Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion!
Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anakmu di antaramu.
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.
Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu.
Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.
Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya!
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
Satu Titik Kecil
Dalam undangan pernikahan, salah cetak satu huruf pada nama bisa menjadi perkara panjang. Bagi orang lain sepele. Bagi yang punya nama, itu bukan sekadar huruf; itu kehormatan. Hal-hal kecil ternyata memuat hal-hal besar.
Yesus berbicara dengan nada itu tentang hukum Taurat: satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan. Iota adalah huruf terkecil abjad Yunani, hampir hanya segaris pendek. Yesus datang bukan untuk meniadakan hukum, melainkan menggenapinya, seperti orang melunasi janji sampai ke rinciannya yang terkecil.
Musa dalam bacaan pertama memberi alasan yang menghangatkan: ketetapan itu bukan beban, melainkan bukti kedekatan. Bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat seperti Tuhan, Allah kita? Perintah-perintah-Nya adalah cara Ia menggandeng kita, bukan cara Ia memenjarakan kita.
Maka kesetiaan pada yang kecil bukan urusan orang kaku. Doa singkat sebelum makan. Jujur pada uang kembalian. Sapaan bagi orang yang biasa dilewati. Titik-titik kecil itulah yang membentuk huruf, huruf membentuk kalimat, dan kalimat membentuk hidup yang bisa dibaca orang lain sebagai kabar baik.
Tuhan, jagalah aku setia pada perkara terkecil hari ini, sebab di dalamnya Engkau menulis karya-Mu yang besar. Amin.
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Terang kemuliaan Bapa,
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Di mana pun Engkau berada, Tuhan, di sana ada belas kasihan, di sana ada kebenaran.
Mazmur 88 (89):2-38
Kebaikan Allah kepada keluarga Daud
Menurut janji-Nya, Tuhan telah membangkitkan Yesus, seorang Juruselamat, dari keluarga Daud (Kisah Para Rasul 13:22, 23).
AntifonDi mana pun Engkau berada, Tuhan, di sana ada belas kasihan, di sana ada kebenaran.
Antifon 2Ketika Putra Allah datang ke dunia ini, Ia dilahirkan dari keturunan Daud.
AntifonKetika Putra Allah datang ke dunia ini, Ia dilahirkan dari keturunan Daud.
Antifon 3Sekali untuk selamanya Aku bersumpah kepada hamba-Ku Daud: dinastinya tidak akan pernah gagal.
AntifonSekali untuk selamanya Aku bersumpah kepada hamba-Ku Daud: dinastinya tidak akan pernah gagal.
Responsorium 2 Korintus 3:13, 18, 15
Responsorium Lihat 2 Korintus 6:2, 4, 5, 7
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Gembirakanlah hati hambaMu, sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.
Mazmur 85 (86)
Antifon 1Gembirakanlah hati hambaMu, sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.
Antifon 2Berbahagialah orang yang hidup jujur dan bicara benar.
Yes 33,13-16
Antifon 2Berbahagialah orang yang hidup jujur dan bicara benar.
Antifon 3Bersoraklah di hadapan Tuhan, rajamu.
Mazmur 97 (98)
Antifon 3Bersoraklah di hadapan Tuhan, rajamu.
Bacaan Singkat: (Ul 7,6.8-9)
Antifon KidungJangan kamu kira, bahwa Aku datang untuk membatalkan hukum Taurat atau ajaran para nabi. Sebaliknya, Aku datang untuk menyempurnakannya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungJangan kamu kira, bahwa Aku datang untuk membatalkan hukum Taurat atau ajaran para nabi. Sebaliknya, Aku datang untuk menyempurnakannya.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Ez 18, 30 b-32)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Barang siapa mengikuti Aku, tidak berjalan dalam kegelapan, tetapi mempunyai cahaya kehidupan, sabda Tuhan.
Mazmur 118 (119),105-112
Antifon 1Barang siapa mengikuti Aku, tidak berjalan dalam kegelapan, tetapi mempunyai cahaya kehidupan, sabda Tuhan.
Antifon 2Kami ini miskin dan malang, ya Allah, tolonglah kami.
Mazmur 69 (70)
Antifon 2Kami ini miskin dan malang, ya Allah, tolonglah kami.
Antifon 3Allah memutuskan perkara bukan menurut apa yang kelihatan, melainkan menurut keadilan.
Mazmur 74 (75)
Antifon 3Allah memutuskan perkara bukan menurut apa yang kelihatan, melainkan menurut keadilan.
Bacaan Singkat: (Yeh 18,30b-32)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Dn 4, 24 b)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Yang menabur dengan bercucuran air mata akan menuai dengan sorak-sorai.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Yang menabur dengan bercucuran air mata akan menuai dengan sorak-sorai.
Antifon 2Semoga Tuhanlah yang membangun rumah kita dan menjaga kita.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhanlah yang membangun rumah kita dan menjaga kita.
Antifon 3Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dalam segala sesuatu.
Kol 1,12-20
Antifon 3Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dari segala sesuatu.
Bacaan Singkat: (Flp 2,12b-15a)
Antifon KidungBarang siapa mentaati dan mengajarkan semua perintah Taurat, dia itulah akan menjadi orang besar dalam kerajan surga.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungBarang siapa mentaati dan mengajarkan semua perintah Taurat, dia itulah akan menjadi orang besar dalam kerajan surga.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Mazmur 30 (31),1-6
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 129 (130)
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Ef 4,26-27
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beato Pal Prennushi
Pal Prennushi lahir di Shkoder Albania pada tanggal 2 Oktober 1881. Ia menjalani pendidikan di sekolah misi yang dikelola oleh para biarawan Fransiskan di kotanya. Pola hidup kudus yang dipraktekkan para biarawan pendidiknya memberi kesan yang mendalam bagi remaja ini. Setelah tamat sekolah menengah, Prennushi mengikuti jejak mereka menjadi seorang Fransiskan. Nama biaranya : Bruder Mattia (Matias).
Untuk dapat menjadi seorang imam, Bruder Mattia dikirim ke Austria untuk belajar Teologi di Fakultas Teologi Katolik Universitas Graz Austria. Pendidikannya selesai pada tahun 1904 dan ia pun ditahbiskan menjadi imam. Ditahun itu juga imam muda ini kembali ke Albania.
Di tanah kelahirannya, pater Mattia Prennushi berkarya melayani umat di wilayah pegunungan sebelah utara Albania. Umat segera jatuh hati pada gembala iman yang sederhana, rendah hati dan penuh semangat. Diwilayah terpencil ini Pater Prennushi akan selalu dikenang atas upayanya memberantas budaya Gjakmarrja (Tradisi balas dendam berdarah antar keluarga di Albania Utara, mirip Tradisi Vendetta di Italia).
Menjelang Perang Balkan I, pada tahun 1911, pater Prennushi ditangkap oleh Tentara Serbia. Ia dijatuhi hukuman mati karena turut aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Albania. Prennushi baru berhasil dibebaskan setelah upaya negosiasi dari Pater Gjergj Fishta, seorang Fransiskan berkebangsaan Albania yang disegani pihak Serbia.
Perang Balkan I yang berlangsung sejak 8 Oktober 1912 sampai 30 Mei 1913 adalah perang pertama dari dua periode Perang Balkan. Perang yang mempertemukan Liga Balkan (Serbia, Bulgaria, Montenegro, Yunani) melawan Ottoman Turki ini berakhir dengan kemenangan telak Liga Balkan. Ottoman Turki yang menyerah dipaksa untuk menandatangani Traety of London yang memalukan. Dalam krisis ini Albania berada dalam posisi netral namun diam-diam memiliki agenda sendiri untuk melepaskan diri dari kekuasaan Ottoman Turki dan mendirikan negara Albania merdeka.Setelah perang Balkan berakhir, Pal Prennushi berkarya sebagai pelayan umat di distrik Malësi e Madhe.
Pada tahun 1928 penduduk Malësi e Madhe bangkit melawan Ahmet Zogu, Perdana Menteri Albania yang memproklamirkan berdirinya Kerajaan Albania dan menyatakan dirinya sebagai Raja Albania dengan nama Zog I. Dimasa ini pater Pal Prennushi pernah ditangkap tentara kerajaan karena dituduh menghasut pemberontakan. Ia berhasil membuktikan dirinya tidak bersalah dan akhirnya dibebaskan.
Setelah perang dunia kedua berakhir, rezim Komunis pro Uni Soviet mengambil alih kekuasaan di Albania. Dibawah pemerintahan komunis, Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu, dijebloskan ke dalam penjara dan dibunuhPada bulan September 1946, Pater Prennushi, yang saat itu menjabat sebagai Provincial Ordo Fransiskan di Albania, ditangkap pemerintah Komunis Albania atas tuduhan menjadi mata-mata. Ia dijebloskan dalam penjara dan selama berbulan-bulan harus menjalani berbagai penyiksaan yang mengerikan. Ia ditahan selama hampir dua tahun karena para komunis berharap dapat membuat Provincial Fransiskan ini bekerja-sama dan menjadi kaki-tangan mereka. Namun setelah berbagai metode penyiksaan yang diterapkan pada biarawan fransiskan ini tidak kunjung menggoyahkan kegigihannya, mereka lalu memutuskan untuk melenyapkannya.
Ia dieksekusi dengan ditembak mati pada tanggal 11 Maret 1948. Turut dieksekusi bersamanya; Uskup Mirdita: Beato Frano Gijini, Beato Siprianus Nika, empat belas imam lain yang tidak diketahui namanya, dan beberapa umat awam.
Pal Mattia Prennushi di beatifikasi bersama 38 Martir Albania oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 November 2016. Ia diperingati dalam kalender Liturgi pada setiap tanggal 11 Maret dan pada Hari Pesta bersama Para Martir Albania setiap tanggal 5 November.
Arti nama
Pal = Ejaan Albania untuk nama ==> Paulus
Mati = Bentuk lain (ejaan Albania) dari nama ==> Matius
Beato Serafim Koda
Beato Gjon Koda lahir pada tanggal 25 April 1893 di Janjevë, Lypjan, Serbia. Ia masuk biara Fransiskan dan semenjak itu ia menggunakan nama biara : Serafim. Setelah menamatkan studi Teologi, Serafim ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1925 dan merayakan misa pertamanya pada tanggal 30 Juli 1925.
Beberapa tahun kemudian Serafim Koda diutus menjadi missionaris ke Albania Utara. Ia ditugaskan untuk meneruskan karya missionaris Ordo Fransiskan di wilayah tersebut yang telah dirintis sejak abad ketiga belas. Wilayah misi ini sangat sulit dijangkau. Teletak di dataran tinggi dengan desa-desa terpencil yang terkurung diantara pegunungan yang sulit dijangkau. Pater Serafim harus bekerja sangat keras selama puluhan tahun di wilayah terpencil ini. Disini ia bertugas pastor paroki di Lezhë, katekis, guru sekolah, dan provincial ordo Fransiskan.
Setelah Perang dunia kedua berakhir, rezim Komunis pro Uni Soviet mengambil alih kekuasaan di Albania. Dibawah cengkeraman kaum Komunis, Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu dan dijebloskan ke dalam penjara. Banyak diantara mereka yang kemudian di eksekusi mati.Pater Serafim Koda ditangkap tentara Komunis pada tahun 1947 dengan tuduhan palsu : Mengadakan pertemuan untuk merancang plot kudeta terhadap pemerintah. Ia dijanjikan kebebasan bila mau menandatangani surat pernyataan bahwa para Fransiskan dan Jesuit di Albania telah merancang plot kudeta melawan pemerintah. Walau dibujuk, diancam, dan disiksa dengan berbagai metode penyiksaan, Pater Koda tetap menolak menandatangani surat tersebut. Ia tahu surat tersebut akan digunakan sebagai bukti palsu untuk menghukum mati para klerus, dan menghancurkan kehidupan gereja Albania.
Rakyat Albania menyambut Beatifikasi 38 Martir Albania
Setelah dua minggu menyiksa pater Serafim Koda tanpa membuahkan hasil, para komunis memutuskan untuk melenyapkan imam Fransiskan ini. Ia dibunuh pada 11 mei 1947 setelah terlebih dahulu disiksa dengan mengerikan dan tenggorokannya dipaku dengan paku-paku besar. Jenasahnya dikuburkan secara rahasia disebuah taman, namun ditemukan kembali pada tanggal 16 September 1994.
Beato Serafim (Gjon) Koda dibeatifikasi bersama 38 Martir Albania pada tanggal 5 November 2016 oleh Paus Fransiskus. Pestanya dirayakan pada tanggal 11 Mei sesuai hari kemartirannya; dan pada hari pesta bersama Para Martir Albania pada tanggal 5 November. (qq)
Arti nama
Sumber : KGjon : Ejaan Albania untuk nama ==> Yohanes
Serafim : berasal dari nama Latin : Seraphinus (Malaikat)
Santo Eulogius dan Leokrita
Eulogius lahir pada abad ke sembilan. Ia dikenal sebagai seorang imam yang lembut dan terpelajar. Ia ditangkap pada saat orang-orang Islam menduduki kota Cardoba. Di dalam penjara, ia bertemu dengan dua orang Kristen lainnya, yaitu Flora dan Maria. Eulogius menghibur dan meneguhkan hati kedua wanita serani itu menjelang kematiannya sebagai martir-martir Kristus.
Eulogius kemudian dibebaskan lagi oleh orang-orang Islam. Masa setelah kebebasannya itu digunakan untuk mencatat nama-nama para martir yang telah dibunuh pada masa pendudukan orang Islam. Ketika akan diangkat menjadi Uskup Agung kota Toledo, Spanyol Tengah, ia dikejar-kejar lagi oleh para musuhnya. Seorang wanita Islam bernama Leokrita-yang kemudian bertobat menjadi Kristen-menyembunyikan dia di dalam rumahnya. Tetapi tak lama kemudian Eulogius ditangkap dan dibunuh. Beberapa hari setelah Eulogius dibunuh, Leokrita mengalami nasib yang sama. Eulogius dan Leokrita dimakamkan di Katedral Oviedo, Spanyol.
Santo Pionius
Pionius hidup di Smyrna Asia Kecil (Sekarang Izmir Turki) pada masa pemerintahan Kaisar Decius (Gaius Messius Quintus Traianus Decius Augustus, Kaisar Romawi pada tahun 249 - 251 M) di abad ke-3. Ia adalah seorang iman dan pengkhotbah yang cerdas.
Saat kaisar mulai menganiaya orang Kristen, Pionius bersama belasan umat Kristen ditangkap pada tanggal 23 Februari 250 M saat sedang merayakan misa memperingati pesta Santo Polikarpus. Diantara mereka yang ditangkap terdapat Santo Asclepiades.
Mereka dipaksa murtad dengan membawakan persembahan kepada dewa-dewi berhala Romawi. Mereka menolak. Karena itu mereka lalu dianiaya dan dibunuh dengan cara dipaku pada tiang salib lalu dibakar hidup-hidup.
Santo Sofronius
Santo Sophronius berasal dari kota Damsyik (sekarang Damaskus - Suriah). Awalnya ia adalah seorang guru dan ahli retorika. Kerinduannya untuk menjadi seorang pelayan Tuhan membuat Sophronius meninggalkan Damsyik dan mulai mengembara ke pertapaan-pertapaan dan biara-biara di sekitar Asia kecil. Ia berkelana sampai ke tanah Mesir, dimana ia tinggal selama beberapa tahun dan dibimbing oleh Patriark Alexandria, Santo Yohanes Penderma. Disekitar tahun 580, Sophronius pindah ke Yerusalem dan masuk biara santo Theodosius didekat kota Bethlehem.
Ketika muncul ajaran sesat Monotelitisme, Sophronius dengan gigih melawan ajaran sesat yang menyatakan bahwa Kristus hanya memiliki satu kodrat Ilahi, dan menolak kodrat manusia-NYA. Ia menulis banyak buku demi membendung pengaruh ajaran ini. Buku-bukunya kini telah hilang. Pada tahun 633 Sophronius berangkat ke ibukota Kekaisaran Romawi Timur Konstantinopel demi memperingatkan para pemimpin Gereja agar tidak terpengaruh oleh monotelitisme yang ternyata mendapat dukungan dari kaisar Heraklius (Kaisar Byzantium 610 - 641).
Meskipun misinya ke Konstantinopel tidak membuahkan hasil, namun Sophronius terpilih menjadi Patriark Yerusalem pada tahun 634. Segera setelah penobatannya, Sophronius menuliskan sebuah surat kepada Paus Honorius I dan para patriark gereja diwilayah Timur. Dalam suratnya ia menegaskan pandangannya akan dua kodrat Yesus, kodrat manusia dan kodrat ilahi. Ia kembali menyatakan penolakkannya terhadap ajaran Monotelitisme, yang menurutnya adalah wujud lain dari ajaran sesat Monofisit. Surat ini sekarang telah hilang; begitu juga dengan florilegium (Anthologi) dari sekitar 600 teks yang dikumpulkan Sophronius dari para Patriark Timur yang mendukungnya. Dokumen ini juga hilang. (Perjuangan Sophronius baru membuahkan hasil pada tahun 680, kurang lebih 40 tahun setelah kematiannya, saat diselenggarakannya konsili Konstantinopel III. Hasil konsili ini menolak ajaran Monotelitisme dan menyatakannya sebagai ajaran sesat.)
Ketika Yerusalem ditaklukkan oleh Khalif Umar bin Khatab (637), Patriark Sophronius menemani Umar saat ia mengunjungi tempat-tempat suci di Yerusalem. Ia berhasil menyakinkan Umar untuk tidak menghancurkan situs-situs suci umat Kristen khususnya Gereja Makam Suci, dan dapat berlaku murah hati terhadap umat kristen.
Santo Sophronius tutup usia di sekitar tahun 638 atau tahun 639.
Arti nama
Nama : Sophronius adalah bentuk Latin dari nama Yunani Σωφρονιος (Sophrony).
Berasal dari kata Yunani σωφρων (sofron) yang berarti "Penguasaan diri", "menguasai diri", "masuk akal".
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari