Bacaan Misa
Beginilah firman TUHAN: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi, untuk mengatakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah! Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka. Mereka tidak menjadi lapar atau haus; angin hangat dan terik matahari tidak akan menimpa mereka, sebab Penyayang mereka akan memimpin mereka dan akan menuntun mereka ke dekat sumber-sumber air. Aku akan membuat segala gunung-Ku menjadi jalan dan segala jalan raya-Ku akan Kuratakan. Lihat, ada orang yang datang dari jauh, ada dari utara dan dari barat, dan ada dari tanah Sinim." Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas. Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku." Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.
TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah. Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran. Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya. Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup. Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri. Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
Invitatorium
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Pujilah Tuhan, hai jiwaku; jangan pernah lupakan segala yang telah Ia perbuat bagimu.
Mazmur 102 (103)
Pujian atas belas kasihan Allah yang lembut
Dalam belas kasihan Allah kita yang lembut, fajar dari atas akan menyinari kita (lihat Lukas 1:78).
AntifonPujilah Tuhan, hai jiwaku; jangan pernah lupakan segala yang telah Ia perbuat bagimu.
Antifon 2Seperti seorang ayah lembut terhadap anak-anaknya, demikianlah Tuhan terhadap mereka yang menghormati-Nya.
AntifonSeperti seorang ayah lembut terhadap anak-anaknya, demikianlah Tuhan terhadap mereka yang menghormati-Nya.
Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala karya-Nya!
AntifonPujilah Tuhan, hai segala karya-Nya!
Responsorium Yoel 2:28, 29; Kisah Para Rasul 1:8
Responsorium Lihat Yehezkiel 33:11; Mazmur 94:19
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
Mazmur 107 (108)
Antifon 1Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
Antifon 2Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
Yes 61,10-62,5
Antifon 2Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
Antifon 3Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
Mazmur 145 (146)
Antifon 3Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
Bacaan Singkat: (Ul 7,6.8-9)
Antifon KidungBarang siapa mendengarkan perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, mempunyai hidup kekal.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungBarang siapa mendengarkan perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, mempunyai hidup kekal.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Ez 18, 30 b-32)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, aku berharap akan firmanMu.
Mazmur 118 (119),145-152
Antifon 1Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, aku berharap akan firmanMu.
Antifon 2Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.
Mazmur 93 (94) I
Antifon 2Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.
Antifon 3Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa, dan Allahku menjadi pelindungku.
Mazmur 93 (94) II
Antifon 3Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa, dan Allahku menjadi pelindungku.
Bacaan Singkat: (Yeh 18,30b-32)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Dn 4, 24 b)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuanMu, ya Tuhan.
Antifon 1Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuanMu, ya Tuhan.
Antifon 2Aku, Tuhan, menyelidiki isi hati dan menguji sanubari. Aku menganugerahi setiap orang sesuai dengan hidupnya.
Mazmur 138 (139) - II
Antifon 2Aku, Tuhan, menyelidiki isi hati dan menguji sanubari. Aku menganugerahi setiap orang sesuai dengan hidupnya.
Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Kol 1,12-20
Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Bacaan Singkat: (Flp 2,12b-15a)
Antifon KidungAku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriKu sendiri. Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Kudengar, dan penghakimanKu adil.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungAku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriKu sendiri. Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Kudengar, dan penghakimanKu adil.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Mazmur 30 (31),1-6
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 129 (130)
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Ef 4,26-27
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Anselmus dari Lucca
Anselmus lahir di Mantua, Italia pada tahun 1036.Kisah masa mudanya tidak banyak diketahui. Masa tuanya seluruhnya diabdikan pada kepentingan perkembangan gereja dan penyebaran iman. Anselmus yang dikenal sebagai keponakan Paus Alexander II (1061- 1073) ini menjadi pembantu terdekat Paus Gregorius VII (1073- 1085) dalam kampanye penyelesaian semua masalah dan keonaran di kalangan imam- imam.
Pada tahun 1073, Paus Gregorius VII menunjuk dia sebagai Uskup dioses Lucca. Ia ditabhiskan oleh Paus Gregrorius VII pada tanggal 23 Oktober 1074. Dalam kepemimpinannya Anselmus berusaha mengatur tata tertib hidup para imam di keuskupannya. Usahanya tidak disambut baik oleh para imam, karena aturan- aturan ciptaannya dirasa terlalu keras. Karena itu, Anselmus meninggalkan istananya dan pergi ke istana Matilda, seorang pangeran Wanita dari Ruscany di Cannosa, Italia. Selama berada disana, Anselmus menjadi pembimbing rohani dan penasehat politik bagi Matilda.
Karena pengetahuannya yang luas dan mendalam tentang hukum Kanonik, Sri Paus Gregorius VII menugaskan Anselmus menyusun sebuah risalat guna melawan praktek pentabhisan kaum awam, dan mengumpulkan kanon- kanon tempo dulu yang menghukum praktek ini serta praktek- praktek lainnya yang tidak sah. Risalah Anselmus itu sangat mendukung kedudukan Gregorius VII dalam masyarakat.
Santo Salvator OFM
Salvador Pladevall I Bien Lahir pada bulan Desember 1520 di Rumah Sakit Santa Coloma de Ferners, Girona, Catalonia Spanyol, dimana kedua orangtuanya bekerja sebagai pelayan. Pada usia 14 tahun Salvador telah menjadi yatim-piatu. Ia pindah ke Barcelona untuk tinggal bersama seorang saudarinya bernama Blasa. Disini ia harus bekerja sebagai seorang pembuat sepatu untuk membantu penghidupan mereka berdua.
Ketika saudarinya menikah, Salvador memutuskan untuk menjawab panggilan hidup religius yang telah lama bergema dalam hatinya. Awalnya ia masuk biara Benediktin Santa Maria de Monserrat di dekat kota Barcelona. Namun ia merasa tidak cocok dengan regula biara yang ketat dan pola hidup kontemplatif yang dipraktekkan para Benediktin. Ia menginginkan pola hidup membiara yang lebih sederhana, karena itu ia masuk Biara Fransiskan di Barcelona dan diterima sebagai seorang lay brother (Broeder). Ia mengucapkan kaulnya pada tahun 1542 dan segera dikenal sebagai seorang bruder yang saleh dan rendah hati.
Salvador kemudian ditugaskan ke biara Tortosa, di Tarragona Spanyol, dimana para atasannya memberinya tanggung-jawab sebagai juru masak, quaestor (biarawan yang bertugas meminta-minta derma) dan portir biara. Disinilah Bruder Salvador diberkati Tuhan dengan karunia penyembuhan yang luar bisa. Ia menjadi terkenal sebagai seorang biarawan penyembuh yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit hanya dengan berdoa. Biara di Tarragona segera ramai diziarahi umat beriman yang mengharapkan penyembuhan ilahi. Tercatat jumlah pengunjung ke biara tersebut pernah mencapai sekitar 2.000 orang per minggu.
Karunia penyembuhan Salvador mendatangkan cemburu dalam hati para atasannya. Mereka mencurigainya bersekutu dengan kuasa kegelapan dan membentuk sebuah komisi khusus untuk mengawasinya. Mereka juga merasa terganggu dengan kunjungan ribuan umat ke biara dan memutuskan untuk memindahkan Bruder Salvador dari satu biara ke biara yang lain. Awalnya Salvador dipindahkan ke biara di Bellpuig, lalu ke Lleida, terus pindah ke biara Fransiskan Santa Maria Ratu para Malaikat di desa terpencil Horta de Sant Joan. Salvador lalu tinggal di biara Horta de Sant Joan selama dua belas tahun (1547-1559). Walau demikian, dimanapun Bruder Salvador “disembunyikan”, umat selalu datang dan memohon doanya yang penuh Kuasa Penyembuhan.
Dari Horta de Sant Joan Salvador dipindahkan ke biara Fransiskan di Reus, lalu pindah lagi ke kota Madrid. Mendengar kedatangannya di Madrid, umat kota ini berbondong-bondong datang menemui Bruder Salvador untuk disembuhkan. Bahkan Raja Spanyol saat itu, Raja Felipe II, juga mengunjunginya di biara demi memohon doa penyembuhan.
Felipe II atau Felipe el Prudente (Phillip II-Inggris) adalah Raja Spanyol pada 1556 - 1598. Dimasa pemerintahannya, Spanyol mencapai puncak kejayaan dan menjadi Adidaya dunia. Dimasa itu Kerajaan Spanyol menguasai hampir seluruh wilayah Belanda dan separuh wilayah Italia. Kerajaan Katolik ini juga menguasai dan mendirikan koloni Spanyol di berbagai belahan dunia seperti di Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika, Asia Selatan serta di kepulauan Filipina yang dinamai sesuai dengan namanya.Yang tersisa dari biara Fransiskan Santa Maria Ratu para Malaikat di Horta de Sant Joan.
Santo Salvador pernah tinggal disini selama 12 tahun
Pada tahun 1560 Bruder Salvador diadukan ke Tribunal Inkuisisi Spanyol berkenaan dengan berbagai mujizat penyembuhan yang dilakukannya. Setelah beberapa penyelidikan, para hakim Inkuisisi tidak menemukan penyimpangan apapun dan memutuskan untuk membatalkan tuduhannya.
Lima tahun kemudian bruder Salvador dipindahkan ke biara di Cagliari, pulau Sardinia, yang saat itu menjadi wilayah Spanyol. Disini ia kembali ditugaskan sebagai juru masak di dapur biara. Umat yang mengharapkan penyembuhan tetap mendatanginya setiap hari, dan ia terus saja membantu menyembuhkan mereka dengan doa-doanya yang penuh kuasa Ilahi. Di biara inilah Bruder pembuat mujizat ini tutup usia pada tanggal 18 Maret 1567.
Bruder Salvador mengalami dua kali proses Beatifikasi; yang pertama oleh paus Paulus V pada tanggal 5 Februari 1606 dan yang kedua oleh paus Klemens XI pada 29 January 1711. Setelah proses beatifikasi, pada tahun 1758 relikwinya dipindahkan ke kota Sassari (masih di pulau Sardinia) dan disemayamkan dibawah altar utama Gereja St. Rosalie yang berada di pusat kota tersebut. Santo Salvador dikanonisasi pada tanggal 17 April 1938 oleh Paus Pius XI.(qq)
Arti nama
Salvador berasal dari kata latin Salvator yang berarti : “Penyelamat”
Santo Syrillus dari Yerusalem
Syrillus lahir di Yerusalem kira- kira pada tahun 315 dan meninggal disana pada tanggal 8 Maret 386. Ia ditabhiskan menjadi imam oleh Santo Maksimus, Uskup Yerusalem. Ia juga diangkat sebagai katekis khusus untuk para calon permandian (Katekumen). Untuk membantu imam- imam dan katekis lainnya, ia menulis sebuah buku pelajaran agama. Buku Katekismus ini merupakan buku pelajaran agama pertama yang secara ringkas menguraikan credo Para Rasul dan Sakramen- sakramen.
Sesudah menerangkan tentang sifat- sifat Allah yang MahaEsa, Syrillus menulis: Pengetahuan terbesar mengenai Allah adalah mengakui cinta kasih Nya dengan iman dan mengenal kebenaran Nya. Penjelasannya tentang Ekaristi Kudus tegas dan terang. Ia menulis: oleh karena Kristus sendiri telah memberkati roti persembahan sambil berkata ˜Inilah Tubuh Ku, siapakah yang berani bersangsi terhadap kebenaran ini? Dan setelah mengucap berkat atas roti, Ia mengambil anggur, memberkatinya sambil berkata Inilah Darah Ku siapa lagi yang masih bersangsi terhadap kebenaran ini dengan berkata ini bukanlah Darah Nya?
Sepeninggal Uskup Maksimus, Syrillus terpilih sebagai Uskup Yerusalem pada tahun 350. Awal karyanya sebagai Uskup di Yerusalem pada tahun 350. Awal karyanya dimulai dengan suatu penampakan ajaib di langit: sebuah salib besar tampak di langit dengan cahaya yang berkilau- kilauan meliputi puncak Kalvari hingga taman zaitun. Penampakan ini menandakan penderitaan yang akan dialaminya sebagai seorang Uskup.
Seperti Uskup- uskup lainnya pada masa itu, Syrillus juga beberapa kali dikejar dan diusir dari wilayah keuskupannya karena perlawanannya terhadap ajaran sesat Arianisme. Ia baru mulai memimpin gereja Yerusalem dengan tenang hingga kematiannya pada tahun 386 setelah kematian Kaisar Valentinus.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari