Doa Katolik
Doa Hari Ini

Sabtu XV Masa Biasa

Sabtu, 18 Juli 2026· Hijau · Pekan Psalterium III
18 Juli 2026

Bacaan Misa

Sabtu XV Masa Biasa
Bacaan Pertama

Celakalah orang-orang yang merancang kedurjanaan dan yang merencanakan kejahatan di tempat tidurnya; yang melakukannya di waktu fajar, sebab hal itu ada dalam kekuasaannya; yang apabila menginginkan ladang-ladang, mereka merampasnya, dan rumah-rumah, mereka menyerobotnya; yang menindas orang dengan rumahnya, manusia dengan milik pusakanya! Sebab itu beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku merancang malapetaka terhadap kaum ini, dan kamu tidak dapat menghindarkan lehermu dari padanya; kamu tidak dapat lagi berjalan angkuh, sebab waktu itu adalah waktu yang mencelakakan. Pada hari itu orang akan melontarkan sindiran tentang kamu dan akan memperdengarkan suatu ratapan dan akan berkata: "Kita telah dihancurluluhkan! Bagian warisan bangsaku telah diukur dengan tali, dan tidak ada orang yang mengembalikannya, ladang-ladang kita dibagikan kepada orang-orang yang menawan kita." Sebab itu tidak akan ada bagimu orang yang melontarkan tali dengan undian di dalam jemaah TUHAN.

Mazmur Tanggapan

Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan?
Karena congkak orang fasik giat memburu orang yang tertindas; mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan.
Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya, dan orang yang loba mengutuki dan menista TUHAN.
Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas: "Allah tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!", itulah seluruh pikirannya.
Mulutnya penuh dengan sumpah serapah, dengan tipu dan penindasan; di lidahnya ada kelaliman dan kejahatan.
Ia duduk menghadang di gubuk-gubuk, di tempat yang tersembunyi ia membunuh orang yang tak bersalah. Matanya mengintip orang yang lemah;
Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam tangan-Mu sendiri. Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri; untuk anak yatim Engkau menjadi penolong.

Bacaan Injil

Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia. Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana.(12-15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap."

Merawat Nyala Kecil

Renungan · 1 menit baca

Di desa dulu ada lampu senthir, pelita minyak bersumbu kain. Ketika nyalanya tinggal setitik, orang tidak membuangnya. Sumbunya dinaikkan sedikit. Minyaknya ditambah. Angin ditutupi dengan telapak tangan. Nyala sekecil itu dijaga baik-baik, sebab dari dialah seisi rumah mendapat terang.

Matius hari ini mengutip Yesaya untuk melukiskan Yesus: buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya. Sementara orang Farisi bersekongkol membunuh Dia, Yesus menyingkir tanpa berbantah, tanpa berteriak, sambil terus menyembuhkan.

Bacaan pertama memperlihatkan kebalikannya. Mikha mengecam orang-orang yang merancang kejahatan di tempat tidurnya: menginginkan ladang lalu merampasnya, menindas orang dengan rumahnya. Begitulah cara dunia memperlakukan yang lemah: dipatahkan sekalian, dipadamkan sekalian.

Cara Allah lain sama sekali. Yang patah dibebat, yang redup dirawat. Bukankah kita semua pernah menjadi sumbu pudar itu? Iman tinggal setitik, semangat hampir habis, doa tinggal sisa-sisa. Dan Tuhan tidak meniup kita padam. Ia justru menambah minyak.

Maka pertanyaan hari ini sederhana saja. Siapa di rumahku, di lingkunganku, yang nyalanya tinggal setitik? Aku ini tangan yang menambah minyak, atau angin yang memadamkan?

Tuhan yang lembut, jadikan aku perawat nyala-nyala kecil di sekitarku. Amin.

Invitatorium

Sabtu XV Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMilik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMilik Tuhanlah bumi dan segala isinya; marilah kita menyembah Dia.

Ibadat Bacaan

Sabtu XV Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Salam Maria, penuh rahmat
Tuhan sertamu
Terpujilah Engkau di antara wanita
Dan terpujilah buah tubuh-Mu, Yesus
Santa Maria, Bunda Allah
Doakanlah kami orang berdosa
Sekarang dan pada waktu kami mati
Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Marilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya ajaib yang telah Dia lakukan bagi manusia.

Mazmur 106 (107)

Syukur atas pembebasan

Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diwartakan melalui Yesus Kristus (Kis. 10:36).

I
“Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik;

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.”
Biarlah mereka berkata demikian, orang-orang yang ditebus Tuhan,

yang telah ditebus-Nya dari tangan musuh

dan dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri yang jauh,

dari timur dan barat, utara dan selatan.
Ada yang mengembara di padang gurun, di tanah tandus,

tidak menemukan jalan ke kota tempat mereka dapat tinggal.

Mereka lapar dan haus;

jiwa mereka pingsan di dalam diri mereka.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka

dan Ia menuntun mereka di jalan yang benar

untuk mencapai kota tempat mereka dapat tinggal.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia.

Sebab Ia memuaskan jiwa yang haus;

Ia mengisi yang lapar dengan hal-hal yang baik.
Ada yang terbaring dalam kegelapan dan kesuraman,

tawanan dalam kesengsaraan dan belenggu,

Karena telah menentang firman Allah

dan menolak nasihat Yang Mahatinggi.

Ia menghancurkan semangat mereka dengan kerja keras;

mereka tersandung; tidak ada yang menolong.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.

Ia membawa mereka keluar dari kegelapan dan kesuraman

dan memecahkan belenggu mereka berkeping-keping.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia:

sebab Ia mendobrak gerbang-gerbang perunggu

dan menghancurkan palang-palang besi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya ajaib yang telah Dia lakukan bagi manusia.

Antifon 2Manusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan.

II
Ada yang sakit karena dosa-dosa mereka

dan menderita karena kesalahan mereka.

Mereka membenci setiap makanan;

mereka mendekati gerbang kematian.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.

Ia mengutus firman-Nya untuk menyembuhkan mereka

dan menyelamatkan hidup mereka dari kubur.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia.

Biarlah mereka mempersembahkan kurban syukur

dan menceritakan perbuatan-perbuatan-Nya dengan bersukacita.
Ada yang berlayar ke laut dengan kapal

untuk berdagang di perairan yang luas.

Orang-orang ini telah melihat perbuatan-perbuatan Tuhan,

keajaiban-keajaiban yang Dia lakukan di kedalaman.
Sebab Ia berfirman; Ia memanggil badai,

mengangkat gelombang laut.

Dilemparkan ke langit, lalu ke kedalaman;

jiwa mereka meleleh dalam kesesakan mereka.
Mereka terhuyung-huyung, terombang-ambing seperti orang mabuk,

sebab semua keahlian mereka telah lenyap.

Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Ia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.
Ia menenangkan badai menjadi bisikan:

semua gelombang laut menjadi hening.

Mereka bersukacita karena ketenangan

dan Ia menuntun mereka ke pelabuhan yang mereka inginkan.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

keajaiban-keajaiban yang Dia lakukan bagi manusia.

Biarlah mereka memuliakan Dia dalam perkumpulan umat

dan memuji Dia dalam pertemuan semua penatua.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonManusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan.

Antifon 3Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.

III
Ia mengubah sungai-sungai menjadi padang gurun,

mata air menjadi tanah haus,

tanah subur menjadi gurun garam,

karena kejahatan orang-orang yang tinggal di sana.
Tetapi Ia mengubah padang gurun menjadi sungai-sungai,

tanah haus menjadi mata air.

Di sana Ia menempatkan orang-orang yang lapar

dan mereka membangun kota untuk ditinggali.
Mereka menabur ladang dan menanam kebun anggur mereka;

ini menghasilkan panen.

Ia memberkati mereka; mereka bertambah banyak.

Ia tidak membiarkan kawanan ternak mereka berkurang.
Ia mencurahkan penghinaan kepada para pangeran,

membuat mereka mengembara di padang gurun tanpa jejak.

Mereka berkurang, menjadi tidak berarti

oleh penindasan, kejahatan, dan kesedihan.
Tetapi Ia mengangkat orang miskin dari kesesakan;

membuat keluarga-keluarga banyak seperti kawanan domba.

Orang-orang benar melihatnya dan bersukacita

tetapi semua yang berbuat salah dibungkam.
Siapa pun yang bijaksana, biarlah ia memperhatikan hal-hal ini

dan mempertimbangkan kasih Tuhan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

℟ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Engkau memuaskan yang lapar dengan hal-hal yang baik, Tuhan Allah, dan mematahkan belenggu orang berdosa. Dengarkanlah umat-Mu yang berseru kepada-Mu dalam kesesakan mereka dan pimpinlah Gereja-Mu dari bayang-bayang kematian. Kumpulkanlah kami dari matahari terbit hingga terbenam agar kami dapat bertumbuh bersama dalam iman dan kasih dan memberikan syukur yang kekal atas kebaikan-Mu.

AntifonMereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan firman Allah dan suara publik Gereja.
Kebenaran-Mu, ya Allah, setinggi awan.

℟ Tuhan, kebaikan-Mu sedalam samudra.

Bacaan Pertama

Dari Kitab Sirakh

47:12-25

Sejarah para bapa dari Salomo sampai Yerobeam
Karena jasa-jasanya Daud memiliki sebagai penggantinya

seorang putra yang bijaksana, yang hidup dalam keamanan:

Salomo memerintah selama era damai,

sebab Allah menjadikan semua perbatasannya tenang.

Ia membangun sebuah rumah bagi nama Allah,

dan mendirikan tempat kudus yang kekal.
Betapa bijaksananya engkau ketika masih muda,

melimpah dengan pengajaran, seperti Sungai Nil yang meluap!

Pengertianmu meliputi seluruh bumi,

dan, seperti laut, memenuhinya dengan pengetahuan.

Ketuaanmu mencapai pantai-pantai yang jauh,

dan bangsa-bangsa datang untuk mendengarmu;

Dengan lagu dan cerita dan teka-teki,

dan dengan jawaban-jawabanmu, engkau mengagumkan bangsa-bangsa.

Engkau dipanggil dengan nama yang mulia itu

yang dianugerahkan kepada Israel.

Emas engkau kumpulkan seperti besi,

engkau menumpuk perak seolah-olah itu timah;
Tetapi engkau menyerahkan dirimu kepada wanita

dan memberi mereka kekuasaan atas tubuhmu.

Engkau membawa kehinaan atas reputasimu,

malu atas perkawinanmu,

Murka atas keturunanmu,

dan erangan atas wilayahmu;

Demikianlah dua pemerintahan muncul,

ketika di Efraim kerajaan direbut.
Tetapi Allah tidak menarik kembali belas kasihan-Nya,

pun tidak membiarkan satu pun janji-Nya gagal.

Ia tidak mencabut keturunan orang pilihan-Nya,

pun tidak menghancurkan keturunan sahabat-Nya.

Maka Ia memberikan kepada Yakub sisa,

kepada Daud akar dari keluarganya sendiri.
Salomo akhirnya tidur dengan bapa-bapanya,

dan meninggalkan seorang dari putra-putranya,

Meluas dalam kebodohan, terbatas dalam akal,

Rehabeam, yang dengan kebijakannya membuat rakyat memberontak;

Sampai bangkitlah seseorang yang seharusnya tidak diingat,

orang berdosa yang menyesatkan Israel ke dalam dosa,

Yang membawa kehancuran bagi Efraim

dan menyebabkan mereka diasingkan dari tanah mereka.
Kedosaan mereka semakin bertambah,

dan mereka menyerahkan diri pada setiap kejahatan.

Responsorium (Yehezkiel 37:21, 22, 23, 24; Yohanes 10:16)

Aku akan mengumpulkan orang Israel. Mereka tidak akan lagi menjadi dua bangsa; mereka tidak akan lagi menajiskan diri dengan berhala-berhala mereka.

℟ Mereka akan menjadi umat-Ku, dan mereka akan mempunyai satu gembala.
Aku mempunyai domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini. Mereka juga harus Kutuntun, dan akan ada satu kawanan.

℟ Mereka akan menjadi umat-Ku, dan mereka akan mempunyai satu gembala.
Bacaan Kedua

Dari sebuah khotbah tentang mazmur oleh Santo Agustinus, uskup

Yesus Kristus, Salomo yang sejati
Bait suci yang dibangun Salomo bagi Tuhan adalah suatu gambaran dan lambang Gereja di masa depan serta tubuh Tuhan. Karena alasan ini Kristus berkata dalam Injil: Robohkan Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali. Sebab sama seperti Salomo membangun bait suci kuno, demikian pula Salomo yang sejati, pembawa damai yang sejati, Tuhan kita Yesus Kristus, membangun bait suci bagi diri-Nya sendiri. Sekarang Salomo berarti pembawa damai; Yesus, bagaimanapun, adalah pembawa damai yang sejati, tentang siapa Santo Paulus berkata: Dialah damai sejahtera kita, yang mempersatukan keduanya menjadi satu. Pembawa damai yang sejati menyatukan dalam diri-Nya dua tembok yang berasal dari sudut yang berbeda dan diri-Nya sendiri menjadi batu penjuru. Satu tembok dibentuk dari orang-orang percaya yang bersunat dan yang lain dari orang-orang kafir yang tidak bersunat yang memiliki iman. Dan dari kedua bangsa ini Ia menjadikan satu Gereja, dengan diri-Nya sebagai batu penjuru dan, oleh karena itu, pembawa damai yang sejati.
Maka ketika Salomo raja Israel, putra Daud dan Batsyeba, membangun bait sucinya, ia bertindak sebagai gambaran Kristus, Salomo dan pembawa damai yang sejati. Tetapi saya tidak berpikir bahwa Salomo kuno, gambaran Kristus, yang benar-benar membangun kediaman Allah. Seperti yang dikatakan permulaan mazmur kepada kita: Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya. Demikianlah Tuhanlah yang membangun rumah; Tuhan Yesuslah yang membangun kediaman-Nya sendiri. Banyak yang mungkin bekerja keras dalam pembangunannya, tetapi jikalau bukan Dia yang membangunnya, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.
Dan siapakah mereka yang bekerja keras di dalamnya? Semua orang yang memberitakan sabda Allah di dalam Gereja, yang adalah pelayan sakramen-sakramen-Nya. Kita semua sekarang bergegas, bekerja dan membangun, dan sebelum kita orang lain bergegas, bekerja dan membangun; namun, jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya. Para rasul, dan Paulus secara khusus, melihat beberapa dari mereka gagal, dan berkata: Kamu memperhatikan hari-hari, tahun-tahun, bulan-bulan dan musim-musim; aku takut bahwa aku telah bekerja keras untukmu tanpa hasil. Sebab menyadari bahwa ia adalah hasil dari pembangunan Tuhan dari dalam, ia bersedih karena ia telah bekerja keras untuk mereka tanpa hasil. Oleh karena itu, kitalah yang berbicara dari luar, tetapi Dia membangun dari dalam. Kita memperhatikan fakta bahwa kamu mendengarkan, tetapi hanya Dia yang tahu apa yang kamu pikirkan, sebab Dia melihat pikiran kita. Dialah yang membangun, menasihati, menanamkan rasa takut, membuka pikiran, dan membengkokkan persepsi pada tindakan iman. Namun kita juga, para pelayan-Nya, bekerja keras, dan seolah-olah adalah pekerja-Nya.

Responsorium

Ketika pembangunan bait suci selesai, kemuliaan Tuhan memenuhi ruangannya; dan raja, bersukacita, berkata:

℟ Terpujilah Tuhan, Allah Israel, karena segala yang telah dijanjikan-Nya kepada Daud bapa-Ku.
Robohkan Bait Allah ini dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.

℟ Terpujilah Tuhan, Allah Israel, karena segala yang telah dijanjikan-Nya kepada Daud bapa-Ku.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang dalam kerendahan Putra-Mu

telah membangkitkan dunia yang jatuh,

penuhilah umat-Mu yang setia dengan sukacita kudus,

sebab kepada mereka yang telah Engkau selamatkan dari perbudakan dosa

Engkau menganugerahkan kebahagiaan abadi.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Sabtu XV Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Kristus cahaya dunia
Terbitlah bagaikan surya
Datanglah, kami menunggu
Kami siap menyambutMu.

Kristus Anakdomba Paska
Yang dibunuh namun jaya
Datanglah, kami menanti
Sudah rindu hati kami.

Kristus gembala utama
Yang wafat membela domba
Datanglah, jangan terlambat
Kami mendambakan slamat.

Terpujilah Yesus Kristus
Dengan Bapa dan Roh kudus
Yang hidup dan berkuasa
Kini dan sepanjang masa. Amin.

Antifon 1Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Antifon 1Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Antifon 2Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Kebij 9,1-12

Allah leluhur kami, Tuhan yang berbelaskasih,*
Engkau menciptakan semesta alam dengan sabdaMu.

Engkau membentuk manusia dengan hikmatMu,*
agar ia menguasai makhluk ciptaanMu,

agar ia memerintah dunia dengan suci dan adil,*
dan memegang kekuasaan dengan lurus hati.

Berikanlah kepadaku hikmat yang memerintah bersama Engkau,*
dan janganlah aku Kauusir dari lingkungan anakMu.

Sebab aku ini hambaMu dan anak sahayaMu,+
manusia yang lemah dan pendek umur,*
kurang pengertian tentang hukum dan keadilan.

Bahkan orang yang paling sempurna tidak berarti sama sekali,*
kalau tidak mempunyai hikmat yang berasal dari padaMu.

Engkau telah memilih aku menjadi raja bangsaMu,*
untuk memerintah putera-puteriMu.

Engkau menyuruh aku membangun kenisah di atas gunungMu yang kudus,+
dan mesbah dalam kota kediamanMu,*
gambaran yang serupa dengan kemah suci di surga.

PadaMulah hikmat yang mengenal segala karyaMu,*
yang hadir tatkala Engkau menciptakan bumi.

Ia mengetahui yang baik di hadapanMu,*
dan yang sesuai dengan firmanMu.

Utuslah hikmat itu dari surga suci,*
dari takhtaMu yang mulia.

Agar mendampingi aku dalam usahaku,*
untuk mengetahui yang baik di hadapanMu.

Sebab hikmatMu mengetahui dan memahami segala-galanya,+
ia menuntun aku dengan bijaksana dalam segala tingkah laku,*
dan melindungi aku dengan cahaya kemuliaannya.

Antifon 2Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Antifon 3Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Antifon 3Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Flp 2,14-15)

Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantah, supaya kamu tiada bercela dan tiada bernoda. Sebab kamu harus hidup di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sebagai anak-anak Allah yang lurus hati. Maka kamu akan bercahaya di antara mereka laksana bintang-bintang yang menyinari dunia.

Lagu Singkat

℣.Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,* Engkaulah yang melindungi aku.℟.Aku.℣.Engkaulah warisanku yang menghidupkan.℟.Engkaulah yang melindungi aku.℣.Kemuliaan.℟.Aku.

Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungYa Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Doa Permohonan

Allah memuliakan Maria, bunda Kristus, di atas semua makhluk di surga dan di dunia. Marilah kita penuh kepercayaan berdoa kepada Allah:

℟. Indahkanlah bunda PuteraMu, dan dengarkanlah kami.

Bapa yang mahamurah, kami bersyukur kepadaMu, sebab Engkau telah memberi kami Maria sebagai bunda dan teladan,* sucikanlah hati kami berkat doanya. ℟.

Engkau mendorong Maria untuk menerima sabdaMu dan menjadi hambaMu yang setia,* berilah kami buah hasil Roh kudus berkat doanya. ℟.

Engkau telah menguatkan Maria ketika berdiri di kaki salib, dan Engkau menggembirakan dia ketika PuteraMu bangkit,* ringankanlah kesukaran kami dan teguhkanlah harapan kami berkat doanya. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkaulah sumber dan pangkal keselamatan kami. Semoga kami selalu berusaha menyatakan kemuliaanMu dengan tingkah laku kami, sehingga di surgapun kami Kauizinkan memuji Engkau selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Sabtu XV Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Sam 15, 22)

Tetapi jawab Samuel: "Apakah Tuhan itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara Tuhan? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.

Ayat Singkat

℣.Siapa mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku.℟.Dan kepada orang yang jujur jalannya, Kutunjukkan keselamatan yang dari Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Sabtu XV Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119), 121-128

Aku bertindak adil dan jujur,*
jangan aku Kauserahkan kepada pemerasku.

Jaminlah kesejahteraan hambaMu,*
jangan sampai orang sombong menganiaya aku.

Mataku sangat merindukan keselamatanMu,*
dan keadilan yang Kaujanjikan.

Perlakukanlah hambaMu sesuai dengan kasih setiaMu,*
dan ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

HambaMulah aku, beri aku pengertian,*
supaya aku memahami perintahMu.

Ya Tuhan, telah tiba saatnya Engkau bertindak,*
mereka telah memperkosa hukumMu.

Itulah sebabnya aku mencintai perintahMu,*
melebihi emas yang paling murni.

Itulah sebabnya aku hidup sesuai dengan segala titahMu,*
segala jalan dusta kubenci.

Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Bacaan singkat Gal 5,26; 6,2

Janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menentang dan saling mendengking. Hendaklah kita saling menanggung beban. Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

℣.Alangkah baik dan menyenangkan.℟.Tinggal bersama sebagai saudara.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Sabtu XV Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Mich 6, 8)

"Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut Tuhan dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?"

Ayat Singkat

℣.Aku bersukacita di jalan peringatan-peringatan-Mu, ya Tuhan.℟.Aku takkan melupakan firman-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Sabtu XV Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Antifon 1Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 1Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem.

Antifon 2Aku menantikan Tuhan lebih dari penjaga menantikan fajar.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Aku menantikan Tuhan lebih dari penjaga menantikan fajar.

Antifon 3Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi.

Bacaan Singkat (2Ptr 1,19-20)

Karena Kristus, sabda para nabi menjadi lebih teguh bagi kita. Baiklah kamu memperhatikannya, seperti seorang dalam kegelapan memperhatikan pelita yang bercahaya sampai fajar menyingsing dan bintang kejora terbit dalam hatinya. Perhatikanlah pertama-tama bahwa nubuat-nubuat Kitab suci tak boleh ditafsirkan sesuka hati. Sebab nubuat itu tak pernah timbul karena kehendak manusia. Tetapi berkat dorongan Roh kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Lagu Singkat

℣.Dari terbitnya matahari sampai terbenamnya,* Nama Tuhan patut dipuji.℟.Dari.℣.Kemuliaan Tuhan mengatasi langit.℟.Nama Tuhan patut dipuji.℣.Kemuliaan.℟.Dari.

Antifon KidungKumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbung-Ku, sabda Tuhan.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungMelihat orang banyak datang, Yesus mendaki lereng sebuah bukit. Setelah dia duduk, datanglah murid-muridNya. Lalu Yesus mulai berbicara.

Doa Permohonan

Kristus menggembirakan semua orang yang berharap kepadaNya. Sebab itu marilah kita berdoa:

℟. Pandanglah dan dengarkanlah kami, ya Tuhan.

Kristus, Engkaulah saksi yang setia, Engkau telah bangkit dari alam maut, dan dalam darahMu Engkau menyucikan kami dari dosa,* semoga kami tetap mengenangkan karyaMu yang luhur. ℟.

Semoga semua orang yang Kaupanggil sebagai pewarta Injil,* melayani rahasia kerajaanMu dengan tekun dan setia. ℟.

Raja damai, semoga RohMu memenuhi hati para pemimpin bangsa-bangsa,* supaya mereka memperhatikan orang yang miskin dan papa. ℟.

Bantulah semua orang yang dipandang hina karena suku atau warna kulit, karena tingkat hidup, bahasa atau agamanya,* agar hak dan mertabat mereka diakui sepenuhnya. ℟.

Terimalah semua orang yang telah meninggal dalam cintaMu dan ikut sertakanlah mereka dalam kebahagiaan,* bersama santa perawan Maria dan semua orang kudusMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, kasihanilah hamba-hamba-Mu, dan dengan murah hati limpahkanlah karunia rahmat-Mu atas mereka, agar dengan berkobar dalam harapan, iman, dan kasih, mereka senantiasa bertekun dalam menjalankan perintah-perintah-Mu dengan setia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Sabtu XV Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Beato Alfonsus Tracki

Martir · 1896-1946

Alfonsus Tracki lahir pada tanggal 2 Desember 1896 di Bleischwitz Polandia. Ia adalah putra pasangan katolik yang taat, Josef dan Martha Tracki. Alfonsus dibesarkan di sebuah desa kecil di Dataran Tinggi Silesia.

Pada usia 14 tahun Alfonsus masuk Seminari Institute of the Brothers of the Christian Schools (Latin: Fratres Scholarum Christianarum, Sebuah Konggregasi para Bruder pendidik yang didirikan oleh Santo Yohanes Baptista de la Salle), di Kota Wina Austria. Setelah menjalani masa novisiat selama dua tahun, Alfonsus mengucapkan kaul pada tanggal 16 Agustus 1913 dan menggunakan nama biara Bruder Gebhardus (lihat==>Santo Gebhardus). Ditengah kekhawatiran akan pecahnya perang besar di Eropa, Alfonsus ditugaskan menjadi seorang pengajar di Xaverian College Shkoder Albania.

Ketika Perang Dunia Pertama akhirnya meletus, Alfonsus kembali ke desa asalnya dan terpaksa menjalani Wajib Militer selama dua tahun. Setelah perang selesai, ia kembali ke Shkoder untuk melanjutkan studi Filsafat dan Teologi agar bisa menjadi seorang imam. Studinya selesai pada tahun 1925 dan ia ditahbiskan oleh Uskup Agung Shkoder, Mgr.Lazér Mjeda, pada tanggal 14 Juni 1925. Selanjutnya imam muda ini ditugaskan ke Albania Utara, dimana ia berkarya sebagai seorang pendidik di sekolah-sekolah Katolik dan pembina Olahraga bagi kaum muda.

Selanjutnya Pater Alfonsus Tracki ditugaskan sebagai pastor pembantu di Katedral Santo Stefanus Shkoder, lalu menjadi pastor paroki di Velipoja. Umat di paroki ini mengenangnya sebagai seorang pastor Paroki yang lemah lembut dan baik hati. Pastor Paroki ini berjasa besar memberantas budaya Gjakmarrja (Tradisi balas dendam berdarah antar keluarga di Albania Utara, mirip Tradisi Vendetta di Italia), dengan menawarkan solusi perdamaian Kristen bagi keluarga-keluarga yang bertikai.

Tidak ada catatan tentang Pater Alfonsus pada masa Perang Dunia Kedua. Saat perang akan berakhir, Pater Alfonsus diketahui juga terlibat dalam proses negosiasi pembebasan Albania dari pendudukan Jerman.

Rezim Komunis pro Uni Soviet berkuasa di Albania pasca Perang Dunia Kedua. Dibawah cengkeraman kaum Komunis, Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu dan dijebloskan ke dalam penjara. Banyak diantara mereka yang kemudian di eksekusi mati.

Pater Alfonsus ditangkap tentara Komunis saat sedang memberikan Sakramen Minyak Suci bagi seorang Volunter Freischärler (Milisi Anti Komunis yang saat itu berjuang melawan Pemerintah Komunis Albania) yang terluka dan tengah sekarat. Ia ditahan di Penjara Shkoder sejak tanggal 13 Februari 1946, dan dijatuhi hukuman mati pada tanggal 17 Juli 1946 atas tuduhan: Melakukan pelayanan Pastoral secara ilegal.

Martir kristus ini dieksekusi pada 18 Juli 1946. Menurut para saksi mata, kata-kata terakhirnya dihadapan regu tembak adalah:

"... Saya tidak menyesali kematianku, selama saya mati bersama-sama dengan saudara-saudaraku, saya harus berkorban, sebanyak yang telah mereka korbankan, bagi kebaikanmu sendiri, dan bagi agama Kristus…"

Arti nama

Alfonsus = nama Latin dari nama Jermanik: Alfons.

Alfons = "Bangsawan" atau "Siap" (Old Germanic)

Santa Simforosa bersama Putra-putranya

Martir

Pada masa pemerintahan Kaisar Hadrianus (pada abad ke-2) terjadi penganiyaan terhadap orang-orang Kristen. Di antara orang-orang itu terdapat ibu Simforosa bersama putra-putranya: Kresensius, Yulianus, Nemesius, Stakteus dan Eugenius. Ibu Simforosa lebih dahulu ditangkap dan ditenggelamkan di dalam sungai setelah dianiaya secara kejam. Beberapa hari kemudian, ketujuh putranya itupun ditangkap, lalu dianiaya dan dibunuh karena mengakui diri sebagai orang Kristen dan tidak sudi membawa korban kepada dewa-dewi kafir.

Santo Frederik dari Utrecht

Uskup dan Martir · wafat ± 838

Frederik lahir di Frisia, Nederland. Hari kelahirannya tidak diketahui pasti. Pendidikannya berlangsung di Utrecht hingga ia ditabhiskan menjadi imam. Sebagai imam baru, Frederik ditempatkan di Utrecht dengan tugas untum mempertobatkan orang-orang di kota itu.

Keberhasilan karyanya di Utrecht menghantarkan dia ke atas tahkta keuskupan Utrecht. Ia ditabhiskan menjadi uskup Utrecht pada tahun 825. Sebagai uskup, Frederik berusaha menata keuskupannya dengan sebaik-baiknya dan melayani kepentingan umatnya. Ia juga mengirim banyak misionaris ke wilayah utara untuk mewartakan injil di antara orang-orang kafir yang ada disana.

Usaha-usaha untuk mengkristenkan orang-orang kafir membawanya kepada kematian sebagai martir di Maastricht, Nederland pada tanggal 18 Juli 838. Ada dua alasan dikemukakan sebagai dasar pembunuhan atas diri Frederik. Alasan pertama ialah karena Frederik mencela kebrengsekan hidup moral Yudith, permaisuri kaisar Louis Debonair (814-840). Yudith tidak menerima baik celaan itu dan segera memerintahkan pembunuhan atas Frederik. Alasan lain ialah karena usaha-usaha Frederik untuk mengkristenkan penduduk Walcheren, di wilayah baratdaya Nederland, yang masih kafir dan liar, tidak diterima oleh mereka. Karena itu penduduk Walcheren berusaha mencari kesempatan untuk menghabiskan nyawa Frederik. Menurut tradisi Frederik dibunuh setelah merayakan Kurban Misa di Masstricht, Nederland.

Santo Maternus dari Milan

Uskup dan Pengaku Iman · wafat ± 307

Santo Maternus adalah Uskup Kota Milan Italia pada ahir abad ketiga. Ia pernah tertangkap pada masa penganiayaan umat Kristen oleh kaisar Diokletianus, namun berhasil selamat dan melanjutkan pelayanannya secara sembunyi-sembunyi.

Uskup Maternus tutup usia pada tanggal 18 juli 328 dan di makamkan di Basilika Naboriana. Sembilan abad kemudian, tepatnya pada tahun 1258, relikwi Santo Maternus dipindahkan ke Gereja Santo Fransiskus Asissi. Sejak tahun 1798, relikwi uskup Milan ini disemayamkan di Basilika Santo Ambrosius di kota Milan bersama relikwi Santo Ambrosius, Santo Nabor, Santo Felix dan Santa Valeria.

Arti nama

Maternus = Ke-ibuan (Latin)

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari