Bacaan Misa
Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya. Ya TUHAN, kami juga menanti-nantikan saatnya Engkau menjalankan penghakiman; kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau. Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar. Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami. Ya TUHAN, dalam kesesakan mereka mencari Engkau; ketika hajaran-Mu menimpa mereka, mereka mengeluh dalam doa. Seperti perempuan yang mengandung yang sudah dekat waktunya untuk melahirkan, menggeliat sakit, mengerang karena sakit beranak, demikianlah tadinya keadaan kami di hadapan-Mu, ya TUHAN: Kami mengandung, kami menggeliat sakit, tetapi seakan-akan kami melahirkan angin: kami tidak dapat mengadakan keselamatan di bumi, dan tiada lahir penduduk dunia. Ya, TUHAN, orang-orang-Mu yang mati akan hidup pula, mayat-mayat mereka akan bangkit pula. Hai orang-orang yang sudah dikubur di dalam tanah bangkitlah dan bersorak-sorai! Sebab embun TUHAN ialah embun terang, dan bumi akan melahirkan arwah kembali.
Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun.
Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba saatnya.
Sebab hamba-hamba-Mu sayang kepada batu-batunya, dan merasa kasihan akan debunya.
Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama TUHAN, dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu,
Bila TUHAN sudah membangun Sion, sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya,
Sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka.
Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,
Sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,
Untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
Kuk Berdua
Petani tua tahu satu rahasia. Kerbau muda tidak pernah dipasangi kuk sendirian. Ia dipasangkan dengan kerbau tua yang sudah berpengalaman. Yang tua menarik lebih banyak, yang muda tinggal mengikuti iramanya. Bajak tetap berjalan, tanah tetap terbalik. Lama-lama si muda belajar bekerja tanpa terasa sedang diajari.
Kemarin Yesus bersyukur karena Bapa menyatakan rahasia-Nya kepada orang kecil. Hari ini undangan itu dibuka lebar: marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat.
Anehnya, kepada orang letih Yesus justru menawarkan kuk. Bukankah kuk itu alat kerja, alat beban? Tetapi dengarkan baik-baik: pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku. Kuk itu dibuat untuk dua leher. Yesus tidak melempar beban dari jauh. Ia masuk ke dalam kuk yang sama, menarik di sisi kita.
Maka kuk-Nya enak bukan karena bebannya hilang, melainkan karena tidak lagi dipikul sendirian. Yesaya pun bersaksi hal yang sama: segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami.
Banyak dari kita letih bukan karena beban terlalu berat, tetapi karena memikulnya seorang diri. Beban apa yang selama ini kutolak untuk kubagi dengan Tuhan?
Tuhan Yesus, hari ini aku masuk ke dalam kuk-Mu. Ajari aku menarik seirama dengan Engkau. Amin.
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, sebab Dialah Allah kita.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, sebab Dialah Allah kita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Pandanglah kami, ya Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina.
Mazmur 88 (89)
Ratapan atas kejatuhan dinasti Daud
Ia telah membangkitkan bagi kita seorang Juruselamat yang perkasa, lahir dari keturunan Daud, hamba-Nya (Lukas 1:69).
AntifonPandanglah kami, ya Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina.
Antifon 2Akulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi.
AntifonAkulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi.
Antifon 3Tahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal.
Mazmur 89 (90)
Semoga kami hidup dalam cahaya Allah
Tidak ada waktu bagi Allah: seribu tahun, satu hari: semuanya sama (2 Petrus 3:8).
AntifonTahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal.
Responsorium Yakobus 4:8,9,10:5:6
Responsorium
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.
Mazmur 86 (87)
Antifon 1Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.
Antifon 2Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.
Yes 40,10-17
Antifon 2Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.
Antifon 3Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.
Mazmur 98 (99)
Antifon 3Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.
Bacaan Singkat (1Ptr 4,10-11)
Lagu Singkat
Antifon KidungMarilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungMarilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.
Doa Permohonan
℟. Terpujiah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.
Bapa yang mahamurah, kami memuji Engkau karena cinta kasihMu, sebab luhurlah karyaMu ketika menciptakan kami,* dan lebih lurhur lagi karyaMu ketika membaharui kami. ℟.
Pada permulaan hari ini curahkanlah ke dalam hati kami keinginan untuk mengabdi Engkau,* supaya kami tetap memuliakan Dikau dengan pikiran dan perbuatan. ℟.
Sucikanlah hati kami dari setiap keinginan jahat,* agar kami selalu memperhatikan kehendakMu. ℟.
Bukalah kiranya hati kami terhadap keperluan saudara-saudara kami dan semua orang lain,* supaya kami mencintai mereka semua sebagai saudara. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Sap 19, 22)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Topanglah aku, ya Tuhan, sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup.
Mazmur 118 (119),113-120
Antifon 1Topanglah aku, ya Tuhan, sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup.
Antifon 2Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, dan hapuskanlah dosa kami.
Mazmur 78 (79)1-5.8-11.13
Antifon 2Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, dan hapuskanlah dosa kami.
Antifon 3Ya Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu.
Mazmur 79 (80)
Antifon 3Ya Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu.
Bacaan singkat Ul 4,7
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Est 10, 3f)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1UmatMu bersorak kegirangan, ya Tuhan, sambil menuju tempat kediamanMu.
Mazmur 131 (132) I
Antifon 1UmatMu bersorak kegirangan, ya Tuhan, sambil menuju tempat kediamanMu.
Antifon 2Tuhan telah memilih Sion menjadi tempat tinggalNya.
Mazmur 131 (132) II
Antifon 2Tuhan telah memilih Sion menjadi tempat tinggalNya.
Antifon 3Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.
Why 11,17-18;12,10-12
Antifon 3Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.
Bacaan singkat 1Ptr 3,8-9
Antifon KidungTuhan menurunkan orang yang berkuasa dari takhta, dan mengangkat yang hina-dina.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungTuhan menurunkan orang yang berkuasa dari takhta, dan mengangkat yang hina-dina.
Doa Permohonan
℟. Dengarkanlah kami, ya Allah, pelindung kami.
Terpujilah Engkau, ya Tuhan, sebab Engkau telah memanggil kami masuk ke dalam umatMu yang suci,* semoga kami tetap setia dalam GerejaMu. ℟.
Paus kami... Kauserahi tugas memperhatikan semua jemaat,* berikanlah kepadanya iman yang teguh, harapan yang hidup dan cinta kasih penuh pengertian. ℟.
Semoga orang-orang yang berdosa menyesal, yang jatuh bangun kembali,* dan kami semua bertobat dan memperoleh keselamatan. ℟.
Engkau telah rela tinggal di perasingan,* ingatlah akan mereka yang tinggal jauh dari keluarga dan tanah air. ℟.
Anugerahkanlah kiranya damai abadi,* kepada arwah semua orang yang telah berharap kepadaMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Madah
AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.
Mazmur 15 (16)
AntifonTubuhku beristirahat dengan tenteram.
Bacaan singkat 1Tes 5,23
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beato Bartolomeus dos Mártires
Bartolomeus Fernandes lahir di Verdela, dekat kota Lisbon pada bulan Mei 1514 dalam sebuah keluarga katolik yang sangat bersahaja. Setelah remaja, Ia masuk Ordo Dominikan dan mengucapkan kaulnya pada tanggal 20 November 1529. Setelah menyelesaikaan studinya, ia ditugaskan untuk mengajar filsafat di sebuah biara di Lisbon, dan kemudian selama sekitar dua puluh tahun ia mengajar teologi di berbagai biara ordo Dominikan. Ia juga melanjutkan studi dan berhasil meraih gelar Master Teologi di Salamanca Spanyol.
Ketika sedang mengajar di biara Dominikan di Batalha, Bartholomeus diminta untuk ke Évora oleh Raja Portugal Dom Luis agar menjadi guru agama bagi anaknya, Dom António. Bartholomeus mengabdikan dirinya selama dua tahun untuk tugas ini. Lalu Pada tahun 1558 secara mengejutkan Bartholomeus diangkat menjadi Uskup Agung Braga. Dengan rendah hati ia menolak jabatan ini, namun atas tekanan dari Provinsial Ordonya; akhirnya ia menerima juga penunjukkannya ini. Pada tahun 1559 secara resmi ia ditahbiskan menjadi uskup agung keuskupan Braga.
Bapa Uskup Agung Bartholomeus sangat berperan dalam Konsili Trente yang dilaksanakan pada tahun 1561. Ia sangat menonjol dalam sidang-sidang di konsili ini, dan sangat dihargai oleh para pemimpin gereja, baik karena kedalaman pemahaman teologinya, maupun karena kesucian hidup dan kerendahan hatinya. Ia memiliki pengaruh yang besar dalam diskusi-diskusi, terutama yang memutuskan tentang reformasi kehidupan gerejawi.
Setelah konsili berahir, bapa Uskup Bartholomeus kembali berperan aktif dalam sosialisasi hasil dari Konsili tersebut. Ia segera mengadakan sidang sinode keuskupan demi pemulihan disiplin kehidupan gerejawi dan memperbaharui kehidupan moral bagi para imam dan umat di keuskupannya (Concilium provinciale Bracarense quartum, Braga, 1567). Bapa Uskup dengan sepenuh hati mengabdikan dirinya untuk melaksanakan reformasi gereja sesuai dengan keputusan konsili Trente.
Bapa uskup memiliki kepedulian yang sangat besar pada orang-orang miskin dan anak-anak terlantar. Ia membangun sebuah rumah sakit untuk orang-orang miskin dan sebuah rumah penampungan bagi anak-anak terlantar di keuskupannya. Ia juga mendirikan mendirikan sebuah seminari tinggi di keuskupannya.
Pada tanggal 20 Pebruari 1582, setelah berulang kali mengajukan permohonan, akhirnya Paus Gregorius XIII mengizinkan uskup Bartholomeus Fernandez untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Dengan gembira bapa uskup menarik diri dari dunia ramai untuk tinggal dalam keheningan biara Dominikan di Viana do Castelo. Disana Ia menghabiskan delapan tahun terakhir dalam hidupnya dalam doa dan bermatiraga.
Uskup Bartholomeus Fernandes tutup usia dengan tenang pada tanggal 16 Juli 1590. Ia di beatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 4 November 2001.
Arti nama
Berasal dari kata Yunani Βαρθολομαιος (Bartholomaios), yang aslinya berasal dari nama Aramaic yang berarti "anak dari Tolomai".
Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel
Tarekat Karmel didirikan pada tahun 1155 oleh Bertold dari Kalabria. Sebelumnya Bertold sudah mendirikan sebuah kapel kecil di atas gunung Karmel. Disana diadakan ibadat khusus untuk menghormati Santa Perawan Maria.
Pada masa itu pun sudah ada sebuah pertapaan di sana. Anggota-anggota melanjutkan tradisi yang berpangkal pada praktek nabi Elias dan murid-muridnya.
Bertold menetap di gunung Karmel dan bersama dengan rekan-rekannya menyatukan diri dalam suatu perkumpulan yang merupakan biara Santa Perawan Maria. Di bawah lindungan Bunda Maria, Ordo Karmel sudah merambat ke Barat sampai ke Inggris. Ordo ini kemudian disyahkan oleh Sri Paus pada tahun 1245.
Santa Reinildis
Reinildis dikenal sebagai seorang martir abad ke-7. Ibunya Amalberga dan saudarinya Gudula dihormati juga sebagai orang kudus. Reinildis menggunakan seluruh warisannya untuk mendirikan biara. Kecuali itu, ia pun suka beramal dan kemudian mati dibunuh ketika sedang berdoa di gereja Saintes, Belanda.
Santo André de Soveral,SJ
Santo André de Soveral,SJ (Andreas de Soveral) adalah salah seorang dari 30 Martir Brazil. Ia lahir di São Vicente, São Paulo, Brasil pada tahun 1572. Pada tahun 1593 André masuk biara Serikat Jesus dan menjalani masa novisiat di Bahia, sebelah Timur Laut Brazil. André diketahui mahir dalam bahasa Latin dan berbakat dalam bidang Teologi. Ia lalu dikirim untuk melanjutkan studinya di Semainari Tinggi di Olinda.
Setelah ditahbiskan menjadi imam, tugas pertama pater Andre adalah menjadi missionaris di Natal, Rio Grande do Norte. Disini ia berkarya dengan gemilang dan membawa ribuan “Potiguara” kedalam iman Katolik.
Potiguara (juga disebut Potyguara atau Pitiguara) adalah sebutan bangsa Portugis untuk sekelompok suku Indian penduduk asli Brasil di wilayah Paraíba, Marcação, Baía da Traição dan Rio Tinto. Populasi Potiguara saat ini sekitar 12000 orang dan tersebar di 26 desa di 3 wilayah reservasi (Terras Indígenas). Karya Missionaris membawa sebagian besar Potiguara menjadi pemeluk Katolik dan menjadi sekutu Portugis yang bisa diandalkan selama masa Kolonial, terutama saat menghadapi invasi bangsa Belanda atas wilayah Brasil. Para milisi Potiguara bertempur bersama tentara Portugis menghadapi pasukan Belanda dalam perang Guararapes (The Second Battle of Guararapes) di mana akhirnya para Calvinis Belanda dapat dikalahkan dan terusir dari Amerika Selatan.Sejak tahun 1614 pater Andre diangkat menjadi pastor paroki di Cunhaú.
Pada tahun 1630, Natal Rio Grande do Norte dikuasai oleh bangsa Belanda. Pendudukan bangsa Calvinist Belanda di wilayah ini menjadi mimpi buruk bagi karya missionaris dan umat Katholik. Pemerintah Kolonial Belanda menjalankan kebijakan anti Gereja Katolik dan kaum fanatik Calvinis secara sistematis menganiaya umat Katholik.Pada pagi hari Minggu 16 Juli 1645, Andre de Soveral bersama umat Katolik hendak merayakan misa kudus di Kapela Santa Maria di Cunhau Natal, Rio Grande do Norte. Tiba-tiba muncul sekelompok tentara Belanda dan mulai membantai umat Katolik dalam Kapela tersebut. Dari 70 orang martir yang tewas dalam peristiwa pembantaian ini, hanya ada dua nama yang tercatat; Santo Andre de Soveral Sj (imam), dan Santo Domingos Carvalho (awam).
Arti nama
André = Bentuk Portugis untuk Nama : Andreas
Berasal dari nama Yunani Ανδρεας (Andreas), yang diturunkan dari kata ανηρ (aner) yang berarti : "Laki-laki" "Perkasa", "Jantan", "Pemberani"
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari