Bacaan Misa
Dengarlah firman ini, yang diucapkan TUHAN tentang kamu, hai orang Israel, tentang segenap kaum yang telah Kutuntun keluar dari tanah Mesir, bunyinya: "Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi, sebab itu Aku akan menghukum kamu karena segala kesalahanmu. Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji? Mengaumkah seekor singa di hutan, apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa? Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat terhadapnya? Membingkaskah perangkap dari tanah, jika tidak ditangkapnya sesuatu? Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan TUHAN tidak melakukannya? Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?" "Aku telah menjungkirbalikkan kota-kota di antara kamu, seperti Allah menjungkirbalikkan Sodom dan Gomora, sehingga kamu menjadi seperti puntung yang ditarik dari kebakaran, namun kamu tidak berbalik kepada-Ku," demikianlah firman TUHAN. "Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. --Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu, hai Israel!"
(5-5) Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu.
(5-6) Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan.
(5-7) Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu.
(5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.
(5-9) TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku; ratakanlah jalan-Mu di depanku.
Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa." Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"
Invitatorium
Pekan I Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja mahamulia.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja mahamulia.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Tuhan, biarlah seruanku sampai kepada-Mu; janganlah sembunyikan wajah-Mu dariku.
Mazmur 101 (102)
Kerinduan dan doa seorang buangan
Allah menghibur kita dalam segala kesusahan kita (2 Korintus 1:4).
AntifonTuhan, biarlah seruanku sampai kepada-Mu; janganlah sembunyikan wajah-Mu dariku.
Antifon 2Perhatikanlah, Tuhan, doa orang yang tak berdaya.
AntifonPerhatikanlah, Tuhan, doa orang yang tak berdaya.
Antifon 3Engkau, ya Tuhan, mendirikan bumi, dan langit adalah karya tangan-Mu.
AntifonEngkau, ya Tuhan, mendirikan bumi, dan langit adalah karya tangan-Mu.
Responsorium Mazmur 56:2, 4, 14
Responsorium Kolose 3:17; Roma 14:7
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.
Mazmur 23
Antifon 1Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.
Antifon 2Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.
Tb 13,1-9
Antifon 2Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.
Antifon 3Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.
Mazmur 32
Antifon 3Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.
Bacaan Singkat (Rom 13,11-13)
Lagu Singkat
Antifon KidungTuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.
Doa Permohonan
Saudara-saudara tercinta, kita telah menerima panggilan surgawi. Sebab itu marilah kita meluhurkan Yesus, imam agung kepercayaan kita dengan berkata: ℟.
℟. Ya Tuhan, Engkaulah Allah dan penyelamat kami.
Raja yang mahakuasa, dalam pembaptisan Engkau telah mengangkat kami menjadi imam dan raja,* semoga kami tetap mempersembahkan kurban pujian kepadaMu. ℟.
Doronglah kami untuk melaksanakan perintah perintahMu,* supaya berkat kurnia Roh Kudus, kami selalu tinggal dalam Engkau, dan Engkau dalam kami. ℟.
Anugerahilah kami kebijaksanaanMu,* agar menyertai kami hari ini dan mendampingi pekerjaan kami. ℟.
Semoga hari ini kami tidak menyakiti hati siapapun juga,* tetapi menyenangkan hati setiap orang yang kami jumpai. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan I Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Ier 17, 7-8)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.
Mazmur 118 (119),1-8
Antifon 1Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.
Antifon 2Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Mazmur 12 (13)
Antifon 2Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Antifon 3Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.
Mazmur 13 (14)
Antifon 3Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.
Bacaan singkat Ams 3,13-15
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan I Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Iob 5, 17-18)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.
Mazmur 19
Antifon 1Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.
Antifon 2Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.
Mazmur 20,2-8.14
Antifon 2Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.
Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Why 4,11; 5,9.10-12
Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Antifon KidungHatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungHatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.
Doa Permohonan
℟. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
Tuhan, raja dan penguasa seluruh umat manusia, dampingilah para bangsa dan semua pemimpin negara,* supaya mereka sehati mencari kesejahteraan umum seturut kehendakMu. ℟.
Engkau telah diutus untuk mewartakan pembebasan bagi orang tawanan,* maka hantarlah para tawanan kepada kemerdekaan sejati anak-anak Allah. ℟.
Semoga pemuda-pemudi kami berusaha hidup tanpa cela di hadapanMu,* dan dengan rela hati mengikuti panggilanMu. ℟.
Semoga kaum muda meneladan Engkau,* dan dikuatkan oleh rahmat dan kebijaksanaanMu. ℟.
Semoga orang-orang mati Kauterima dalam kerajaanMu yang abadi,* dan kami pun Kauizinkan meraja bersama Engkau dalam kemuliaan. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan aku mengeluh sepanjang hari.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beato Oliver Plunkett
Oliver Plunkett lahir di Loughcrew, County Meath, Irlandia pada tahun 1629. Pendidikan imamatnya berlangsung di Roma di bawah bimbingan pamannya yang telah lama menjadi imam. Pada tahun 1654, ia ditabhiskan menjadi imam. Karya imamatnya dimulai dengan mengajar teologi di Kolose Penyebaran Iman di Roma. Putera kelahiran Irlandia ini menjadi seorang imam yang pandai sekali dalam mengajar. Di Roma ia mewakili Uskup-uskup Irlandia di Takhta Suci. Pada tanggal 9 Juli 1669, Oliver diangkat menjadi Uskup Agung Armagh dan Primat Irlandia.
Dalam jabatannya itu Oliver terbukti menjadi seorang pemimpin Gereja yang patut diteladani. Dalam 4 tahun karyanya sebagai uskup, ia telah berhasil mempermandikan 48.000 menjadi Katolik. Jumlah ini menunjukkan suatu prestasi yang menakjubkan sekali dalam situasi penganiayaan umat Katolik Irlandia saat itu.
Selain giat dalam bidang pewartaan Injil dan Katekase, ia juga giat mengembangkan pendidikan Katolik, mengadakan sinode-sinode untuk mengatur hidup Gereja dan pengembangan iman umat, menabhiskan sejumlah imam dan mengawasi kegiatan imam-imamnya. Pemimpin Gereja Protestan mulai bersahabat dengan Gereja Katolik pada masa kepemimpinan Uskup Oliver Plunkett.
Di samping kegemilangan yang diraihnya, ada pula banyak tantangan terhadap karyanya. Ia terpaksa tinggal di suatu tempat persembunyian tatkala aksi perlawanan terhadap Gereja Katolik semakin menjadi-jadi. Pada bulan Desember 1678 Uskup Oliver ditangkap dan dipenjarakan karena tuduhan-tuduhan palsu dari Titus Oates. Titus menuduh Oliver mengorganisir para imam Yesuit untuk melancarkan perlawanan terhadap raja Charles II. Karena tuduhan ini, Oliver dihadapkan ke pengadilan Irlandia pada tahun 1680. pengadilan tidak berhasil menghukumnya karena tuduhan itu tidak benar. Oliver kemudian diadili lagi untuk kedua kalinya di hadapan pengadilan Inggris dengan tuduhan pengkhianatan. Ia dituduh membiayai suatu ekspedisi militer Perancis untuk menyerang Irlandia. Oliver yang tidak merasa melakukan hal itu tegas menolak tuduhan itu. Tetapi pihak pengadilan menjatuhkan hukuman atas diri Oliver tanpa ampun.
Uskup Oliver adalah salah satu tokoh Katolik terakhir yang mati digantung di Inggris karena imannya dan perjuangannya menyebarkan iman Katolik. Kematiannya pada tanggal 11 Juli 1681 menandai akhir suatu abad penganiayaan terhadap umat Katolik di Inggris.
Hari Raya Darah Yesus Yang MahaKudus
Hari Raya Darah Yesus Yang MahaKudus mau mengarahkan hati kita kepada makna peristiwa "Sengsara Yesus", yang diwarnai dengan penumpahan DarahNya yang Kudus demi keselamatan umat manusia. Seluruh umat diajak untuk merenungkan tentang mahalnya harga bayaran yang harus ditanggung oleh Kristus, sekaligus tentang rahasia cintakasihNya demi penebusan dosa umat manusia.
Dalam doa sebelum komuni, Gereja berdoa: "Kami menimba air dari Sumber Penyelamat kami dengan sukacita. Kami mohon, moga-moga darahMu menjadi bagi kami sumber air yang memancarkan kehidupan yang kekal."
Pesta ini diresmikan oleh Sri Paus Pius IX (1846-1878), sebagai tanda syukur atas peristiwa kembalinya Sri Paus ke Roma setelah pemberontakan dikalahkan. Ketika Paus Yohanes XXIII naik tahkta, beliau tidak saja meningkatkan pesta ini menjadi salah satu hari raya Gereja, tetapi juga menunjukkan devosi yang besar kepada Darah Yesus yang MahaKudus itu.
Harun, Imam Agung Israel
Harun atau Aaron dari Suku Levi adalah kakak Nabi Musa dan Imam Agung pertama dari bani Israel. Ia dikenal sebagai seorang yang pandai bicara. Ia ditentukan Allah untuk membantu Musa dalam tugasnya membebaskan Israel dari cengkeraman penindasan Firaun di Mesir. Ia diangkat Allah menjadi Imam Agung ketika bangsa Israel masih berada di Mesir (Kel 4:14-16).
Tugasnya sebagai pendamping Musa adiknya dilaksanakannya dengan baik. Ia tampil sebagai juru bicara Musa setiap kali mereka menghadap Firaun untuk menuntut pembebasan bangsa Israel (Kel 7:1-2). Selanjutnya setelah bangsa Israel diizinkan meninggalkan Mesir, Harun tetap setia mendampingi Musa untuk membimbing bangsa itu dalam perjalanan menuju Sinai, tempat mereka mempersembahkan kurban kepada Yahweh. Di Sinai, sesuai perintah Tuhan, Harun mendapat kesempatan istimewa untuk melihat Tuhan di atas gunung Sinai bersama Musa, Nadab dan Abihu serta tujuhpuluh orang dari tua-tua Israel (Kel 24:9-10).
Kemudian karena Musa sangat lama tinggal di atas gunung, bangsa Israel mulai mendesak Harun untuk menciptakan bagi mereka allah lain dalam bentuk patung lembu emas untuk disembah (Kel 32:1-6; 21-24). Seperti Musa, Harun tidak diperkenankan memasuki Tanah Terjanji Kanaan karena ketidakpercayaannya kepada Tuhan di sumber air Meriba (Bil 20:7-13).
Santo Pambo
Semenjak masa mudanya Pambo mengasingkan diri ke sebuah tempat pertapaan di gurun pasir Mesir. Hidupnya keras, sederhana dan serba kekurangan. Karena dia tidak pandai membaca, ia berguru pada seorang pertapa lain dalam hal membaca dan menghafal ayat-ayat Mazmur. Selain tidak pandai membaca, Pambo juga dikenal sebagai seorang pertapa yang tidak suka banyak bicara. Namun ia dikenal sebagai pembimbing rohani yang disenangi.
Apabila orang memintai nasehat dan bimbingan menganai suatu soal kerohanian, Pambo selalu meminta waktu terlebih dahulu untuk merenung dan berdoa. Maksudnya agar dia bisa memberi jawaban yang benar dan memuaskan sesuai dengan kehendak Allah. Santo Athanasius, Uskup Aleksandria, yang kagum akan kesalehan hidup Pambo, mengundang dia ke Aleksandria untuk memberi kesaksian tentang ke-Allah-an Kristus, berhadapan dengan ajaran sesat Arianisme yang merajalela di kalangan umat.
Kepada rekan-rekannya, Pambo mengatakan: "Berpuasa dan memberi derma dari hasil keringat sendiri amatlah mulia, namun itu belumlah cukup untuk menjadi seorang rahib yang berkenan kepada Allah". Pambo meninggal dunia pada tahun 390.
Santo Simeon Salos
Simeon dijuluki 'Si Gila' (= ho Salos; Yun) sebab setelah bertapa selama 29 tahun di gurun dekat Laut Mati dan pulang ke Homs (Siria)., ia bertingkah seperti orang gila. Maksudnya supaya dia dianggap hina dan dapat berkawan dengan orang-orang yang paling dikucilkan masyarakat (gelandangan, orang lumpuh, pelacur, dll). Sikap seperti ini masih dihargai dan ditiru oleh sementara biarawan di Rusia.
Santo Teodorikus
Teodorikus lahir di Menancourt, dekat Rheims, Perancis Selatan pada pertengahan abad V. Ketika menanjak dewasa, ia dipaksa mengawini seorang gadis yang disenangi oleh keluarganya. Teodorikus, karena rasa hormatnya yang tinggi kepada orang-tuanya , mengikuti saja keinginan mereka.
Tetapi setelah beberapa lama hidup bersama wanita itu sebagai suami-istri, dengan izin istrinya, Teodorikus meninggalkan keluarganya dan menjadi seorang calon imam di Rheims. Santo Remigius, uskup kota itu, menabhiskan dia menjadi imam dan mengangkatnya sebagai pimpinan komunitas biara Mont d'Or (= Gunung Emas) di Champagne.
Dibawah kepemimpinannya, biara Mont d'Or menjadi suatu pusat kegiatan keagamaan yang terkenal. Banyak orang yang berkunjung ke biara itu diteguhkan imannya setelah mendengar khotbah-khotbah Teodorikus. Setelah kematiannya pada tahun 533, penghormatan kepada Teodorikus tersebar diseluruh negara Perancis. Santo Teodorikus disebut juga dengan nama Santo Thierry.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari