Bacaan Misa
Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus. Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat. Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: "Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?" Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,
Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,
TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
Menukar Pikulan
Perhatikanlah penjual bakso pikulan atau penjaja jamu gendong. Bebannya berat, tetapi mereka bisa berjalan jauh. Rahasianya bukan otot saja. Rahasianya pikulan yang pas di bahu. Pikulan yang salah ukuran membuat beban ringan pun terasa menyiksa.
Yesus hari ini memanggil semua yang letih lesu dan berbeban berat. Menariknya, Ia tidak berkata: mari, Kulepaskan semua bebanmu. Ia berkata: pikullah kuk yang Kupasang. Tetap ada kuk, tetap ada beban. Tetapi kuk yang dipasang-Nya enak dan beban-Nya ringan. Bukan karena hidup orang beriman bebas masalah, melainkan karena bebannya dipikul berdua dengan Dia yang lemah lembut dan rendah hati.
Yesaya berbicara kepada orang buangan yang kelelahan menunggu: orang muda pun bisa lelah dan tersandung, tetapi yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru, seumpama rajawali yang terbang naik dengan kekuatan sayapnya.
Banyak beban kita sebenarnya bukan dari Tuhan. Gengsi yang harus dijaga. Standar hidup tetangga yang dikejar. Dendam yang dipelihara bertahun-tahun. Itu kuk buatan sendiri, dan ukurannya tidak pernah pas.
Adven mengajak kita menukar pikulan. Menurunkan yang bukan dari Dia, lalu memikul yang dari Dia. Beranikah kita menukarnya hari ini?
Tuhan, kuturunkan beban buatanku sendiri. Pasanglah kuk-Mu di bahuku. Amin.
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Mazmur 23 (24)
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Antifon 2Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Mazmur 65 (66)
AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Antifon 3Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
Responsorium Mazmur 96:11; Yesaya 49:13; Mazmur 72:7
Responsorium Lukas 1:45, 46; Mazmur 66:16
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Ya Allah, kuduslah tindakanMu, dewa manakah seagung Allah kami?
Mazmur 76 (77)
Antifon 1Ya Allah, kuduslah tindakanMu, dewa manakah seagung Allah kami?
Antifon 2Hatiku bersukaria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.
1Sam 2,1-10
Antifon 2Hatiku bersukaria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.
Antifon 3Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.
Mazmur 96 (97)
Antifon 3Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.
Bacaan Singkat (Yes 7,14b-15)
Lagu Singkat
Antifon KidungIa akan duduk di takhta Daud dan akan memerintah selama-lamanya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungIa akan duduk di takhta Daud dan akan memerintah selama-lamanya.
Doa Permohonan
Sabda Allah telah sudi hidup diantara kita, agar kita melihat kemuliaanNya. Karena pengharapan ini marilah kita berseru dengan gembira: โ.
โ. Sertailah kami, ya Imanuel.
Raja yang adil dan jujur,* belalah hak kaum miskin dan orang tertindas. โ.
Raja damai, Engkau mengubah pedang menjadi bajak, dan tombak menjadi sabit,* ubalah kedengkian kami menjadi kerukunan, dan kecurangan kami menjadi kelurusan. โ.
Engkau tidak mengadili seturut pandangan mata,* selami hati nurani umat kepunyaanMu. โ.
Pada saat Engkau datang di atas awan dengan kekuasaanMu yang agung,* himpunkanlah kami dihadapanMu tanpa noda. โ.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (IS 2, 11)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Aku memperhatikan jalan hidupku dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu.
Mazmur 118 (119),57-64
Antifon 1Aku memperhatikan jalan hidupku dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu.
Antifon 2Aku ketakutan dan gemetar; perhatikanlah dan kabulkanlah doaku, ya Tuhan.
Mazmur 54 (55),2-15.17-24 - I
Antifon 2Aku ketakutan dan gemetar; perhatikanlah dan kabulkanlah doaku, ya Tuhan.
Antifon 3Aku tetap berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan daku.
Mazmur 54 (55),2-15.17-24 - II
Antifon 3Aku tetap berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan daku.
Bacaan singkat Ul 1,16-17a
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Dn 9, 19)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Marilah kita menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Allah kita yang mahaagung.
Mazmur 61 (62)
Antifon 1Marilah kita menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Allah kita yang mahaagung.
Antifon 2Semoga wajah Allah berseri-seri, semoga Allah memberkati kita.
Mazmur 66 (67)
Antifon 2Semoga wajah Allah berseri-seri, semoga Allah memberkati kita.
Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Kol 1,12-20
Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Bacaan Singkat (1Kor 1:4,5)
Antifon KidungHai Sion, engkau akan dibaharui oleh Penyelamat yang datang padamu.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungHai Sion, engkau akan dibaharui oleh Penyelamat yang datang padamu.
Doa Permohonan
Allah Bapa yang mengutus PuteraNya untuk membawa damai yang tak berkesudahan. Dengan rendah hati marilah kita memohon kepadaNya: โ.
โ. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.
Bapa yang kudus, perhatikanlah nasib GerejaMu,* datanglah, kunjungilah kebun anggur yang Kautanam sendiri. โ.
Allah yang setia, ingatlah akan semua putera Abraham,* dan penuhilah janjiMu kepada leluhur mereka. โ.
Allah yang mahamurah, pandanglah semua bangsa di dunia ini,* agar mereka menghormati Engkau karena belas kasihanMu. โ.
Gembala kekal, kunjungilah kawanan dombaMu,* dan kumpulkanlah mereka semua di padang rumputMu. โ.
Ingatlah juga, ya Tuhan, akan semua orang yang telah berpulang dalam damaiMu,* terimalah mereka dalam kemuliaan bersama dengan PuteraMu. โ.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.โฃ.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.โ.Amin.
Madah
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Mazmur 30 (31),1-6
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 129 (130)
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Ef 4,26-27
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Fransiskus Antonius
Fransiskus Antonius lahir di Lucera, Apulia, Italia pada tahun 1681. Nama kecilnya ialah Antonius Yohanes Nikolas dan dipanggil dengan nama Yohanie. Ayahnya, Fasani, seorang petani miskin di daerah itu. Tatkala Yohanie berusia 10 tahun, ayahnya meninggal dunia. Dengan itu ia tidak begitu dalam mengalami pendidikan dan kehangatan cinta seorang ayah di dalam keluarga. Namun hal itu dialaminya kembali ketika ibunya menikah lagi dengan seorang petani di situ. Ayah tirinya sangat baik hati dan mendidiknya sungguh-sungguh seperti anak kandungnya sendiri. Atas bimbingan ayah tirinya, Yohanie dapat berkembang baik dan kemudian masuk sekolah dasar di Lucera. Setelah menamatkan studinya Yohanie masuk biara di Lucera atas kehendaknya sendiri yang direstui kedua orangtuanya.
Pada usia 15 tahun ia sudah mengenakan jubah novisiat dan tinggal di kota Monte Gargano. Pada tahun 1707 ia ditahbiskan menjadi imam di kota Asisi. Kemungkinan pada waktu itulah ia mengambil nama 'Fransiskus Antonius'. Setelah menjadi imam ia masih melanjutkan studinya dalam bidang filsafat. Berkat ketekunan dan kecerdasannya maka dalam waktu singkat ia dapat menyelesaikan pelajarannya. Selanjutnya ia menjabat dosen filsafat di Kolese Lucera, sambil berkarya melayani umat. Ia giat berkotbah demi pengembangan iman umatnya dan rekan sebiaranya.
Masa tuanya dihabiskan di Lucera. Keberhasilan hidupnya tidak terletak pada jabatannya sebagai dosen yang terkenal, tetapi karena cinta kasih dan pelayanannya yang tulus. kepada umatnya. Ia pun sering berkotbah di Apulia. Dengan aktif ia mengumpulkan dana bagi kaum miskin dan menghibur para tahanan yang menghadapi hukuman mati. Meskipun berbagai kesibukannya, ia tetap menyediakan waktu untuk menerima orang-orang yang datang untuk meminta nasehatnya. Umatnya sungguh mencintai dia: menerima dia apa adanya, kebaikan dan kekurangannya. Fransiskus sering mengajak umatnya untuk berdoa rosario bersama, berziarah dan mengadakan novena. Ia wafat pada tahun 1742.
Santo Petrus Fourier
Pria berkebangsaan Prancis ini lahir pada tahun 1560. Pada waktu berumur 20 tahun ia melanjutkan studinya di biara imam-imam regulir sampai menjadi imam. Meskipun ia kadang-kadang terganggu oleh teman-temannya yang kurang disiplin, namun semua peraturan diikutinya dengan cermat. Tugas dan kewajibannya pun dikerjakan dengan sempurna.
Pada tahun 1597 ia ditugaskan di sebuah paroki yang sudah lama diterlantarkan. Dengan ramah dan sabar ia mulai membenahi kembali paroki itu. Kesederhanaan hidupnya dan kerendahan hatinya menggugah perhatian umat yang sudah lama merindukan kehadiran seorang gembala. Paroki yang hampir binasa itu mulai lagi menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Umat mulai melakukan lagi kewajiban-kewajiban imannya dan kembali merayakan hari-hari Tuhan dan menerima sakramen-sakramen.
Pastor Petrus terkenal saleh. Ia mempunyai devosi yang besar kepada Santa Perawan Maria yang tak bernoda. Dalam hal ini umatnya turut pula meneladaninya. Kepentingan jasmani rakyat tak luput dari perhatiannya. Dengan bantuan beberapa orang ahli ia membuka bank tabungan, usaha asuransi dan suatu lembaga pengadilan untuk menyelesaikan perkara-perkara kecil secara damai.
Ia mendampingi Suster Beata Alix Leclerc dalam membina kongregasi baru yaitu Kongregasi Suster-suster Santa Perawan Maria. Anggota kongregasi ini terdiri dari Suster-suster yang rela bekerja di luar biara di bidang pendidikan anak-anak. Dalam suatu penglihatan, Petrus menyaksikan banyak rumah biara dari kongregasi ini terbentang luas di suatu daerah. Makna penglihatan ini terwujud nyata di kemudian hari: kongregasi ini berkembang pesat sekali dan sebelum Petrus meninggal dunia, sudah terdapat 32 biara Kongregasi Santa Perawan Maria lengkap dengan sekolahnya.
Petrus Fourier diberi tugas memulihkan tata tertib di rumah-rumah tarekatnya dan akhirnya dipilih menjadi superior jenderal. Ia meninggal dunia pada tahun 1640.
Abel, Anak Adam dan Hawa
Abel adalah putera kedua Adam dan Hawa, dan adik Kain. Lain daripada kakaknya Kain yang menjadi petani, Abel dilukiskan sebagai seorang gembala yang dicintai Allah. Ia dibunuh oleh Kain. Kain merasa cemburu pada adiknya Abel karena Tuhan menolak persembahannya yang terdiri dari hasil kebun, dan menerima persembahan adiknya Abel berupa seekor anak domba dari kawanannya.
Dalam Perjanjian Baru, Abel digolongkan dalam bilangan orang-orang adil dari Perjanjian Lama (Mat 23:25; lYoh 3:12). Penulis surat Hibrani melukiskan Abel di samping mereka yang lainnya sebagai contoh orang beriman (Ibr 11:4). Kecuali itu dalam Kanon Misa Abel juga dipandang sebagai seorang yang benar.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari