Doa Katolik
Doa Hari Ini

Rabu II Adven

Rabu, 9 Desember 2026ยท Ungu
9 Desember 2026

Bacaan Misa

Rabu II Adven
Bacaan Pertama

Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus. Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat. Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: "Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?" Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Mazmur Tanggapan

Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,
Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,
TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,

Bacaan Injil

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Menukar Pikulan

Renungan ยท 1 menit baca

Perhatikanlah penjual bakso pikulan atau penjaja jamu gendong. Bebannya berat, tetapi mereka bisa berjalan jauh. Rahasianya bukan otot saja. Rahasianya pikulan yang pas di bahu. Pikulan yang salah ukuran membuat beban ringan pun terasa menyiksa.

Yesus hari ini memanggil semua yang letih lesu dan berbeban berat. Menariknya, Ia tidak berkata: mari, Kulepaskan semua bebanmu. Ia berkata: pikullah kuk yang Kupasang. Tetap ada kuk, tetap ada beban. Tetapi kuk yang dipasang-Nya enak dan beban-Nya ringan. Bukan karena hidup orang beriman bebas masalah, melainkan karena bebannya dipikul berdua dengan Dia yang lemah lembut dan rendah hati.

Yesaya berbicara kepada orang buangan yang kelelahan menunggu: orang muda pun bisa lelah dan tersandung, tetapi yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru, seumpama rajawali yang terbang naik dengan kekuatan sayapnya.

Banyak beban kita sebenarnya bukan dari Tuhan. Gengsi yang harus dijaga. Standar hidup tetangga yang dikejar. Dendam yang dipelihara bertahun-tahun. Itu kuk buatan sendiri, dan ukurannya tidak pernah pas.

Adven mengajak kita menukar pikulan. Menurunkan yang bukan dari Dia, lalu memikul yang dari Dia. Beranikah kita menukarnya hari ini?

Tuhan, kuturunkan beban buatanku sendiri. Pasanglah kuk-Mu di bahuku. Amin.

Invitatorium

Rabu II Adven

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Rabu II Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, datanglah menolongku.
โ„Ÿ.Tuhan, bersegeralah menolongku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Datanglah, ya Imanuel,
Tebuslah Israel yang tertawan,
Yang merana dalam pembuangan di sini,
Sampai Putra Allah menampakkan diri.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, ya Israel.

Datanglah, ya Tunas Isai, bebaskanlah
Umat-Mu dari tirani Setan,
Dari kedalaman Neraka selamatkanlah umat-Mu,
Dan berilah mereka kemenangan atas maut.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, ya Israel.

Datanglah, ya Sang Fajar, datanglah dan ceriakanlah
Roh kami dengan kedatangan-Mu di sini,
Usirlah awan gelap malam,
Dan bayang-bayang maut singkirkanlah.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, ya Israel.

Datanglah, ya Kunci Daud, datanglah,
Dan bukalah lebar-lebar rumah surgawi kami;
Amankanlah jalan yang menuju ke atas,
Dan tutuplah jalan menuju kesengsaraan.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, ya Israel.

Datanglah, datanglah, ya Tuhan yang perkasa,
Yang kepada suku-suku-Mu, di puncak Sinai,
Pada zaman dahulu memberikan Hukum,
Dalam awan, dan keagungan, dan kekaguman.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, ya Israel.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Mazmur 23 (24)

Masuknya Tuhan ke dalam Bait-Nya
Kristus membukakan surga bagi kita ketika Ia mengenakan kemanusiaan (Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi serta isinya,
dunia dan semua penduduknya.
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan,
dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?
Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,
yang tidak menginginkan hal-hal yang tidak berharga,
yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.

AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Ia akan menerima berkat dari Tuhan
dan ganjaran dari Allah yang menyelamatkannya.
Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,
mencari wajah Allah Yakub.

AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;
terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang purbakala.
Biarlah Raja kemuliaan masuk!

AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah Raja kemuliaan itu?
Tuhan, yang perkasa, yang gagah perkasa,
Tuhan, yang gagah perkasa dalam perang.

AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;
terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang purbakala.
Biarlah Raja kemuliaan masuk!

AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?
Dia, Tuhan semesta alam,
Dialah Raja kemuliaan.

AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ketika Putra-Mu dihukum secara tidak adil, ya Tuhan Allah, dan dikelilingi oleh orang-orang fasik, Ia berseru kepada-Mu, dan Engkau membebaskan-Nya. Jagalah umat-Mu sebagai harta hati-Mu dan bimbinglah langkah mereka di jalan yang aman agar mereka dapat melihat wajah-Mu.

AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Antifon 2Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Mazmur 65 (66)

Madah Ekaristi
Tuhan telah bangkit dan semua orang telah dibawa kepada-Nya oleh Bapa (Hesychius).
I
Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
Nyanyikanlah kemuliaan nama-Nya.
Persembahkanlah kepada-Nya pujian yang mulia.
Katakanlah kepada Allah: "Betapa dahsyat perbuatan-Mu!

AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Karena kebesaran kekuatan-Mu
musuh-musuh-Mu gemetar di hadapan-Mu.
Di hadapan-Mu seluruh bumi akan sujud,
akan bernyanyi bagi-Mu, bernyanyi bagi nama-Mu!"

AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Datanglah dan lihatlah perbuatan-perbuatan Allah,
dahsyat perbuatan-Nya di antara manusia.
Ia mengubah laut menjadi tanah kering,
mereka menyeberangi sungai dengan kaki kering.

AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Maka biarlah sukacita kita ada di dalam Dia;
Ia memerintah selama-lamanya dengan kekuatan-Nya.
Mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa:
jangan biarkan pemberontak bangkit melawan Dia.

AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Hai bangsa-bangsa, berkatilah Allah kita;
biarlah suara pujian-Nya bergema,
dari Allah yang memberikan hidup kepada jiwa kita
dan menjaga kaki kita agar tidak tersandung.

AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Sebab Engkau, ya Allah, telah menguji kami,
Engkau telah menguji kami seperti perak diuji;
Engkau membawa kami, ya Allah, ke dalam jerat;
Engkau menaruh beban berat di punggung kami.

AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Engkau membiarkan orang-orang menunggangi kepala kami;
kami melewati api dan air
tetapi kemudian Engkau memberi kami kelegaan.

AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonHai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Antifon 3Marilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

II
Kurban bakaran kubawa ke rumah-Mu;
kepada-Mu aku akan membayar nazarku,
nazar yang telah diucapkan bibirku,
yang diucapkan mulutku dalam kesesakanku.

AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Aku akan mempersembahkan kurban bakaran dari hewan gemuk
dengan asap domba jantan yang dibakar.
Aku akan mempersembahkan lembu jantan dan kambing.

AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Datanglah dan dengarkanlah, semua yang takut akan Allah,
aku akan menceritakan apa yang telah Ia lakukan bagi jiwaku:
kepada-Nya aku berseru dengan nyaring,
dengan pujian yang tinggi siap di lidahku.

AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Jika ada kejahatan di hatiku,
Tuhan tidak akan mendengarkan.
Tetapi sesungguhnya Allah telah mendengarkan;
Ia telah memperhatikan suara doaku.

AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Terpujilah Allah yang tidak menolak doaku
dan tidak menahan kasih-Nya dariku.

AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa yang Mahakuasa, dalam kematian dan kebangkitan Putra-Mu sendiri Engkau membawa kami melalui air baptisan ke pantai kehidupan baru. Melalui air itu dan api Roh Kudus Engkau telah memberikan penghiburan kepada kami masing-masing. Terimalah kurban pujian kami; semoga hidup kami menjadi persembahan total kepada-Mu, dan semoga kami layak memasuki rumah-Mu dan di sana bersama Kristus memuji kuasa-Mu yang tak pernah gagal.

AntifonMarilah kita membersihkan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng)
Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Berpalinglah kepada kami, ya Tuhan, Allah kami.

โ„Ÿ Tunjukkanlah wajah-Mu kepada kami dan kami akan diselamatkan.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yesaya 48:12-21; 49:9b-13

Eksodus baru
Beginilah firman Tuhan:

Dengarkanlah Aku, Yakub,
Israel, yang telah Kusebut namamu!
Aku, Akulah yang pertama,
dan Akulah juga yang terakhir.
Ya, tangan-Ku meletakkan dasar bumi;
tangan kanan-Ku membentangkan langit.
Apabila Aku memanggil mereka,
mereka tampil sekaligus.

Berkumpullah kamu sekalian dan dengarkanlah:
Siapakah di antara kamu yang telah memberitakan hal-hal ini?
Sahabat Tuhan akan melakukan kehendak-Nya
terhadap Babel dan keturunan Kasdim.
Aku sendiri telah berfirman, Aku telah memanggilnya,
Aku telah membawanya, dan jalannya berhasil!
Datanglah mendekat kepada-Ku dan dengarkanlah ini!
Bukan dari permulaan Aku mengatakannya secara rahasia;
Pada waktu itu terjadi, Aku hadir:
"Sekarang Tuhan Allah telah mengutus Aku, dan Roh-Nya."

Beginilah firman Tuhan, Penebusmu,
Yang Mahakudus dari Israel:
Aku, Tuhan, Allahmu,
mengajar kamu apa yang baik bagimu,
dan menuntun kamu di jalan yang harus kamu tempuh.

Sekiranya kamu memperhatikan perintah-perintah-Ku,
kemakmuranmu akan seperti sungai,
dan pembenaranmu seperti gelombang laut;
Keturunanmu akan seperti pasir,
dan mereka yang lahir dari keturunanmu seperti butir-butirnya,
Nama mereka tidak akan pernah terputus
atau terhapus dari hadapan-Ku.

Keluarlah dari Babel, larilah dari Kasdim!
Dengan sorak-sorai beritakanlah ini, umumkanlah;
Publikasikanlah sampai ke ujung bumi, dan katakanlah,
"Tuhan telah menebus hamba-Nya Yakub.
Mereka tidak haus
ketika Ia menuntun mereka melalui tanah kering;
Air dari batu Ia alirkan bagi mereka;
Ia membelah batu, dan air memancar keluar."

Di sepanjang jalan mereka akan menemukan padang rumput,
di setiap bukit yang gundul akan ada padang rumput mereka.
Mereka tidak akan lapar atau haus,
dan angin yang membakar atau matahari tidak akan menyengat mereka;
Sebab Dia yang mengasihani mereka menuntun mereka
dan membimbing mereka di samping mata air.
Aku akan membuat jalan melalui semua gunung-Ku,
dan meratakan jalan raya-Ku.

Lihatlah, sebagian akan datang dari jauh,
yang lain dari utara dan barat,
dan sebagian dari tanah Syene.
Bersoraklah, hai langit, dan bersukacitalah, hai bumi,
pecahlah menjadi nyanyian, hai gunung-gunung.
Sebab Tuhan menghibur umat-Nya
dan menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang-Nya yang tertindas.

Responsorium Mazmur 96:11; Yesaya 49:13; Mazmur 72:7

Bersukacitalah, hai langit, dan bergembiralah, hai bumi;
berserulah dengan pujian, hai gunung-gunung.
Sebab Tuhan datang.

โ„Ÿ Ia akan berbelas kasihan kepada orang-orang-Nya yang miskin.
Pada zaman-Nya keadilan akan berkembang dan damai sejahtera akan berlimpah.

โ„Ÿ Ia akan berbelas kasihan kepada orang-orang-Nya yang miskin.
Bacaan Kedua

Dari tafsiran Santo Ambrosius, Uskup, tentang Lukas

Maria mengunjungi Elisabet
Ketika malaikat menyampaikan pesannya kepada Perawan Maria, ia memberinya tanda untuk memenangkan kepercayaannya. Ia memberitahunya tentang kehamilan seorang wanita tua dan mandul untuk menunjukkan bahwa Allah mampu melakukan semua yang Ia kehendaki.
Ketika mendengar ini, Maria berangkat menuju daerah pegunungan. Ia tidak meragukan firman Allah; ia tidak merasa tidak yakin akan pesan itu atau ragu akan tanda itu. Ia pergi dengan tujuan yang bersemangat, dengan hati nurani yang patuh, bergegas karena sukacita.
Dipenuhi Allah, ke mana lagi ia akan bergegas selain ke tempat yang tinggi? Roh Kudus tidak bekerja dengan usaha yang lambat dan melelahkan. Dengan cepat pula, berkat kedatangan-Nya dan kehadiran Tuhan menjadi jelas: segera setelah Elisabet mendengar salam Maria, anak itu melonjak dalam rahimnya, dan ia dipenuhi Roh Kudus.
Perhatikan kontras dan pilihan kata-kata. Elisabet adalah yang pertama mendengar suara Maria, tetapi Yohanes adalah yang pertama menyadari rahmat. Ia mendengar dengan telinga tubuh, tetapi ia melonjak kegirangan pada makna misteri itu. Ia menyadari kehadiran Maria, tetapi ia menyadari kehadiran Tuhan: seorang wanita menyadari kehadiran seorang wanita, sang perintis menyadari janji keselamatan kita. Para wanita berbicara tentang rahmat yang telah mereka terima sementara anak-anak aktif secara rahasia, membuka misteri kasih dengan bantuan ibu-ibu mereka, yang bernubuat oleh roh putra-putra mereka.
Anak itu melonjak dalam rahim; sang ibu dipenuhi Roh Kudus, ia memenuhi ibunya dengan Roh yang sama. Yohanes melonjak untukmu, dan roh Maria bersukacita pada gilirannya. Ketika Yohanes melonjak kegirangan, Elisabet dipenuhi Roh Kudus, tetapi kita tahu bahwa meskipun roh Maria bersukacita, ia tidak perlu dipenuhi Roh Kudus. Putranya, yang melampaui pemahaman kita, aktif dalam ibunya dengan cara yang melampaui pemahaman kita. Elisabet dipenuhi Roh Kudus setelah mengandung Yohanes, sementara Maria dipenuhi Roh Kudus sebelum mengandung Tuhan. Elisabet berkata: Berbahagialah engkau karena engkau telah percaya.
Engkau juga berbahagia karena engkau telah mendengar dan percaya. Jiwa yang percaya baik mengandung maupun melahirkan Sabda Allah dan mengakui karya-karya-Nya.
Biarlah jiwa Maria ada dalam setiap kamu untuk mewartakan kebesaran Tuhan. Biarlah rohnya ada dalam setiap kamu untuk bersukacita dalam Tuhan. Kristus hanya memiliki satu ibu dalam daging, tetapi kita semua melahirkan Kristus dalam iman. Setiap jiwa menerima Sabda Allah asalkan ia tetap suci, tetap murni dan bebas dari dosa, kesopanannya tidak tercemar. Jiwa yang berhasil dalam hal ini mewartakan kebesaran Tuhan, sama seperti jiwa Maria memuliakan Tuhan dan rohnya bersukacita dalam Allah, Penyelamatnya. Di tempat lain kita membaca: Muliakanlah Tuhan bersamaku. Tuhan dimuliakan, bukan karena suara manusia dapat menambahkan sesuatu kepada Allah tetapi karena Ia dimuliakan di dalam kita. Kristus adalah gambar Allah, dan jika jiwa melakukan apa yang benar dan kudus, ia memuliakan gambar Allah itu, yang dalam rupa-Nya ia diciptakan dan, dalam memuliakan gambar Allah, jiwa memiliki bagian dalam kebesaran-Nya dan ditinggikan.

Responsorium Lukas 1:45, 46; Mazmur 66:16

Berbahagialah engkau yang telah percaya,

karena janji-janji Tuhan akan digenapi dalam dirimu.
Dan Maria berkata:

โ„Ÿ Jiwaku memuliakan Tuhan.
Datanglah, dan dengarkanlah,

dan aku akan menceritakan betapa besar hal-hal yang telah Allah capai bagiku.

โ„Ÿ Jiwaku memuliakan Tuhan.

Te Deum

Engkau Allah: kami memuji-Mu;

Engkau Tuhan: kami memuliakan-Mu;
Engkau Bapa yang kekal:
Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,
Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:
Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,
langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Paduan mulia para rasul memuji-Mu.
Persekutuan mulia para nabi memuji-Mu.
Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:
Bapa, keagungan tak terbatas,
Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,
dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,
Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami
Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,
dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.
Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,
yang telah ditebus dengan harga darah-Mu sendiri,
dan bawalah kami bersama para kudus-Mu
ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

โ„Ÿ Pimpinlah dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

โ„Ÿ Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

โ„Ÿ Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

โ„Ÿ karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

โ„Ÿ Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Curahkanlah,

kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan,
rahmat-Mu ke dalam hati kami,
agar kami, yang kepada-Nya Inkarnasi Kristus Putra-Mu
diberitahukan oleh pesan seorang Malaikat,
oleh Sengsara dan Salib-Nya
dibawa kepada kemuliaan Kebangkitan-Nya.
Yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.

โ„Ÿ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

โ„Ÿ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Rabu II Adven

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Ya Allah, kuduslah tindakanMu, dewa manakah seagung Allah kami?

Mazmur 76 (77)

Aku berseru kepada Allah dengan suara lantang,*
aku berteriak, dan Ia mendengarkan daku.

Pada hari kesesakanku aku mencari Tuhan,+
malam hari kutadahkan tanganku tiada hentinya,*
dan tiada hiburan bagiku.

Apabila aku ingat akan Allah, aku mengaduh,*
apabila termenung, makin lemah lesu semangatku.

Mataku tiada terpejamkan,*
aku gelisah, hingga tidak dapat berbicara.

Kupikirkan zaman yang lampau,*
tahun yang silam kukenang.

Malam hari aku merenung-renung dalam hati,*
dan selalu menimbang-nimbang dalam batinku.

"Untuk selamanyakah Tuhanku menolak,*
dan tiada lagi bermurah hati?

Sudah habiskah kasih setiaNya selama-lamanya,*
sudah batalkah janjiNya yang turun-temurun?

Sudah lupakah Allah menaruh belaskasihan,*
ataukah Ia menutup kerahimanNya dengan kemurkaan?"

Sungguh inilah yang menikam hatiku,*
bahwa Allah merubah sikapNya.

Namun aku tetap mengingat karya Tuhan,*
karya yang mengagumkan pada masa yang silam.

Segala karyaMu akan kurenungkan,*
akan kukenangkan segala perbuatanMu.

Ya Allah, kuduslah tindakanMu,*
dewa manakah seagung Allah kami?

Engkaulah Allah yang melakukan karya-karya agung,*
Engkau menyatakan kuasaMu di antara bangsa-bangsa.

Dengan tangan kuat Kautebus umatMu,*
keturunan Yakub dan Yusuf.

Air laut melihat Engkau, ya Allah,+
melihat Engkau, lalu gemetar,*
bahkan samudera raya bergetar ketakutan.

Awan-awan mencurahkan air hujan,+
awan meledakkan guntur gemuruh,*
halilintar sambar-menyambar.

Deru gunturMu sabung-menyabung,+
kilapan kilat menyinari jagat,*
bumi gemetar dan berguncang.

JalanMu melalui laut, melalui air yang luas,*
rahasia karyaMu tak terselami.

Demikian umatMu Kaubimbing seperti kawanan domba,*
dengan perantaraan Musa dan Harun.

Antifon 1Ya Allah, kuduslah tindakanMu, dewa manakah seagung Allah kami?

Antifon 2Hatiku bersukaria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.

1Sam 2,1-10

Hatiku bersukaria karena Tuhan,*
aku bermegah-megah karena Allahku.

Mulutku mengejek musuh,*
karena aku gembira atas pertolonganMu.

Tak ada orang sekudus Tuhan,*
tak ada wadas sekokoh Allah kita.

Jangan lagi berbicara dengan angkuh,*
membualkan kata yang congkak-congkak.

Tuhan itu Allah yang mahatahu,*
bukankah Dia yang menguji tingkah laku manusia!

Sudah patahlah busur para perkasa,*
dan orang lemah dipersenjatai kekuatan.

Orang yang kenyang harus mencari nafkah,*
orang kelaparan mengaso dari kerjanya.

Orang mandul melahirkan tujuh kali,*
tetapi ibu yang beranak banyak menjadi layu.

Tuhan berkuasa atas mati dan hidup,*
menurunkan ke alam maut dan menaikkan dari sana.

Tuhan membuat miskin dan membuat kaya,*
Ia merendahkan dan meninggikan.

Ia menegakkan dari debu orang yang hina,*
mengangkat dari persampahan orang miskin.

Tuhan mendudukkan dia di antara para bangsawan,*
dan memberinya tempat kehormatan.

Sebab Tuhanlah yang memiliki alas bumi,*
Ia menaruh daratan di atasnya.

Ia melindungi langkah laku orang yang dikasihiNya,+
dan membinasakan orang berdosa dalam kegelapan,*
sebab orang tidak menjadi perkasa dengan kekuatannya sendiri.

Tuhan menggentarkan para lawanNya,+
Yang mahatinggi mengguntur di cakerawala,*
Tuhan mengadili bumi sampai ke ujung-ujungnya.

Tuhan memberikan kekuasaan kepada rajanya,*
dan menguatkan orang yang diurapiNya.

Antifon 2Hatiku bersukaria karena Tuhan yang merendahkan dan meninggikan.

Antifon 3Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.

Mazmur 96 (97)

Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai,*
dan pulau-pulau bersukacita.

Awan kelam menyelubungi Tuhan,*
keadilan dan hukum tumpuan takhtaNya.

Api menjalar di hadapan Tuhan,*
menghanguskan para lawan di sekitarNya.

Halilintar menyinari jagat,*
bumi melihatnya dan gemetar.

Gunung-gunung luluh laksana lilin di hadapan Tuhan,*
di hadapan Tuhan semesta alam.

Langit mewartakan keadilan Tuhan,*
dan segala bangsa melihat kemuliaanNya.

Dipermalukanlah orang yang menyembah berhala,+
yang bermegah atas arca yang tak berdaya,*
hendaknya segala dewa sujud menyembah Tuhan.

Sion mendengarnya dan bersukacita,+
kota-kota Yehuda bersorak-sorai,*
karena keputusanMu, ya Tuhan.

Sebab Engkaulah, ya Tuhan, mahatinggi di atas seluruh bumi,*
Engkau mahaagung di atas segala dewata.

Hai orang yang mengasihi Tuhan, bencilah kejahatan,+
sebab Tuhan memelihara orang yang mengasihiNya,*
dan melepaskan mereka dari cengkeraman orang jahat.

Terang terbit bagi orang benar,*
sukacita bagi orang yang tulus hati.

Bersukacitalah dalam Tuhan, hai orang benar,*
muliakan namaNya yang kudus.

Antifon 3Tuhan meraja, hendaklah bumi bersorak-sorai.

Bacaan Singkat (Yes 7,14b-15)

Lihatlah, seorang gadis akan mengandung dan melahirkan. Anaknya akan diberi nama Imanuel; ia akan makan dadih dan madu, sampai tahu menolak kejahatan dan memilih kebaikan.

Lagu Singkat

โ„ฃ.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.โ„Ÿ.Kristus.โ„ฃ.Engkaulah yang akan datang ke dunia.โ„Ÿ.Kasihanilah.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Kristus.

Antifon KidungIa akan duduk di takhta Daud dan akan memerintah selama-lamanya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungIa akan duduk di takhta Daud dan akan memerintah selama-lamanya.

Doa Permohonan

Sabda Allah telah sudi hidup diantara kita, agar kita melihat kemuliaanNya. Karena pengharapan ini marilah kita berseru dengan gembira: โ„Ÿ.

โ„Ÿ. Sertailah kami, ya Imanuel.

Raja yang adil dan jujur,* belalah hak kaum miskin dan orang tertindas. โ„Ÿ.

Raja damai, Engkau mengubah pedang menjadi bajak, dan tombak menjadi sabit,* ubalah kedengkian kami menjadi kerukunan, dan kecurangan kami menjadi kelurusan. โ„Ÿ.

Engkau tidak mengadili seturut pandangan mata,* selami hati nurani umat kepunyaanMu. โ„Ÿ.

Pada saat Engkau datang di atas awan dengan kekuasaanMu yang agung,* himpunkanlah kami dihadapanMu tanpa noda. โ„Ÿ.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan maha murah, kabulkanlah permohonan kami dan bantulah kami dalam kesusahan. Semoga PuteraMu menghibur kami dengan kedatanganNya, agar kami sanggup berjuang melawan pengaruh manusia lama. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Rabu II Adven

RABU โ€” Adven โ€” IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (IS 2, 11)

Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya Tuhan sajalah yang maha tinggi pada hari itu.

Ayat Singkat

โ„ฃ.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.โ„Ÿ.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Rabu II Adven

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Marilah kita bernyanyi
Bagi penebus ilahi
Dengan iman dan harapan
Penuh cinta yang bertahan.

Sambil mohon dibebaskan
Dari tipu daya lawan
Agar selalu setia
Dalam mengabdi sesama.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Aku memperhatikan jalan hidupku dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu.

Mazmur 118 (119),57-64

Ya Tuhan, berpegang pada firmanMu,*
itulah kekayaan hatiku.

Aku memohon belaskasihanMu dengan segenap hati,*
kasihanilah aku sesuai dengan janjiMu.

Aku memperhatikan segala jalan hidupku,*
dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu.

Aku bergegas dan tidak berlambat,*
untuk memenuhi perintahMu.

Sekalipun aku terjerat oleh orang berdosa,*
tetapi hukumMu tidak pernah kulupakan.

Tengah malam aku bangun untuk bersyukur kepadaMu,*
karena hukum-hukumMu yang adil.

Aku bersahabat dengan semua orang yang takwa,*
dengan orang yang menepati perintahMu.

Bumi penuh dengan kasih setiaMu, ya Tuhan,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Antifon 1Aku memperhatikan jalan hidupku dan melangkahkan kakiku menunju perintahMu.

Antifon 2Aku ketakutan dan gemetar; perhatikanlah dan kabulkanlah doaku, ya Tuhan.

Mazmur 54 (55),2-15.17-24 - I

Ya Allah, dengarkanlah doaku,*
jangan menyembunyikan diri terhadap permohonanku.

Perhatikanlah dan kabulkanlah doaku,*
aku mengembara dan menangis.

Aku cemas karena teriakan musuh,*
karena aniaya orang berdosa.

Sebab mereka menimpakan celaka kepadaku,*
dan dengan geramnya memusuhi aku.

Hatiku gelisah di dalam dadaku,*
kengerian maut mendatangi aku.

Aku ketakutan dan gemetar,*
perasaan seram meliputi aku.

Kataku: "Siapa kiranya memberi aku sayap seperti merpati,*
supaya aku terbang dan mencari tempat yang tenang.

Aku ingin lari jauh-jauh,*
dan tinggal di padang gurun.

Aku akan mencari tempat perlindungan,*
terhadap angin ribut dan badai".

Cerai-beraikanlah musuh, ya Tuhan, kacaukanlah bahasa mereka,*
sebab aku melihat kekerasan dan perbantahan di kota.

Siang malam mereka mengelilingi kota di atas temboknya,*
di dalam kota ada kelaliman dan bencana.

Kebinasaan merajalela dalam kota,*
lapangannya penuh penindasan dan tipu daya.

Antifon 2Aku ketakutan dan gemetar; perhatikanlah dan kabulkanlah doaku, ya Tuhan.

Antifon 3Aku tetap berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan daku.

Mazmur 54 (55),2-15.17-24 - II

Andaikata seorang musuh yang mencela aku,*
masih dapat kuterima.

Andaikata seorang lawan yang menentang aku,*
aku masih dapat menyembunyikan diri.

Tetapi engkau, orang yang akrab dengan daku,*
sahabat dan orang kepercayaanku;

dengan dikau aku bergaul dengan mesra,*
bersama engkau aku masuk bait Allah di tengah-tengah orang banyak.

Aku tetap berseru kepada Allah,*
Tuhan akan menyelamatkan daku.

Waktu malam, pagi dan siang aku menangis dengan cemas,*
dan Tuhan mendengarkan jeritanku.

Ia menyelamatkan daku dari serangan musuh,*
sebab banyaklah mereka yang melawan daku.

Allah mendengarkan doaku dan merendahkan mereka,*
Dialah hakim sejak sediakala.

Sebab mereka tak dapat diperbaiki,*
dan tidak mau takut akan Allah.

Orang itu mengepalkan tangannya melawan sahabat,*
dan melanggar perjanjiannya.

Mulutnya licin melebihi mentega,*
tetapi hatinya merancangkan perang.

Kata-katanya lembut melebihi minyak,*
tetapi sebenarnya bagaikan pedang terhunus.

Serahkanlah nasibmu kepada Tuhan, maka Ia melindungi engkau,*
orang benar tidak dibiarkanNya goyah.

Tetapi orang-orang jahat,*
Kaujerumuskan ke alam maut, ya Allah.

Para penumpah darah dan penipu,+
takkan mencapai setengah umur hidupnya,*
tetapi aku ini percaya kepadaMu, ya Tuhan.

Antifon 3Aku tetap berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan daku.

Bacaan singkat Ul 1,16-17a

Aku memerintahkan kepada para hakim: Dengarkanlah perkara-perkara rakyat dan berilah keputusan yang adil, baik kepada saudara maupun kepada orang asing. Jangan memihak dalam mengambil keputusan. Baik orang kecil maupun orang besar harus kamu dengarkan tanpa memandang muka. Sebab kamu mengadili atas nama Allah.

โ„ฃ.Ingatlah akan kami, ya Tuhan, demi kemurahanMu.โ„Ÿ.Datanglah menyelamatkan kami.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan mahamurah, Engkau memberi kami kesempatan untuk sebenar menarik nafas di tengah hari ini. Pandanglah kiranya pekerjaan yang sudah kami mulai, dan perbaikilah kekurangan dalam usaha kami. Semoga seluruh pekerjaan dapat kami selesaikan seturut kesukaan hatiMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Rabu II Adven

RABU โ€” Adven โ€” IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Dn 9, 19)

Ya Tuhan, dengarlah! Ya, Tuhan, ampunilah! Ya Tuhan, perhatikanlah dan bertindaklah dengan tidak bertangguh, oleh karena Engkau sendiri, Allahku, sebab kota-Mu dan umat-Mu disebut dengan nama-Mu!"

Ayat Singkat

โ„ฃ.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.โ„Ÿ.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Rabu II Adven

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Marilah kita menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Allah kita yang mahaagung.

Mazmur 61 (62)

Hanya pada Tuhanlah hatiku tenang,*
sebab dari padaNyalah keselamatanku.

Hanya Dialah pelindung dan penyelamatku,*
Dialah penyokongku, aku takkan goyah.

Berapa lamakah kamu masih menyerbu manusia lemah,*
bersama-sama mencoba meruntuhkannya!

Seperti menyerang dinding yang miring,*
menggempur tembok yang mau roboh!

Rencana mereka tipuan belaka,*
mereka suka akan dusta.

Dengan mulut, mereka memberkati,*
tetapi dalam hati, mereka mengutuki.

Hanya pada Tuhanlah hatiku tenang,*
dan padaNyalah segala harapanku.

Hanya Dialah pelindung dan penyelamatku,*
Dialah penyokongku, aku takkan goyah.

Pada Tuhanlah keselamatan dan kemuliaanku,*
Dialah kekuatan dan tempat perlindunganku.

Percayalah kepadaNya selalu, hai umatku,+
curahkanlah isi hatimu di hadapanNya,*
Dialah perlindungan kita.

Hanya angin belaka, anak-anak Adam,*
kehampaan semata, anak-anak manusia.

Bila ditimbang, neraca terjungkit ke atas,*
berat mereka bersama lebih ringan dari pada angin.

Jangan menaruh harapan pada pemerasan,*
jangan menggantungkan diri pada perampasan.

Apabila harta milikmu bertambah,*
janganlah hatimu melekat kepadanya.

Tuhanlah sumber kekuatan dan kasih setia,*
Tuhan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Antifon 1Marilah kita menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Allah kita yang mahaagung.

Antifon 2Semoga wajah Allah berseri-seri, semoga Allah memberkati kita.

Mazmur 66 (67)

Semoga Allah mengasihani dan memberkati kita,*
semoga wajahNya berseri-seri kepada kita.

Ya Allah, semoga karyaMu dikenal di bumi,*
dan keselamatanMu di antara segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa bersorak gembira,+
sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil,*
dan menuntun segala bangsa di bumi.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Tanah telah memberi hasilnya,*
sebab Tuhan, Allah kita, telah memberkati kita.

Semoga Allah tetap memberkati kita,*
semoga seluruh bumi menjadi takwa.

Antifon 2Semoga wajah Allah berseri-seri, semoga Allah memberkati kita.

Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kol 1,12-20

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,+
yang membuat kita layak mendapat bagian,*
dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan,*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.

Kristuslah gambar Allah, Ia menampakkan yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;

Baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.

Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,+
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja,+
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.

Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,+
dan dengan perantaraan Kristus,*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya.

Baik yang di bumi maupun di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.

Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Bacaan Singkat (1Kor 1:4,5)

Janganlah menjatuhkan hukuman sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Dialah yang akan menampilkan yang tersembunyi dalam kegelapan dan membuka isi hati setiap orang. Itulah saatnya kita menerima pujian dari Allah.

Lagu Singkat

โ„ฃ.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.โ„Ÿ.Datanglah.โ„ฃ.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.โ„Ÿ.Ya Tuhan.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Datanglah.

Antifon KidungHai Sion, engkau akan dibaharui oleh Penyelamat yang datang padamu.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungHai Sion, engkau akan dibaharui oleh Penyelamat yang datang padamu.

Doa Permohonan

Allah Bapa yang mengutus PuteraNya untuk membawa damai yang tak berkesudahan. Dengan rendah hati marilah kita memohon kepadaNya: โ„Ÿ.

โ„Ÿ. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.

Bapa yang kudus, perhatikanlah nasib GerejaMu,* datanglah, kunjungilah kebun anggur yang Kautanam sendiri. โ„Ÿ.

Allah yang setia, ingatlah akan semua putera Abraham,* dan penuhilah janjiMu kepada leluhur mereka. โ„Ÿ.

Allah yang mahamurah, pandanglah semua bangsa di dunia ini,* agar mereka menghormati Engkau karena belas kasihanMu. โ„Ÿ.

Gembala kekal, kunjungilah kawanan dombaMu,* dan kumpulkanlah mereka semua di padang rumputMu. โ„Ÿ.

Ingatlah juga, ya Tuhan, akan semua orang yang telah berpulang dalam damaiMu,* terimalah mereka dalam kemuliaan bersama dengan PuteraMu. โ„Ÿ.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, dengarkanlah dengan rela doa umatMu. Kami bergembira karena kedatangan PuteraMu sebagai manusia lemah. Semoga kami, umatMu, kelak memperoleh kurnia hidup abadi karena kedatanganNya sebagai penguasa mulia. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Rabu II Adven

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

โ„Ÿ.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
โ„ฃ.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.โ„Ÿ.Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Ef 4,26-27

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

โ„ฃ.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.โ„Ÿ.Ke dalam.โ„ฃ.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.โ„Ÿ.Ya Tuhan, penyelamatku.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

โ„ฃ.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.โ„Ÿ.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

Santo Fransiskus Antonius

Pengaku Iman

Fransiskus Antonius lahir di Lucera, Apulia, Italia pada tahun 1681. Nama kecilnya ialah Antonius Yohanes Nikolas dan dipanggil dengan nama Yohanie. Ayahnya, Fasani, seorang petani miskin di daerah itu. Tatkala Yohanie berusia 10 tahun, ayahnya meninggal dunia. Dengan itu ia tidak begitu dalam mengalami pendidikan dan kehangatan cinta seorang ayah di dalam keluarga. Namun hal itu dialaminya kembali ketika ibunya menikah lagi dengan seorang petani di situ. Ayah tirinya sangat baik hati dan mendidiknya sungguh-sungguh seperti anak kandungnya sendiri. Atas bimbingan ayah tirinya, Yohanie dapat berkembang baik dan kemudian masuk sekolah dasar di Lucera. Setelah menamatkan studinya Yohanie masuk biara di Lucera atas kehendaknya sendiri yang direstui kedua orangtuanya.

Pada usia 15 tahun ia sudah mengenakan jubah novisiat dan tinggal di kota Monte Gargano. Pada tahun 1707 ia ditahbiskan menjadi imam di kota Asisi. Kemungkinan pada waktu itulah ia mengambil nama 'Fransiskus Antonius'. Setelah menjadi imam ia masih melanjutkan studinya dalam bidang filsafat. Berkat ketekunan dan kecerdasannya maka dalam waktu singkat ia dapat menyelesaikan pelajarannya. Selanjutnya ia menjabat dosen filsafat di Kolese Lucera, sambil berkarya melayani umat. Ia giat berkotbah demi pengembangan iman umatnya dan rekan sebiaranya.

Masa tuanya dihabiskan di Lucera. Keberhasilan hidupnya tidak terletak pada jabatannya sebagai dosen yang terkenal, tetapi karena cinta kasih dan pelayanannya yang tulus. kepada umatnya. Ia pun sering berkotbah di Apulia. Dengan aktif ia mengumpulkan dana bagi kaum miskin dan menghibur para tahanan yang menghadapi hukuman mati. Meskipun berbagai kesibukannya, ia tetap menyediakan waktu untuk menerima orang-orang yang datang untuk meminta nasehatnya. Umatnya sungguh mencintai dia: menerima dia apa adanya, kebaikan dan kekurangannya. Fransiskus sering mengajak umatnya untuk berdoa rosario bersama, berziarah dan mengadakan novena. Ia wafat pada tahun 1742.

Santo Petrus Fourier

Pengaku Iman

Pria berkebangsaan Prancis ini lahir pada tahun 1560. Pada waktu berumur 20 tahun ia melanjutkan studinya di biara imam-imam regulir sampai menjadi imam. Meskipun ia kadang-kadang terganggu oleh teman-temannya yang kurang disiplin, namun semua peraturan diikutinya dengan cermat. Tugas dan kewajibannya pun dikerjakan dengan sempurna.

Pada tahun 1597 ia ditugaskan di sebuah paroki yang sudah lama diterlantarkan. Dengan ramah dan sabar ia mulai membenahi kembali paroki itu. Kesederhanaan hidupnya dan kerendahan hatinya menggugah perhatian umat yang sudah lama merindukan kehadiran seorang gembala. Paroki yang hampir binasa itu mulai lagi menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Umat mulai melakukan lagi kewajiban-kewajiban imannya dan kembali merayakan hari-hari Tuhan dan menerima sakramen-sakramen.

Pastor Petrus terkenal saleh. Ia mempunyai devosi yang besar kepada Santa Perawan Maria yang tak bernoda. Dalam hal ini umatnya turut pula meneladaninya. Kepentingan jasmani rakyat tak luput dari perhatiannya. Dengan bantuan beberapa orang ahli ia membuka bank tabungan, usaha asuransi dan suatu lembaga pengadilan untuk menyelesaikan perkara-perkara kecil secara damai.

Ia mendampingi Suster Beata Alix Leclerc dalam membina kongregasi baru yaitu Kongregasi Suster-suster Santa Perawan Maria. Anggota kongregasi ini terdiri dari Suster-suster yang rela bekerja di luar biara di bidang pendidikan anak-anak. Dalam suatu penglihatan, Petrus menyaksikan banyak rumah biara dari kongregasi ini terbentang luas di suatu daerah. Makna penglihatan ini terwujud nyata di kemudian hari: kongregasi ini berkembang pesat sekali dan sebelum Petrus meninggal dunia, sudah terdapat 32 biara Kongregasi Santa Perawan Maria lengkap dengan sekolahnya.

Petrus Fourier diberi tugas memulihkan tata tertib di rumah-rumah tarekatnya dan akhirnya dipilih menjadi superior jenderal. Ia meninggal dunia pada tahun 1640.

Abel, Anak Adam dan Hawa

Abel adalah putera kedua Adam dan Hawa, dan adik Kain. Lain daripada kakaknya Kain yang menjadi petani, Abel dilukiskan sebagai seorang gembala yang dicintai Allah. Ia dibunuh oleh Kain. Kain merasa cemburu pada adiknya Abel karena Tuhan menolak persembahannya yang terdiri dari hasil kebun, dan menerima persembahan adiknya Abel berupa seekor anak domba dari kawanannya.

Dalam Perjanjian Baru, Abel digolongkan dalam bilangan orang-orang adil dari Perjanjian Lama (Mat 23:25; lYoh 3:12). Penulis surat Hibrani melukiskan Abel di samping mereka yang lainnya sebagai contoh orang beriman (Ibr 11:4). Kecuali itu dalam Kanon Misa Abel juga dipandang sebagai seorang yang benar.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari