Doa Katolik
Hari Raya

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Selasa, 8 Desember 2026· Putih
8 Desember 2026

Bacaan Misa

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?" Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan." Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

Mazmur Tanggapan

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

Bacaan Kedua

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan--kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya-- supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.

Bacaan Injil

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Di Manakah Engkau?

Renungan · 2 menit baca

Anak kecil yang memecahkan gelas biasanya melakukan dua hal: bersembunyi, lalu menunjuk. Bukan aku, adik yang mulai. Sembunyi dan saling tuding itu bakat tua manusia. Umurnya setua taman Eden.

Bacaan pertama hari raya ini memutar adegan awalnya. Sesudah makan buah terlarang, manusia bersembunyi di antara pepohonan. Allah mencari sambil bertanya: di manakah engkau? Dan begitu ditemukan, keluarlah jurus tunjuk-menunjuk. Adam menunjuk Hawa, bahkan menyerempet Allah: perempuan yang Kautempatkan di sisiku. Hawa menunjuk ular. Tidak ada satu pun yang berani berkata: aku yang salah.

Namun di tengah kisah muram itu terselip janji yang oleh Gereja disebut kabar baik yang pertama: keturunan perempuan akan meremukkan kepala ular. Kejatuhan tidak dibiarkan menjadi kata terakhir. Allah yang bertanya di manakah engkau ternyata bukan polisi yang mengejar, melainkan Bapa yang kehilangan, dan sudah menyusun jalan pulang.

Hari ini kita merayakan Maria yang dikandung tanpa noda: dijaga bersih dari dosa asal sejak awal keberadaannya. Bukan karena jasanya, melainkan karena rahmat, demi Anak yang kelak dikandungnya. Paulus menulis bahwa kita dipilih sebelum dunia dijadikan supaya kudus dan tak bercacat. Pada Maria, pilihan itu terlaksana penuh sejak detik pertama hidupnya.

Maka menarik membandingkan dua percakapan. Di Eden, Allah bertanya dan manusia bersembunyi. Di Nazaret, Allah menyapa lewat Gabriel dan seorang gadis desa tidak lari ke balik pohon. Maria terkejut, bertanya, tidak mengerti seluruhnya. Tetapi ia tetap berdiri di tempatnya sampai kalimat itu keluar: sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu.

Hawa lama menunjuk orang lain. Hawa baru menunjuk dirinya sendiri: inilah aku. Sejarah keselamatan berbelok pada berubahnya arah satu telunjuk.

Kita masih sering memainkan adegan Eden. Bersembunyi dari Allah di balik kesibukan. Menunjuk pasangan, orang tua, keadaan, zaman. Padahal pertanyaan lembut itu tidak pernah berhenti diajukan: di manakah engkau? Bukan karena Allah tidak tahu tempat kita bersembunyi, melainkan karena Ia menunggu kita sendiri yang keluar dan menampakkan diri.

Adven adalah waktu yang baik untuk keluar dari balik pepohonan. Berdiri seperti Maria. Menjawab dengan telunjuk yang diarahkan ke dada sendiri: inilah aku, Tuhan, dengan segala pecahan gelas yang pernah kubuat. Jadilah padaku menurut kehendak-Mu.

Tuhan, Engkau mencariku bahkan ketika aku bersembunyi. Bunda Maria yang dikandung tanpa noda, ajarilah aku menjawab seperti engkau menjawab. Amin.

Invitatorium

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Malaikat Gabriel dari Surga datang,

Sayapnya seputih salju, matanya bagai nyala api;

Salam, katanya, hai perawan rendah hati Maria,

Wanita yang paling diberkati, Gloria!

Sebab kini engkau akan menjadi bunda yang terberkati,

Segala generasi akan memuji dan menghormati Engkau,

Putra-Mu akan menjadi Imanuel, yang dinubuatkan para nabi,

Wanita yang paling diberkati, Gloria!

Lalu Maria yang lembut menundukkan kepalanya,

Terjadilah padaku seperti yang dikehendaki Allah, katanya,

Jiwaku akan memuji dan memuliakan nama-Nya yang kudus.

Wanita yang paling diberkati, Gloria!

Dari dia, Imanuel, Kristus, dilahirkan

Di Betlehem, pada suatu pagi Natal,

Dan umat Kristiani di seluruh dunia

Akan selalu berkata—

Wanita yang paling diberkati, Gloria!

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Pada saat dikandung, Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah penyelamatnya.

Mazmur 23 (24)

Masuknya Tuhan ke dalam bait-Nya

Kristus membuka surga bagi kita dalam kemanusiaan yang Ia kenakan (St. Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi serta isinya,

dunia dan semua penduduknya.

Dialah yang mendasarkannya di atas lautan;

di atas air Ia menjadikannya teguh.
Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak menginginkan hal-hal yang sia-sia,

yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.
Ia akan menerima berkat dari Tuhan

dan upah dari Allah yang menyelamatkannya.

Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,

mencari wajah Allah Yakub.
Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang purbakala.

Biarlah Raja kemuliaan masuk!
Siapakah Raja kemuliaan itu?

Tuhan, yang perkasa dan gagah perkasa,

Tuhan, yang gagah perkasa dalam perang.
Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang purbakala.

Biarlah Raja kemuliaan masuk!
Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?

Dia, Tuhan semesta alam,

Dialah Raja kemuliaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPada saat dikandung, Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah penyelamatnya.

Antifon 2Allah memberinya pertolongan sejak awal hari-harinya; Yang Mahatinggi telah menjadikan tempat kediaman-Nya bait yang kudus.

Mazmur 45 (46)

Allah, perlindungan dan kekuatan kita

Ia akan disebut Imanuel, yang berarti: Allah-beserta-kita (Matius 1:23).

Allah adalah bagi kita perlindungan dan kekuatan,

penolong yang selalu siap sedia, di waktu kesesakan:

maka kita tidak akan takut sekalipun bumi berguncang,

sekalipun gunung-gunung jatuh ke dalam dasar laut,

sekalipun airnya bergelora dan berbusa,

sekalipun gunung-gunung diguncangkan oleh gelombangnya.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Aliran sungai-sungai menggembirakan kota Allah,

tempat kudus kediaman Yang Mahatinggi.

Allah ada di dalamnya, ia tidak akan terguncang;

Allah akan menolongnya pada awal hari.

Bangsa-bangsa bergolak, kerajaan-kerajaan terguncang:

Ia mengangkat suara-Nya, bumi menyusut.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Marilah, perhatikanlah perbuatan-perbuatan Tuhan,

perbuatan-perbuatan dahsyat yang telah Ia lakukan di bumi.

Ia mengakhiri perang di seluruh bumi;

busur Ia patahkan, tombak Ia hancurkan.

Perisai-perisai Ia bakar dengan api.

“Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah,

tertinggi di antara bangsa-bangsa, tertinggi di bumi!”
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAllah memberinya pertolongan sejak awal hari-harinya; Yang Mahatinggi telah menjadikan tempat kediaman-Nya bait yang kudus.

Antifon 3Hal-hal mulia dikatakan tentang Engkau, ya kota Allah, yang didirikan di atas gunung-Nya yang kudus.

Mazmur 86 (87)

Yerusalem adalah ibu kita semua

Yerusalem surgawi adalah wanita bebas; ia adalah ibu kita (Galatia 4:26).

Di gunung kuduslah kota-Nya

yang dikasihi Tuhan.

Tuhan lebih menyukai gerbang-gerbang Sion

daripada semua tempat kediaman Yakub.

Tentang Engkau diceritakan hal-hal mulia,

ya kota Allah!
“Babel dan Mesir akan Aku hitung

di antara mereka yang mengenal Aku;

Filistia, Tirus, Etiopia,

mereka ini akan menjadi anak-anaknya

dan Sion akan disebut ‘Ibu’

sebab semua akan menjadi anak-anaknya.”
Dialah, Tuhan Yang Mahatinggi,

yang memberikan tempatnya masing-masing.

Dalam daftar bangsa-bangsa Ia menulis:

“Mereka ini adalah anak-anaknya,”

dan sambil menari mereka akan bernyanyi:

“Di dalam Engkau semua menemukan rumahnya.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonHal-hal mulia dikatakan tentang Engkau, ya kota Allah, yang didirikan di atas gunung-Nya yang kudus.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Allah yang berkuasa telah memberiku kekuatan-Nya.

Ia telah menjagaku dalam jalan kekudusan.
Bacaan Pertama

Dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma

5:12-21

Di mana dosa berlimpah, di sana rahmat berlimpah
Sama seperti dosa masuk ke dunia melalui satu orang, dan dengan dosa itu kematian, demikianlah kematian menjalar kepada semua orang karena semua orang telah berbuat dosa—sebelum hukum Taurat ada dosa di dunia, meskipun dosa tidak diperhitungkan jika tidak ada hukum Taurat—Aku berkata, dari Adam sampai Musa kematian berkuasa, bahkan atas mereka yang tidak berbuat dosa dengan melanggar perintah seperti Adam, yaitu tipe orang yang akan datang.
Tetapi karunia itu tidak seperti pelanggaran. Sebab jika oleh pelanggaran satu orang semua orang mati, jauh lebih lagi rahmat Allah dan karunia yang berlimpah dari satu orang, Yesus Kristus, melimpah bagi semua orang. Karunia itu sama sekali berbeda dari dosa yang dilakukan oleh satu orang. Dalam kasus pertama, hukuman mengikuti satu pelanggaran dan membawa penghukuman, tetapi dalam kasus kedua, karunia datang setelah banyak pelanggaran dan membawa pembebasan. Jika kematian mulai berkuasa melalui satu orang karena pelanggarannya, jauh lebih lagi mereka yang menerima rahmat yang melimpah dan karunia kebenaran akan hidup dan memerintah melalui satu orang, Yesus Kristus.
Jadi, untuk menyimpulkan: sama seperti satu pelanggaran membawa penghukuman bagi semua orang, satu tindakan kebenaran membawa pembebasan dan kehidupan bagi semua orang. Sama seperti melalui ketidaktaatan satu orang semua orang menjadi orang berdosa, demikian pula melalui ketaatan satu orang semua orang akan menjadi benar.
Hukum Taurat datang untuk memperbanyak pelanggaran; tetapi meskipun dosa bertambah, rahmat jauh melampauinya, sehingga, sama seperti dosa berkuasa melalui kematian, rahmat dapat berkuasa melalui kebenaran yang menuntun kepada hidup kekal, melalui Yesus Kristus Tuhan kita.

Responsorium (Roma 5:12; Lukas 1:30; lihat Mazmur 115:8; 17:19)

Melalui satu orang dosa masuk ke dunia; di dalam dia semua orang telah berbuat dosa.

Jangan takut, Maria, Engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan Allah.
Tuhan telah menyelamatkan Engkau dari kematian dan melindungi Engkau dari segala bahaya.

Jangan takut, Maria, Engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan Allah.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Anselmus, uskup

Perawan Maria, seluruh alam diberkati di dalam Engkau.
Bunda yang terberkati, langit dan bintang-bintang, bumi dan sungai-sungai, siang dan malam—segala sesuatu yang tunduk pada kekuasaan atau penggunaan manusia—bersukacita karena melalui Engkau mereka dalam arti tertentu dipulihkan ke keindahan yang hilang dan dianugerahi rahmat baru yang tak terlukiskan. Semua makhluk mati, seolah-olah, tidak berguna bagi manusia atau bagi pujian Allah, yang menciptakan mereka. Dunia, bertentangan dengan takdirnya yang sebenarnya, rusak dan tercemar oleh perbuatan manusia yang menyembah berhala. Kini seluruh ciptaan telah dipulihkan ke kehidupan dan bersukacita karena dikendalikan dan diberi kemuliaan oleh manusia yang percaya kepada Allah.
Alam semesta bersukacita dengan keindahan baru yang tak terlukiskan. Tidak hanya merasakan kehadiran Allah sendiri yang tak terlihat, Penciptanya, ia melihat-Nya secara terbuka, bekerja dan menyucikannya. Berkat-berkat besar ini berasal dari buah rahim Maria yang terberkati.
Melalui kepenuhan rahmat yang diberikan kepada-Mu, hal-hal yang mati bersukacita dalam kebebasan mereka, dan mereka yang di surga senang diperbarui. Melalui Putra yang adalah buah mulia dari rahim perawan-Mu, jiwa-jiwa yang benar yang mati sebelum kematian-Nya yang memberi hidup bersukacita saat mereka dibebaskan dari penawanan, dan para malaikat senang atas pemulihan wilayah mereka yang hancur.
Bunda, penuh dan melimpah dengan rahmat, seluruh ciptaan menerima hidup baru dari kelimpahan-Mu. Perawan, diberkati di atas semua makhluk, melalui berkat-Mu seluruh ciptaan diberkati, tidak hanya ciptaan dari Penciptanya, tetapi Pencipta sendiri telah diberkati oleh ciptaan.
Kepada Maria Allah memberikan Putra-Nya yang tunggal, yang Ia kasihi seperti diri-Nya sendiri. Melalui Maria Allah menjadikan diri-Nya seorang Putra, tidak berbeda tetapi sama, menurut kodrat Putra Allah dan Putra Maria. Seluruh alam semesta diciptakan oleh Allah, dan Allah dilahirkan dari Maria. Allah menciptakan segala sesuatu, dan Maria melahirkan Allah. Allah yang menciptakan segala sesuatu memberi diri-Nya bentuk melalui Maria, dan demikianlah Ia membuat ciptaan-Nya sendiri. Ia yang dapat menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan tidak akan menciptakan kembali ciptaan-Nya yang rusak tanpa Maria.
Allah, kemudian, adalah Bapa dunia yang diciptakan dan Maria adalah bunda dunia yang diciptakan kembali. Allah adalah Bapa oleh siapa segala sesuatu diberi hidup, dan Maria adalah bunda melalui siapa segala sesuatu diberi hidup baru. Sebab Allah memperanakkan Putra, melalui siapa segala sesuatu dijadikan, dan Maria melahirkan Dia sebagai Juruselamat dunia. Tanpa Putra Allah, tidak ada yang bisa ada; tanpa Putra Maria, tidak ada yang bisa ditebus.
Sungguh Tuhan menyertai Engkau, kepada siapa Tuhan mengaruniakan bahwa seluruh alam harus berhutang sebanyak kepada Engkau seperti kepada diri-Nya sendiri.

Responsorium Mazmur 34:4; 86:13; Lukas 1:48

Wartakanlah bersama aku kemuliaan Tuhan,

sebab besar kasih setia-Nya kepadaku.
Mulai hari ini semua generasi akan menyebut aku berbahagia.

Sebab besar kasih setia-Nya kepadaku.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan mulia para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat kematian,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

sebab kami telah menaruh harapan kami pada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang oleh Dikandung Tanpa Noda Santa Perawan

menyiapkan kediaman yang layak bagi Putra-Mu,

kami mohon, berilah, agar, sebagaimana Engkau memelihara dia

dari setiap noda berkat wafat Putra-Mu,

yang telah Engkau lihat sebelumnya, demikian pula, melalui perantaraannya,

kami pun dapat disucikan dan diterima di hadapan-Mu.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.
Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.
Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya Ku yang agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab Aku bersumpah dalam murkaKu:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

AntifonMarilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Madah

Dengarkan suara Tuhan

Yang mengecam, kejahatan

Usirlah jauh impian

Serta karya kegelapan.
Bangunlah hati merana

Yang parah terluka dosa

Sebab Kristus bercahaya

Bersinar laksana surya.
Kristus datang bagai domba

Yang menghapus dosa kami

Mari mohon dengan tekun

Supaya diberi ampun.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh Maha Mulia

Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mezbah-Mu.

Mazmur 50

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,*

menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusan-Mu.
Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapan-Mu,*

janganlah Kauambil roh-Mu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepada-Mu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilan-Mu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Antifon 1Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbah-Mu.

Antifon 2Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Yes 45,15-26
Sungguh, Engkaulah Allah yang tersembunyi,*

Allah Israel, penyelamat.
Semua penyembah berhala malu tersipu-sipu,*

pergilah mereka penuh kehinaan.
Tetapi Israel diselamatkan Tuhan,*

dengan keselamatan kekal.
Kamu tak akan malu tersipu-sipu,*

untuk selama-lamanya.
Sebab demikianlah firman Tuhan, pencipta langit,*

Dialah Allah yang membentuk dan mengalaskan bumi.
Ia tidak menciptakan bumi kosong.*

tetapi sebagai kediaman manusia:
“Akulah Tuhan, tiada yang lain,+

Aku tidak berbicara sembunyi-sembunyi,*

tidak pernah di tempat yang gelap.
Tidak pernah Aku berkata kepada keturunan Yakub,+

‘sia-sialah Engkau mencari Aku’.*

Akulah Tuhan yang berkata benar dan memberitahukan yang lurus.
Berhimpun dan marilah, Engkau semua,*

yang diselamatkan dari antara sekalian bangsa.
Bodohlah orang, yang mengusung berhala dari kayu,*

yang berseru kepada dewa yang tidak mampu menyelamatkan.
Beritahukanlah dan kemukakanlah buktinya, bermufakatlah bersama,+

‘Siapakah dari sediakala memaklumkan masa depan?*

Siapa yang sudah lama memberitahukannya?’
Bukankah Aku, Tuhanmu yang memberitahukannya,+

tiada Allah lain kecuali Aku,*

kecuali Aku tak ada Allah yang benar dan menyelamatkan.
Bertobatlah kepadaKu untuk diselamatkan,*

hai segala ujung bumi.
Akulah Allah, tiada yang lain,+

Aku bersumpah demi diriKu sendiri,*

dari mulutKu keluarlah sabda jujur yang tak terbatalkan ini:
‘KepadaKu segala lutut bertekuk,*

demi Aku semua lidah bersumpah’.
Setiap orang akan berkata: Hanya pada Tuhanlah,*

kemenangan dan kekuatan.
Kepada-Nya kembali dengan malu,*

yang dulu melawan Dia.
Oleh Tuhan seluruh keturunan Israel,*

dinyatakan benar dan dimuliakan”.

Antifon 2Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Antifon 3Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Mazmur 99

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*

berbaktilah kepada-Nya dengan gembira.
Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*

ketahuilah bahwa Tuhan Allah.
Dialah pencipta, dan kami milik-Nya,*

kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya.
Masukilah pintu gerbang-Nya dengan lagu syukur,*

pelataran-Nya dengan puji-pujian.
Bersyukurlah kepada-Nya, pujilah nama-Nya,*

sebab Tuhan baik.
Cinta kasih-Nya tetap selama-lamanya,*

dan kesetiaan-Nya turun-temurun.

Antifon 3Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Bacaan Singkat (Yer 30:21-22)

Inilah firman Tuhan: seorang pemimpin akan muncul dari keturunan Yakub, dan penguasa akan keluar dari tengah-tengahnya. Ia akan Kudekatkan kepada-Ku dan ia kan menghampiri Aku. Kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.
Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.
℟.Kristus.
℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.
℟.Kasihanilah.
℣.Kemuliaan.
℟.Kristus.

Antifon KidungSungguh Allah akan datang sebagai putera Daud. Ia akan menjadi raja, Alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.
Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Maha Tinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungSungguh Allah akan datang sebagai putera Daud. Ia akan menjadi raja, Alleluya.

Doa Permohonan

Allah Bapa telah menyatakan kemuliaan-Nya kepada manusia dengan perantaraan Putera-Nya. Oleh sebab itu, marilah kami dengan senang hati menyerukan: ℟.

℟. Dimuliakanlah nama-Mu, ya Tuhan.

Ya Tuhan, ajarlah kami menerima satu sama lain,* seperti Kristus juga menerima kami dalam kemuliaan Allah. ℟.

Penuhilah kami dengan kegembiraan dan kedamaian iman,* agar kami berjalan dalam pengharapan dan kekuatan Roh Kudus. ℟.

Ya Tuhan, tolonglah semua orang menurut besarnya belaskasihan-Mu,* terimalah mereka, yang tak sempat mengenal Engkau, tetapi yang berharap akan Dikau. ℟.

Engkau memanggil dan menguduskan kaum pilihan-Mu,* angkatlah kami orang berdosa untuk menerima mahkota kebahagian abadi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah Yang Maha Kuasa, perkenankanlah umat-Mu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan Putera-Mu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsong-Nya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

SELASA — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Ier 23, 5)

Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman Tuhan, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan

Yang tidak takut berkurban

Mautpun tak menghalangi

Kasih setia yang sejati.
Selalu siap mengabdi

Datang untuk melayani

Itulah semangat Tuhan

Yang harus kami wujudkan.
Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra tercinta

Yang memperoleh Roh suci

Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Dengan rajin kuikuti perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Mazmur 118 (119),25-32

Dengan hati sedih aku rebah ke tanah,*

hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.
Suka dukaku kuceritakan kepadamu, dan engkau menanggapinya,*

ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku.
Berilah aku pengertian akan perintah-perintah-Mu,*

maka aku merenungkan segala kurnia-Mu yang mengagumkan.
Hatiku hancur luluh karena susah,*

tabahkanlah aku menurut firman-Mu.
Jauhkanlah aku dari jalan yang sesat,*

dan kurniakanlah hukum-Mu kepadaku.
Aku telah memilih jalan yang benar,*

aku ingin berpegang pada ketetapan-Mu.
Aku telah berpaut pada firman-Mu, ya Tuhan,*

janganlah aku Kaukecewakan.
Dengan rajin kuikuti perintah-Mu,*

sebab Engkau melapangkan hatiku.

Antifon 1Dengan rajin kuikuti perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Antifon 2Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Mazmur 25 (26)

Ya Tuhan, belalah hakku, sebab hidupku tulus,*

kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.
Uji dan cobailah aku, ya Tuhan,*

selidikilah hati dan batinku.
Karena kasih setia-Mu tetap di hadapan mataku,*

maka aku tetap setia kepada-Mu.
Aku tidak duduk bersama para penipu,*

dan tidak bergaul dengan para munafik.
Kubenci himpunan orang durjana,*

dan dengan kaum penjahat aku tidak bersidang.
Aku membasuh tanganku, tanda tak bersalah,*

lalu mengitari mesbah-Mu, ya Tuhan,
sambil memperdengarkan lagu syukur,*

dan mewartakan karya-Mu yang luhur.
Tuhan, aku mencintai rumah kediaman-Mu,*

tempat Engkau bersemayam dalam kemuliaan.
Jangan mencabut nyawaku bersama para pendosa,*

bersama para penumpah darah.
Tangan mereka penuh kebusukan,*

mereka suka menerima suapan.
Tetapi aku hidup dengan jujur,*

bebaskanlah dan kasihanilah aku.
Kakiku berdiri pada jalan yang rata,*

aku akan memuliakan Tuhan dalam himpunan umat.

Antifon 2Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Antifon 3Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Mazmur 27 (28),1-3.6-9
Kepada-Mu, ya Tuhan, aku berseru,*

pelindungku, jangan menutup telinga terhadap aku.
Jika Engkau tetap membisu,*

pasti terjerumus aku ke dalam liang kubur.
Dengarkanlah doaku, jika aku berseru kepada-Mu,*

sambil menadahkan tangan ke arah rumah-Mu yang kudus.
Janganlah menyeret aku bersama kaum pendosa,*

bersama orang yang berbuat jahat.
Mereka berbicara ramah dengan sahabatnya,*

tetapi hatinya penuh kejahatan.
Terpujilah Tuhan, sebab Ia mendengarkan doaku,*

Tukanlah kekuatan dan perisaiku.
Kepada-Nya hatiku percaya, dan aku tertolong,*

maka aku bersorak gembira dan bernyanyi memuji-Nya.
Tuhanlah kekuatan umat-Nya, dan benteng keselamatan,*

bagi raja yang diurapi-Nya.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, berkatilah pusaka-Mu,*

gembalakan dan dukunglah mereka selama-lamanya.

Antifon 3Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Bacaan singkat Kol 3,12-13

Kamulah umat pilihan Allah; sebab Ia telah menguduskan dan mengasihi Engkau. Maka hendaknya Engkaupun berbelaskasihan serta bersikap ramah-tamah dan rendah hati, lemah lembut lagi sabar. Hendaknya Engkau tanggung-menanggung dan suka mengampuni, bila hatimu disakiti. Sebagaimana Kristus memberi ampun kepadamu, demikian pula Engkau hendaknya.

℣.Bangkitlah dan angkatlah muEngkau.
℟.Sebab penyelamatanmu sudah dekat.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

SELASA — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. Ez 34, 15-16)

Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring, demikianlah firman Tuhan Allah. Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia

Cahaya kami semua

Kristus penebus Ilahi

Kabulkanlah doa kami.
Hati-Mu sungguh berduka

Karna umat-Mu berdosa

Syukurlah Engkau berkenan

Melimpahkan pengampunan.
Pada kepenuhan masa

Engkau jadi manusia

Lahir dari bunda murni

Sahaja dan rendah hati.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh Maha Mulia

Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadap-Mu.

Mazmur 40

Berbahagialah yang menaruh perhatian pada orang yang lemah,*

Tuhan akan membebaskannya pada hari yang malang.
Tuhan melindunginya dan memelihara nyawanya,+

Tuhan membahagiakannya di bumi,*

dan tidak menyerahkan dia ke tangan musuh.
Tuhan membantu dia waktu sakit,*

dan menyembuhkan penyakitnya.
Aku berseru: Tuhan, kasihanilah aku,*

sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa terhadap-Mu.
Musuh berbicara jahat tentang diriku,*

“Kapan ia mati? Kapan dihapus namanya?”
Orang datang menjenguk aku dengan mulut manis,+

tetapi hatinya memikirkan kejahatan,*

lalu ia keluar dan menjelekkan daku di jalan.
Semua yang membenci aku berbisik-bisik tentang aku,*

mereka merencanakan yang jahat terhadapku:
“Penyakit jahanam telah menimpa dia,*

sekali berbaring, dia takkan bangun lagi”.
Bahkan kawan karibku yang kupercayai,*

yang makan sehidangan dengan daku, mengkhianati aku.
Tetapi Engkau, ya Tuhan, kasihanilah aku,*

sembuhkanlah aku, agar dapat membalas mereka.
Maka aku akan tahu, bahwa Engkau cinta padaku,*

bila musuhku tidak lagi bersukacita atas diriku.
Engkau menopang aku karena ketulusanku,*

dan menempatkan daku di hadapan-Mu untuk selama-lamanya.

Antifon 1Sembuhkan aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadap-Mu.

Antifon 2Tuhan semesta alam menyertai kami, benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Mazmur 45

Allah perlindungan dan kekuatan kami,*

pertolongan-Nya terbukti dalam kesesakan kami.
Maka kami tidak takut, sekalipun bumi bermendapatar,*

sekalipun gunung-gemunung tenggelam ke dasar laut.
Sekalipun gelora lautan berbuih mengamuk,*

sekalipun gunung-gemunung goncang diempas ombak.
Kota kediaman Allah Yang Maha Tinggi,*

digembirakan oleh aliran sungai.
Karena Allah mendiami-Nya, kota tidak akan goncang,*

Allah menolongnya waktu fajar merekah.
Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,*

Allah memperdengarkan suaranya, maka hancurlah bumi.
Tuhan semesta alam menyertai kami,*

benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.
Mari, pandanglah karya Tuhan yang agung,*

dan karya-Nya yang dahsyat di seluruh bumi.
Dihentikan-Nya semua peperangan sampai ke ujung bumi,+

busur dipatahkan-Nya, tombak diremukkan-Nya,*

dibakar-Nya kereta perang.
“Jangan banyak bicara, akuilah aku sebagai Allah,*

agung di antara bangsa-bangsa, agung di seluruh dunia”.
Tuhan semesta alam menyertai kami,*

benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Antifon 2Tuhan semesta alam menyertai kami, benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Mengapa 15,3-4
Agung dan mengagumkan segala karya-Mu,*

ya Tuhan Allah Yang Maha Kuasa
Adil dan benar segala tindakan-Mu,*

ya raja segala bangsa!
Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*

dan tidak memuliakan nama-Mu?
Sebab hanya Engkaulah kudus,+

semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu,*

sebab telah nyatalah segala keputusan-Mu.

Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (2Ptr 3:8b-9)
Untuk Tuhan satu hari sama dengan seribu tahun, dan seribu tahun sama dengan satu hari. Tuhan tidak akan menangguhkan janji-Nya, seperti disangka beberapa orang. Tetapi Tuhan masih bersabar dengan Engkau, karena Ia menghendaki agar tak seorangpun binasa, melainkan semuanya bertobat kembali.
Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.
℟.Datanglah.
℣.Tunjukkanlah seri wajah-Mu, maka selamatlah kami.
℟.Ya Tuhan.
℣.Kemuliaan.
℟.Datanglah.

Antifon KidungDari Mesir kupanggil Putera-Ku. Ia akan datang untuk menyelamatkan bangsa-Nya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Maha Kuasa,*

kuduslah nama-Nya.
Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tangan-Nya,*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong
Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.
Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Antifon KidungDari Mesir kupanggil Putera-Ku. Ia akan datang untuk menyelamatkan bangsa-Nya.

Doa Permohonan

Kristuslah gembala dan pembimbing hati kami. Marilah kami berkata dengan penuh kepercayaan: ℟.

℟. Peliharalah umat-Mu, ya Tuhan.

Gembala kawanan Allah yang baik,* datanglah untuk mempersatukan seluruh kawanan-Mu di dalam Gereja-Mu. ℟.

Ya Tuhan, berilah pertolongan kepada para gembala umat-Mu yang sedang mengembara ini,* agar mereka menggembalakan kawanan-Mu dengan tekun hingga saat kedatangan-Mu. ℟.

Pilihlah dari antara umat-Mu orang yang menjadi bentara sabda-Mu,* untuk mewartakan Injil-Mu sampai ke ujung bumi. ℟.

Kasihanilah semua orang yang bersusah payah dan yang putus asa ditengah jalan,* supaya mereka bertemu dengan seorang sahabat yang suka menolong. ℟.

Perlihatkanlah kemuliaan-Mu dalam perjamuan surgawi,* kepada mereka yang mendengarkan sabda-Mu di dunia ini. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah Yang Maha Kuasa, perkenankanlah umat-Mu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan Putera-Mu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsong-Nya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh -Kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Penutup

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Hari Raya · Didogmakan 1854

Hari Raya ini merayakan iman Gereja bahwa Santa Perawan Maria, sejak saat pertama ia dikandung dalam rahim ibunya, dibebaskan dari segala noda dosa asal. Ini adalah karunia istimewa yang diberikan Allah kepadanya demi jasa Yesus Kristus, dengan memandang ke depan pada penebusan yang akan dikerjakan Putranya. Perlu dibedakan: perayaan ini bukan tentang cara Yesus dikandung, melainkan tentang Maria sendiri yang dikandung tanpa noda oleh Yoakim dan Anna.

Dasar iman ini bergema dalam sapaan malaikat Gabriel: Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau (Luk 1:28). Maria disapa sebagai yang penuh rahmat, sepenuhnya suci dan pantas menjadi kediaman Sang Sabda. Doktrin ini diperdebatkan para teolog selama berabad-abad pada Abad Pertengahan sebelum akhirnya dirumuskan secara pasti.

Pada 8 Desember 1854, Paus Pius IX melalui Konstitusi Apostolik Ineffabilis Deus memaklumkan Maria Dikandung Tanpa Noda sebagai dogma iman Gereja. Empat tahun kemudian, dalam penampakan di Lourdes tahun 1858, Bunda Maria memperkenalkan diri kepada Bernadette dengan kata-kata Akulah Yang Dikandung Tanpa Noda, yang oleh banyak orang dipandang sebagai peneguhan atas dogma tersebut.

Bagi umat, hari raya ini memuliakan kekudusan Allah yang bekerja dalam diri Maria, sekaligus menjadi tanda pengharapan akan penebusan yang ditawarkan Kristus kepada seluruh umat manusia.

Ditetapkan: didogmakan oleh Paus Pius IX melalui Konstitusi Apostolik Ineffabilis Deus, 8 Desember 1854.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari