Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bagian-bagian Kitab Taurat Allah dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan sehingga pembacaan dimengerti.
Sesudah umat Israel kembali dari pembuangan, pada hari pertama bulan ketujuh, Imam Ezra membawa Kitab Taurat ke depan jemaat, pria, wanita dan semua yang dapat mendengar dan mengerti. Ia membacakan beberapa bagian dari kitab itu di halaman di depan Gerbang Air dari pagi sampai tengah hari di depan pria, wanita, dan semua orang yang dapat mengerti. Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu. Adapun Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat khusus untuk peristiwa itu. Ezra membuka kitab itu di depan mata seluruh umat, karena ia berdiri lebih tinggi dari semua orang. Pada waktu ia membuka kitab itu, semua orang bangkit berdiri. Lalu Ezra memuji Tuhan, Allah Yang Mahaagung, dan semua orang menyahut, “Amin! Amin!” sambil mengangkat tangan. Kemudian mereka berlutut dan sujud menyembah kepada Tuhan dengan muka sampai ke tanah. Bagian-bagian Kitab Taurat Allah dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan sehingga pembacaan dimengerti. Lalu Nehemia, kepala daerah, dan Imam Ezra, ahli kitab itu, serta orang-orang Lewi yang mengajar jemaat, berkata kepada seluruh hadirin, “Hari ini adalah kudus bagi Tuhan Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!” Karena semua orang itu menangis, ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat. Lalu berkatalah Imam Ezra kepada mereka, “Pergilah, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis; dan berikanlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa! Sebab hari ini kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!”
Refren: Sabda-Mu adalah kebenaran, Hukum-Mu kebebasan.
Sabda Tuhan sempurna, menyegarkan jiwa. Peraturan Tuhan teguh, membuat arif orang bersahaja. Titah Tuhan tepat, menyenangkan hati. Perintah Tuhan jelas, membuat mata berseri.
Takut akan Tuhan itu suci, tetap untuk selama-lamanya. Hukum-hukum Tuhan itu benar, adil selalu.
Mudah-mudahan Engkau sudi mendengarkan ucapan mulutku, dan berkenan akan renungan hatiku, ya Tuhan, Gunung Batu dan Penebusku.
Kamu semua adalah Tubuh Kristus, dan masing-masing adalah anggotanya.
Saudara-saudara, seperti halnya tubuh itu satu dan anggotanya banyak, dan semua anggota itu, sekalipun banyak merupakan satu tubuh saja, demikian pula Kristus. Sebab kita semua, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, baik budak maupun orang merdeka telah dibaptis dalam satu Roh menjadi satu tubuh dan juga diberi minum dari satu Roh. Karena tubuh pun tidak terdiri atas satu anggota saja, tetapi atas banyak anggota. Andaikata kaki berkata, “Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh”, benarkah ia tidak termasuk tubuh? Dan andaikata telinga berkata, “Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh”, benarkah ia tidak termasuk tubuh? Andaikata tubuh seluruhnya mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya telinga, di manakah penciuman? Tetapi Allah telah memberikan kepada semua anggota masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh seperti yang dikehendaki-Nya. Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh? Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. Jadi, mata tidak dapat berkata kepada tangan, “Aku tidak membutuhkan engkau!” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki, “Aku tidak membutuhkan engkau!” Justru anggota-anggota tubuh yang tampaknya paling lemah, malah yang paling dibutuhkan. Kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus, dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus; hal ini tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. Kamu semua adalah Tubuh Kristus dan masing-masing adalah anggotanya. Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam jemaat: Pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya Ia menetapkan juga: mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh. Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mukjizat, atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh?
Alleluya. U Alleluya.
Pada hari ini genaplah nas Kitab Suci.
Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, seperti yang disampaikan kepada kita oleh saudara-saudara yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah menyelidiki segala peristiwa itu dengan saksama dari awal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu. Dengan demikian engkau dapat mengetahui bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.
Sesudah dicobai Iblis di padang gurun, dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. Selama di situ Ia mengajar di rumah-rumah ibadat dan semua orang memuji Dia. Lalu Yesus datang ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan. Dan menurut kebiasaan-Nya, pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat lalu berdiri hendak membaca Kitab Suci. Kepada-Nya diberikan kitab Nabi Yesaya dan setelah membukanya, Ia menemukan nas di mana ada tertulis: Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan Kabar Baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta; untuk membebaskan orang-orang yang tertindas untuk memberitakan bahwa tahun rahmat Tuhan telah datang. Kemudian Yesus menutup kitab itu, mengembalikannya kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Yesus mulai mengajar mereka, kata-Nya, “Pada hari ini genaplah nas tadi sewaktu kamu mendengarnya.”
I Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya.
U Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Iman para Bapa kami! iman dan doa
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Siapakah Engkau, Tuhan? Akulah Yesus yang kauaniaya; engkau hanya menyakiti dirimu sendiri dengan menendang gandar.
AntifonSiapakah Engkau, Tuhan? Akulah Yesus yang kauaniaya; engkau hanya menyakiti dirimu sendiri dengan menendang gandar.
Antifon 2Pergilah, Ananias, dan carilah Saulus, yang sedang berdoa kepada-Ku; dialah yang telah Kupilih untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain dan raja-raja mereka, serta kepada umat Israel.
Mazmur 63 (64)
Doa memohon pertolongan melawan musuh
jagalah hidupku dari ketakutan akan musuh.
AntifonPergilah, Ananias, dan carilah Saulus, yang sedang berdoa kepada-Ku; dialah yang telah Kupilih untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain dan raja-raja mereka, serta kepada umat Israel.
Antifon 3Paulus pergi ke sinagoga-sinagoga dan memberitakan kepada orang Yahudi bahwa Yesus memang adalah Mesias.
Mazmur 96 (97)
Kemuliaan Tuhan dalam ketetapan-ketetapan-Nya bagi dunia
biarlah semua pulau bergembira.
AntifonPaulus pergi ke sinagoga-sinagoga dan memberitakan kepada orang Yahudi bahwa Yesus memang adalah Mesias.
Bacaan
Bacaan Pertama
Responsorium Galatia 1:11-12; 2 Korintus 11:10, 7
Bacaan Kedua
Responsorium 1 Timotius 1:13-14; 1 Korintus 15:9
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tuhan kita agung, melebihi angkasa raya. Alleluya.
Mazmur 92 (93)
Antifon 1Tuhan kita agung, melebihi angkasa raya. Alleluya.
Antifon 2Tuhan, kepadaMulah pujian selama segala abad.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Tuhan, kepadaMulah pujian selama segala abad.
Antifon 3Pujilah Tuhan dari surga.
Mazmur 148
Antifon 3Pujilah Tuhan dari surga.
Bacaan Singkat (Yeh 37,12b-14)
Lagu Singkat
Antifon Kidung(Mi III): Tuhan bersabda: Mari, ikutilah Aku. Kamu akan kujadikan pemukat manusia.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan bersabda: Mari, ikutilah Aku. Kamu akan kujadikan pemukat manusia.
Doa Permohonan
℟. Terangilah umatMu, ya Tuhan.
Terpujilah Engkau, ya Allah, cahaya kami,* sebab Engkau telah membimbing kami sampai kepada hari baru ini. ℟.
Engkau telah menerangi dunia dengan kebangkitan PuteraMu,* maka curahkanlah cahayaMu ke dalam hati setiap manusia. ℟.
Engkau telah menyinari murid-murid Kristus dengan cahaya Roh kudus,* maka utuslah kiranya RohMu kepada umat yang setia kepadaMu. ℟.
Ya cahaya para bangsa, perhatikanlah orang yang masih tinggal dalam kegelapan,* dan bukalah kiranya hati mereka supaya mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 8, 15-16)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya.
Antifon 2Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, alleluya.
Antifon 2Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, alleluya.
Antifon 3Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya.
Antifon 3Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya.
Bacaan singkat 2Tim 1,9
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (2 Tim 1, 9)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan berfiman kepada baginda: Duduklah di sini kananKu, alleluya.
Antifon 1Tuhan berfiman kepada baginda: Duduklah di sini kananKu, alleluya.
Antifon 2Perbuatan Allah yang agung pantas dikenang, Ia pengasih dan penyayang, alleluya.
Mazmur 110 (111)
Antifon 2Perbuatan Allah yang agung pantas dikenang, Ia pengasih dan penyayang, alleluya.
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Bacaan singkat 1Ptr 1,3-5
Antifon Kidung(Mi III): Roh TUhan menaungi Aku, karena TUhan telah mengurapi Aku untuk mewartakan kabar gembira kepada orang-orang sederhana.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungRoh TUhan menaungi Aku, karena TUhan telah mengurapi Aku untuk mewartakan kabar gembira kepada orang-orang sederhana.
Doa Permohonan
℟. Lanjutkanlah karya cinta kasihMu, ya Tuhan.
Syukur padaMu, ya Allah, sebab kekuasaanMu Kauwahyukan dalam alam semesta,* dan bimbinganMu Kaunyatakan dalam peredaran zaman. ℟.
Demi PuteraMu, pewarta damai dan pemenang di salib,* bebaskanlah kami dari ketakutan yang tak berasalan dan dari rasa putus asa. ℟.
Bantulah semua orang yang mencari keadilan dan mencintai kejujuran,* sehingga mereka berusaha membangun dunia dalam damai sejati. ℟.
Lindungilah orang yang tertindas, bebaskanlah orang yang tertawan, hiburkanlah orang yang berduka, puaskanlah orang yang lapar, kuatkanlah orang yang lemah,* dan tunjukkanlah kemenangan salib dalam setiap orang yang menderita. ℟.
Engkau memuliakan dan membangkitkan PuteraMu setelah Ia wafat dan dimakamkan,* maka terimalah orang mati ke dalam kehidupan bersama Kristus. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Pertobatan Santo Paulus
Aku inilah yang paling hina diantara semua rasul, sebab aku telah menganiaya umat Allah. Tetapi karena kasih karunia Allah, aku adalah sebagaimana aku sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras daripada mereka semua; tetapi bukan aku, melainkan kasih karunia Allah menyertai aku (Kor15:9-10). Demikianlah kata-kata Paulus terhadap dirinya sendiri.
Selama tigapuluh tahun setelah peristiwa Pentakosta, Paulus yang saat itu masih bernama Saulus, menganiaya orang-orang nasrani di Yerusalem. Ia pun menyaksikan peristiwa pembunuhan atas diri Stefanus, seorang diakon yang penuh hikmah dan Roh Kudus. Pada suatu ketika, Paulus pergi ke Damsyik untuk menangkap orang-orang Kristen yang ada disana. Ia mendapat izin khusus dari imam besar. Dengan izin itu, ia merasa berhak dan berkuasa untuk membawa orang-orang Kristen ke dalam Yerusalem untuk dianiaya.
Tetapi apa yang terjadi? Di tengah perjalanan, ia dihadang oleh Yesus dengan suatu pancaran cahaya ajaib dari langit, yang membutakan mataya. Paulus rebah ke tanah. Lalu berserulah Yesus dari dalam cahaya itu: Saulus, Saulus mengapakah engkau menganiaya Aku? Saulus menjawab: Siapakah engkau Tuhan? Akulah Yesus yang kau aniaya itu. (Kis9:1-19a).
Kepada Yesus, Paulus bertanya: Tuhan apa yang kau kehendaki aku perbuat? Kata-kata ini meluncur dari sebuah hati yang dahulu keras bagaikan batu, namun telah lembut karena firman Allah. Inilah kata-kata awal yang menghantar Paulus ke gerbang tugasnya sebagai para rasul kaum kafir. Ia tidak lagi menjadi penganiaya Yesus melainkan penyayang Yesus yang paling unggul, orang ini adalah alat pilihan bagiKu untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta Raja-raja dan orang-orang Israel demikian kata Yesus kepada Ananias.
Paulus kemudian tampil sebagai seorang Rasul yang besar pengaruhnya di kalangan bangsa kafir. Dialah pewarta Injil dan pendiri Gereja-gereja diantara kaum kafir. Pada pesta pertobatannya ini, patutlah kita mendoakan orang yang belum mengenal Yesus dan Injil-Nya agar mereka pun peroleh keselamatan dalam Kristus Yesus serta kemuliaan kekal (2Tim1:10).
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari