Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Daripadamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel.
Beginilah Firman Tuhan Allah, “Hai Betlehem di wilayah Efrata, hai engkau yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, daripadamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, yang sudah ada sejak dahulu kala. Ia akan membiarkan mereka sampai saatnya perempuan yang mengandung itu telah melahirkan; lalu saudara-saudaranya yang masih ada akan kembali kepada orang Israel. Maka, ia akan bertindak, dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan, yaitu dalam kemegahan nama Tuhan Allahnya. Mereka akan tinggal tetap sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi, dan dia menjadi damai sejahtera.”
Demikanlah Sabda Tuhan.
Refren: Bangkitkanlah, ya Tuhan, kegagahan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.
Hai gembala Israel, pasanglah telingamu, dengarkanlah kami, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu, dan datanglah menyelamatkan kami.
Ya Allah semesta alam, kembalilah, pandanglah dari langit dan lihatlah! Tengoklah pohon anggur ini, lindungilah batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu.
Kiranya tangan-Mu melindungi orang yang ada di sebelah kanan-Mu, anak manusia yang telah Kauteguhkan. Maka, kami tidak akan menyimpang daripada-Mu; biarkanlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.
Lihat, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.
Saudara-saudara, ketika Kristus masuk ke dunia, Ia berkata, “Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki! Sebagai gantinya Engkau telah menyediakan tubuh bagiku. Kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa, Engkau juga tidak berkenan. Maka, Aku berkata: Lihatlah, Aku datang melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku, sebagaimana tertulis dalam gulungan kitab tentang Aku.” Jadi, mula-mula Yesus berkata, “Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki, kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa Engkau tidak berkenan” - meskipun dipersembahkan menurut Hukum Taurat - dan kemudian Ia berkata, “Lihat, aku datang untuk melakukan kehendak-Mu”. Jadi, yang pertama Ia hapuskan untuk menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak Allah inilah, kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan Tubuh Yesus Kristus.
Demikanlah Sabda Tuhan.
Alleluya.U:Alleluya.
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, bergegaslah Maria ke pegunungan, menuju sebuah kota di wilayah Yehuda. Ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring, “Diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai ke telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Sungguh, berbahagialah ia yang telah percaya sebab Firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.”
Demikanlah Injil Tuhan.
Invitatorium
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Marilah kita memuji Tuhan karena belas kasihan-Nya dan karena hal-hal menakjubkan yang telah Ia lakukan bagi manusia.
Mazmur 106 (107)
Syukur atas pembebasan
Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diberitakan melalui Yesus Kristus (Kis. 10:36).
AntifonMarilah kita memuji Tuhan karena belas kasihan-Nya dan karena hal-hal menakjubkan yang telah Ia lakukan bagi manusia.
Antifon 2Manusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Ia lakukan.
AntifonManusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Ia lakukan.
Antifon 3Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.
AntifonMereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.
Responsorium Yesaya 48:10, 11; 54:8
Responsorium Lihat Lukas 1:31,42
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tiuplah sangkakala di Sion, sebab hari Tuhan sudah dekat. Sungguh, Tuhan akan datang untuk menyelamatkan kita, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Tiuplah sangkakala di Sion, sebab hari Tuhan sudah dekat. Sungguh, Tuhan akan datang untuk menyelamatkan kita, alleluya.
Antifon 2Tuhan akan datang, songsonglah Dia sambil berkata: Kekuasaan Tuhan agung, kerajaanNya takkan berakhir. Allah kuat, raja perkasa, pangeran perdamaian, alleluya.
Dan 3,52-57
(Kemuliaan tidak diucapkan)
Antifon 2Tuhan akan datang, songsonglah Dia sambil berkata: Kekuasaan Tuhan agung, kerajaanNya takkan berakhir. Allah kuat, raja perkasa, pangeran perdamaian, alleluya.
Antifon 3Ya Tuhan, sabdaMu yang mahakuasa akan turun ke dunia dari takhta kerajaanMu, alleluya.
Mazmur 150
Antifon 3Ya Tuhan, sabdaMu yang mahakuasa akan turun ke dunia dari takhta kerajaanMu, alleluya.
Bacaan Singkat (Rom 13,11-12)
Lagu Singkat
Antifon KidungBerjaga-jaga dan waspadalah, Tuhan Allah kita sudah dekat.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungBerjaga-jaga dan waspadalah, Tuhan Allah kita sudah dekat.
Doa Permohonan
Allah Bapa telah menganugerahi kita rahmatNya, agar kita dapat menantikan Tuhan Yesus Kristus yang datang dengan mulia. Marilah kita berdoa: ℟.
℟. Tunjukkanlah belaskasihMu kepada kami, ya Tuhan.
Kuduskanlah semangat kami, jiwa dan raga kami, ya Tuhan,* dan peliharalah kami tak bercela hingga kedatangan PuteraMu. ℟.
Bimbinglah kami pada hari ini di jalan kebaikan,* supaya kami hidup dengan layak dan jujur di dunia ini. ℟.
Perkenankanlah kami mengenakan Tuhan kami Yesus Kristus,* dan jiwailah kami dengan RohMu yang kudus. ℟.
Ya Tuhan, kasihanilah kami, agar kami tetap berjaga,* hingga penampakan mulia PuteraMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 13, 13-14 a)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya, alleluya.
Mazmur 22 (23)
Antifon 1Barang siapa makan dari roti ini, akan hidup untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 2Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus, alleluya.
Mazmur 75 (76)
Antifon 2Tuhan akan datang untuk dimuliakan dan dikagumi oleh umatNya yang kudus, alleluya.
Antifon 3Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu, alleluya.
Antifon 3Bernadarlah dan bawalah persembahan untuk Tuhan AllahMu, alleluya.
Bacaan singkat Kid 8,6b-7
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Cf. 2 Thess 1, 6. 7. 10)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.
Antifon 1Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.
Antifon 2Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.
Mazmur 111 (112)
Antifon 2Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.
Antifon 3Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.
Why 19,1-7
Antifon 3Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.
Bacaan singkat Flp 4,4-5
Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.
Doa Permohonan
Penebus kita Yesus Kristus, adalah jalan, kebenaran dan kehidupan. Marilah kita mohon dengan rendah hati:
U : Datanglah dan tinggallah beserta kami, ya Tuhan. ℟.
Yesus, Putera Allah yang mahatinggi, kedatanganMu telah diwartakan Gabriel kepada perawan Maria,* datanglah untuk meraja atas bangsaMu selama-lamanya. ℟.
Yesus, Allah yang kudus, dalam kandungan Elisabeth bersoraklah Yohanes yang menjadi perintis bagiMu, * datanglah untuk memberikan kegembiraan dan keselamatan kepada segenap bumi. ℟.
Yesus, penebus, namaMu telah diwartakan malaikat kepada santo Yusuf,* datanglah untuk menyelamatkan bangsaMu dari dosanya. ℟.
Yesus, terang dunia, Engkau telah dinanti-nantikan oleh Simeon beserta orang-orang saleh lainnya,* datanglah untuk menghiburkan kami. ℟.
Yesus, fajar cemerlang, Engkau telah mengunjungi kami seturut sabda Zakharia,* datanglah untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Petrus Kanisius
Tidak banyak orang dianugerahi karisma yang begitu besar seperti Petrus Kanisius. Karismanya terletak pada pandangannya yang meluncur jauh ke depan, menguak dan menyingkapkan kebutuhan zaman dan Gereja sepanjang masa terutama di bidang pendidikan dan penerbitan. Ia lahir di Nijmegen, negeri Belanda pada tanggal 8 Mei 1521. Pada waktu itu Nijmegen merupakan bagian dari Keuskupan Agung Koln yang masih di bawah pengawasan Jerman. Petrus adalah putera sulung bapak Yakob Kanis, pengasuh putera-puteri bangsawan Lorranine dan walikota Nijmegen. Karena kecerdasan otaknya maka sudah sejak umur 15 tahun ia belajar di Universitas Koln. Pada umur 19 tahun, ia masuk Serikat Yesus. Semasa hidupnya ia menyaksikan pergolakan hebat di dalam Gereja, yaitu perpecahan di antara umat Kristen yang disebabkan Protestantisme.
Kesucian dan kariernya sangat kuat dipengaruhi oleh Petrus Faber dan Ignasius Loyola. Ia. bertemu dengan Petrus Faber dalam sebuah retret. Sedangkan pengaruh dari Ignasius Loyola didapatnya karena selama 6 bulan di Roma, dia tinggal bersama Ignasius. Ia ikut ambil bagian dalam mendirikan rumah biara Yesuit di Koln, tempat ia menjalani masa novisiatnya. Pada tahun 1546 ia ditahbiskan imam. Dalam waktu singkat ia segera terkenal sebagai seorang pengkotbah ulung. Pada waktu Konsili Trente, ia terpilih sebagai peserta dari kalangan ahli teologi. Pada tahun 1548 ia mengajar retorika di sebuah kolese Yesuit di Messina; dari Messina ia pindah ke Winna untuk tugas yang sama. Lewat kotbah dan pengajaran agamanya yang mengagumkan, ia menanamkan pengaruhnya yang sangat besar di semua kalangan, sehingga membuat iri pihak protestan. Ia mengatakan bahwa cara terbaik untuk menyebarkan iman ialah dengan doa dan kerja keras bukan dengan mencemoohi agama lain. Tiga kali ia ditawari jabatan uskup oleh raja tetapi ia menolaknya. Baru pada tahun 1557 ia ditunjuk oleh Ignasius menjadi administrator pada takhta keuskupan yang sedang kosong. Di masa itu ia banyak menulis buku-buku pelajaran agama (katekismus), mendirikan sekolah dasar, kolose dan seminari. Dengan tekun dan rajin ia mengajar, berkotbah dan menguatkan iman para rohaniwan yang mengalami krisis dalam menghayati panggilannya. Ia mempunyai keyakinan bahwa berkarya di tanah airnya sendiri tidak kalah dengan bertugas sebagai misionaris di tanah asing. Pandangannya jauh ke depan; maka di samping pendidikan, ia juga memelopori karya penerbitan buku-buku. Ia meninggal dunia pada tanggal 21 Desember 1597 dalam usia 78 tahun ketika sedang bertugas di Fribourg, Switzerland. Oleh Paus Pius XI (1922-1939), ia digelari 'Santo' dan 'Pujangga Gereja', dan dianggap sebagai Rasul Jerman Kedua.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari