Bacaan Misa
Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya. Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka. Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, di mana juga Tuhan mereka disalibkan. Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan. Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi. Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut. Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari sorga berkata kepada mereka: "Naiklah ke mari!" Lalu naiklah mereka ke langit, diselubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka.
Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang;
yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!
Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur bagi-Mu,
Engkau yang memberikan kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu!
Maka datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang tidak mengakui adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya: "Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati sedang isterinya masih ada, tetapi ia tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu. Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan lalu mati dengan tidak meninggalkan anak. Lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua, dan oleh yang ketiga dan demikianlah berturut-turut oleh ketujuh saudara itu, mereka semuanya mati dengan tidak meninggalkan anak. Akhirnya perempuan itupun mati. Bagaimana sekarang dengan perempuan itu, siapakah di antara orang-orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia." Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan, tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan. Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan. Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub. Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup." Mendengar itu beberapa ahli Taurat berkata: "Guru, jawab-Mu itu tepat sekali." Sebab mereka tidak berani lagi menanyakan apa-apa kepada Yesus.
Invitatorium
Pekan I Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.
Mazmur 34 (35)
Tuhan sebagai Penyelamat di masa penganiayaan
Mereka berkumpul… dan merencanakan untuk menangkap Yesus dengan tipu daya dan membunuh-Nya (Matius 26:3-4).
AntifonBangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.
Antifon 2Tuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.
AntifonTuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.
Antifon 3Lidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.
AntifonLidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.
Responsorium Matius 26:31; Zakharia 13:7
Responsorium Yesaya 61:10; Lukas 1:46-47
Doa Penutup
AKLAMASI (hanya ditambahkan saat berdoa dalam komunitas)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan
Antifon 1Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.
Mazmur 118,145-152
Antifon 1Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.
Antifon 2Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.
Kel 15,1-4;8-13;17-18
Antifon 2Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.
Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.
Mazmur 116 (117)
Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.
Bacaan Singkat (2Kor 1,3-5)
Lagu Singkat
Antifon KidungBarang siapa mempertaruhkan nyawa bagi Kristus di dunia ini, akan menyelamatkannya bagi kehidupan abadi.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungBarang siapa mempertaruhkan nyawa bagi Kristus di dunia ini, akan menyelamatkannya bagi kehidupan abadi.
Doa Permohonan
℟. Engkau telah menebus kami dalam darahMu.
Ya Tuhan, para martirMu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,* berikanlah kebebasan rohani kepada kami. ℟.
Para martirMu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,* berilah kami kemurnian dan keteguhan iman. ℟.
Para martirMu mengikuti jejakMu dengan memanggul salib mereka,* semoga kami dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup. ℟.
Para martirMu membasuh pakaian mereka dalam darah Anakdomba,* semoga kami mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan I Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Reg 8, 60-61)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.
Mazmur 118,33-40
Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.
Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.
Mazmur 33 I
Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.
Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.
Mazmur 33 II
Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.
Bacaan singkat 1Ptr 5,10-11
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan I Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Sap 7, 27a; 8, 1)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.
Mazmur 140
Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.
Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.
Mazmur 141
Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.
Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Flp 2,6-11
Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Bacaan Singkat (Rom 11,33-36)
Antifon KidungPada jubahNya dan pahaNya tertulis nama: Raja segala raja dan Tuan segala tuan; bagiNyalah kemuliaan dan kuasa sepanjang segala masa.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungPada jubahNya dan pahaNya tertulis nama: Raja segala raja dan Tuan segala tuan; bagiNyalah kemuliaan dan kuasa sepanjang segala masa.
Doa Permohonan
℟. Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
Tuhan yang kudus, Bapa yang mahakuasa, tegakkanlah keadilan di tanah air kami,* supaya umatMu dapat menikmati kesejahteraan dan damai. ℟.
Hantarlah semua bangsa masuk kedalam kerajaanMu,* supaya akhirnya semua manusia selamat. ℟.
Semoga suami isteri hidup dalam damaiMu, bertindak seturut kehendakMu,* dan saling mencintai seumur hidup. ℟.
Balaslah, ya Tuhan, kebaikan hati semua orang yang menolong kami,* dan anugerahilah mereka kehidupan kekal. ℟.
Kasihanilah semua orang yang meninggal akibat kebencian dan peperangan,* dan terimalah mereka dalam kebahagiaan di surga. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Doa Tobat
Madah
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat Ul 6,4-7
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
S. Sesilia
Sesilia adalah salah satu martir Roma yang paling dihormati, dan namanya disebut dalam Doa Syukur Agung. Menurut tradisi, ia lahir dari keluarga bangsawan Roma dan menjadi Kristen sejak muda. Ia telah berjanji mempersembahkan keperawanannya kepada Allah, tetapi orang tuanya menikahkannya dengan seorang pemuda kafir bernama Valerianus.
Pada malam pernikahan, Sesilia menceritakan janjinya kepada Valerianus dan mengajaknya mengenal iman Kristen. Valerianus bersedia dibaptis, dan bersama saudaranya Tiburtius ia pun menjadi Kristen. Mereka bertiga rajin menolong sesama, membagikan harta kepada orang miskin, dan menguburkan jenazah para martir. Karena itu Valerianus dan Tiburtius ditangkap dan dihukum mati lebih dulu.
Sesilia sendiri kemudian ditangkap karena imannya. Menurut kisah, ia hendak dibunuh dengan uap panas, tetapi tetap selamat, lalu diperintahkan untuk dipenggal. Algojo memukul lehernya beberapa kali namun ia belum juga mati, dan selama beberapa hari ia masih hidup sambil meneguhkan iman umat. Karena tradisi menyebut ia bernyanyi memuji Tuhan di dalam hatinya, ia dikenang sebagai pelindung musik gereja. Ia wafat sebagai martir di Roma.
Pelindung: para musisi, penyanyi, pemusik gereja, dan seni musik.
Santo Filemon
Filemon yang berarti 'yang mengasihi' adalah kawan dan teman sekerja Santo Paulus di Kolose, Turki. Ia seorang Kristen yang kaya raya di dalam jemaat Kolose. Rumahnya sering digunakan untuk merayakan Ekaristi Kudus.
Ia mempunyai seorang budak, bernama Onesimus. Karena sesuatu masalah Onesimus lari ke Roma. Di sana ia ditobatkan oleh Paulus. Setelah itu ia dikirim kembali kepada Filemon dengan sepucuk surat pengantar dari Paulus. Surat itulah 'Surat Filemon' yang diakui juga sebagai salah satu surat pastoral dalam Kitab Perjanjian Baru. Surat Filemon digolongkan ke dalam kelompok 'surat dari penjara'. Di dalamnya Paulus meminta kepada Filemon agar menerima kembali Onesimus. Paulus berharap untuk mempertahankan Onesimus selaku pengantar. Konon, Filemon yang dikenal dermawan ini menjadi uskup dan mati sebagai martir.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari