Bacaan Misa
Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub: Pernahkah dalam hidupmu engkau menyuruh datang dinihari atau fajar kautunjukkan tempatnya untuk memegang ujung-ujung bumi, sehingga orang-orang fasik dikebaskan dari padanya? Bumi itu berubah seperti tanah liat yang dimeteraikan, segala sesuatu berwarna seperti kain. Orang-orang fasik dirampas terangnya, dan dipatahkan lengan yang diacungkan. Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan melalui dasar samudera raya? Apakah pintu gerbang maut tersingkap bagimu, atau pernahkah engkau melihat pintu gerbang kelam pekat? Apakah engkau mengerti luasnya bumi? Nyatakanlah, kalau engkau tahu semuanya itu. Di manakah jalan ke tempat kediaman terang, dan di manakah tempat tinggal kegelapan, sehingga engkau dapat mengantarnya ke daerahnya, dan mengetahui jalan-jalan ke rumahnya? Tentu engkau mengenalnya, karena ketika itu engkau telah lahir, dan jumlah hari-harimu telah banyak! (39-36) Maka jawab Ayub kepada TUHAN: (39-37) "Sesungguhnya, aku ini terlalu hina; jawab apakah yang dapat kuberikan kepada-Mu? Mulutku kututup dengan tangan. (39-38) Satu kali aku berbicara, tetapi tidak akan kuulangi; bahkan dua kali, tetapi tidak akan kulanjutkan."
Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
"Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.
Mazmur 94 (95)
AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Tuhan, Engkaulah penyelamat kami; kami akan memuji-Mu selama-lamanya.
Mazmur 43 (44)
Kemalangan umat Allah
Kita mengalahkan semua ini melalui Dia yang mengasihi kita (Roma 8:37).
AntifonTuhan, Engkaulah penyelamat kami; kami akan memuji-Mu selama-lamanya.
Antifon 2Ampunilah kami, ya Tuhan; janganlah Engkau menghina umat-Mu sendiri.
AntifonAmpunilah kami, ya Tuhan; janganlah Engkau menghina umat-Mu sendiri.
Antifon 3Bangkitlah, ya Tuhan, dan selamatkanlah kami, karena Engkau berbelas kasihan.
AntifonBangkitlah, ya Tuhan, dan selamatkanlah kami, karena Engkau berbelas kasihan.
Responsorium Filipi 3:8, 10; Roma 6:8
Responsorium Mazmur 91:11-12, 10
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Hati yang remuk redam takkan Kautolak, ya Allah.
Mazmur 50 (51)
Antifon 1Hati yang remuk redam takkan Kautolak, ya Allah.
Antifon 2Bila Engkau murka, ya Tuhan, ingatlah akan kerahimanMu.
Hab 3,2-4.13a.15-19
Antifon 2Bila Engkau murka, ya Tuhan, ingatlah akan kerahimanMu.
Antifon 3Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.
Mazmur 147 (147B)
Antifon 3Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.
Antifon KidungAllah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungAllah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
Doa Permohonan
℟. Engkaulah pokok damai kami, ya Tuhan.
Dalam kemurahanMu Engkau telah memberikan permulaan hari ini kepada kami,* maka berilah juga permulaan hidup yang baru. ℟.
Engkau telah menciptakan dan tetap menyelenggarakan segala sesuatu,* semoga kami senantiasa melihat Engkau dalam setiap makhluk. ℟.
Engkau telah mengikat perjanjian yang baru dan kekal dalam darahMu,* maka doronglah kami untuk berpegang teguh pada perjanjianMu itu. ℟.
Di kayu salib darah dan air mengalir ke luar dari lambungMu,* maka basuhlah kami dalam sumber yang menyelamatkan itu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Dt 1, 31b)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.
Mazmur 118 (119),73-80
Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.
Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.
Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18
Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.
Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.
Mazmur 59 (60)
Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.
Bacaan singkat Keb 1,13-15
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Sap 1, 13-15)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan, luputkanlah jiwaku dari maut dan kuatkanlah aku.
Antifon 1Tuhan, luputkanlah jiwaku dari maut dan kuatkanlah aku.
Antifon 2Pertolonganku dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Pertolonganku dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Antifon 3Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.
Why 15,3-4
Antifon 3Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.
Bacaan Singkat (Kor 2,7-10a)
Antifon KidungYa Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungYa Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.
Doa Permohonan
℟. Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.
Tuhan Kristus, penghibur orang yang hina-dina,* pandanglah kiranya air mata kaum fakir miskin. ℟.
Tuhan yang mahamurah, dengarkanlah kiranya keluh kesah orang yang berada dalam sakrat maut,* dan utuslah malaikatMu untuk menguatkan mereka. ℟.
Semoga para pengungsi melihat kembali kampung halamannya di dunia ini,* dan kelak diterima dalam tanah air abadi di surga. ℟.
Semoga orang yang tenggelam dalam dosa, membuka diri bagi cinta kasihMu,* dan dipersatukan kembali dengan Dikau dan dengan GerejaMu. ℟.
Selamatkanlah kiranya saudara-saudara yang telah berpulang,* sehingga mereka dapat menikmati penebusanMu selimpah-limpahnya. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Yer 14,9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Ewaldus Bersaudara
Kedua bersaudara ini dikenal sebagai bangsawan Inggris. Mereka mempunyai ciri khas masing-masing. Ewaldus pertama berambut hitam, emosional tetapi ahli Kitab Suci; sedangkan Ewaldus kedua berambut pirang, berperangai tenang dan pragmatis.
Mereka masuk Ordo Benediktin dan ditahbiskan menjadi imam. Bersama Santo Willibrodus, keduanya berkarya sebagai misionaris. Mula-mula mereka berkarya di Antwerpen, Belgia. Dari sana mereka melancarkan pewartaan Injil kepada suku-suku bangsa yang masih kafir di wilayah-wilayah sekitar. Semangat mereka untuk mempertobatkan bangsa-bangsa kafir mendesak keduanya mewartakan Injil diantara orang-orang Sakson yang masih kafir tulen. Di tepi sungai Lippe, mereka diterima baik oleh kepala suku itu dengan penuh tanda tanya.
Kedatangan mereka diketahui oleh seluruh penduduk dengan penuh kecemasan dan kecurigaan. Mereka dicurigai sebagai orang-orang jahat yang membahayakan kemerdekaan bangsa Sakson. Oleh karena itu, keduanya diserang dan dipukuli dengan pentung. Ewaldus kedua yang tenang itu menemui ajalnya ketika itu juga; sedangkan Ewaldus pertama yang emosional itu tidak mau menyerah begitu saja. Ia masih berbicara untuk menerangkan maksud utama kedatangan mereka. Namun usahanya ini sia-sia. Ia bahkan disiksa lebih ngeri lagi hingga mati. Peristiwa ini terjadi pada tahun 692.
Gereja menghormati kedua bersaudara ini sebagai misionaris martir yang mati terbunuh dalam karya pewartaannya di kalangan orang-orang kafir.
Santo Fransiskus Borgia
Fransiskus lahir di Spanyol pada tanggal 28 Oktober 1510, Putera bangsawan tinggi Italia ini masih mempunyai hubungan darah dengan keluarga Kerajaan Spanyol. Ayah neneknya adalah Paus Alexander VI (1492-1503), yang sebelum dipilih menjadi Paus sudah mempunyai beberapa anak. Ia adalah putera sulung dari pasangan Juan Borgia, pangeran dari Gandia dan Yohanna dari Aragon. Setelah dididik di dalam istana Kaisar Karel V, ia dinobatkan menjadi Raja Muda Katalonia. Sebagai penguasa yang beragama Kristen, ia tampil bijaksana dan saleh. Ia menunjukkan teladan hidup yang baik kepada rakyatnya sesuai keutamaan Kristiani. Ia bersikap tegas terhadap semua bangsawan yang korup. Oleh karena itu banyak orang tidak menyukai dia.
Ketika Ratu Isabela meninggal dunia, jenazahnya harus dibawa ke Granada. Raja Muda Fransiskus Borgia ditugaskan untuk mengawal jenazah itu. Sebelum dimasukkan ke Hang lahat peti jenazah harus dibuka untuk membuktikan bahwa jenazah ratulah yang akan dimakamkan. Ketika peti jenazah dibuka, Fransiskus hampir pingsan oleh bau busuk yang sangat menusuk hidung. Ia menyaksikan kehancuran mayat ratu yang dulu begitu cantik, bahkan dipujanya. Sejak itu ia berjanji untuk tidak lagi mengabdi seorang raja duniawi, yang dapat mati dan hancur tubuhnya. Ia bertekad menyerahkan dirinya kepada Tuhan sambil berjanji akan merobah cara hidupnya sesuai dengan kehendak Tuhan.
Tatkala isterinya meninggal dunia pada tahun 1546, ia memutuskan masuk Serikat Yesus. Segala hartanya diwariskan kepada anaknya yang sulung. Di dalam Serikat Yesus, Fransiskus ditahbiskan menjadi imam pada usia 41 tahun. Cara hidupnya sederhana dan lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan yang dianggap hina oleh banyak orang. Imam Fransiskus dikenal saleh. Kotbah-kotbahnya sangat menyentuh hati umat sehingga dapat membawa kembali banyak orang kepada pertobatan.
Keberhasilannya menarik hati Ignasius Loyola, pendiri Serikat Yesus. Oleh karena itu ia ditunjuk menjadi pembesar Yesuit di Spanyol. Empat tahun kemudian ia menggantikan Ignasius Loyola sebagai pemimpin tertinggi Serikat Yesus. Ia sangat berjasa pada Universitas Gregoriana. Cita-citanya sebagai pemimpin Serikat Yesus ialah menjiwai ordonya dengan semangat hidup Ignasius serta memperluas wilayah apostolatnya ke seluruh dunia. Banyak imam Yesuit dikirimnya ke luar negeri seperti ke Polandia, Mexico, Peru dan Brasilia. Jumlah kolese diperbanyak untuk mendidik kader-kader yang dapat melanjutkan karya Gereja. Ketika berusia 61 tahun, ia mendapat tugas dari Paus Pius V (1566-1572) untuk mempersatukan para raja Kristen guna menghadapi ancaman bangsa Turki yang Islam atas wilayah-wilayah Kristen. Fransiskus Borgia akhirnya wafat karena sakit pada tanggal 30 September 1572. Jenazahnya dimakamkan di Madrid, Spanyol. Pada tahun 1931 makam itu dirusak dan dibakar oleh kaum atheis.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari