Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu; dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan.
Di padang gurun seberang Sungai Yordan Musa berkata kepada bangsanya, “Hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan,supaya kamu hidup, dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu. Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu, dan janganlah kamu menguranginya; dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu. Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa. Begitu mendengar segala ketetapan ini mereka akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi. Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti Tuhan, Allah kita, setiap kali kita berseru kepada-Nya? Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?
Refren: Tuhan siapa diam di kemah-Mu, siapa tinggal di gunung-Mu yang suci?
Yaitu orang yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya; yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya.
Yang tidak berbuat jahat terhadap teman, dan tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang yang tercela, tetapi menjunjung tinggi orang-orang yang bertakwa.
Yang tidak meminjamkan uang dengan makan riba, dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian tidak akan goyah selama-lamanya.
Hendaklah kamu menjadi pelaku Firman.
Saudara-saudaraku yang terkasih, setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang. Pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan pertukaran. Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh Firman kebenaran, supaya pada tingkat yang tertentu kita menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya. Terimalah dengan lemah lembut Firman yang tertanam dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Hendaklah kamu menjadi pelaku Firman, dan bukan hanya pendengar! Sebab jika tidak demikian, kamu menipu diri sendiri. Ibadah sejati dan tak bercela di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemari oleh dunia.
Alleluya.U: Alleluya.
Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.
Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka; dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga. Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya, “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” Jawab-Nya kepada mereka, “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh daripada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka, “Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah. Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya. ”Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinaan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya.
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonDatanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
Mazmur 1
AntifonLihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
AntifonLihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
AntifonLihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
AntifonLihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
Antifon 2Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Mazmur 2
Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang diurapi (Kisah Para Rasul 4:27).
AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
AntifonInilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Antifon 3Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkat aku dalam kemuliaan.
Mazmur 3
AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkat aku dalam kemuliaan.
AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkat aku dalam kemuliaan.
AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkat aku dalam kemuliaan.
AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkat aku dalam kemuliaan.
AntifonTuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkat aku dalam kemuliaan.
Dari permulaan Kitab Nabi Zefanya
1:1-7, 14-2:3
Responsorium Zefanya 2:3; Lukas 6:20
Responsorium Mazmur 96:11; Yesaya 49:13; Mazmur 72:7
Te Deum
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.
Antifon 2Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.
Dan 3,52-57
(Kemuliaan tidak diucapkan)
Antifon 2Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.
Antifon 3Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.
Mazmur 150
Antifon 3Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.
Bacaan Singkat (Yeh 36,25-27)
Lagu Singkat
Antifon Kidung(Mi II): Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungPara murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.
Doa Permohonan
℟. Engkaulah cahaya dan sukacita kami, ya raja mahamulia.
Tuhan Kristus, fajar cemerlang, buah sulung kebangkitan,* semoga kami mengikuti Engkau dalam cahaya kehidupan. ℟.
Tunjukkanlah kepada kami kebaikanMu yang tertera dalam setiap makhluk,* supaya kami melihat kemuliaanMu di mana-mana. ℟.
Janganlah membiarkan kami dikalahkan oleh kejahatan,* tetapi tolonglah kami mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. ℟.
Ketika Engkau dibaptis di sungai Yordan, Engkau diurapi oleh Roh kudus,* semoga kami hari ini bertindak atas dorongan Roh kudus itu juga. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 5, 1-2. 5)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Mazmur 22 (23)
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Mazmur 75 (76)
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Bacaan singkat Rom 8,26
Madah
Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Bacaan singkat 2Tes 2,13-14
Antifon Kidung(Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungAda perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Doa Permohonan
℟. Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu. ℟.
Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela. ℟.
Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat. ℟.
Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (2 Cor 1, 21-22)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 1Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Antifon 2Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Antifon 3Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Bacaan singkat 2Tes 2,13-14
Antifon Kidung(Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungAda perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Doa Permohonan
℟. Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu. ℟.
Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela. ℟.
Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat. ℟.
Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Raymundus Nonnatus
Julukan ‘Nonnatus’ yang berarti ‘Yang tidak dilahirkan’ sertamerta menunjukkan kepada kita bahwa ada suatu keanehan seputar kelahiran Raymundus. Memang Raymundus tidak lahir seperti biasanya. Ibunya meninggal dunia karena sakit keras selagi Raymundus masih ada dalam kandungan. Demi menyelamatkan dia, dokter terpkasa melakukan operasi terhadap ibunya yang sudah tidak bernyawa lagi. Dokter berhasil mengeluarkan dia dari rahim ibunya. Karena itulah, ia dijuluki ‘Nonnatus’.
Raymundus lahir di Portello Katalonia, Spanyol pada tahun 1204. Ayahnya seorang bangsawan dari keluarga Sarrois yang disebut juga keluarga Segers. Meskipun berdarah bangsawan, namun keluarganya hidup miskin dan serba berkekurangan. Raymundus mengalami kegetiran hidup selama masa mudanya. Meskipun terlilit kemiskinan, ia tetap riang. Dalam doa dan imannya yang teguh, ia menyerahkan hidupnya kepada penyelenggaraan ilahi Allah. Dalam situasi sulit ini, ia mengatakan keinginannya untuk menjadi seorang biarawan. Ayahnya tidak merestui dan menyuruh dia mengusahakan kebun mereka yang terletak jauh dari kampung halaman dengan maksud agar dia melupakan cita-citanya itu. Namun usaha sang ayah tidak berhasil. Sebaliknya Raymundus lebih mempunyai waktu untuk berdoa dan merenung.
Setelah mengalami banyak kesulitan, ia diterima oleh Santo Petrus Nilaskus dalam tarekat Marcederian. Ordo ini didirikan pada tahun 1256 dengan tujuan pokok ialah membebaskan para budak dan tawanan yang beragama Kristen dari tangan-tangan orang Islam. Mula-mula Raymundus bekerja di Barcelona selama 3 tahun. Kemudian ia diutus ke Aljair, Afrika Utara untuk menebus para budak dan tawanan Kristen dari tangan orang-orang Islam. Ia membawa banyak uang untuk menebus mereka. Namun uang itu ternyata tidak mencukupi. Karena itu ia dengan sukarela menyerahkan diri sebagai pengganti para budak dan tawanan itu. Ia bekerja keras sambil mewartakan Injil Kristus dan mengajar agama. Kegiatannya ini menimbulkan amarah besar di kalangan para majikan dan mandor, karena ajarannya dianggap sangat merugikan mereka.
Raymundus dipenjarakan selama 8 bulan dengan siksaan yang berat. Bibirnya dilubangkan dan dikunci sehingga tidak bisa lagi mengajar orang banyak. Untunglah bahwa uang tebusan baginya segera tiba, sehingga ia dapat segera dibebaskan dan bisa kembali ke Spanyol. Disana ia mendapat kabar bahwa Paus Gregorius IX sangat terharu dan kagum akan ketabahan dan keberaniannya mewartakan injil Kristus kepada orang-orang Islam. Paus mengangkatnya menjadi Kardinal dan mengundangnya datang ke Roma. Tetapi rupanya Tuhan sudah puas dengan jasa-jasanya. Sementara ditengah perjalanan, ia jatuh sakit dan menghembuskan nafasnya di Cardona, dekat Barcelona. Raymundus meninggal dunia pada tahun 1240. Ia dihormati sebagai pelindung para ibu yang akan melahirkan.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari