Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku.
Sekali peristiwa berkatalah Amazia, imam di Betel, kepada Amos, “Hai pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah di sana makananmu, dan bernubuatlah juga di sana! Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab Betel adalah tempat kudus raja dan bait suci kerajaan.” Jawab Amos kepada Amazia, “Aku ini bukan nabi, dan tidak termasuk golongan para nabi, melainkan hanya seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. Tetapi Tuhanlah yang mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba; Tuhan
berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.”
Refren: Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, Tuhan.
Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Tuhan.
Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai?
Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang yang bertakwa dan kemuliaan diam di negeri kita.
Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera
akan berpelukan. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan merunduk dari langit.
Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan, dan negeri kita akan
memberikan hasilnya. Keadilan akan berjalan dihadapan-Nya dan damai akan menyusul di belakang-Nya.
“Roh Kudus ini adalah jaminan bahwa kita akan memperoleh seluruh warisan, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.”
Di dalam Kristus, Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan.
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di
surga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercela di hadapan-Nya.
Dengan kasih, Allah telah menentukan kita menjadi anak-Nya oleh pengantaraan Yesus Kristus sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita dalam Dia yang dikasihi-Nya.
Sebab dalam Kristus dan oleh Darah-Nya, kita peroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang Ia limpahkan kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
Sebab Allah telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan segala sesuatu, baik yang di surga maupun yang di bumi, di dalam Kristus sebagai Kepala. Aku katakan “di dalam Kristus” karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan Allah, yakni yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan-keputusan kehendak-Nya; kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, ditentukan menjadi puji-pujian kemuliaan-Nya. Di dalam Dia, kamu pun telah mendengar Firman kebenaran, yaitu Injil keselamatan; dan setelah percaya akan Injil itu, kamu pun dimeteraikan dengan Roh Kudus yang dijanjikan-Nya itu. Dan, Roh Kudus ini adalah jaminan bahwa kita akan memperoleh seluruh warisan, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
Bapa Tuhan kita Yesus Kristus menerangi mata budi kita agar kita
semakin memudar dan menghilang dari tatanan hidup dan tatabudaya masyarakat. Dengan lepasnya aneka tantangan ini, maka jalan menuju pertobatan semakin terbuka lebar.
Yesus mengutus murid-murid-Nya.
Sekali peristiwa Yesus memanggil kedua belas murid dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, kecuali tongkat; roti pun tidak boleh dibawa, demikian pula bekal dan uang dalam ikat pinggang; mereka boleh memakai alas kaki, tetapi tidak boleh memakai dua baju. Kata Yesus selanjutnya kepada murid-murid itu, “Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu, dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka.”
Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat. Mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pada hari ini, hari yang pertama,
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Tuhan, Allah kami, Engkau berpakaian kemegahan dan keagungan, terbungkus cahaya laksana jubah, alleluya.
Mazmur 103 (104)
Madah bagi Allah Sang Pencipta
Berada dalam Kristus berarti menjadi ciptaan yang sama sekali baru. Segala yang lama telah berlalu, kini semuanya dijadikan baru (2 Korintus 5:17).
AntifonTuhan, Allah kami, Engkau berpakaian kemegahan dan keagungan, terbungkus cahaya laksana jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, Engkau berpakaian kemegahan dan keagungan, terbungkus cahaya laksana jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, Engkau berpakaian kemegahan dan keagungan, terbungkus cahaya laksana jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, Engkau berpakaian kemegahan dan keagungan, terbungkus cahaya laksana jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, Engkau berpakaian kemegahan dan keagungan, terbungkus cahaya laksana jubah, alleluya.
AntifonTuhan, Allah kami, Engkau berpakaian kemegahan dan keagungan, terbungkus cahaya laksana jubah, alleluya.
Antifon 2Tuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
AntifonTuhan telah mengeluarkan roti dari bumi, dan anggur untuk menghangatkan hati manusia, alleluya.
Antifon 3Tuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
AntifonTuhan memandang segala yang telah dibuat-Nya dan melihat bahwa itu sangat baik, alleluya.
Responsorium Doa Manasye 9, 10; Mazmur 51:5,6
Responsorium
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tuhan kita agung, melebihi angkasa raya. Alleluya.
Mazmur 92 (93)
Antifon 1Tuhan kita agung, melebihi angkasa raya. Alleluya.
Antifon 2Tuhan, kepadaMulah pujian selama segala abad.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Tuhan, kepadaMulah pujian selama segala abad.
Antifon 3Pujilah Tuhan dari surga.
Mazmur 148
Antifon 3Pujilah Tuhan dari surga.
Bacaan Singkat (Yeh 37,12b-14)
Lagu Singkat
Antifon Kidung(Mi III): Tuhan bersabda: Mari, ikutilah Aku. Kamu akan kujadikan pemukat manusia.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan bersabda: Mari, ikutilah Aku. Kamu akan kujadikan pemukat manusia.
Doa Permohonan
℟. Terangilah umatMu, ya Tuhan.
Terpujilah Engkau, ya Allah, cahaya kami,* sebab Engkau telah membimbing kami sampai kepada hari baru ini. ℟.
Engkau telah menerangi dunia dengan kebangkitan PuteraMu,* maka curahkanlah cahayaMu ke dalam hati setiap manusia. ℟.
Engkau telah menyinari murid-murid Kristus dengan cahaya Roh kudus,* maka utuslah kiranya RohMu kepada umat yang setia kepadaMu. ℟.
Ya cahaya para bangsa, perhatikanlah orang yang masih tinggal dalam kegelapan,* dan bukalah kiranya hati mereka supaya mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 8, 15-16)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya.
Antifon 2Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, alleluya.
Antifon 2Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, alleluya.
Antifon 3Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya.
Antifon 3Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya.
Bacaan singkat 2Tim 1,9
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan III Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (2 Tim 1, 9)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan berfiman kepada baginda: Duduklah di sini kananKu, alleluya.
Antifon 1Tuhan berfiman kepada baginda: Duduklah di sini kananKu, alleluya.
Antifon 2Perbuatan Allah yang agung pantas dikenang, Ia pengasih dan penyayang, alleluya.
Mazmur 110 (111)
Antifon 2Perbuatan Allah yang agung pantas dikenang, Ia pengasih dan penyayang, alleluya.
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Bacaan singkat 1Ptr 1,3-5
Antifon Kidung(Mi III): Roh TUhan menaungi Aku, karena TUhan telah mengurapi Aku untuk mewartakan kabar gembira kepada orang-orang sederhana.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungRoh TUhan menaungi Aku, karena TUhan telah mengurapi Aku untuk mewartakan kabar gembira kepada orang-orang sederhana.
Doa Permohonan
℟. Lanjutkanlah karya cinta kasihMu, ya Tuhan.
Syukur padaMu, ya Allah, sebab kekuasaanMu Kauwahyukan dalam alam semesta,* dan bimbinganMu Kaunyatakan dalam peredaran zaman. ℟.
Demi PuteraMu, pewarta damai dan pemenang di salib,* bebaskanlah kami dari ketakutan yang tak berasalan dan dari rasa putus asa. ℟.
Bantulah semua orang yang mencari keadilan dan mencintai kejujuran,* sehingga mereka berusaha membangun dunia dalam damai sejati. ℟.
Lindungilah orang yang tertindas, bebaskanlah orang yang tertawan, hiburkanlah orang yang berduka, puaskanlah orang yang lapar, kuatkanlah orang yang lemah,* dan tunjukkanlah kemenangan salib dalam setiap orang yang menderita. ℟.
Engkau memuliakan dan membangkitkan PuteraMu setelah Ia wafat dan dimakamkan,* maka terimalah orang mati ke dalam kehidupan bersama Kristus. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Eugenius
Eugenius lahir pada tahun 481. Ia menjabat sebagai uskup Kartago, Tunisia ketika terjadi perang berkali-kalli di kawasan itu. Karena kegiatan-kegiatannya melayani dan meneguhkan umat untuk tidak mengikuti ajaran sesat Arianisme, maka ia ditangkap dan dibuang dua kali dari keuskupannya.
Santo Heindrich II
Heindrich lahir di Bavaria pada tanggal 6 Mei 972. Pangeran Bavaria ini dijuluki dengan nama yang ganjil 'Heindrich der Zanker', artinya Henrikus Sang Jagoan. Julukan ini tepat sesuai dengan tabiatnya yang suka bertarung dan tiada henti-hentinya berperang. Seluruh waktunya tersita di medan pertempuran dan tiada waktu baginya untuk mendidik putranya yang sama namanya, yaitu Heindrich. Meskipun demikian ia tidak menghendaki pendidikan anaknya terlantar sama sekali. Anaknya dipercayakan kepada para biarawan untuk dididik.
Suatu ketika dalam suatu penglihatan ajaib, Heindrich II ditemui oleh gurunya, Santo Wolfgang. Santo Wolfgang, gurunya, menunjukkan kepadanya kata 'sesudah enam'. Penglihatan ini membuatnya terus bersiaga, karena ia mengira bahwa setelah enam tahun ia bakal mati. Selama kurun waktu enam tahun itu, ia terus berjaga-jaga dan berdoa. Pada akhir tahun keenam, ia baru mengerti arti penglihatan itu: ia dipilih menjadi raja Jerman, menggantikan ayahnya.
Karena telah terbiasa dengan cara hidup yang selalu siaga penuh dan selalu dekat dengan Tuhan, maka ketika ia naik tahkta ia bertekad: memerintah demi kemuliaan Tuhan. Sasaran utama pemerintahannya ialah ketertiban dalam seluruh kerajaan dan pembaruan Gereja.
Sepeninggal pamannya Otto III pada tahun 1002, ia dipilih menjadi kaisar. Namun ia terlebih dahulu harus berperang selama 12 tahun sebelum menduduki tahkta kekaisaran. Ia menyerang Italia untuk menjatuhkan Arduin dan Ivera dan dinobatkan menjadi raja Lombardia pada tahun 1004. Ia menghalau suku-suku bangsa Slavia yang menyerang wilayahnya. Kemudian ia membebaskan Bohemia dari kekuasaan Boleslav I dari Polandia, dan menyatukan daerah Bohemia, Moravia dan Burgundia ke dalam wilayah kekuasaannya. Ia menyerahkan kembali Hungaria kepada Gereja. Kemudian lagi, ia mengusir Paus tandingan Gregorius dan mengembalikan Paus Benediktus VIII ke atas tahkta kePausan. Akhirnya pada tahun 1014 ia dinobatkan menjadi kaisar di gereja Santo Petrus di Roma. Ia mendirikan tahkta Bamberg dan bersama istrinya Kunigunde berusaha memperbaharui kehidupan Gereja., mengikuti aturan biara Kluni. Ia menyumbangkan banyak harta kekayaannya untuk mendirikan gereja-gereja dan biara.
Heindrich sangat disegani dan dianggap sebagai kaisar yang adil dan murah hati. Diantara bangunan-bangunan yang ia dirikan, katedral Bamberg adalah yang paling indah. Ia meninggal dunia di Grona, dekat katedral Bamberg berdampingan dengan Santa Kunigunde, istrinya. Heindrich dinyatakan Gereja sebagai 'Santo' pada tahun 1146 oleh Paus Eugenius III (1145-1153).
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari