Bacaan Misa
Berkatalah imam besar Hilkia, kepada Safan, panitera itu: "Telah kutemukan kitab Taurat itu di rumah TUHAN!" Lalu Hilkia memberikan kitab itu kepada Safan, dan Safan terus membacanya. Kemudian Safan, panitera itu, masuk menghadap raja, disampaikannyalah kabar tentang itu kepada raja: "Hamba-hambamu ini telah mengambil seluruh uang yang terdapat di rumah TUHAN dan memberikannya ke tangan para pekerja yang diangkat mengawasi rumah itu." Safan, panitera itu, memberitahukan juga kepada raja: "Imam Hilkia telah memberikan kitab kepadaku," lalu Safan membacakannya di depan raja. Segera sesudah raja mendengar perkataan kitab Taurat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya. Kemudian raja memberi perintah kepada imam Hilkia, kepada Ahikam bin Safan, kepada Akhbor bin Mikha, kepada Safan, panitera itu, dan kepada Asaya, hamba raja, katanya: "Pergilah, mintalah petunjuk TUHAN bagiku, bagi rakyat dan bagi seluruh Yehuda, tentang perkataan kitab yang ditemukan ini, sebab hebat kehangatan murka TUHAN yang bernyala-nyala terhadap kita, oleh karena nenek moyang kita tidak mendengarkan perkataan kitab ini dengan berbuat tepat seperti yang tertulis di dalamnya." Sesudah itu raja menyuruh orang mengumpulkan semua tua-tua Yehuda dan Yerusalem. Kemudian pergilah raja ke rumah TUHAN dan bersama-sama dia semua orang Yehuda dan semua penduduk Yerusalem, para imam, para nabi dan seluruh orang awam, dari yang kecil sampai yang besar. Dengan didengar mereka ia membacakan segala perkataan dari kitab perjanjian yang ditemukan di rumah TUHAN itu. Sesudah itu berdirilah raja dekat tiang dan diadakannyalah perjanjian di hadapan TUHAN untuk hidup dengan mengikuti TUHAN, dan tetap menuruti perintah-perintah-Nya, peraturan-peraturan-Nya dan ketetapan-ketetapan-Nya dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan untuk menepati perkataan perjanjian yang tertulis dalam kitab itu. Dan seluruh rakyat turut mendukung perjanjian itu.
Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.
Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati.
Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab aku menyukainya.
Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba.
Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan!
Sesungguhnya aku rindu kepada titah-titah-Mu, hidupkanlah aku dengan keadilan-Mu!
"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
Invitatorium
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
AntifonPujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.
Mazmur 94 (95)
AntifonPujilah Allah, hai seluruh bumi, sembahlah Tuhan dengan sukacita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Kristus Penebus, betapa Kau tunjukkan cinta-Mu
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Tuhan memanggil aku sebelum aku lahir; dari rahim ibuku Ia menyebut namaku.
Mazmur 20 (21):2-8, 14
Syukur atas kemenangan raja
betapa pertolongan-Mu menyelamatkan dia!
AntifonTuhan memanggil aku sebelum aku lahir; dari rahim ibuku Ia menyebut namaku.
Antifon 2Tuhan menjadikan lidahku pedang yang tajam; Ia menyembunyikan aku dalam bayangan tangan-Nya.
Mazmur 91 (92)
Pujian kepada Allah Sang Pencipta
untuk memainkan musik bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,
AntifonTuhan menjadikan lidahku pedang yang tajam; Ia menyembunyikan aku dalam bayangan tangan-Nya.
Antifon 3Yohanes bersaksi: Dia yang akan datang sesudah aku telah ada sebelum aku.
AntifonYohanes bersaksi: Dia yang akan datang sesudah aku telah ada sebelum aku.
Responsorium Yeremia 1:5, 9, 10
Responsorium Lukas 1:76-77
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
Mazmur 107 (108)
Antifon 1Hatiku siap sedia, ya Allah, hatiku siap sedia.
Antifon 2Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
Yes 61,10-62,5
Antifon 2Tuhan mengenakan padaku dandanan keselamatan dan pakaian kebenaran.
Antifon 3Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
Mazmur 145 (146)
Antifon 3Aku hendak memuliakan Allahku seumur hidup.
Bacaan Singkat (Ul 4,39-40a)
Lagu Singkat
Antifon KidungHendaklah kita mengabdi Tuhan seumur hidup.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungHendaklah kita mengabdi Tuhan seumur hidup.
Doa Permohonan
℟. Kabulanlah doa kami, ya raja yang mulia dan abadi.
Terpujilah Engkau, sumber dan tujuan iman kami,* sebab Engkau telah memanggil kami dari kegelapan untuk memasuki cahayaMu yang menakjubkan. ℟.
Engkau telah membuka mata orang buta dan telinga orang tuli,* maka tolonglah kami yang kurang percaya. ℟.
Tuhan, semoga kami tetap tinggal dalam cintaMu,* dan tidak pernah terpisah satu sama lain. ℟.
Semoga kami bertahan dalam cobaan, bersabar dalam kemalangan,* dan bersyukur dalam kemujuran. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Cor 10, 24. 31)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, aku berharap akan firmanMu.
Mazmur 118 (119),145-152
Antifon 1Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, aku berharap akan firmanMu.
Antifon 2Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.
Mazmur 93 (94) I
Antifon 2Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.
Antifon 3Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa, dan Allahku menjadi pelindungku.
Mazmur 93 (94) II
Antifon 3Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa, dan Allahku menjadi pelindungku.
Bacaan singkat Kol 3,23-24
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan IV Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Col 3, 23-24)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuanMu, ya Tuhan.
Antifon 1Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuanMu, ya Tuhan.
Antifon 2Aku, Tuhan, menyelidiki isi hati dan menguji sanubari. Aku menganugerahi setiap orang sesuai dengan hidupnya.
Mazmur 138 (139) - II
Antifon 2Aku, Tuhan, menyelidiki isi hati dan menguji sanubari. Aku menganugerahi setiap orang sesuai dengan hidupnya.
Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Kol 1,12-20
Antifon 3Dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, dan segala sesuatu ada dalam Dia.
Bacaan Singkat (1Yoh 2,3-6)
Antifon KidungUlurkanlah tanganMu yang perkasa, ya Tuhan; cerai-beraikanlah orang yang angkuh dan angkatlah yang hina-dina.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungUlurkanlah tanganMu yang perkasa, ya Tuhan; cerai-beraikanlah orang yang angkuh dan angkatlah yang hina-dina.
Doa Permohonan
℟. Gembirakanlah orang yang berharap kepadaMu, ya Tuhan.
Tuhan, Engkau telah mengutus PuteraMu bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya,* semoga kematian Kristus menghasilkan buah berlimpah dalam diri kami. ℟.
Engkau menetapkan para imam menjadi hamba Kristus dan pembagi rahmatMu,* semoga mereka setia, bijaksana dan penuh cinta kasih. ℟.
Engkau memanggil orang yang Kaucintai untuk hidup membiara demi kerajaan surga,* semoga mereka mengikuti PuteraMu dalam kesetiaan sempurna. ℟.
Engkau telah menciptakan manusia sebagai pria dan wanita,* peliharalah kiranya semua keluarga dalam cinta sejati. ℟.
Engkau telah menghapus dosa manusia berkat kurban Kristus,* maka ampunilah dosa semua orang yang telah meninggal. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Mazmur 30 (31),1-6
Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 129 (130)
Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat Ef 4,26-27
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santa Febronia
Konon pada abad ke-7 puteri cantik dari kota Nisibis, kawasan Mesopotamia, Irak ini akan dibebaskan dari penjara oleh kepala pengadilan Selenus, asal ia mutrad dan mau menikah dengan Lisimakus, keponakannya. Tetapi Febronia menolak dengan tegas. Akibatnya, ia disiksa dan dipukul dengan kayu sampai mati. Lalu Selenus menjadi gila dan bunuh diri, sedangkan keponakannya bertobat.
Santo Gulielmus
Gulielmus lahir di Vercelli, Italia pada tahun 1805. Baru saja berumur 14 tahun, ia telah menampakkan sifat-sifat yang saleh, giat dan berani. Terdorong oleh semangat imannya, ia berziarah ke makam Santo Yakobus di Kompostella, Spanyol. Perjalanan yang sangat jauh itu ditempuhnya dengan kaki telanjang dan tanpa membawa bekal dan uang. Sekembalinya dari sana, ia merencanakan lagi untuk mengunjungi tempat-tempat suci di Palestina. Tetapi untuk rencana ini, selalu saja ia menemui berbagai hambatan. Hal ini dianggapnya sebagai petunjuk bahwa rencananya itu tidak dikehendaki oleh Tuhan.
Sebagai gantinya, ia pergi ke sebuah tempat sunyi untuk melaksanakan latihan askese. Disana ia berusaha bermati raga, berpuasa, berdoa dan bertapa. Di sana ia merasakan eratnya hubungannya dengan Tuhan. Sesudah menjalani hidup asketis selama dua tahun, ia berhasil menyembuhkan seorang yang buta matanya secara ajaib. Mendengar itu, banyak orang berbondong-bondong datang menemui dia di pondoknya.
Sementara itu, cita-citanya untuk mengunjungi Tanah Suci terus saja menggangunya. Tetapi kali inipun Tuhan tidak menyetujuinya. Ia sendiri pun tetap sabar dan pasrah pada kehendak Tuhan. Ia lalu mencari sebuah tempat suci di puncak Monte Virgina. Banyak orang terutama dari kalangan pemuda berbondong-bondong datang untuk menemui dia untuk meminta bimbingannya. Dari kunjungan orang banyak ini, timbullah keinginan hatinya untuk mendirikan sebuah rumah pertapaan. Di bawah pimpinannya, mereka bersama-sama mendirikan rumah pertapaan itu.
Kehidupan bersama mereka di dalam pertapaan itu dibimbing oleh berbagai peraturan hidup yang dibuat oleh Gulielmus. Kemasyuran namanya dan banyaknya mukzijat yang dibuatnya menarik semakin banyak pemuda ke tempat pertapaannya. Setelah membimbing banyak pemuda untuk hidup bertapa, Gulielmus meninggal dunia pada tahun 1142.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari