Doa Katolik
Hari Raya

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Jumat, 20 Juni 2036· Putih · Pekan Psalterium III
20 Juni 2036

Bacaan Misa

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Dalam pada itu duduklah Hana mengamati jalan yang harus ditempuh anaknya. Iapun telah mendapat firasat bahwa anaknya tengah datang. Berkatalah Hana kepada ayah Tobia: "Sungguh anakmu tengah datang dan juga orang yang menyertainya." Sebelum Tobia mendekati ayahnya berkatalah Rafael kepadanya: "Aku yakin bahwa mata ayahmu akan dibuka. Sapukanlah empedu ikan itu kepada matanya. Obat itu akan memakan dahulu, lalu mengelupaskan bintik-bintik putih itu dari matanya. Maka ayahmu akan melihat lagi dan memandang cahaya." Adapun Hana bergegas-gegas mendekap anaknya, lalu berkatalah ia kepadanya: "Setelah engkau kulihat, anakku, maka mulai sekarang aku dapat mati." Maka ia menangis. Tobitpun berdiri dan meskipun kakinya tersandung namun ia keluar dari pintu pelataran rumah. Tobia menghampirinya dengan empedu ikan itu di tangan lalu ditiupinya mata Tobit, ditopangnya ayahnya dan kemudian berkatalah ia kepadanya: "Tetapkan hati, pak!" Selanjutnya obat itu dikenakannya padanya dan dibiarkannya sebentar. Lalu dengan kedua tangannya dikelupaskannya sesuatu dari ujung-ujung matanya. Maka Tobit mendekap Tobia sambil menangis. Katanya: "Aku melihat engkau, anakku, cahaya mataku!" Ia menyambung pula: "Terpujilah Allah, terpujilah nama-Nya yang besar, terpujilah para malaikat-Nya yang kudus. Hendaklah nama Tuhan yang besar ada di atas kita dan terpujilah hendaknya segala malaikat untuk selama-lamanya. Sungguh aku telah disiksa oleh Tuhan, tetapi kulihat anakku Tobia!" Kemudian masuklah Tobia ke rumah dengan sukacita sambil memuji Allah dengan segenap hatinya. Diceritakannya kepada ayahnya bahwa perjalanannya berhasil baik; bahwa ia telah membawa uang itu dan sudah mengambil Sara anak perempuan Raguel menjadi isterinya dan bahwa isterinya masih dalam perjalanan dan sudah dekat pada pintu gerbang kota Niniwe. Maka keluarlah Tobit menjemput anak menantunya pada pintu gerbang kota Niniwe dengan sukacita seraya memuji Allah. Melihat Tobit berjalan dan maju dengan kekuatannya seperti dahulu tanpa diantar oleh siapapun maka tercengang-cenganglah penduduk kota Niniwe. Tobitpun lalu memaklumkan di hadapan mereka bahwa ia telah dikasihani oleh Allah yang telah mencelikkan matanya. Akhirnya Tobit mendekati Sara, isteri anaknya Tobia, lalu diberkatinya dengan berkata: "Selamat datang, anakku. Terpujilah Allahmu yang mengantar engkau kepada kami, hai anakku! Tuhan memberkati ayahmu, memberkati anakku Tobia dan memberkati engkau sendiri, hai anakku. Masuklah ke rumahmu dengan selamat, dengan berkat dan gembira! Masuklah, hai anakku!"

Mazmur Tanggapan

Haleluya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!
Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.
Dia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; yang tetap setia untuk selama-lamanya,
yang menegakkan keadilan untuk orang-orang yang diperas, yang memberi roti kepada orang-orang yang lapar. TUHAN membebaskan orang-orang yang terkurung,
TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar.
TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
TUHAN itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun! Haleluya!

Bacaan Injil

Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.

Invitatorium

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Ibadat Bacaan

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah Mazmur 23

1 Tuhan adalah gembalaku; takkan kekurangan aku.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput yang hijau: Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku: Ia menuntun aku di jalan kebenaran demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya: sebab Engkau besertaku; tongkat dan gada-Mu menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan musuh-musuhku: Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku melimpah.
6 Sesungguhnya kebaikan dan kemurahan akan mengikutiku seumur hidupku: dan aku akan diam di rumah Tuhan sepanjang masa.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Tuhan, dalam murka-Mu, janganlah menghukum aku.

Mazmur 37 (38)

Seorang pendosa dalam bahaya besar berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah

Semua sahabatnya berdiri dari kejauhan. (Lukas 23:49)

I
Ya Tuhan, janganlah menghardik aku dalam murka-Mu;

janganlah menghukum aku, Tuhan, dalam amarah-Mu.

Anak panah-Mu telah menancap dalam diriku;

tangan-Mu telah menimpa aku.

Karena murka-Mu seluruh tubuhku sakit:

karena dosaku, tiada kesehatan pada anggota tubuhku.

Kesalahanku menjulang lebih tinggi dari kepalaku;

itu beban yang terlalu berat untuk ditanggung.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra,

dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang,

selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan, dalam murka-Mu, janganlah menghukum aku.

Antifon 2Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.

II
Luka-lukaku busuk dan bernanah,

akibat kebodohanku sendiri.

Aku membungkuk dan berlutut.

Aku berkabung sepanjang hari.

Seluruh tubuhku terbakar demam;

seluruh tubuhku sakit.

Lelah dan hancur luluh,

aku berseru dengan pedih hati.

Ya Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku:

keluh kesahku tidak tersembunyi dari-Mu.

Jantungku berdebar, kekuatanku habis;

cahaya pun telah lenyap dari mataku.

Sahabat-sahabatku menjauhiku seperti penderita kusta;

mereka yang terdekat denganku berdiri jauh.

Mereka yang berkomplot melawan hidupku memasang jerat;

mereka yang mencari kehancuranku berbicara tentang bahaya,

merencanakan pengkhianatan sepanjang hari.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra,

dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang,

selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.

Antifon 3Aku akan mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, sebab Engkau adalah Juruselamatku.

III
Tetapi aku seperti orang tuli yang tidak dapat mendengar,

seperti orang bisu yang tidak dapat berbicara.

Aku seperti orang yang tidak mendengar apa-apa

yang di mulutnya tiada pembelaan.

Aku mengandalkan Engkau, ya Tuhan:

Engkaulah, Tuhan Allah, yang akan menjawab.

Aku berdoa: Jangan biarkan mereka mengejekku,

mereka yang bersukacita jika kakiku tergelincir.”

Sebab aku hampir jatuh

dan rasa sakitku selalu di hadapanku.

Aku mengakui bahwa aku bersalah

dan dosaku memenuhi aku dengan kecemasan.

Musuh-musuhku yang sembrono tak terhitung jumlahnya

dan musuh-musuhku yang berbohong banyak.

Mereka membalas kebaikan dengan kejahatan

dan menyerangku karena mencari yang benar.

Ya Tuhan, janganlah meninggalkan aku!

Ya Allahku, janganlah menjauh!

Bersegeralah datang menolong aku,

Ya Tuhan, Allahku, Juruselamatku!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra,

dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang,

selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Janganlah meninggalkan kami, Tuhan Allah kami; Engkau tidak melupakan tubuh Kristus-Mu yang hancur, pun ejekan yang diterima kasih-Nya. Kami, anak-anak-Mu, terbebani dosa; berikanlah kepada kami kepenuhan belas kasihan-Mu.

AntifonAku akan mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, sebab Engkau adalah Juruselamatku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Mataku berjaga menantikan pertolongan-Mu yang menyelamatkan

℟ menantikan sabda yang akan membenarkan aku.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Yosua

10:1-14; 11:15-17

Umat Allah menduduki tanah mereka sendiri
Adonizedek, raja Yerusalem, mendengar bahwa dalam penaklukan dan penghancuran Ai, Yosua telah melakukan terhadap kota itu dan rajanya seperti yang telah dilakukannya terhadap Yerikho dan rajanya. Ia juga mendengar bahwa penduduk Gibeon telah berdamai dengan Israel, tetap tinggal di antara mereka, dan bahwa ada ketakutan besar di mana-mana, karena Gibeon cukup besar untuk kota kerajaan, bahkan lebih besar dari kota Ai, dan semua laki-lakinya gagah berani. Maka Adonizedek, raja Yerusalem, menyuruh Hoham, raja Hebron, Piram, raja Yarmut, Yafia, raja Lakhis, dan Debir, raja Eglon, untuk datang membantunya menyerang Gibeon, karena Gibeon telah berdamai dengan Yosua dan orang Israel. Kelima raja Amori, dari Yerusalem, Hebron, Yarmut, Lakhis, dan Eglon, menyatukan semua pasukan mereka dan berbaris melawan Gibeon, di mana mereka mengambil posisi pengepungan.
Kemudian, orang-orang Gibeon mengirim permohonan kepada Yosua di perkemahannya di Gilgal: “Janganlah meninggalkan hamba-hamba-Mu. Datanglah ke sini dengan cepat dan selamatkan kami. Tolonglah kami, karena semua raja Amori di pegunungan telah bersatu melawan kami.”
Maka Yosua bergerak dari Gilgal dengan pasukan pilihan dan sisa prajuritnya. Sementara itu Tuhan berfirman kepada Yosua, “Janganlah takut kepada mereka, karena Aku telah menyerahkan mereka ke dalam kuasamu. Tidak seorang pun dari mereka akan dapat bertahan melawanmu.” Dan ketika Yosua melakukan serangan mendadak terhadap mereka setelah berbaris semalaman dari Gilgal, Tuhan membuat mereka kacau balau di hadapannya. Orang Israel menimbulkan pembantaian besar atas mereka di Gibeon dan mengejar mereka menuruni lereng Bet-Horon, mengganggu mereka sampai Azeka dan Makeda.
Ketika mereka melarikan diri di hadapan Israel menuruni Bet-Horon, Tuhan menghujani mereka dengan batu-batu besar dari langit di atas mereka sampai ke Azeka, membunuh banyak orang. Lebih banyak yang mati karena hujan es ini daripada yang dibunuh orang Israel dengan pedang. Pada hari ini, ketika Tuhan menyerahkan orang Amori kepada orang Israel,
Yosua berdoa kepada Tuhan,

dan berkata di hadapan Israel:

Berhentilah, hai matahari, di Gibeon,

hai bulan, di lembah Ayalon!

Dan matahari berhenti,

dan bulan tetap tinggal,

sementara bangsa itu membalas dendam kepada musuh-musuhnya.
Bukankah ini tercatat dalam Kitab Yasar? Matahari berhenti di tengah langit; tidak untuk sehari penuh ia melanjutkan perjalanannya yang cepat. Belum pernah ada hari seperti ini, ketika Tuhan menaati suara seorang manusia; karena Tuhan berperang untuk Israel.
Seperti yang telah diperintahkan Tuhan kepada hamba-Nya Musa, demikianlah Musa memerintahkan Yosua, dan Yosua bertindak sesuai dengan itu. Ia tidak meninggalkan apa pun yang telah diperintahkan Tuhan kepada Musa untuk dilakukan.
Maka Yosua merebut seluruh tanah ini: daerah pegunungan, seluruh Negeb, seluruh tanah Gosyen, kaki bukit, Arabah, serta daerah pegunungan dan kaki bukit Israel, dari Gunung Halak yang menjulang ke arah Seir sampai Baal-gad di lembah Lebanon di kaki Gunung Hermon. Semua raja mereka ditangkap dan dibunuh.

Responsorium Yehezkiel 34:13,15

Aku akan mengumpulkan mereka dari negeri-negeri asing dan membawa mereka kembali ke tanah mereka sendiri,

℟ dan mereka akan merumput di tempat-tempat yang berair dan di setiap tempat yang berpenghuni di tanah itu.
Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku sendiri akan memberi mereka istirahat.

℟ Dan mereka akan merumput di tempat-tempat yang berair dan di setiap tempat yang berpenghuni di tanah itu.
Bacaan Kedua

Dari Penjelasan Mazmur oleh Santo Ambrosius, uskup

Daya tarik Kitab Mazmur
Meskipun seluruh Kitab Suci harum dengan rahmat Allah, Kitab Mazmur memiliki daya tarik khusus.
Musa menulis sejarah nenek moyang Israel dalam prosa, tetapi setelah memimpin umat melalui Laut Merah – suatu keajaiban yang tetap dalam ingatan mereka – ia melantunkan nyanyian kemenangan sebagai pujian kepada Allah ketika ia melihat Raja Firaun tenggelam bersama pasukannya. Kejeniusannya melambung ke tingkat yang lebih tinggi, untuk menyamai pencapaian di luar kemampuannya sendiri.
Miriam pun mengangkat rebana dan menyanyikan dorongan bagi wanita-wanita lain, katanya: Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, karena Ia telah menang dengan gemilang; Ia telah melemparkan kuda dan penunggangnya ke laut.
Dalam Kitab Mazmur ada manfaat bagi semua, dengan kekuatan penyembuhan untuk keselamatan kita. Ada pengajaran dari sejarah, ajaran dari hukum, ramalan dari nubuat, hukuman dari kecaman, bujukan dari khotbah moral. Semua yang membacanya dapat menemukan obat untuk kegagalan pribadi mereka sendiri. Semua yang memiliki mata untuk melihat dapat menemukan di dalamnya sebuah gimnasium lengkap untuk jiwa, sebuah stadion untuk semua kebajikan, dilengkapi untuk setiap jenis latihan; terserah masing-masing untuk memilih jenis yang menurutnya terbaik untuk membantunya memenangkan hadiah.
Jika Engkau ingin membaca dan meniru perbuatan masa lalu, Engkau akan menemukan seluruh sejarah orang Israel dalam satu mazmur: dalam satu bacaan singkat Engkau dapat mengumpulkan harta untuk ingatan. Jika Engkau ingin mempelajari kekuatan hukum, yang diringkas dalam ikatan kasih (Barangsiapa mengasihi sesamanya, ia telah memenuhi hukum), Engkau dapat membaca dalam mazmur tentang kasih yang besar yang dengannya seorang pria menghadapi bahaya serius sendirian untuk menghilangkan rasa malu seluruh bangsa. Engkau akan menemukan kemuliaan kasih yang lebih dari sepadan dengan parade kekuasaan.
Apa yang harus kukatakan tentang rahmat nubuat? Kita melihat bahwa apa yang orang lain isyaratkan dalam teka-teki dijanjikan secara terbuka dan jelas hanya kepada pemazmur: Tuhan Yesus akan lahir dari benihnya, menurut firman Tuhan, Aku akan menempatkan di atas takhta-Mu seorang yang adalah buah dari daging-Mu.
Dalam mazmur, maka, Yesus tidak hanya lahir bagi kita, Ia juga mengalami sengsara-Nya yang menyelamatkan dalam tubuh-Nya, Ia terbaring dalam kematian, Ia bangkit kembali, Ia naik ke surga, Ia duduk di sebelah kanan Bapa. Apa yang tidak seorang pun berani katakan telah dinubuatkan oleh pemazmur saja, dan kemudian diumumkan oleh Tuhan sendiri dalam Injil.

Responsorium Mazmur 57:8-9

Hatiku teguh, ya Allah, hatiku teguh.

℟ Aku akan menyanyikan mazmur bagi-Mu.
Bangunlah, kecapi dan harpa, dan aku akan membangunkan fajar.

℟ Aku akan menyanyikan mazmur bagi-Mu.

Doa Penutup

Ya Allah,

dari-Mu segala yang baik berasal,

berilah kami, yang memohon kepada-Mu dalam kebutuhan kami,

agar atas dorongan-Mu kami dapat membedakan yang benar,

dan dengan bimbingan-Mu melakukannya.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

℟ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

℟ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan. Amin.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.

Bacaan Singkat (Efesus 5,25-27)

Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Antifon KidungOleh rahim belas kasih Allah kita, Surya dari tempat tinggi mengunjungi kita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungOleh rahim belas kasih Allah kita, Surya dari tempat tinggi mengunjungi kita.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan, fajar dan matahari kita, menerangi setiap insan dan takkan terbenam. Marilah kita memuji Dia dan berkata:

℟. Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dan keselamatan kami.

Pencipta bintang-bintang, permulaan hari ini kami terima penuh syukur dari tanganMu,* sambil mengenangkan kebangkitanMu. ℟.

Semoga rohMu mengajar kami bertindak seturut keinginan hatiMu,* dan semoga kebijaksanaanMu tetap membimbing kami. ℟.

Semoga kami pada hari Minggu ini berhimpun sebagai umatMu,* untuk menyambut santapan sabda dan tubuhMu. ℟.

Kami mengucap syukur kepadaMu,* atas kurniaMu yang tak terbilang banyaknya. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 1, 16b-17)

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Ayat Singkat

℣.Hati kita bersukacita karena Tuhan.℟.Dan kita percaya kepada nama-Nya yang kudus.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.

Mazmur 21 (22) I

Allahku, ya Allahku, mengapa aku Kautinggalkan?*
Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh, dan tidak menolong aku.

Allahku, di waktu siang aku berseru-seru,+
tetapi Engkau tidak menjawab,*
di waktu malam aku mengaduh-aduh, tetapi tidak juga aku tenang.

Padahal Engkau bersemayam di atas takhta yang suci,*
ya Allah, kemuliaan Israel.

KepadaMu leluhur kami percaya,*
mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.

KepadaMu mereka berseru, dan mereka Kaubebaskan,*
kepadaMu mereka berharap, dan tidak Kaukecewakan.

Tetapi aku ini cacing dan bukan manusia,*
cercaan orang dan hinaan rakyat.

Semua yang melihat aku mengolok-olok aku,*
mereka mencibirkan bibir dan meggelengkan kepala:

"Ia hidup untuk Tuhan? Biar Tuhan meluputkannya,*
biar Tuhan melepaskannya, kalau Tuhan memang menaruh perhatian".

Ya Tuhan, Engkau yang mengeluarkan daku dari kandungan,*
yang meletakkan daku dengan aman pada dada ibuku.

KepadaMu aku diserahkan sejak lahir,*
sejak aku dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku.

Jangan tinggal jauh dari padaku, sebab musuh telah dekat,*
dan tak ada penolong bagiku.

Antifon 1Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.

Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.

Mazmur 21 (22) II

Seperti lembu-lembu jantan, musuh mengerumuni aku,*
seperti banteng raksasa, mereka mengepung aku.

Mereka mengangakan moncong terhadap aku,*
seperti singa yang menerkam dan mengaum.

Seperti air aku tercurah,*
dan segala tulangku terlepas dari sendinya.

Hatiku menjadi seperti lilin,*
hancur luluh dalam diriku.

Kekuatanku kering seperti beling,*
lidahku melekat pada langit-langit mulutku.

Seperti anjing, musuh mengerumuni aku,*
gerombolan penjahat mengepung aku.

Mereka menusuk tangan dan kakiku,*
segala tulangku dapat kuhitung.

Mereka menonton dan memandangi aku,+
membagi-bagi pakaianku di antara mereka,*
dan membuang undi atas jubahku.

Tetapi Engkau, Tuhan, janganlah jauh,*
kekuatanku, bergegaslah menolong aku!

Lepaskanlah aku dari pedang,*
dan nyawaku dari cengkeraman anjing.

Selamatkanlah aku dari moncong singa,*
dan tolonglah aku mengalahkan tanduk banteng.

Maka aku akan memansyhurkan namaMu kepada saudaraku,*
dan memuji Engkau di tengah-tengah umat.

Antifon 2Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.

Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.

Mazmur 21 (22) III

Hai orang takwa, pujilah Tuhan,+
segenap keturunan Yakub, muliakanlah Tuhan,*
gentarlah terhadapNya, hai segala keturunan Israel.

Karena Tuhan tidak menganggap hina,*
dan tidak merasa jijik terhadap kesengsaraan orang miskin.

Tuhan tidak menyembunyikan wajahNya terhadap mereka,*
tetapi mendengarkan seruan mereka.

Aku akan memuji Engkau dalam himpunan umat,*
dan menepati nadarku di depan orang takwa.

Orang miskin akan makan dan dikenyangkan,+
orang yang mencari Tuhan akan memuji Dia,*
semoga mereka hidup untuk selamanya!

Seluruh bumi akan insaf dan berbalik kepada Tuhan,*
dan seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapanMu.

Karena Tuhan sungguh raja,*
dan penguasa atas para bangsa,

semua penghuni alam maut akan menyembah Dia,*
dan semua orang mati akan berlutut di hadapanNya.

Tetapi aku, aku akan hidup bagi Tuhan,*
dan keturunanku akan mengabdi kepadaNya.

Mereka akan mengisahkan karya Tuhan turun-temurun,*
dan mewartakan keadilanNya kepada anak cucunya.

Antifon 3Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.

Bacaan singkat Rom 1,16b-17

Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya. Sebab dalam Injil diwahyukan daya penyelamatan Allah yang berdasarkan iman dan membangun iman. Sebab ada tertulis: "Orang benar akan hidup berdasarkan iman".

℣.Demi Tuhanlah hati kita bergembira.℟.Pada namaNya yang kudus kita percaya.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Eph 2, 8-9)

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Ayat Singkat

℣.Kiranya jalan-Mu dikenal di bumi, ya Tuhan.℟.Dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*
keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*
Israel daerah kekuasaanNya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*
sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*
dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*
hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*
hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*
di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*
dan batu menjadi mata air.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Bacaan singkat 2Kor 1,3-4

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas-kasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderitaan, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam penderitaan, dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah.

Lagu Singkat

℣.Terpujilah Engkau, ya Tuhan,* Di angkasa raya.℟.Terpujilah.℣.KepadaMulah pujian selama segala abad.℟.Dia angkasa raya.℣.Kemuliaan.℟.Terpujilah.

Antifon Kidung(Mi V): Guru, semalam-malaman kami bekerja keras dan tidak menangkap seekorpun. Tetapi atas perintahMu, aku akan menebarkan jala.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungGuru, semalam-malaman kami bekerja keras dan tidak menangkap seekorpun. Tetapi atas perintahMu, aku akan menebarkan jala.

Doa Permohonan

Kristuslah kepala kita, dan kita anggota-anggotaNya. Marilah kita menyembah Dia dan dengan gembira berseru:

℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.

Ya Penyelamat kami, teguhkanlah umat pilihanMu, agar lebih jelas melambangkan kesatuan umat manusia,* dan menjadi tanda pembawa selamat yang lebih nyata bagi semua bangsa. ℟.

Dampingilah selalu para uskup bersama bapa suci,* dan anugerahilah mereka kesatuan, cinta kasih dan damai. ℟.

Satukanlah seluruh umat Kristen dalam diriMu sebagai kepala,* supaya kami dalam kehidupan sehari-hari memberi kesaksian tentang kerajaanMu. ℟.

Berikanlah perdamaian kepada dunia,* supaya keamanan dan kesejahteraan berkembang di mana-mana. ℟.

Bangkitkanlah semua orang mati pada hari kiamat,* dan ikutsertakanlah kami dalam kebahagiaan mereka. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Silverius

Paus dan Martir

Silverius dikenal sebagai seorang yang bersemangat, berani, jujur dan tidak takut melakukan kewajibannya. Tetapi justru karena sifat-sifat ini, ia mengalami banyak penderitaan.

Ia terpilih menjadi Paus pada tahun 536 menggantikan Paus Agapitus. Dalam kepemimpinannya ia memecat Batrik Anthimus di Konstantinopel karena ajaran bidaah yang disebarkannya. Tetapi Batrik Anthimus dilindungi oleh Teodosia, istri kaisar. Teodosia meminta kepada Paus Silverius agar Batrik Anthimus dimaafkan dan diangkat kembali sebagai Patriark Konstantinopel.

Tetapi karena Anthimus sendiri tidak bersedia mengubah sikapnya, maka permintaan Teodosia itu secara halus ditolak oleh Silverius. Silverius berani mengatakan penolakan itu meskipun ia tahu bahwa tindakannya itu akan mendatangkan malapetaka atas dirinya. Kepada seorang anak Teodosius, Silverius mengatakan: “Sudah jelas bagiku apa yang akan terjadi atas diri. Penolakanku terhadap permintaan Teodosia, ibumu, tentu menimbulkan kemarahan besar.”

Akhirnya terjadi pula apa yang dirasakannya. Ia ditangkap oleh panglima Belisarius di Roma, dan dibuang sebagai tawanan di sebuah tempat sunyi di Asia Kecil. Kemudian atas usul kaisar Vigilius, Paus Silverius kembali ke tahktanya. Tetapi ia tetap tidak bersedia mengangkat seorang pengajar aliran sesat menjadi patriark. Ia sekali lagi ditangkap dan dibuang ke Palmaria, tempat ia meninggal dunia dalam keadaan serba kekurangan dan penderitaan besar pada tahun 538. Ia memimpin Gereja selama dua tahun dengan penuh penderitaan.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari