Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Barnabas menceritakan kepada para rasul bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan.
Setelah dibaptis dalam nama Yesus, Saulus pergi ke Yerusalem. Di sana, ia mencoba menggabungkan diri dengan murid-murid Yesus, tetapi semuanya takut kepadanya karena mereka tidak percaya bahwa Saulus juga seorang murid. Tetapi, Barnabas menerima dia lalu membawanya kepada rasul-rasul dan menceritakan kepada mereka bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan, dan bahwa Tuhan berbicara dengan dia. Juga diceritakannya bagaimana keberanian Saulus mengajar di Damsyik dalam nama Yesus. Maka, Saulus tetap bersama-sama dengan mereka di Yerusalem, dan dengan berani ia mengajar dalam namaTuhan. Saulus juga berbicara dan bersoal jawab dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, dan mereka itu berusaha membunuh dia. Akan tetapi setelah hal itu diketahui oleh saudara-saudara anggota jemaat, mereka membawa Saulus ke Kaisarea, dan dari situ membantu dia ke Tarsus. Selama beberapa waktu, jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya semakin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.
Refren: Nama Tuhan hendak kuwartakan di tengah umat kumuliakan.
Nazarku akan kubayar di depan orang-orang yang bertakwa. Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang,orang yang mencari Tuhan akan memuji-muji Dia biarlah hatimu hidup untuk selamanya.
Segala ujung bumi akan menjadi sadar lalu berbalik kepada Tuhan; dan segala rumpun bangsa akan sujud menyembah di hadapan Allah kita. Kepada-Nya akan sujud menyembah: semua orang sombong di bumi di hadapan-Nya akan berlutut: semua orang yang telah kembali ke pangkuan pertiwi.
Dan, aku akan hidup bagi Tuhan, anak cucuku akan beribadah kepada-Nya. Mereka akan menceritakan hal-ikhwal Tuhan kepada angkatan yang akan datang. Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti; semua itu telah dikerjakan oleh Tuhan.
Inilah perintah Allah, yaitu supaya kita percaya dan saling mengasihi.
Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Demikianlah kita ketahui bahwa kita berasal dari kebenaran, dan kita dapat menghadap Allah dengan hati tenang. Sebab jika kita dituduh oleh hati kita, Allah adalah lebih besar dari hati kita, dan Ia mengetahui segala sesuatu. Saudara-saudaraku yang terkasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian penuh iman untuk mendekati Allah. Dan apa saja yangkita minta dari Allah, kita peroleh dari pada-Nya karenakita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. Dan inilah perintah Allah itu: yakni supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah-Nya yang diberikan Kristus kepada kita. Barangsiapa mennuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan, beginilah kita ketahui bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu dalam Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Barang-siapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya, dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya supaya berbuah lebih banyak. Kamu memang sudah bersih karena Firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal didalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku didalam dia, ia berbuah banyak sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang keluar seperti ranting yang menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan Firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak, dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”
Invitatorium
Pembukaan
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Alleluya, batu telah digulingkan dari pintu kubur, alleluya.
Mazmur 1
Ada dua jalan yang dapat ditempuh manusia
yang tidak mengikuti nasihat orang fasik;
AntifonAlleluya, batu telah digulingkan dari pintu kubur, alleluya.
Antifon 2Alleluya, perempuan, siapakah yang Engkau cari? Mengapa Engkau mencari yang hidup di antara orang mati? alleluya.
Mazmur 2
Mesias, raja dan penakluk
Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang diurapi (Kisah Para Rasul 4:27).
AntifonAlleluya, perempuan, siapakah yang Engkau cari? Mengapa Engkau mencari yang hidup di antara orang mati? alleluya.
Antifon 3Alleluya, jangan menangis, Maria; Tuhan telah bangkit dari antara orang mati, alleluya.
Mazmur 3
Aku aman dalam penjagaan Tuhan
Betapa banyak yang bangkit melawan aku!
AntifonAlleluya, jangan menangis, Maria; Tuhan telah bangkit dari antara orang mati, alleluya.
Responsorium Wahyu 14:2; 19:6; 12:10; 19:5
Responsorium
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Barang siapa haus, akan menerima air kehidupan dengan cuma-cuma, alleluya.
Mazmur 62
Antifon 1Barang siapa haus, akan menerima air kehidupan dengan cuma-cuma, alleluya.
Antifon 2Hai lautan dan mata air, bersujudlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, alleluya.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Hai lautan dan mata air, bersujudlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, alleluya.
Antifon 3Hendaknya orang takwa bersuka ria atas kejayaan Tuhan, alleluya.
Mazmur 149
Antifon 3Hendaknya orang takwa bersuka ria atas kejayaan Tuhan, alleluya.
Bacaan singkat: Kis 10,40-43
Antifon KidungSetiap orang akan menghasilkan banyak buah, kalau ia tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia, alleluya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungSetiap orang akan menghasilkan banyak buah, kalau ia tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.
Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,* semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaanMu. ℟.
Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,* semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau. ℟.
Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,* semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepadaMu. ℟.
Raja yang mulia, kami menantikan hari penampakanMu yang megah,* agar dapat memandang wajahMu dan menjadi serupa dengan Dikau. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Cf. 1 Cor 15, 3 b-5)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.
Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.
Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.
Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.
Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.
Bacaan Singkat: (Ef 2,4-6)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Rom 6, 4)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan bangkit dan duduk di sebelah kanan Allah, alleluya.
Antifon 1Tuhan bangkit dan duduk di sebelah kanan Allah, alleluya.
Antifon 2Allah telah merebut kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih, alleluya.
Mazmur 113
Antifon 2Allah telah merebut kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih, alleluya.
Antifon 3Alleluya, Tuhan kita sudah menjadi raja. Marilah kita bersorak-sorai dan memuliakan Dia, alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Alleluya, Tuhan kita sudah menjadi raja. Marilah kita bersorak-sorai dan memuliakan Dia, alleluya.
Bacaan singkat: Ibr 10,12-14
Antifon KidungTuhan bersabda: Perintah baru Kuberikan kepadamu, yaitu supaya kamu saling mencintai, sebagaimana Aku telah mencintai kamu, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungTuhan bersabda: Perintah baru Kuberikan kepadamu, yaitu supaya kamu saling mencintai, sebagaimana Aku telah mencintai kamu, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Raja pemenang, dengarkanlah kami.
Kristus, cahaya dan keselamatan segala bangsa,* curahkanlah api Roh kudus atas kami yang mewartakan kebangkitanMu. ℟.
Semoga umat Israel menyadari bahwa pengharapannya terpenuhi dalam Engkau, ya Kristus,* dan seluruh bumi mengenal kemuliaanMu. ℟.
Semoga kami bersatu dengan para kudusMu,* dan bersama mereka kelak dapat melepaskan lelah, dan beristirahat dari segala jerih payah. ℟.
Engkau telah mengalahkan musuhMu, yakni kematian, maka kalahkanlah musuhMu dalam diri kami juga,* agar kami dapat hidup bagiMu, pemenang yang takkan mati lagi. ℟.
Engkau taat sampai mati, dan bertakhta di sebelah kanan Bapa,* perkenankanlah saudara-saudaraMu masuk ke dalam kerajaanMu yang mulia. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santa Bertha
Bertha adalah anak Rigobertus, seorang Pangeran Kerajaan Nuestria, Prancis pada masa pemerintahan raja Clovis II. Hari kelahirannya tidak diketahui dengan pasti. Dikatakan bahwa sepeninggal suaminya, Siegfridus, ia mulai menjalani hidup membiara di Blangy, wilayah Artois, Perancis Utara.di biara ini, ia menjadi Abbas selama bebarapa tahun sampai saat ajalnya pada tahun 725. Ada banyak cerita tentang santa Bertha namun semuanya kurang dapat dipercaya kebenarannya. Salah satu dari cerita-cerita itu ialah bahwa ia dibunuh oleh anak-anak tirinya sendiri.
Santo Ignatius Peis dari Lakoni
Ignatius lahir di Sardinia pada tahun 1701. Ketika masih muda belia, ia masuk biara Kapusin sebagai seorang bruder. Cara hidup membiara telah menjadi cita-cita hidupnya semenjak kecil. Dengan memilih biara Kapusin, ia bermaksud menjadi seperti Fransiskus Asisi, pewarta Injil yang menghayati imannya dengan hidup miskin demi sesamanya. Pekerjaan setiap hari ialah menjelajahi seluruh kota untuk meminta derma bagi kepentingan biaranya. Pekerjaan ini dijalaninya selama 40 tahun. Sambil berkeliling miminta derma, ia mengajar orang-orang yang ditemuinya tentang Kasih Kristus kepada manusia. Senyum manis yang selalu menghiasi bibirnya mencerminkan kesejahteraan jiwanya. Perkataannya senantiasa membawa penghiburan bagi orang-orang yang bersusah serta menggerakkan hati mereka untuk lebih mencintai Yesus.
Bruder Ignatius yang dikenal sederhana selalu membagikan sedekah kepada orang-orang yang lebih miskin daripadanya. Ia menjadi rasul dan pewarta Injil Kristus dengan teladan hidupnya, doa-doa dan laku tapanya. Ia meninggal dunia pada tanggal 11 Mei 1781. Oleh Sri Paus Pius XII (1939-1958), ia dinyatakan ‘Kudus’ pada tahun 1951.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari