Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Mereka sehati dan sejiwa.
Kumpulan orang yang telah percaya akan Yesus sehati dan sejiwa. Dan, tidak seorang pun yang berkata bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. Dan, dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus, dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. Di antara mereka, tidak ada seorang pun yang berkekurangan karena semua orang yang mempunyai atanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.
Refren: Bersyukurlah kepada Tuhan, kar’na baiklah Dia!
Biarlah Israel berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!” Biarlah kaum Harun berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!” Biarlah orang yang takwa berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!”
Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan. Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan. Tuhan telah menghajar aku dengan keras, tetapi Ia tidak menyerahkan daku kepada maut.
Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Inilah hari yang dijadikan Tuhan. Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karena-Nya.
Semua yang lahir dari Allah mengalahkan dunia.
Saudara-saudaraku yang terkasih, setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir daripada-Nya. Inilah tandanya bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Dan perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah mengalahkan dunia. Dan inilah yang mengalahkan dunia, yakni iman kita. Tidak ada orang yang mengalahkan dunia, selain dia yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah! Dan inilah yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus; bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan darah. Dan, Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.
Delapan hari kemudian Yesus datang.
Setelah Yesus wafat di salib, pada malam pertama sesudah hari Sabat, berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu, datanglah Yesus, berdiri di Tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu?” Sesudah berkata demikian, Yesus menunjukkan tangan dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka, kata Yesus sekali lagi, “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Yesus menghembusi mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menaytakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” Pada waktu Yesus datang itu, Tomas, seorang dari kedua belas murid, yang juga disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka. Maka, kata murid-murid yang lain itu kepadanya, “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka, “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya, dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu, dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rum aitu, dan Tomas pun bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang. Ia berdiri di Tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” Kemudian Yesus berkata kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lhatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku, dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Tomas menjawab kepada-Nya, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya, “Karena telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini. Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya oleh imanmu kamu memperoleh hidup dalam nama-Nya.
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pada pesta Anak Domba yang agung
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Aku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
Mazmur 1
yang tidak mengikuti nasihat orang fasik,
tidak berdiam di jalan orang berdosa
AntifonAku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
AntifonAku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
AntifonAku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
AntifonAku adalah Aku, dan orang fasik tidak menerima jalan-Ku, sebab hukum Tuhan adalah kesukaanku, alleluya.
Antifon 2Aku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
Mazmur 2
mengapa suku-suku bangsa merencanakan hal yang sia-sia?
Bangkitlah raja-raja bumi,
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
AntifonAku telah meminta kepada Bapa-Ku, dan Ia telah memberikan bangsa-bangsa kepada-Ku sebagai warisan-Ku, alleluya.
Antifon 3Aku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
Mazmur 3
Betapa banyak yang bangkit melawan aku!
Betapa banyak yang berkata tentang aku:
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
AntifonAku berbaring untuk beristirahat dan tertidur; aku terbangun lagi, sebab Tuhan menopang aku, alleluya.
Responsorium Kolose 3:1, 2, 3
Responsorium Kolose 3:3-4; Roma 6:11
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.
Mazmur 62
Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.
Antifon 2Penebus kita sudah bangkit dari kubur, marilah kita menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kita, alleluya.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Penebus kita sudah bangkit dari kubur, marilah kita menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kita, alleluya.
Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.
Mazmur 149
Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.
Bacaan singkat: Kis 10,40-43
AntifonPada hari inilah Tuhan bertindak, mari kita rayakan dengan gembira, alleluya.
Antifon KidungMasukkanlah tanganmu ke dalam lambungKu. Jangan sangsi lagi, tetapi percayalah, alleluya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungMasukkanlah tanganmu ke dalam lambungKu. Jangan sangsi lagi, tetapi percayalah, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.
Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,* semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaanMu. ℟.
Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,* semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau. ℟.
Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,* semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepadaMu. ℟.
Raja yang mulia, kami menantikan hari penampakanMu yang megah,* agar dapat memandang wajahMu dan menjadi serupa dengan Dikau. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Cf. 1 Cor 15, 3 b-5)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.
Antifon 2Penebus kita sudah bangkit dari kubur, marilah kita menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kita, alleluya.
Antifon 2Penebus kita sudah bangkit dari kubur, marilah kita menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kita, alleluya.
Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.
Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.
Bacaan singkat: 1 Kor 15,3b-5
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Rom 6, 4)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, alleluya.
Antifon 1Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, alleluya.
Antifon 2Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, alleluya.
Mazmur 113
Antifon 2Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, alleluya.
Antifon 3Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudaraKu, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudaraKu, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, alleluya.
Bacaan singkat: Ibr 10,12-14
AntifonPada hari inilah Tuhan bertindak, mari kita rayakan dengan gembira, alleluya.
Antifon KidungHai Tomas, karena melihat Aku, engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungHai Tomas, karena melihat Aku, engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Kristus, sumber kehidupan, dengarkanlah kami.
Engkaulah batu yang dibuang oleh para tukang bangunan, tetapi yang dipilih menjadi batu sendi,* semoga kami sebagai batu yang hidup Kaupergunakan dalam membangun GerejaMu. ℟.
Engkaulah saksi Allah yang setia dan benar, manusia pertama yang bangkit dari mati,* semoga GerejaMu tetap memberi kesaksian tentang Engkau. ℟.
Engkaulah pengantin tunggal Gereja yang lahir dari lambungMu,* semoga kami menjadi saksi pernikahan yang luhur itu. ℟.
Engkaulah awal dan akhir, Engkau telah mati dan hidup kembali,* semoga orang yang telah dibaptis tetap setia sampai mati, sehingga layak menerima mahkota kemuliaan. ℟.
Engkaulah cahaya yang menyinari kota suci Allah, Yerusalem surgawi,* terangilah arwah kaum kerabat kami, agar mereka dapat memerintah bersama Engkau tanpa akhir. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santa Oda
Oda lahir pada tahun 1131. Keinginannya untuk menjadi seorang biarawati tidak dikabulkan oleh ayah-ibunya. Meski demikian, ia dengan tegas memilih hidup membiara sebagai jalan hidupnya. Kemudian ia diangkat sebagai pemimpin biara di Revreulle, Perancis. Dalam menjalankan hidupnya sebagai seorang pemimpin biara, ia menunjukkan disiplin diri yang keras, namun sangat sabar, rendah hati dan memberi perhatian besar pada orang-orang miskin. Ia meninggal dunia pada tahun 1158.
Santo Teodorus Trichinas
Teodorus adalah pertapa abad ke empat yang hidup menyendiri di sebuah daerah gurun pasir di luar kota Konstantinopel. Ia dianiaya dan dibunuh pada tahun 330. Kisah pembunuhannya tidak diketahui dengan jelas.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari