Doa Katolik
Hari Raya

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Jumat, 1 Juni 2035· Putih · Pekan Psalterium IV
1 Juni 2035

Bacaan Misa

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" Lalu firman-Nya: "Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!" Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu. Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa. Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku." Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram. Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.

Mazmur Tanggapan

Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!
Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.
Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku!
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Bacaan Injil

Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

Invitatorium

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Ibadat Bacaan

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

1 Tuhan gembalaku; takkan kekurangan aku.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput yang hijau: Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku: Ia menuntun aku di jalan kebenaran demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya: sebab Engkau besertaku; tongkat-Mu dan gada-Mu, itulah yang menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan musuh-musuhku: Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku melimpah.
6 Sesungguhnya kebaikan dan kemurahan akan mengikutiku seumur hidupku: dan aku akan diam di rumah Tuhanku selama-lamanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Aku lelah menangis, merindukan Allahku.

Mazmur 68 (69):2-22; 30-37

Aku hangus oleh semangat bagi rumah-Mu

Mereka memberi-Nya campuran anggur dan empedu (Matius 27:34).

I
Selamatkanlah aku, ya Allah,

sebab air telah naik sampai ke leherku.
Aku telah tenggelam dalam lumpur yang dalam

dan tidak ada pijakan.

Aku telah masuk ke dalam air yang dalam

dan gelombang menenggelamkan aku.
Aku lelah karena semua tangisanku,

tenggorokanku kering.

Mataku telah habis

karena mencari Allahku.
Lebih banyak dari rambut di kepalaku

adalah mereka yang membenci aku tanpa sebab.

Mereka yang menyerang aku dengan dusta

terlalu banyak bagi kekuatanku.
Bagaimana aku dapat mengembalikan

apa yang tidak pernah aku curi?

Ya Allah, Engkau tahu kebodohan dosaku;

dosa-dosaku dapat Engkau lihat.
Janganlah mereka yang berharap kepada-Mu dipermalukan

melalui aku, Tuhan semesta alam:

janganlah mereka yang mencari Engkau dikecewakan

melalui aku, Allah Israel.
Demi Engkaulah aku menderita cemoohan,

sehingga rasa malu menutupi wajahku,

sehingga aku menjadi orang asing bagi saudara-saudaraku,

orang asing bagi anak-anak ibuku sendiri.

Aku terbakar oleh semangat bagi rumah-Mu

dan cemoohan terhadap-Mu menimpa aku.
Ketika aku menyiksa jiwaku dengan puasa

mereka menjadikannya cemoohan terhadapku.

Ketika aku mengenakan kain kabung dalam perkabungan

maka mereka menjadikanku bahan ejekan,

gosip orang-orang di gerbang,

subjek lagu-lagu pemabuk.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.

AntifonAku lelah menangis, merindukan Allahku.

Antifon 2Aku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

II
Inilah doaku kepada-Mu,

doaku memohon rahmat-Mu.

Dalam kasih-Mu yang besar, jawablah aku, ya Allah,

dengan pertolongan-Mu yang tak pernah gagal:

selamatkanlah aku dari tenggelam dalam lumpur;

selamatkanlah aku dari musuh-musuhku.
Selamatkanlah aku dari air yang dalam

jangan sampai gelombang menenggelamkan aku.

Jangan biarkan jurang menelanku

pun kematian menutup mulutnya atasku.
Tuhan, jawablah, karena kasih-Mu baik;

dalam belas kasihan-Mu, berpalinglah kepadaku.

Jangan sembunyikan wajah-Mu dari hamba-Mu;

jawablah segera karena aku dalam kesusahan.

Datanglah mendekat kepada jiwaku dan tebuslah aku;

bebaskanlah aku yang tertekan oleh musuh-musuhku.
Engkau tahu bagaimana mereka mencemooh dan mengejek aku;

para penindas aku semuanya ada di hadapan-Mu.

Cemoohan telah menghancurkan hatiku;

aku telah mencapai batas kekuatanku.
Aku mencari belas kasihan dengan sia-sia,

penghibur; tidak satu pun dapat kutemukan.

Untuk makanan mereka memberiku racun;

dalam dahagaku mereka memberiku cuka untuk diminum.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.

AntifonAku butuh makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

Antifon 3Carilah Tuhan dan kamu akan hidup.

III
Adapun aku dalam kemiskinan dan penderitaanku

biarlah pertolongan-Mu, ya Allah, mengangkat aku.
Aku akan memuji nama Allah dengan nyanyian;

aku akan memuliakan Dia dengan syukur,

persembahan yang lebih menyenangkan Allah daripada lembu,

lebih daripada binatang yang disiapkan untuk kurban.
Orang miskin ketika melihatnya akan bersukacita

dan hati yang mencari Allah akan hidup kembali;

karena Tuhan mendengarkan orang yang membutuhkan

dan tidak menolak hamba-hamba-Nya dalam belenggu mereka.

Biarlah langit dan bumi memuji Dia,

laut dan semua makhluk hidupnya.
Karena Allah akan membawa pertolongan ke Sion

dan membangun kembali kota-kota Yehuda

dan manusia akan tinggal di sana dalam kepemilikan.

Anak-anak hamba-hamba-Nya akan mewarisinya;

mereka yang mengasihi nama-Nya akan tinggal di sana.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah Bapa kami, untuk menunjukkan jalan keselamatan, Engkau memilih agar panji salib mendahului kami, dan Engkau menggenapi nubuat-nubuat kuno dalam Paskah Kristus dari kematian menuju kehidupan. Jangan biarkan kami membangkitkan kemarahan-Mu yang menyala-nyala oleh dosa, melainkan, melalui perenungan luka-luka-Nya, buatlah kami terbakar oleh semangat bagi kehormatan Gereja-Mu dan dengan kasih yang bersyukur kepada-Mu.

AntifonCarilah Tuhan dan kamu akan hidup.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan akan mengajarkan jalan-jalan-Nya kepada kita.

Dan kita akan mengikuti jejak langkah-Nya.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Pengkhotbah 8:5—9:10

Penghiburan orang bijak
“Siapa yang memelihara perintah tidak akan mengalami kejahatan, dan hati orang bijak mengetahui waktu dan penghakiman; karena ada waktu dan penghakiman untuk segala sesuatu.” – Namun itu adalah penderitaan besar bagi manusia bahwa ia tidak mengetahui apa yang akan datang; karena siapa yang akan memberitahukan kepadanya bagaimana itu akan terjadi? Tidak ada manusia yang menguasai napas kehidupan sehingga dapat menahannya, dan tidak ada yang menguasai hari kematian. Tidak ada pengecualian dari perjuangan, pun orang fasik tidak diselamatkan oleh kefasikan mereka. Semua ini aku pertimbangkan dan aku terapkan pikiranku pada setiap pekerjaan yang dilakukan di bawah matahari, sementara satu orang menindas yang lain untuk kerugiannya.
Sementara itu aku melihat orang-orang fasik mendekat dan masuk; dan ketika mereka meninggalkan tempat kudus, mereka dipuji di kota atas apa yang telah mereka lakukan. Ini juga kesia-siaan. Karena hukuman terhadap pelaku kejahatan tidak segera dilaksanakan, maka hati manusia dipenuhi dengan keinginan untuk melakukan kejahatan – karena orang berdosa melakukan kejahatan seratus kali dan tetap hidup. Meskipun sesungguhnya aku tahu bahwa akan baik bagi mereka yang takut akan Allah, karena penghormatan mereka kepada-Nya; dan bahwa tidak akan baik bagi orang fasik, dan ia tidak akan memperpanjang hari-harinya yang gelap, karena kurangnya penghormatan mereka kepada Allah.
Ini adalah kesia-siaan yang terjadi di bumi: ada orang-orang benar diperlakukan seolah-olah mereka telah melakukan kejahatan dan orang-orang fasik diperlakukan seolah-olah mereka telah melakukan keadilan. Ini juga, kataku, adalah kesia-siaan.
Oleh karena itu aku memuji kegembiraan, karena tidak ada yang baik bagi manusia di bawah matahari kecuali makan dan minum dan kegembiraan: karena ini adalah pendamping dari jerih payahnya selama hari-hari terbatas dari kehidupan yang Allah berikan kepadanya di bawah matahari.
Ketika aku menerapkan hatiku untuk mengetahui hikmat dan untuk mengamati apa yang dilakukan di bumi, aku menyadari bahwa manusia tidak dapat menemukan semua pekerjaan Allah yang dilakukan di bawah matahari, meskipun baik siang maupun malam matanya tidak menemukan istirahat dalam tidur. Betapapun manusia berjerih payah dalam mencari, ia tidak menemukannya; dan bahkan jika orang bijak mengatakan bahwa ia tahu, ia tidak dapat menemukannya.
Semua ini telah aku ingat dan aku akui: orang benar, orang bijak, dan perbuatan mereka ada di tangan Allah. Kasih dari kebencian tidak dapat diketahui manusia; keduanya tampak sama sia-sia, karena ada nasib yang sama untuk semua, untuk orang benar dan orang fasik, untuk yang baik dan yang jahat, untuk yang bersih dan yang najis, untuk dia yang mempersembahkan kurban dan dia yang tidak. Seperti halnya bagi orang baik, demikian pula bagi orang berdosa; seperti halnya bagi dia yang bersumpah sembarangan, demikian pula bagi dia yang takut akan sumpah.
Di antara semua hal yang terjadi di bawah matahari, ini adalah yang terburuk, bahwa segala sesuatu berakhir sama untuk semua. Oleh karena itu pikiran manusia dipenuhi dengan kejahatan, dan kegilaan ada di hati mereka selama hidup; dan sesudahnya mereka pergi kepada orang mati. Sesungguhnya, bagi siapa pun di antara yang hidup ada harapan; anjing hidup lebih baik daripada singa mati. Karena yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi yang mati tidak lagi tahu apa-apa. Tidak ada lagi ganjaran bagi mereka, karena semua ingatan tentang mereka hilang. Bagi mereka, kasih dan kebencian dan persaingan telah lama lenyap. Mereka tidak akan pernah lagi memiliki bagian dalam apa pun yang dilakukan di bawah matahari.
Pergilah, makanlah rotimu dengan sukacita dan minumlah anggurmu dengan hati yang gembira, karena sekaranglah Allah menyukai pekerjaanmu. Setiap saat biarlah pakaianmu putih, dan jangan pelit parfum untuk kepalamu. Nikmatilah hidup dengan istri yang kamu kasihi, sepanjang hari-hari kehidupan yang singkat yang diberikan kepadamu di bawah matahari. Inilah bagianmu dalam hidup, untuk jerih payah pekerjaanmu di bawah matahari. Apa pun yang dapat kamu kerjakan, lakukanlah dengan segenap kekuatanmu; karena tidak akan ada pekerjaan, pun alasan, pun pengetahuan, pun hikmat di dunia bawah tempat kamu akan pergi.

Responsorium 1 Korintus 2:9-10; Pengkhotbah 8:17

Mata belum pernah melihat, telinga belum pernah mendengar, pun hati manusia belum pernah membayangkan, apa yang telah Allah sediakan bagi mereka yang mengasihi Dia;

hal-hal ini telah Allah nyatakan kepada kita melalui Roh-Nya, yang menyelidiki segala sesuatu, bahkan kedalaman-kedalaman Allah.
Manusia berdiri kebingungan di hadapan misteri semua pekerjaan Allah.

Hal-hal ini telah Allah nyatakan kepada kita melalui Roh-Nya, yang menyelidiki segala sesuatu, bahkan kedalaman-kedalaman Allah.
Bacaan Kedua

Dari sebuah tafsiran atas Kitab Pengkhotbah oleh Santo Gregorius dari Agrigentum, uskup

Bersukacitalah, jiwaku, dalam Tuhan
Datanglah, makanlah rotimu dengan sukacita dan minumlah anggurmu dengan hati yang gembira, karena pekerjaanmu telah menyenangkan Allah. Jika kita menafsirkan teks ini dalam arti yang jelas dan biasa, akan benar untuk menyebutnya sebagai nasihat yang benar, di mana Pengkhotbah menasihati kita untuk menganut cara hidup yang sederhana dan dibimbing oleh ajaran-ajaran yang melibatkan iman yang tulus kepada Allah. Maka kita dapat makan roti kita dengan sukacita dan minum anggur kita dengan hati yang gembira. Kita tidak akan jatuh ke dalam perkataan fitnah pun terlibat dalam hal-hal yang licik; sebaliknya kita harus memikirkan apa yang benar, dan, sejauh yang kita bisa, kita harus membantu orang miskin dan yang membutuhkan dengan belas kasihan dan kemurahan hati, benar-benar mengabdikan diri pada pengejaran dan perbuatan baik yang menyenangkan Allah.
Tetapi penafsiran rohani dari teks ini membawa kita pada makna yang lebih tinggi dan mengajarkan kita untuk menganggap ini sebagai roti surgawi dan mistik, yang telah turun dari surga, membawa kehidupan bagi dunia, dan untuk minum anggur rohani dengan hati yang gembira, anggur yang mengalir dari sisi pokok anggur sejati pada saat sengsara-Nya yang menyelamatkan. Mengenai hal ini Injil keselamatan kita mengatakan: Ketika Yesus mengambil roti dan memberkatinya, Ia berkata kepada murid-murid dan rasul-rasul-Nya yang kudus, Ambillah, makanlah; inilah tubuh-Ku yang dipecah-pecahkan bagimu untuk pengampunan dosa; dan dengan cara yang sama, Ia mengambil cawan dan berkata, Minumlah kamu semua dari ini: inilah darah-Ku dari perjanjian baru, yang akan ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. Karena siapa pun yang makan roti ini dan minum anggur mistik ini menikmati kebahagiaan sejati dan bersukacita, berseru: Engkau telah menaruh sukacita dalam hatiku.
Sesungguhnya, aku pikir inilah roti dan inilah anggur yang disebut dalam kitab Amsal oleh Hikmat Allah yang subsisten, Kristus Juruselamat kita, berkata: Datanglah, makanlah rotiku dan minumlah anggur yang telah aku campur untukmu, dengan ini mengacu pada persekutuan mistik kita dalam Sabda. Karena mereka yang layak menerima ini selalu mengenakan perbuatan terang, yang bersinar seperti terang yang terang seperti yang Tuhan katakan dalam Injil: Biarlah terangmu bersinar di hadapan manusia, supaya mereka melihat perbuatan baikmu dan memuliakan Bapamu yang di surga. Dan, sesungguhnya, minyak tampaknya mengalir terus-menerus di atas kepala mereka, minyak yaitu Roh kebenaran, menjaga dan memelihara mereka dari segala bahaya dosa.

Responsorium Mazmur 16:8-9, 5

Tuhan ada di sisi kananku, aku tidak akan goyah.

Oleh karena itu hatiku bersukacita, dan rohku bergembira.
Tuhan adalah warisanku dan pialaku.

Oleh karena itu hatiku bersukacita, dan rohku bergembira.

Doa Penutup

Kami mohon,

ya Allah yang mahakuasa,

agar, senantiasa merenungkan hal-hal rohani,

kami dapat melaksanakan baik dalam perkataan

maupun perbuatan apa yang menyenangkan Engkau.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala masa.

Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan bersama)
Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan. Amin.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.

Bacaan Singkat (Efesus 5,25-27)

Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Antifon KidungOleh rahim belas kasih Allah kita, Surya dari tempat tinggi mengunjungi kita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungOleh rahim belas kasih Allah kita, Surya dari tempat tinggi mengunjungi kita.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan, fajar dan matahari kita, menerangi setiap insan dan takkan terbenam. Marilah kita memuji Dia dan berkata:

℟. Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dan keselamatan kami.

Pencipta bintang-bintang, permulaan hari ini kami terima penuh syukur dari tanganMu,* sambil mengenangkan kebangkitanMu. ℟.

Semoga rohMu mengajar kami bertindak seturut keinginan hatiMu,* dan semoga kebijaksanaanMu tetap membimbing kami. ℟.

Semoga kami pada hari Minggu ini berhimpun sebagai umatMu,* untuk menyambut santapan sabda dan tubuhMu. ℟.

Kami mengucap syukur kepadaMu,* atas kurniaMu yang tak terbilang banyaknya. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 12, 17a. 19b-20a. 21)

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

Ayat Singkat

℣.Kasih setia Tuhan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.℟.Dan keadilan-Nya bagi orang yang memegang perjanjian-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Makmurlah orang yang mencintai hukumMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119),161-168

Kaum curang mengejar aku tanpa alasan,*
hatiku sungguh takut akan mereka.

Tetapi aku bergembira atas sabdaMu,*
seperti orang yang mendapat harta besar.

Aku benci dan muak terhadap dusta,*
tetapi hukumMu kucintai.

Tujuh kali sehari aku memuji Engkau,*
karena keputusanMu yang tepat.

Makmurlah orang yang mencintai hukumMu,*
tiada batu sandungan bagi mereka.

Aku mengharapkan keselamatanMu, ya Tuhan,*
aku menepati perintahMu.

Aku berpegang pada ketetapanMu,*
aku amat mencintainya.

Aku memperhatikan perintah dan ketetapanMu,*
sebab seluruh hidupku terbuka di hadapanMu.

Antifon 1Makmurlah orang yang mencintai hukumMu, ya Tuhan.

Antifon 2Himpunan umat beriman hidup sehati dan sejiwa.

Mazmur 132 (133)

Alangkah baik dan menyenangkan,*
tinggal bersama sebagai saudara.

Bagaikan minyak wangi di atas kepala,*
yang mencucuri janggut Harun dan menetesi jubahnya.

Bagaikan embun di gunung Hermon,*
bagaikan embun yang turun di bukit Sion.

Sebab di Sionlah Tuhan menurunkan berkat,*
dan menganugerahkan kehidupan untuk selama-lamanya.

Antifon 2Himpunan umat beriman hidup sehati dan sejiwa.

Antifon 3Ya Tuhan, belalah aku terhadap gangguan orang berdosa.

Mazmur 139 (140),1-9.13-14

Ya Tuhan, bebaskanlah aku dari orang jahat,*
lindungilah aku terhadap kekerasan.

Mereka merencanakan kejahatan,*
sepanjang hari mencari pertengkaran.

Seperti ular, mereka mengasah lidahnya,*
mulut mereka penuh racun ular berbisa.

Ya Tuhan, belalah aku terhadap gangguan orang berdosa,*
lindungilah aku terhadap kekerasan.

Mereka bermaksud menjatuhkan daku,*
dengan memasang jerat.

Orang yang kurang ajar membentangkan jaring,*
dan memasang perangkap di jalanku.

Aku berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah Allahku,*
dengarkanlah seruan doaku.

Tuhan, ya Tuhanku, Engkaulah penyelamatku,*
lindungilah kepalaku pada hari pertempuran.

Ya Tuhan, janganlah Kaupenuhi keinginan orang berdosa,*
janganlah Kaudukung tipu muslihat mereka".

Aku tahu, bahwa Tuhan adil terhadap orang tertindas,*
dan membela hak orang miskin.

Sungguh, orang jujur akan memuji namaMu,*
orang suci akan hidup di hadapan wajahMu.

Antifon 3Ya Tuhan, belalah aku terhadap gangguan orang berdosa.

Bacaan singkat Rom 12,17a.19b-21

Janganlah membalas kejatan dengan kejahatan. Sebab ada tertulis: Pembalasan itu hakKu. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi kalau seterumu lapar, berilah dia makan. Kalau ia haus, berilah dia minum. Janganlah kamu dikalahkan oleh kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.

℣.Kemurahan Tuhan berlangsung turun-temurun.℟.Bagi orang yang berpegang pada perjanjianNya.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (1 Io 4, 9-11)

Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.

Ayat Singkat

℣.Pandanglah, ya Allah perisai kami.℟.Dan lihatlah wajah orang yang Kauurapi.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*
keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*
Israel daerah kekuasaanNya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*
sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*
dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*
hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*
hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*
di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*
dan batu menjadi mata air.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Bacaan singkat 2Kor 1,3-4

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas-kasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderitaan, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam penderitaan, dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah.

Lagu Singkat

℣.Terpujilah Engkau, ya Tuhan,* Di angkasa raya.℟.Terpujilah.℣.KepadaMulah pujian selama segala abad.℟.Dia angkasa raya.℣.Kemuliaan.℟.Terpujilah.

Antifon Kidung(Mi V): Guru, semalam-malaman kami bekerja keras dan tidak menangkap seekorpun. Tetapi atas perintahMu, aku akan menebarkan jala.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungGuru, semalam-malaman kami bekerja keras dan tidak menangkap seekorpun. Tetapi atas perintahMu, aku akan menebarkan jala.

Doa Permohonan

Kristuslah kepala kita, dan kita anggota-anggotaNya. Marilah kita menyembah Dia dan dengan gembira berseru:

℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.

Ya Penyelamat kami, teguhkanlah umat pilihanMu, agar lebih jelas melambangkan kesatuan umat manusia,* dan menjadi tanda pembawa selamat yang lebih nyata bagi semua bangsa. ℟.

Dampingilah selalu para uskup bersama bapa suci,* dan anugerahilah mereka kesatuan, cinta kasih dan damai. ℟.

Satukanlah seluruh umat Kristen dalam diriMu sebagai kepala,* supaya kami dalam kehidupan sehari-hari memberi kesaksian tentang kerajaanMu. ℟.

Berikanlah perdamaian kepada dunia,* supaya keamanan dan kesejahteraan berkembang di mana-mana. ℟.

Bangkitkanlah semua orang mati pada hari kiamat,* dan ikutsertakanlah kami dalam kebahagiaan mereka. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, kami bermegah dalam Hati PuteraMu terkasih dan mengenangkan karya agung cinta kasihNya bagi kami. Anugerahkanlah agar dari sumber surgawi itu kami menerima rahmat yang berlimpah ruah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Ahmed

Martir

Ahmed adalah saudara Almansur, kepala negeri Lerida di Spanyol. Bersama dengan kedua adiknya Zaida dan Zoraida. Ahmed bertobat mengikuti Kristus dan dipermandikan menjadi Kristen. Masing- masing dengan nama permandian: Bernard, Maria dan Gracia. Setelah menjadi Kristen ketiga kaka – beradik ini berusaha mengKristenkan Almansur, kakak mereka. Namun tindakan mereka ini justru mengakibatkan kematian mereka sebagai martir. Mereka ditangkap dan diserahkan ke tangan algojo untuk di bunuh.

Santo Johannes Storey

Martir

Yohanes Storey hidup diantara tahun 1510-1571. Ia adalah Anggota parlemen Inggris dan sama sekali menolak mengakui Ratu Elisabeth I sebagai kepala Gereja. Akibatnya ia dipenjarakan. Namun sempat lolos dan melarikan diri ke Belgia. Dengan tipu muslihat, ia dibawa kembali ke Inggris dan digantung hingga menghembuskan nafasnya di London.

Santo Pamphilus dari Sasarea

Martir

Pamphilus lahir di Berytus, Pheonicia (sekarang: Beirut, Lebanon) pada tahun 240 dari sebuah keluarga terkemuka dan kaya. Pamphilus mempunyai minat dan bakat besar dalam masalah-masalah sekular di Berytus sambil meneruskan studi teologi di Sekolah Kateketik Aleksandria yang tersohor namanya di bawah bimbingan Pierius, pengganti Origenes. Dari Aleksandria dia pergi ke Sasarea, ibukota Palestina. Tak lama setelah ia tiba di Sasarea, ia ditabhiskan menjadi imam oleh Uskup Agapius. Ia menetap disana dan teguh membela iman Kristen selama masa penganiayaan orang-orang Kristen sampai hari kematiannya sebagai martir pada tahun 309/310.

Pamphilus seorang imam, dosen, ekseget, dan pengumpul buku-buku yang bernilai tinggi. Dengan buku-buku yang berhasil dikumpulkannya, ia mengorganisir dan mengembangkan perpustakaan besar yang telah dirintis oleh Origenes. Perpustakaan ini berguna sekali bagi berbagai studi tentang Gereja. Dengan keahliannya di bidang teologi dan Kitab Suci, ia membimbing sekelompok pelajar dalam studi Kitab Suci. Eusebius, salah seorang muridnya - yang kemudian dijuluki " Bapa Sejarah Gereja " sangat akrab dengannya. Bersama dia, Pamphilus menulis sebuah biografi tentang gurunya (buku biografi ini telah hilang) sambil terus mengembangkan perpustakaan Sasarea di atas. Ia memusatkan perhatian pada pengumpulan teks-teks Alkitab beserta komentar-komentarnya sehingga koleksinya menjadi sumber informasi penting bagi penerbitan suatu versi penulisan Kitab Suci yang secara tektual lebih tinggi daripada versi-versi lainnya pada masa itu. Koleksi teks-teks Kitab Suci dan buku-buku lainnya di dalam perpustakaan ini merupakan sumbangannya yang utama bagi Gereja, karena memberikan data yang lengkap dan terpercaya tentang literatur-literatur Kristen perdana. Karya santo Hieronimus dan Eusebius di bidang sejarah Gereja dan Kitab Suci didasarkan pada informasi yang disediakan di dalam perpustakaan Pimphilus ini. Sayang sekali bahwa perpustakaan ini dan semua buku yang ada di dalamnya dirusak oleh orang- orang Arab pada abad ketujuh.

Kira-kira antara tahun 307-308, Pimphilus ditangkap, dipenjarakan, dan disiksa karena imannya. Sementara berada di penjara, ia bersama Eusebius - yang juga dipenjarakan - menulis sebuah apologi untuk membela Origenes; sebagian fragmen dari tulisan ini kini masih ada. Karena ia menolak untuk membawa kurban kepada dewa-dewa kafir selama aksi penganiayaan oleh Maximinus Daza, ia dipenggal kepalanya antara tahun 309 atau 310.

Santo Simeon

Pengaku Iman

Simeon menempuh pendidikan di Konstantinopel dan hidup bertapa di tepi sungai Yordan. Pria berdarah Yunani ini kemudian menjadi rahib di biara Betlehem dan Gunung Sinai. Ia lebih suka hidup menyendiri dan menetap di seputar Pantai Laut Merah dan di puncak gunung. Namun kemudian pemimpin biara mengutusnya ke Prancis. Setelah menjelajahi berbagai daerah, ia secara sukarela hidup terkunci di dalam sebuah bilik di suatu biara di Trier, Jerman sampai saat kematiannya.

Santo Yustinus

Martir · ± 100-165

Yustinus lahir dari sebuah keluarga kafir di Nablus, Samaria, Asia Kecil pada permulaan abad kedua kira-kira pada kurun waktu meninggalnya Santo Yohanes Rasul.

Yustinus mendapat pendidikan yang baik semenjak kecilnya. Kemudian ia tertarik pada pelajaran filsafat untuk memperoleh kepastian tentang makna hidup ini dan tentang Allah. Suatu ketika ia berjalan-jalan di tepi pantai sambil merenungkan berbagai soal. Ia bertemu dengan seorang orang-tua. Kepada orang tua itu, Yustinus menanyakan berbagai soal yang sedang direnungkannya. Orang tua itu menerangkan kepadanya segala hal tentang para nabi Israel yang diutus Allah, tentang Yesus Kristus yang diramalkan para nabi serta tentang agama Kristen. Ia dinasehati agar berdoa kepada Allah memohon terang surgawi.

Di samping filsafat, ia juga belajar Kitab Suci. Ia kemudian dipermandikan dan menjadi pembela kekristenan yang tersohor. Sesuai kebiasaan jaman itu, Yustinus pun mengajar di tempat-tempat umu, seperti alun-alun kota, dengan mengenakan pakaian seorang filsuf. Ia juga menulis tentang berbagai masalah, tertutama yang menyangkut pembelaan ajaran iman yang benar. Di sekolahnya di Roma, banyak kali diadakan perdebatan umum guna membuka hati banyak orang bagi kebenaran iman Kristen.

Yustinus bangga bahwa ia menjadi seoranng Kristen yang saleh, dan ia bertekad meluhurkan kekristenan dengan hidupnya. Dalam bukunya, "Percakapan dengan Truphon Yahudi", Yustinus menulis: "Meski kami orang Kristen dibunuh dengan pedang, disalibkan, atau di buang ke moncong- moncong binatang buas, ataupun disiksa dengan belenggu api, kami tidak akan murtad dari iman kami. Sebaliknya, semakin hebat penyiksaan, semakin banyak orang demi nama Yesus, bertobat dan menjadi saleh."

Di Roma, Yustinus ditangkap dan bersama para martir lainnya dihadapkan dihadapankan ke depan penguasa Roma. Setelah banyak disesah, kepala mereka dipenggal. Peristiwa ini terjadi pada tahun 165. Yustinus dikenal sebagai seorang pembela iman terbesar pada zaman Gereja Purba.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari