Bacaan Misa
Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus." Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes." Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus." Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang. Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.
(68-3) Seperti asap hilang tertiup, seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah.
(68-4) Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita.
(68-5) Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya!
(68-6) Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;
(68-7) Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul.
(68-8) Ya Allah, ketika Engkau maju berperang di depan umat-Mu, ketika Engkau melangkah di padang belantara, Sela
Kata murid-murid-Nya: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah." Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."
Invitatorium
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh kudus, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh kudus, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Allah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan, alleluya.
Mazmur 49 (50)
Cinta sejati kepada Allah
Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17)
AntifonAllah kita akan menyatakan diri; Ia tidak akan datang dalam keheningan, alleluya.
Antifon 2Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian, alleluya.
AntifonPersembahkanlah kepada Allah kurban pujian, alleluya.
Antifon 3Aku menghendaki hati yang mengasihi lebih dari kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih dari kurban bakaran, alleluya.
AntifonAku menghendaki hati yang mengasihi lebih dari kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih dari kurban bakaran, alleluya.
Responsorium 1 Yohanes 4:9; Yohanes 3:16
Responsorium 1 Korintus 12:6-7, 27
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Jiwa ragaku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup, alleluya.
Mazmur 83 (84)
Antifon 1Jiwa ragaku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup, alleluya.
Antifon 2Rumah Tuhan menjulang tinggi, ke sana mengalirlah sekalian bangsa, alleluya.
Yes 2,2-5
Antifon 2Rumah Tuhan menjulang tinggi, ke sana mengalirlah sekalian bangsa, alleluya.
Antifon 3Katakanlah di antara para bangsa: Tuhanlah raja, alleluya.
Mazmur 95 (96)
Antifon 3Katakanlah di antara para bangsa: Tuhanlah raja, alleluya.
Bacaan singkat: Rom 10,8b-10
Antifon KidungDi dunia kamu akan dianiaya, tetapi tabahkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia, alleluya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungDi dunia kamu akan dianiaya, tetapi tabahkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Selamatkanlah kami demi kemenanganMu, ya Tuhan.
Ya Kristus, dengan kemenanganMu Engkau telah menghancurkan pintu gerbang maut serta meremukkan dosa dan kematian,* semoga kami hari ini menang atas dosa berkat kekuatanMu. ℟.
Engkau telah melenyapkan kuasa kematian dan memberi kami kehidupan baru,* semoga kami hari ini dapt menempuh jalan hidup yang baru itu. ℟.
Engkau telah menganugerahkan kehidupan kepada orang-orang mati dan membimbing seluruh umat manusia dari kematian kepada kehidupan,* berilah rahmat kehidupanMu kepada semua orang yang kami jumpai. ℟.
Engkau telah menggembirakan murid-muridMu dan menggemparkan penjaga kuburMu,* kurniakanlah kegembiraan sejati kepada semua orang yang taat kepadaMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Cf. Apc 1, 17 c-18)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku, alleluya.
Mazmur 118 (119),89-96
Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku, alleluya.
Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku, alleluya.
Mazmur 70 (71) I
Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku, alleluya.
Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku, alleluya.
Mazmur 70 (71) II
Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku, alleluya.
Bacaan singkat: Kol 2,9101.12
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (2 Tim 2, 8. 11)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tuhan menjadi cahaya kekal bagimu, dan Allah menjadi seri kemuliaanmu, alleluya.
Mazmur 122 (123)
Antifon 1Tuhan menjadi cahaya kekal bagimu, dan Allah menjadi seri kemuliaanmu, alleluya.
Antifon 2Jerat telah putus, dan kita terlepas, alleluya.
Mazmur 123 (124)
Antifon 2Jerat telah putus, dan kita terlepas, alleluya.
Antifon 3Bila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang kepadaKu, alleluya.
Ef 1,3-10
Antifon 3Bila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang kepadaKu, alleluya.
Bacaan singkat: Ibr 8,1b-3a
Antifon KidungRoh penghibur akan menyertai kamu dan tinggal dalam dirimu, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungRoh penghibur akan menyertai kamu dan tinggal dalam dirimu, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Baharuilah dan hidupkanlah semesta alam, ya Tuhan.
Kristus, penyelamat dunia, raja seluh penciptaan baru, arahkanlah hati kami kepada kerajaanMu,* tempat Engkau duduk di sebelah kanan Bapa. ℟.
Tuhan, Engkau selalu hidup dalam umat pilihanMu,* tuntunlah GerejaMu kepada seluruh kebenaran berkat dorongan Roh kudus. ℟.
Engkau maharahim, tunjukkanlah belaskasihanMu kepada orang yang sakit, yang menderita dan yang menghadapi ajal,* agar mereka semua dikuatkan dan diteguhkan berkat kemurahanMu. ℟.
Kristus, cahaya yang takkan pudar, pada sore hari ini kami berbakti kepadaMu,* dan mohon, agar saudara-saudara kami yang telah meninggal Kausinari dengan cahaya kebangkitanMu. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.
Madah
AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.
Mazmur 85 (86)
AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.
Bacaan singkat 1Tes 5,9-10
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Beata Rose Venerini
Rose Venerini lahir di Viterbo, Italia pada tahun 1656. Ayahnya, Godfrey Venerini adalah seorang dokter. Di bawah asuhan kedua orangtuanya, Rose berkembanga menjadi seorang putri yang berbudi luhur dan beriman. Ketika menanjak dewasa, ia hendak dikawinkan dengan seorang pemuda. Tetapi kematian terlalu cepat datang menjemput calon suaminya itu. Kematian calon suaminya ini menggerakkan hatinya untuk memasuki kehidupan membiara. Ia bermaksud membaktikan seluruh hidupnya hanya pada Tuhan. Untuk itu ia masuk sebuah biara di Viterbo, daerah asalnya. Tetapi rupa-rupanya cara hidup membiara bukanlah cara hidup yang dikehendaki Tuhan dari padanya. Setelah beberapa lama menjalani kehidupan membiara, Rose terpaksa meninggalkan lagi biara Viterbo, karena ayahnya meninggal dunia. Cinta dan rasa tanggungjawabnya terhadap ibunya memaksa dia untuk pulang ke rumah guna mendampingi ibunya yang mulai hidup menjanda.
Waktu-waktu luang di rumah diisinya dengan mengumpulkan para pemudi tetangganya untuk berdoa rosario dan merenungkan Kitab Suci. Kesempatan baik ini dimanfaatkan pula untuk memberikan bimbingan dan nasehat yang berguna bagi pemudi-pemudi itu. Melihat kegiatan-kegitan Rose ini dan menyadari bakatnya dalam bidang pendidikan, Ignatius Martinelli, seorang imam Yesuit di Viterbo, menyakinkan dia akan panggilan hidupnya yang sesungguhnya, yakni menjadi pendidik dan pembimbing kaum muda. Panggilan menjadi guru lebih cocok baginya daripada panggilan hidup membiara komtemplatif sebagai seorang biarawati. Nasehat dan peneguhan pastor Ignatius ini mengena di hati Rose. Maka sebagai tindak lanjut, Rose bersama dua orang rekannya mendirikan sebuah sekolah untuk para pemudi di Viterbo. Sekolah ini ternyata berjalan dengan baik sekali. Rose ternyata memiliki bakat besar di bidang pendidikan. Bakat ini ditunjang oleh sifat-sifatnya yang baik dan pantang menyerah pada berbagai kesulitan. Keberhasilan usaha ini segera membuat dia dikenal banyak orang dan cintai oleh muridnya.
Kardinal Martinus Barbarigo pun mendengar semua keberhasilan Rose di bidang pendidikan. Karena itu ia segera mengundang Rose dan meminta kesediaannya untuk menatar para guru dan membenahi administrasi sekolah-sekolah yang ada di wilayah Keuskupan Montefiascone. Permintaan Kardinal ini diterimanya dengan senang hati dan dilaksanakannya dengan sangat memuaskan. Kesempatan penataran ini dimanfaatkannya untuk membina relasi dengan para guru. Bahkan lebih jauh penataran ini mendorong dia untuk mendirikan sebuah perkumpulan untuk menghimpun guru-guru. Perkumpulan ini akhirnya didirikan pada tahun 1713.
Setelah lama berkarya di bidang pendidikan, Rose meninggal dunia pada tanggal 7 Mei 1728. Nama baik dan kesucian hidupnya diperkuat dengan banyak tanda mukjizat. Pada tahun 1952, ia dinyatakan sebagai ‘beata’ (Yang Bahagia). Perkumpulan guru-guru yang didirikannya diubah menjadi sebuah Kongregasi Suster. Kongregasi ini kemudian tersebar ke Amerika ketika para suster Venerini bermigrasi ke Amerika.
Santa Gisela
Gisela adalah ratu Hungaria dan ibu dari Santo Emerik. Dengan rajin, ia memajukan karya evangelisasi di seluruh Hungaria. Sepeninggal suaminya, ia dipenjarakan agar tidak terus mewartakan Injil Kristus. Tetapi kemudian ia dibebaskan oleh Kaisar Jerman dan menjadi seorang pemimpin biara.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari