Doa Katolik
Peringatan Fakultatif

S. Yusuf Pekerja

Selasa, 1 Mei 2035· Putih · Pekan Psalterium II
1 Mei 2035

Bacaan Misa

S. Yusuf Pekerja
Bacaan Pertama

Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka. Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri. Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!" Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!

Bacaan Injil

tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorangpun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

Invitatorium

S. Yusuf Pekerja

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para kudus.

Ibadat Bacaan

S. Yusuf Pekerja

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Datanglah, Roh Kudus, Pencipta yang terberkati,

Dan di hati kami bersemayamlah Dikau;

Datanglah dengan rahmat-Mu dan pertolongan surgawi-Mu,

Untuk memenuhi hati yang telah Kauciptakan,

Untuk memenuhi hati yang telah Kauciptakan.

Ya Penghibur yang terberkati, kepada-Mu kami berseru,

Anugerah surgawi dari Allah yang Mahatinggi;

Engkau mata air kehidupan dan api kasih,

Dan urapan manis dari atas,

Dan urapan manis dari atas.

Pujian bagi-Mu, Bapa dan Putra,

Dan Roh Kudus, Tiga dalam satu;

Dan semoga Putra menganugerahkan kepada kami

Karunia-karunia yang mengalir dari Roh,

Karunia-karunia yang mengalir dari Roh.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Pasrahkanlah dirimu kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu, alleluya.

Mazmur 36 (37)

Nasib orang fasik dan orang baik

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi (Matius 5:5).

I
Janganlah gelisah karena orang fasik;

janganlah iri kepada mereka yang berbuat jahat,

sebab mereka layu dengan cepat seperti rumput

dan pudar seperti hijaunya padang.
Jika engkau percaya kepada Tuhan dan berbuat baik,

maka engkau akan tinggal di negeri itu dan aman.

Jika engkau menemukan kesukaanmu dalam Tuhan,

Ia akan mengabulkan keinginan hatimu.
Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan,

percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak,

sehingga keadilanmu bersinar seperti terang,

perkaramu seperti matahari di siang bolong.
Diamlah di hadapan Tuhan dan tunggulah dengan sabar;

janganlah gelisah karena orang yang berhasil;

orang yang membuat rencana jahat

untuk menjatuhkan orang miskin dan papa.
Tenangkanlah amarahmu dan lupakanlah kemarahanmu;

janganlah gelisah, itu hanya membawa kejahatan.

Sebab orang yang berbuat jahat akan binasa;

orang yang sabar akan mewarisi negeri itu.
Sebentar lagi—dan orang fasik akan lenyap.

Lihatlah tempatnya, ia tidak ada.

Tetapi orang yang rendah hati akan memiliki negeri itu

dan menikmati kepenuhan damai.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPasrahkanlah dirimu kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu, alleluya.

Antifon 2Jauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau menaati-Nya, alleluya.

II
Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar

dan menggertakkan giginya terhadapnya;

tetapi Tuhan menertawakan orang fasik

sebab Ia melihat bahwa harinya sudah dekat.
Pedang orang fasik telah terhunus,

busurnya telah direntangkan untuk membunuh orang jujur.

Pedang mereka akan menembus hati mereka sendiri

dan busur mereka akan hancur berkeping-keping.
Harta benda orang benar yang sedikit

lebih baik daripada kekayaan orang fasik;

sebab kuasa orang fasik akan dipatahkan

dan Tuhan akan menopang orang benar.
Ia melindungi kehidupan orang jujur,

warisan mereka akan kekal selamanya.

Mereka tidak akan dipermalukan pada hari-hari yang jahat,

pada waktu kelaparan makanan mereka tidak akan habis.
Tetapi semua orang fasik akan binasa

dan semua musuh Tuhan.

Mereka seperti keindahan padang rumput,

mereka akan lenyap, mereka akan lenyap seperti asap.
Orang fasik meminjam tanpa membayar,

tetapi orang benar murah hati dan memberi.

Mereka yang diberkati Tuhan akan memiliki negeri itu,

tetapi mereka yang dikutuk-Nya akan dihancurkan.
Tuhan menuntun langkah seorang manusia

dan membuat aman jalan orang yang dikasihi-Nya.

Meskipun ia tersandung ia tidak akan pernah jatuh

sebab Tuhan memegang tangannya.
Aku muda dan sekarang aku tua,

tetapi aku tidak pernah melihat orang benar ditinggalkan

ataupun anak-anaknya mengemis roti.

Sepanjang hari ia murah hati dan meminjamkan

dan anak-anaknya menjadi berkat.
Maka jauhilah kejahatan dan berbuatlah baik

dan engkau akan memiliki rumah selamanya;

sebab Tuhan mencintai keadilan

dan tidak akan pernah meninggalkan sahabat-sahabat-Nya.
Orang yang tidak adil akan dilenyapkan selamanya

dan anak-anak orang fasik dihancurkan.

Orang benar akan mewarisi negeri itu;

di sana mereka akan hidup selamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonJauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau menaati-Nya, alleluya.

Antifon 3Tunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya, alleluya.

III
Mulut orang benar mengucapkan hikmat

dan bibirnya berbicara yang benar;

hukum Allahnya ada di dalam hatinya,

langkahnya akan diselamatkan dari tersandung.
Orang fasik mengawasi orang benar

dan mencari kesempatan untuk membunuhnya.

Tuhan tidak akan menyerahkannya ke dalam kuasanya

ataupun membiarkannya dihukum ketika diadili.
Maka tunggulah Tuhan, tetaplah di jalan-Nya.

Dialah yang akan membebaskanmu dari orang fasik,

mengangkatmu untuk memiliki negeri itu

dan melihat orang fasik dihancurkan.
Aku telah melihat orang fasik berjaya,

menjulang tinggi seperti pohon aras Libanon.

Aku lewat lagi; ia sudah tiada.

Aku mencari; ia tidak ditemukan di mana pun.
Lihatlah orang benar, perhatikanlah orang jujur,

sebab bagi orang yang damai ada masa depan yang menanti,

tetapi semua orang berdosa akan dihancurkan.

Tidak ada masa depan yang menanti orang fasik.
Keselamatan orang benar datang dari Tuhan,

benteng mereka di masa kesusahan.

Tuhan menolong mereka dan membebaskan mereka

dan menyelamatkan mereka: sebab perlindungan mereka ada pada-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Engkau menyatakan orang miskin berbahagia, Tuhan Yesus, sebab Kerajaan Surga diberikan kepada mereka. Penuhilah kami dengan murah hati dengan karunia-karunia-Mu. Ajarlah kami untuk menaruh kepercayaan kami kepada Bapa dan mencari Kerajaan-Nya yang utama daripada meniru orang yang berkuasa dan iri kepada orang kaya.

AntifonTunggulah Tuhan memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Kristus yang bangkit dari antara orang mati tidak akan mati lagi, alleluya.

Maut tidak lagi berkuasa atas-Nya, alleluya.
Bacaan Pertama

Dari Surat Pertama Rasul Yohanes

2:12-17

Ketaatan kepada kehendak Allah
Anak-anakku, aku menulis kepadamu,

sebab melalui Nama-Nya dosa-dosamu telah diampuni.

Bapa-bapa, aku menulis kepadamu,

sebab kamu telah mengenal Dia yang dari semula.

Orang-orang muda, aku menulis kepadamu,

sebab kamu telah mengalahkan si jahat.

Aku menulis kepadamu, anak-anak,

sebab kamu telah mengenal Bapa.

Aku menulis kepadamu, bapa-bapa,

sebab kamu telah mengenal Dia yang dari semula.

Aku menulis kepadamu, orang-orang muda,

sebab kamu kuat,

dan firman Allah tetap tinggal di dalam kamu,

dan kamu telah mengalahkan si jahat.
Janganlah mengasihi dunia,

ataupun hal-hal yang ditawarkan dunia.

Jika seseorang mengasihi dunia,

kasih Bapa tidak ada di dalam dirinya,

sebab tidak ada sesuatu pun yang ditawarkan dunia

berasal dari Bapa.

Godaan daging,

daya tarik mata,

kehidupan yang kosong—

semua ini berasal dari dunia.

Dan dunia dengan segala godaannya sedang berlalu

tetapi orang yang melakukan kehendak Allah

kekal selamanya.

Responsorium 1 Yohanes 2:17, 15

Dunia dan segala godaannya akan berlalu,

tetapi siapa yang melakukan kehendak Allah akan hidup selamanya, alleluya.
Siapa yang mengasihi dunia tidak dapat memiliki kasih Bapa di dalam dirinya.

Tetapi siapa yang melakukan kehendak Allah akan hidup selamanya, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari sebuah tafsiran Injil Yohanes oleh Santo Sirilus dari Aleksandria, uskup

Kristus adalah ikatan persatuan
Semua yang menerima daging Kristus yang kudus disatukan dengan Dia sebagai anggota tubuh-Nya. Inilah ajaran Santo Paulus ketika ia berbicara tentang misteri agama kita yang tersembunyi dari generasi-generasi sebelumnya, tetapi kini telah diwahyukan kepada para rasul dan nabi yang kudus oleh Roh; yaitu, bahwa orang-orang bukan Yahudi adalah ahli waris bersama dengan orang-orang Yahudi, bahwa mereka adalah anggota dari tubuh yang sama, dan bahwa mereka memiliki bagian dalam janji yang dibuat oleh Allah dalam Kristus Yesus.
Jika, dalam Kristus, kita semua, baik kita sendiri maupun Dia yang ada di dalam kita oleh daging-Nya sendiri, adalah anggota dari tubuh yang sama, bukankah jelas bahwa kita adalah satu, baik satu sama lain maupun dengan Kristus? Dialah ikatan yang menyatukan kita, karena Dia sekaligus adalah Allah dan manusia.
Mengenai kesatuan kita dalam Roh, kita dapat mengatakan, mengikuti alur pemikiran yang sama, bahwa kita semua yang telah menerima satu dan Roh yang sama, Roh Kudus, disatukan secara intim, baik satu sama lain maupun dengan Allah. Secara terpisah, kita banyak, dan Kristus mengutus Roh, yang adalah Roh Bapa dan Roh-Nya sendiri, untuk berdiam di dalam setiap kita. Namun Roh itu, yang satu dan tak terpisahkan, mengumpulkan mereka yang berbeda satu sama lain sebagai individu, dan menyebabkan mereka semua terlihat sebagai satu kesatuan di dalam diri-Nya. Sama seperti daging Kristus yang kudus memiliki kuasa untuk menjadikan mereka yang ada di dalamnya menjadi satu tubuh, demikian pula Roh Allah yang satu dan tak terpisahkan, yang berdiam di dalam semua, menyebabkan semua menjadi satu dalam roh.
Oleh karena itu, Santo Paulus mengimbau kita untuk saling menanggung dengan kasih, dan tidak menyisihkan upaya untuk mengamankan, melalui ikatan damai, kesatuan yang berasal dari Roh. Hanya ada satu tubuh dan satu Roh, sama seperti hanya ada satu harapan yang ditawarkan kepada kita oleh panggilan Allah. Ada satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, yang di atas semua, dan bekerja melalui semua, dan ada di dalam semua. Jika Roh yang satu berdiam di dalam kita, Allah yang satu dan Bapa dari semua akan ada di dalam kita, dan Dia, melalui Putra-Nya, akan mengumpulkan menjadi satu kesatuan satu sama lain dan dengan diri-Nya semua yang berbagi dalam Roh.
Ada juga cara lain untuk menunjukkan bahwa kita dijadikan satu dengan berbagi dalam Roh Kudus. Jika kita telah meninggalkan cara hidup duniawi kita dan tunduk sekali untuk selamanya pada hukum-hukum Roh, pastilah jelas bagi setiap orang bahwa dengan menolak, dalam arti tertentu, hidup kita sendiri, dan mengambil kemiripan supernatural dari Roh Kudus, yang disatukan dengan kita, sifat kita diubah sehingga kita tidak lagi hanya manusia, tetapi juga anak-anak Allah, manusia rohani, karena bagian yang telah kita terima dalam kodrat ilahi. Kita semua adalah satu, oleh karena itu, dalam Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Kita adalah satu dalam pikiran dan kekudusan, kita adalah satu melalui persekutuan kita dalam daging Kristus yang kudus, dan melalui berbagi kita dalam satu Roh Kudus.

Responsorium 1 Korintus 10:17; Mazmur 68:11, 7

Karena hanya ada satu roti, meskipun kita banyak, kita membentuk satu tubuh,

sebab kita semua mengambil bagian dari satu roti dan satu cawan, alleluya.
Dalam kebaikan-Mu, ya Allah, Engkau menyediakan bagi orang miskin dan Engkau memberi rumah bagi yang tidak punya teman.

Sebab kita semua mengambil bagian dari satu roti dan satu cawan, alleluya.

Doa Penutup

Anugerahkanlah,

ya Allah yang Mahakuasa dan Maharahim,

agar kami sungguh-sungguh menerima bagian

dalam Kebangkitan Kristus Putra-Mu.

Yang hidup dan meraja bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Yusuf Pekerja

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Yesus mahkota mulia
Yang memberikan pahala
Kepada hamba yang setya
Dalam kehidupan baka.

Kini kami mengenangkan
Hidup hamba yang setyawan
Tekun dalam pekerjaan
Slalu ingat akan Tuhan.

HambaMu beriman kuat
Dan berdoa dengan giat
Tidak banyak tuntutannya
Namun berlimpah jasanya.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada hamba yang setya. Amin.

Beberapa pria kudus:

Hai para pengikut Kristus
Yang sudah mulya ditebus
Menikmati kegirangan
Pahala kesetiaan.

Demi cinta pada Tuhan
Kamu biasa bertahan
Tabah memanggul salibmu
Taat dan patuh selalu.

Berpedoman pada iman
Berpegang pada harapan
Dan selalu mengamalkan
Cinta yang tak takut kurban.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kapada hamba yang setya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, alleluya.

Mazmur 42 (43)

Berikanlah keputusan yang adil kepadaku, ya Allah,+
dan belalah hakku terhadap orang jahat,*
luputkanlah aku dari orang yang curang dan penipu.

Engkaulah Allah pelindungku, mengapa aku Kaubuang?*
Mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?

Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu untuk menuntun aku,*
dan mengantar aku ke gunungMu yang kudus, ke tempat kediamanMu.

Maka aku akan menuju ke mesbah Allah,+
menghadap Allah, sukacita dan kegembiraanku,*
dan bersyukur kepadaMu dengan kecapi, ya Allah, Allahku!

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Antifon 1Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, alleluya.

Antifon 2Aku telah Kauselamatkan dari liang kubur, alleluya.

Yes 38,10-14.17-20

Aku berkata: Di puncak kehidupanku,+
aku menuju pintu alam maut,*
ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.

Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi,+
di dunia orang yang hidup;*
tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.

Pondokku akan dibongkar,*
dicabut bagaikan kemah gembala.

Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*
memotong benang hidupku dari pakan.

Siang malam aku Kaubiarkan,+
hingga pagi aku mengaduh,*
seperti singa Engkau meremuk tulangku.

Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*
berdekut laksana burung merpati.

Pudarlah mataku karena menengadah,*
aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.

Namun, jiwaku telah Kauhindarkan dari liang kubur,*
dan segala dosaku Kaubuang jauh.

Alam maut tidak memuji Engkau,+
orang mati tidak memuliakan Dikau,*
yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaanMu.

Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*
semoga kesetiaanMu diwartakan turun-temurun.

Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,+
maka kami akan membunyikan kecapi,*
di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Antifon 2Aku telah Kauselamatkan dari liang kubur, alleluya.

Antifon 3Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahan, alleluya.

Mazmur 64 (65)

Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion,*
dan kepadaMulah nadar dipenuhi.

Engkau biasa mendengarkan doa,+
semua makhluk yang lemah datang kepadaMu,*
karena merasa bersalah.

Walaupun dosa melebihi kekuatan kami,*
namun Engkau mengampuninya.

Berbahagialah orang yang Kaupilih dan Kauundang,*
untuk diam di pelataranMu.

Semoga kami turut menikmati kebaikan rumahMu,*
di dalam baitMu yang suci.

Secara mengagumkan Kaukabulkan doa kami,*
ya Allah yang adil, penyelamat kami.

Engkaulah kepercayaan seluruh bumi,*
sampai ke batas-batas samudera.

Engkau membuat gunung yang kokoh kuat,*
pinggangMu berikatkan keperkasaan.

Engkau meredakan deru lautan,*
meredakan gemuruh gelombangnya.

Para penghuni seluruh bumi*
takut akan kuasaMu yang dahsyat.

Dari timur sampai ke barat,*
Kaupenuhi dunia dengan sorak-sorai.

Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahanMu,*
Kaubuat kaya dan subur.

Mega langit penuh air,*
yang Kausediakan untuk kesuburan tanah.

Begini Engkau mengerjakannya:+
Engkau menggenangi alur bajak dan membasahi gumpalan tanah,*
menggemburkan tanah dengan hujan dan memberkati tumbuhnya tanam-tanaman.

Dengan demikian seluruh tahun Kaumahkotai dengan kebaikanMu,*
jejakMu membawa kesuburan.

Bahkan padang gurunpun menjadi subur,*
dan bukit-bukit menghijau permai.

Padang rumput berdandanan kambing domba,+
lembah-lembah berselimutkan panenan,*
semuanya bersorak-sorai dan menyanyikan pujian.

Antifon 3Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahan, alleluya.

Bacaan Singkat (Rom 12,1-2)

Saudara-saudara, demi kerahiman Allah aku memperingatkan kamu! Persembahkanlah tubuhmu sebagai kurban yang hidup, yang suci dan berkenan pada Allah. Itulah ibadatmu yang sejati. Janganlah kamu menyesuaikan diri dengan dunia ini, melainkan berubahlah menjadi manusia berbudi baru, sehingga kamu sanggup membedakan apa yang dikehendaki Allah, apa yang baik, apa yang berkenan padaNya dan apa yang sempurna.

Lagu Singkat

℣.Dalam hatinya ia merenungkan,* Hukum Allahnya.℟.Dalam.℣.Ia tetap mengikuti perintah Tuhan.℟.Hukum Allahnya.℣.Kemuliaan.℟.Dalam.

Antifon KidungDengan setia menekuni pekerjaan tukang, Santo Yusuf bersinar sebagai teladan kerja yang mengagumkan, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungDengan setia menekuni pekerjaan tukang, Santo Yusuf bersinar sebagai teladan kerja yang mengagumkan, alleluya.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, hendaklah kita menyembah Kristus, Allah yang kudus, dalam kesucian dan kebenaran seumur hidup. Marilah kita berseru:

℟. Hanya Engkaulah kudus, ya Tuhan.

Engkau sudi menjadi serupa dengan kami dalam segalanya, kecuali dalam hal dosa,* Yesus Tuhan kami, kasihanilah kami. ℟.

Engkau mengundang kami semua untuk menaruh cinta yang sempurna,* Yesus, Tuhan kami, kuduskanlah kami. ℟.

Engkau berpesan agar kami menjadi garam dan terang dunia,* Yesus, Tuhan kami, terangilah hati kami. ℟.

Engkau datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,* Yesus, Tuhan kami, tolonglah kami mengabdi Engkau dan saudara-saudara kami. ℟.

Engkaulah sinar kemuliaan Bapa dan citra wajah Allah,* Yesus, Tuhan kami, semoga kami memandang wajahMu dalam kemuliaan kekal. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, pencipta segala sesuatu, Engkau menetapkan hukum kerja bagi umat manusia. Anugerahkanlah dengan rela, agar seturut teladan dan perlindungan Santo Yusuf kami menyelesaikan pekerjaan yang Kauperintahkan dan menerima ganjaran yang Kaujanjikan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Yusuf Pekerja

SELASA — Masa Paskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Act 4, 11-12)

Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan--yaitu kamu sendiri--,namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Yusuf Pekerja

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu, alleluya.

Mazmur 118 (119),49-56

Ya Allah, ingatlah akan firmanMu kepadaku,*
firmanMu Kaujadikan pokok pengharapanku.

Inilah penghiburan dalam sengsaraku:*
bahwa janjiMu menghidupkan daku.

Orang sombong sangat mencemoohkan daku,*
namun aku tidak menyimpang dari perintahMu.

Aku ingat akan hukumMu yang berlaku sedari dulu,*
maka terhiburlah aku, ya Tuhan.

Aku gusar terhadap orang yang berdosa,*
yang tidak mempedulikan hukumMu.

HukumMu menjadi lagu pujian bagiku,*
di perantauanku.

Waktu malam aku menyebut-nyebut namaMu, ya Tuhan,*
dan aku tetap berpegang pada perintahMu.

Satu-satunya peganganku ialah:*
mematuhi titahMu.

Antifon 1Di perantuan aku mematuhi titahMu, alleluya.

Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita, alleluya.

Mazmur 52 (53)

Orang dungu berpikir: Tidak ada Allah.+
Busuk dan jijik perbuatannya,*
tidak seorangpun yang berbuat baik.

Dari surga Allah memandang manusia,*
apakah ada orang arif yang mencari Allah.

Tetapi semuanya tersesat, semua telah bejat,*
tak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Tidak pernah sadarkah orang jahat,+
yang menelan habis umatKu seperti makanan,*
orang jahat yang tidak mau mengakui Allah?

Mereka dihinggapi ketakutan,*
sedang tiada yang menakutkan.

Mereka mengancam engkau,*
tetapi Allah menghancurkan mereka.

Mereka pasti dipermalukan,*
sebab Allah menolak mereka.

Siapakah dari Sion yang menyelamatkan Israel?+
Allah, Dia memulihkan nasib umatNya,*
sehingga Yakub bersorak-sorai, dan Israel bersukacita.

Antifon 2Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita, alleluya.

Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku, alleluya.

Mazmur 53 (54),3-6.8-9

Allah, selamatkan daku demi namaMu,*
tolonglah aku dengan kuasaMu.

Dengarkanlah, ya Allah, permohonanku,*
perhatikanlah kata-kata mulutku.

Sebab orang angkuh menyerang aku,+
orang sombong mau mencabut nyawaku,*
tanpa mempedulikan Allah.

Namun Allah menjadi penolongku,*
Tuhanlah penopang hidupku.

Maka dengan rela aku mempersembahkan kurban,*
dan memuji kebaikanMu, ya Tuhan.

Sebab Tuhan melepaskan daku dari kesesakan,*
dan aku melihat musuhku direndahkan.

Antifon 3Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku, alleluya.

Bacaan singkat 1Kor 9,26

Aku tidak lari tanpa tujuan, dan aku tidak bertinju dengan memukul udara. Tetapi aku melatih tubuhku dan menaklukkannya.

℣.Berbahagialah orang yang Kaudidik, ya Tuhan.℟.Yang Kauajari hukumMu.

Doa Penutup

Ya Allah, pencipta segala sesuatu, Engkau menetapkan hukum kerja bagi umat manusia. Anugerahkanlah dengan rela, agar seturut teladan dan perlindungan Santo Yusuf kami menyelesaikan pekerjaan yang Kauperintahkan dan menerima ganjaran yang Kaujanjikan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Yusuf Pekerja

SELASA — Masa Paskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Col 3, 1-2)

Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Yusuf Pekerja

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Yesus penebus dunia
Mahkota paling utama
Dengarkanlah permohonan
Yang kini kami sampaikan.

Kami tengah megenangkan
Teladan yang disumbangkan
Oleh hambaMu yang suci
Kepada umatMu ini.

Ia tidak berlebihan
Dalam mencari hiburan
Tetapi mengutamakan
Kasih serta pengabdian.

Kami mohon Allah Bapa
Berkat doa restu Putra
Agar dipenuhi RohNya
Hingga dapat hidup setya. Amin.

Beberapa pria kudus:

Marilah kita riang menyanyikan
Mengenang jasa para hamba Tuhan
Mereka setya pantas diteladan
Kesuciannya.

Halus budinya sungguh rendah hati
Kuat imannya kehendaknya murni
Slalu percaya siap mengampuni
Tanpa menunda.

Yang menderita slalu dihiburnya
Pada semua disumbangkan jasa
Tulus cintanya hatinya gembira
Demi sesama.

Dimulyakanlah Bapa mahamurah
Bersama Putra penebus dunia
Roh kudus pula penghibur Gereja
Slama-lamanya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Arahkanlah perhatianmu kepada harta surgawi, bukan kepada yang di dunia, alleluya.

Mazmur 48 (49) I

Dengarlah, hai bangsa-bangsa,*
pasanglah telinga, hai penduduk dunia,

baik yang biasa maupun yang terkemuka,*
baik yang kaya maupun yang miskin.

Mulutku akan mengucapkan kata-kata bijaksana,*
dan buah renunganku ialah kearifan.

Aku hendak membawakan wejanganku,*
dan memaparkannya sambil memetik kecapi.

Mengapa aku takut pada hari-hari sial,*
waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat?

Mereka mengandalkan harta bendanya,*
dan memegahkan kekayaannya yang besar.

Tak seorangpun dapat menebus dirinya sendiri,*
atau membayar uang tebusannya kepada Allah.

Terlalu mahal harga tebusan nyawanya,+
tak terbayar untuk hidup selamanya,*
tanpa turun ke liang kubur.

Ia melihat orang bijak mati,+
orang bodoh dan dungu, semuanya binasa,*
harta bendanya mereka tinggalkan bagi orang lain.

Kubur menjadi rumah mereka untuk selama-lamanya,*
di situlah kediaman mereka turun-temurun.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Antifon 1Arahkanlah perhatianmu kepada harta surgawi, bukan kepada yang di dunia, alleluya.

Antifon 2Tuhan melepaskan daku dari genggaman maut, alleluya.

Mazmur 48 (49) II

Beginilah nasib orang yang percaya pada diri sendiri,*
beginilah kesudahan orang yang bermulut besar.

Seperti kawanan domba, mereka terkurung dalam alam maut,*
mautlah gembala dan penguasa mereka.

Hancurlah keelokan tubuh mereka,*
dan kediaman mereka di alam maut.

Tetapi Allah akan menebus nyawaku,*
menghindarkan daku dari cengkeraman maut.

Maka janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya,*
apabila kemewahan keluarganya bertambah.

Sebab waktu mati tak ada yang dapat dibawanya serta,*
kekayaannya tidak akan mengikutinya.

Walaupun selama hidupnya ia memuji dirinya bahagia:*
"Aku beruntung: segalanya berlangsung baik";

namun ia akan mati mengikuti nenek moyangnya,*
yang tak pernah lagi melihat terang.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Antifon 2Tuhan melepaskan daku dari genggaman maut, alleluya.

Antifon 3PadaMulah, Tuhan, keluhuran dan kekuasaan, kemuliaan dan kekayaan, alleluya.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu;*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Antifon 3PadaMulah, Tuhan, keluhuran dan kekuasaan, kemuliaan dan kekayaan, alleluya.

Bacaan Singkat (Rom 8,28-30)

Saudara-saudara, kita tahu, bahwa segala-galanya menguntungkan mereka yang mencintai Allah, yaitu semua orang yang terpanggil menurut rencana Allah dari semula. Karena semua orang yang dikenal Allah dari semula, ditentukanNya dari semula pula untuk menjadi serupa dengan citra PuteraNya, supaya di antara banyak saudara Kristus menjadi yang sulung. Semua yang ditentukan Allah dari semula, dipanggilNya juga; semua yang dipanggil diselamatkanNya, dan semua yang diselamatkan dimuliakan olehNya.

Lagu Singkat

℣.Tuhan adil,* Ia mencintai orang jujur.℟.Tuhan.℣.Tuhan memperhatikan orang yang tulus ikhlas.℟.Ia mencintai orang jujur.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungKristus Tuhan berkenan disebut anak tukang kayu, alleluya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungKristus Tuhan berkenan disebut anak tukang kayu, alleluya.

Doa Permohonan

Bapa, sumber segala kesucian, menghantar kita kepada kesucian hidup berkat teladan dan doa para kudus. Marilah kita berdoa kepadaNya:

℟. Semoga kami suci seperti Engkau, ya Tuhan.

Bapa yang kudus, Engkau mengangkat kami menjadi putera-puteraMu,* semoga segenap Gereja kudus memuji Engkau di seluruh dunia. ℟.

Bapa yang kudus, Engkau mendorong kami untuk mengabdi Engkau dalam segala hal,* semoga tingkah laku kami menghasilkan buah untuk kerajaanMu. ℟.

Bapa yang kudus, Engkau menyatukan diri kami kembali kepadaMu dengan perantaraan PuteraMu,* semoga kami semua tetap bersatu. ℟.

Bapa yang kudus, Engkau telah mengundang kami ke dalam perjamuan surgawi,* semoga kami semakin berkembang dalam cinta kasih. ℟.

Bapa yang kudus, sudilah mengampuni kesalahan orang-orang berdosa,* semoga orang-orang yang telah meninggal memandang seri wajahMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, pencipta segala sesuatu, Engkau menetapkan hukum kerja bagi umat manusia. Anugerahkanlah dengan rela, agar seturut teladan dan perlindungan Santo Yusuf kami menyelesaikan pekerjaan yang Kauperintahkan dan menerima ganjaran yang Kaujanjikan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

S. Yusuf Pekerja

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
℟.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santo Peregrinus Laziosi

Pengaku Iman

Peregrinus Laziosi lahir di kota Forli, Italia pada tahun 1260. Ia menaruh kebencian besar kepada Gereja Katolik. Ia pun termasuk salah seorang yang memusuhi Sri Paus di Roma. Dengan sifatnya yang keras dan kasar, ia melancarkan serangan terhadap Gereja Katolik di wilayah Romagna. Awal kehidupannya sebagai ‘manusia baru’ dalam iman Kristiani bermula dari tindakannya yang brutal terhadap Pastor Filipus Benizi (1225-1285). Diceritakan bahwa pada suatu kesempatan khotbah dalam rangka misi perdamaian yang dirancangakan oleh Sri Paus, Pastor Filipus ditinju hingga roboh oleh Peregrinus. Tetapi Pastor yang saleh ini tidak memberikan suatu perlawanan balik kepada Peregrinus. Ia bahkan bangkit dan berdoa bagi Peregrinus serta memaafkan dia.

Sikap Pastor Filipus ini menyentuh hati Peregrinus yang keras membatu itu. “Belum pernah aku menjumpai orang seperti dia ini”, kata Peregrinus dalam hatinya. Lalu ia berlutut di hadapan pastor Filipus dan meminta maaf atas perlakuan kasarnya itu. Semenjak itu ia bertobat dan bertekad menjalani suatu kehidupan baru dengan doa dan matiraga. Rahmat Tuhan semakin hebat mempengaruhi hidupnya. Pada suatu hari, Bunda Maria menampakkan diri kepadanya dan menyuruh dia pergi ke Siena. Di Siena ia diterima oleh Pastor Filipus sebagai salah seorang anggota Ordo Servit Santa Maria.

Di dalam ordo ini Tuhan melaksanakan rancanaNya atas diri Peregrinus. Pada suatu hari Peregrinus jatuh sakit. Ia diserang penyakit kanker ganas pada kakinya. Dokter yang merawatnya menganjurkan agar kakinya di potong demi menyelamatkan nyawanya. Sebelum ia tidur malam, ia berdoa kepada Tuhan Yesus Tersalib hingga tertidur. Dalam mimpinya, ia melihat Yesus mengulurkan tanganNya dari atas salib dan menyentuh kakinya yang sakit itu. Ketika bangun dari tidur, didapatinya kakinya sudah sembuh. Peristiwa ajaib ini semakin mengokohkan imannya akan kebenaran ajaran gereja.

Rahmat kesembuhan ini mengobarkan semangatnya untuk tetap membaktikan dirinya kepada Tuhan dan Gereja dengan menjadi imam. Selama 62 tahun ia berkarya dengan penuh semangat diperkuat oleh doa dan matiraga yang mendalam. Ia meninggal dunia pada tahun 1345 dan diangkat gereja sebagai pelindung para penderita sakit bernanah dan kanker.

Santo Yusuf Pekerja

Pelindung para Karyawan · abad ke-1

Tradisi menuliskan pribadi Yusuf, suami Maria sebagai seorang tukang kayu di kota Nazareth. Ia seorang bangsawan yang saleh dan sederhana. Darah kebangsawanannya mengalir dari Raja Daud leluhurnya. Kesucian dan kesalehannya terlihat di dalam ketaatannya pada kehendak Allah untuk menerima Maria sebagai istrinya serta mendampingi Maria dalam membesarkan Yesus, Putera Allah yang menjadi manusia. Kesederhanaannya terlihat dalam pekerjaannya sebagai seorang tukang kayu, dan cara hidupnya yang biasa-biasa saja di dalam masyarakat.

Dalam pribadi Yusuf, pekerjaan tangan memperoleh suatu dimensi ilahi. Kerja meningkatkan harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Allah dan memungkinkan manusia turut serta di dalam karya penciptaan dan penyelamatan Allah. Atas dasar inilah gereja pada masa kepemimpinan Paus Pius XII menetapkan tanggal 1 Mei sebagai hari Raya Santo Yusuf Pekerja, sekaligus menetapkan sebagai Hari Buruh. Yusuf selanjutnya diangkat sebagai pelindung para karyawan/buruh yang bekerja setiap hari untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Yeremia, Nabi

Yeremia lahir kira-kira pada tahun 650 sebelum Masehi di Anathoth, dekat kota Yerusalem, termasuk wilayah kerajaan Yehuda. Keluarganya adalah sebuah keluarga imam yang saleh. Panggilannya sebagai nabi di Israel diterimanya dari Allah pada tahun 627 sebelum Masehi, dalam tahun ketigabelas pemerintahan Raja Yosias (Yer1:2). Meskipun panggilan ini terjadi pada usia mudanya, namun sebenarnya Yeremia telah ditentukan Allah menjadi nabi ketika masih ada di dalam rahim ibunya (Yer1:5) untuk mewartakan sabda Allah kepada Israel, umat pilihan Allah. Tatkala Allah memanggilnya untum mengemban tugas mulia ini, ia menolak karena merasa tidak layak untuk mengemban tugas mulia itu. Tetapi akhirnya ia pun menerima panggilan itu karena Allah berjanji akan selalu menyertai dia dalam tugasnya. Yeremia adalah Nabi Israel terakhir sebelum pembuangan ke Babylonia.

Karya perutusannya sebagai nabi dimulainya pada usia mudanya (Yer1:6) sampai pada saat kejatuhan Yerusalem di tangan bangsa babylonia pada tahun 587 sebelum Masehi. Selama 40 tahun karyanya, Yeremia tanpa mengenal lelah memperingatkan para penguasa bangsa dan pemimpin agama serta seluruh umat Israel akan bahaya kejatuhan mereka karena dosa-dosa Yerusalem dan Yehuda.

Selain dengan itu, Yeremia terus menerus terlibat di dalam beberapa perselisihan dan pertentangan. Ia dengan gigih melawan raja Yoakim dan Yoakin (609-507 sebelum Masehi) yang memutarbalikkan kebijakan keagamaan dari Raja Yosia. Pada masa pemerintahan Raja Sedikia (597-587 sebelum Masehi), nada pewartaannya mulai berubah. Ia tidak lagi mengeluh tentang tugas perutusannya tetapi mulai lebih sungguh-sungguh membaktikan dirinya pada tugas yang dibebankan Allah padanya. Dengan gigih ia berusaha meyakinkan Yehuda akan penguasaan bangsa Babylonia. Meskipun demikian ia tidak diterima, bahkan dituduh sebagai pengkhianat bangsanya oleh orang-orang yang menginginkan raja Sedikia bersekutu dengan Mesir dan memberontak (Yerl37:17-21). Karena itu, Yeremia mengalami penderitaan batin dan frustasi yang hebat.

Walaupun ia menderita, ia tetap pasrah dan taat pada kehendak Allah. Cintanya akan Allah dan keakraban hubungannya dengan Allah ini mendorong dia untuk mendalami lebih jauh teologi tradisional Israel tentang Perjanjian. Imannya itu berdasar pada pengetahuan yang mendalam akan Perjanjian Cinta Allah dengan Israel, umat pilihanNya, yang memperkenankan Israel mengambil bagian dalam kekudusanNya. Dalam perjanjian Cinta itu, Allah menuntut dari Israel ketaatan penuh pada kehendakNya sebagaimana diwahyukan di dalam perintah-perintahNya dan dinyatakan melalui nabi-nabiNya. Menolak mengakui kebaikan dan cinta Allah yang diwahyukan adalah dosa. Dan dosa bagi Israel adalah perbuatan melawan kesucian perkawinan antara Allah dan bangsa Israel (Yer2:20,25). Dosa mengakibatkan pengadilan Allah atas Israel untuk memurnikan mereka. Yeremia menyadari bahwa pengadilan Allah merupakan tahap awal pengampunan dan pembaharuan batin yang radikal.

Dalam pewartaannya tentang malapetaka yang akan terjadi atas Israel, Yeremia menubuatkan suatu ‘Sisa Kecil”, suatu kelompok kecil umat yang tetap setia pada Allah (Yer23:3,4; 30:10; 11; 31:10-14). Sisa Kecil ini adalah benih harapan dimasa yang akan datang, kepadanya Allah mencurahkan pengampunan dan belaskasihanNya, dan dengannya Allah mengadakan suatu perjanjian Baru (Yer31:31-34). Allah akan menciptakan bagi Israel suatu hubungan spiritual yang baru dan mendalam, dan akan menuliskan hukumNya di dalam hati mereka serta tinggal di dalam hati mereka.

Yeremia dengan tekun membantu perkembangan Sisa Kecil Israel yang saleh dari suku Yehuda ini karena mereka dengan sabar menantikan tibanya hari Tuhan yang menyelamatkan. Penderitaan Yeremia yang demikian hebat menjadikan dia sebagai tokoh lambang bagi Yesus Kristus. Yeremia, yang hidup penuh penderitaan, namun tetap pasrah dan taat pada kehendak Allah yang mengutusnya, menjadi lambang gambaran Hamba Yahweh yang menderita sebagaimana diramalkan Yesaya ([[Yes 35]]).

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari