Doa Katolik
Hari Raya

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

Sabtu, 1 April 2034· Putih · Pekan Psalterium I
1 April 2034

Bacaan Misa

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian: "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya."

Mazmur Tanggapan

(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
(89-4) Engkau telah berkata: "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:
(89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun." Sela
(89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.
(89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.
(89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit.

Bacaan Kedua

Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman. Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, -- seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" --di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

Bacaan Injil

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

Invitatorium

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

Pembukaan

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.

Ibadat Bacaan

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Ya Allah, sudilah datang menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Allah maharahim, Allah maharahmat,

Dengarkanlah lagu tobat kami yang sedih.

Pulihkanlah umat-Mu yang memohon,

Engkau yang patut kami puji!

Penyesalan mendalam atas kebodohan masa lalu,

Bakat yang disia-siakan, waktu yang terbuang;

Hati yang direndahkan oleh kekhawatiran duniawi,

Tidak bersyukur atas berkat yang diberikan:

Ketakutan bodoh dan keinginan sia-sia,

Penyesalan sia-sia atas hal-hal yang sama sia-sianya:

Bibir yang terlalu jarang diajari memuji,

Sering menggerutu dan mengeluh;

Ini, dan setiap kesalahan rahasia,

Penuh duka dan malu, kami akui.

Tersungkur di kaki-Mu kami berbaring,

Mencari pengampunan dari takhta-Mu.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Nyanyikanlah pujian bagi Tuhan; ingatlah keajaiban yang telah Ia lakukan.

Mazmur 104 (105)

Tuhan setia pada janji-Nya

Para rasul mewartakan kepada bangsa-bangsa keajaiban yang Allah lakukan ketika Ia datang di antara kita (Santo Atanasius).

I
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebutlah nama-Nya,

beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa.
Bernyanyilah bagi-Nya, nyanyikanlah pujian bagi-Nya;

ceritakanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

Banggalah akan nama-Nya yang kudus,

biarlah hati yang mencari Tuhan bersukacita.
Perhatikanlah Tuhan dan kekuatan-Nya;

terus-menerus carilah wajah-Nya.

Ingatlah keajaiban yang telah Ia lakukan,

mukjizat-Nya, penghakiman yang Ia ucapkan.
Hai anak-anak Abraham, hamba-Nya,

hai anak-anak Yakub yang Ia pilih.

Ia, Tuhan, adalah Allah kita:

penghakiman-Nya berlaku di seluruh bumi.
Ia mengingat perjanjian-Nya untuk selama-lamanya,

janji-Nya untuk seribu generasi,

perjanjian yang Ia buat dengan Abraham,

sumpah yang Ia ucapkan kepada Ishak.
Ia meneguhkannya bagi Yakub sebagai hukum,

bagi Israel sebagai perjanjian untuk selama-lamanya.

Ia berkata: “Aku memberikan kepadamu suatu negeri,

Kanaan, warisan yang telah ditentukan bagimu.”
Ketika mereka sedikit jumlahnya,

segenggam orang asing di negeri itu,

ketika mereka mengembara dari satu negeri ke negeri lain

dan dari satu kerajaan dan bangsa ke bangsa lain,
Ia tidak membiarkan seorang pun menindas mereka;

Ia menegur raja-raja demi mereka:

“Jangan sentuh orang-orang yang telah Kuurapi;

jangan celakai seorang pun dari nabi-nabi-Ku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonNyanyikanlah pujian bagi Tuhan; ingatlah keajaiban yang telah Ia lakukan.

Antifon 2Tuhan tidak meninggalkan orang baik yang dijual sebagai budak, tetapi membebaskannya dari kuasa orang-orang berdosa.

II
Tetapi Ia mendatangkan kelaparan di negeri itu;

Ia mematahkan tongkat yang menopang mereka.

Ia telah mengutus seorang pria mendahului mereka.

Yusuf, dijual sebagai budak.
Kakinya dibelenggu,

lehernya diikat dengan besi,

sampai apa yang ia katakan terjadi

dan firman Tuhan membuktikan kebenarannya.
Kemudian raja mengutus dan membebaskannya;

penguasa bangsa-bangsa membebaskannya,

menjadikannya penguasa rumahnya

dan penguasa segala miliknya,
untuk mengajar para pangerannya sesuai kehendaknya

dan untuk mengajar para penatua kebijaksanaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan tidak meninggalkan orang baik yang dijual sebagai budak, tetapi membebaskannya dari kuasa orang-orang berdosa.

Antifon 3Tuhan setia pada janji-Nya yang kudus; Ia memimpin umat-Nya menuju kebebasan dan sukacita.

III
Maka Israel datang ke Mesir,

Yakub tinggal di negeri Ham.
Ia membuat umat-Nya bertambah banyak;

Ia membuat mereka lebih kuat dari musuh-musuh mereka

yang hati mereka Ia ubah untuk membenci umat-Nya

dan untuk memperlakukan hamba-hamba-Nya dengan tipu daya.
Kemudian Ia mengutus Musa hamba-Nya

dan Harun, pria yang telah Ia pilih.

Melalui mereka Ia menunjukkan keajaiban-Nya

dan mukjizat-Nya di negeri Ham.
Ia mengirim kegelapan, dan kegelapan pun terjadi

tetapi Mesir menolak firman-Nya.

Ia mengubah air menjadi darah

dan menyebabkan ikan-ikan mereka mati.
Tanah mereka penuh dengan katak,

bahkan di istana raja-raja mereka.

Ia berbicara; lalat anjing datang

dan nyamuk menutupi negeri itu.
Ia mengirim hujan es menggantikan hujan

dan menyambar api yang menyala-nyala di negeri mereka.

Ia memukul kebun anggur dan pohon ara mereka;

Ia menghancurkan pohon-pohon di seluruh negeri mereka.
Ia berbicara; belalang datang,

belalang muda, terlalu banyak untuk dihitung.

Mereka memakan setiap helai rumput di negeri itu;

mereka memakan semua buah di ladang mereka.
Ia memukul semua anak sulung di negeri mereka,

bunga terbaik dari putra-putra mereka.

Ia memimpin Israel keluar dengan perak dan emas.

Di antara suku-suku mereka tidak ada yang tertinggal.
Mesir bersukacita ketika mereka pergi

karena ketakutan telah menimpa mereka.

Ia membentangkan awan sebagai tabir

dan api untuk memberi terang dalam kegelapan.
Ketika mereka meminta makanan, Ia mengirim burung puyuh;

Ia mengisi mereka dengan roti dari surga.

Ia membelah batu untuk memberi mereka air;

air itu memancar di padang gurun seperti sungai.
Sebab Ia mengingat firman-Nya yang kudus,

yang Ia berikan kepada Abraham hamba-Nya.

Maka Ia membawa umat-Nya keluar dengan sukacita,

orang-orang pilihan-Nya dengan sorak-sorai kegembiraan.

Dan Ia memberi mereka tanah bangsa-bangsa.
Mereka mengambil hasil jerih payah orang lain,

agar dengan demikian mereka dapat memelihara perintah-perintah-Nya,

agar dengan demikian mereka dapat mematuhi hukum-hukum-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Abraham, Yusuf, dan Musa melambangkan rencana-Mu, Bapa, untuk menebus umat manusia dari perbudakan dan memimpin mereka ke tanah perjanjian. Melalui wafat dan kebangkitan Putra-Mu, Gereja-Mu memenuhi janji-janji ini. Berilah kami air hidup dari batu dan roti dari surga, agar kami dapat bertahan dalam ziarah padang gurun kami dan bersyukur kepada-Mu selama-lamanya atas kebaikan-Mu.

AntifonTuhan setia pada janji-Nya yang kudus; Ia memimpin umat-Nya menuju kebebasan dan sukacita.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Manusia Allah menyambut terang.

Agar semua dapat melihat bahwa perbuatannya benar.
Bacaan Pertama

Dari Surat kepada Orang Ibrani

8:1-13

Imamat Kristus dalam Perjanjian Baru
Pokok utama dari apa yang kami katakan adalah ini: kita mempunyai Imam Agung yang demikian, yang telah duduk di sebelah kanan takhta Keagungan di surga, pelayan tempat kudus dan kemah sejati itu, yang didirikan bukan oleh manusia, melainkan oleh Tuhan.
Setiap imam agung diangkat untuk mempersembahkan persembahan dan kurban; oleh karena itu perlu bagi yang satu ini untuk memiliki sesuatu untuk dipersembahkan. Jika Ia berada di bumi, Ia tidak akan menjadi imam, karena sudah ada imam-imam yang mempersembahkan persembahan yang ditentukan oleh hukum. Mereka beribadah di tempat kudus yang hanyalah salinan dan bayangan dari yang di surga, sebab Musa, ketika hendak mendirikan kemah suci, diperingatkan, “Perhatikanlah, bahwa engkau membuat segala sesuatu menurut pola yang ditunjukkan kepadamu di gunung.” Yesus sekarang telah memperoleh pelayanan yang lebih mulia, sama seperti Ia adalah pengantara perjanjian yang lebih baik, yang didasarkan pada janji-janji yang lebih baik.
Jika perjanjian yang pertama itu tanpa cela, tidak akan ada tempat untuk yang kedua. Tetapi Allah, menemukan kesalahan pada mereka, berfirman:
“Akan datang hari-hari, firman Tuhan,

ketika Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel

dan dengan kaum Yehuda.

Itu tidak akan seperti perjanjian yang Aku buat dengan nenek moyang mereka

pada hari Aku memegang tangan mereka

untuk menuntun mereka keluar dari tanah Mesir;

Sebab mereka melanggar perjanjian-Ku

dan Aku menjadi muak dengan mereka, firman Tuhan.

Tetapi inilah perjanjian yang akan Aku buat dengan kaum Israel

sesudah hari-hari itu, firman Tuhan:

Aku akan menaruh hukum-hukum-Ku dalam pikiran mereka

dan Aku akan menuliskannya pada hati mereka;

Aku akan menjadi Allah mereka

dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Dan mereka tidak akan mengajar sesama warga negara mereka

atau saudara-saudara mereka, dengan berkata, ‘Kenallah Tuhan,’

sebab semua akan mengenal Aku, dari yang terkecil sampai yang terbesar.

Aku akan mengampuni kejahatan mereka,

dan dosa-dosa mereka tidak akan Aku ingat lagi.”
Ketika Ia berkata, “perjanjian baru,” Ia menyatakan yang pertama sudah usang. Dan apa yang telah usang dan menjadi tua sudah hampir lenyap.

Responsorium Ibrani 8:1-2; 9:24

Kita mempunyai Imam Agung, yang melayani di tempat kudus yang sejati. Ia telah duduk di surga di sebelah kanan takhta Keagungan ilahi

untuk tampil di hadapan Allah atas nama kita.
Yesus tidak masuk ke dalam tempat kudus buatan manusia, hanya salinan dari yang asli, tetapi ke surga itu sendiri.

Untuk tampil di hadapan Allah atas nama kita.
Bacaan Kedua

Dari Homili Santo Gregorius Nazianzen, Uskup

Kita akan segera merayakan Paskah
Kita akan segera merayakan Paskah, dan meskipun kita masih melakukannya hanya secara simbolis, simbolisme itu sudah lebih jelas daripada yang dimilikinya di masa lalu karena, di bawah hukum, Paskah, jika boleh saya katakan demikian, hanyalah simbol dari sebuah simbol. Namun, tidak lama lagi, ketika Sang Sabda minum anggur baru bersama kita di kerajaan Bapa-Nya, kita akan merayakan Paskah dengan cara yang lebih sempurna, dan dengan pemahaman yang lebih mendalam. Ia kemudian akan mengungkapkan kepada kita dan menjelaskan apa yang sejauh ini hanya sebagian Ia singkapkan. Sebab anggur ini, yang sekarang begitu akrab bagi kita, selalu baru.
Adalah tugas kita untuk belajar apa arti minum ini, dan tugas-Nya untuk mengajar kita. Ia harus menyampaikan pengetahuan ini kepada murid-murid-Nya, karena mengajar adalah makanan, bahkan bagi pengajar.
Maka marilah kita mengambil bagian dalam Paskah yang ditentukan oleh hukum, bukan secara harfiah, tetapi menurut ajaran Injil; bukan dengan cara yang tidak sempurna, tetapi dengan sempurna; bukan hanya untuk sementara waktu, tetapi untuk selama-lamanya. Marilah kita menganggap Yerusalem surgawi sebagai rumah kita, bukan yang di bumi; kota yang dimuliakan oleh para malaikat, bukan yang dihancurkan oleh pasukan. Kita tidak dituntut untuk mengurbankan lembu jantan muda atau domba jantan, binatang bertanduk dan berkuku yang lebih mati daripada hidup dan tanpa perasaan; tetapi sebaliknya, marilah kita bergabung dengan paduan suara para malaikat dalam mempersembahkan kepada Allah di altar surgawi-Nya kurban pujian. Kita sekarang harus melewati tabir pertama dan mendekati yang kedua, mengarahkan mata kita ke Ruang Mahakudus. Saya akan mengatakan lebih banyak: kita harus mengurbankan diri kita kepada Allah, setiap hari dan dalam segala yang kita lakukan, menerima semua yang terjadi pada kita demi Sang Sabda, meniru penderitaan-Nya dengan penderitaan kita, dan menghormati darah-Nya dengan menumpahkan darah kita sendiri. Kita harus siap untuk disalibkan.
Jika Engkau adalah Simon dari Kirene, pikullah salib-Mu dan ikutilah Kristus. Jika Engkau disalibkan di samping-Nya seperti salah satu penjahat, sekarang, seperti penjahat yang baik, akuilah Allah-Mu. Demi Engkau, dan karena dosa-Mu, Kristus sendiri dianggap sebagai orang berdosa; oleh karena itu, demi Dia, Engkau harus berhenti berbuat dosa. Sembahlah Dia yang digantung di salib karena Engkau, bahkan jika Engkau sendiri tergantung di sana. Ambillah manfaat dari rasa malu itu sendiri; belilah keselamatan dengan kematian-Mu. Masuklah ke surga bersama Yesus, dan temukan seberapa jauh Engkau telah jatuh. Renungkanlah kemuliaan di sana, dan biarkan penjahat lain yang mencemooh mati di luar dalam penghujatannya.
Jika Engkau adalah Yusuf dari Arimatea, pergilah kepada orang yang memerintahkan penyaliban-Nya, dan mintalah jenazah Kristus. Jadikanlah penebusan dosa seluruh dunia sebagai milik-Mu. Jika Engkau adalah Nikodemus, seperti orang yang menyembah Allah di malam hari, bawalah rempah-rempah dan siapkan jenazah Kristus untuk dikuburkan. Jika Engkau adalah salah satu Maria, atau Salome, atau Yohana, menangislah di pagi hari. Jadilah yang pertama melihat batu terguling, dan bahkan mungkin para malaikat, dan Yesus sendiri.

Responsorium Ibrani 13:12-13; 12:4

Yesus wafat di luar gerbang kota untuk menguduskan umat dengan darah-Nya sendiri.

Marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan berbagi penghinaan yang ditimpakan kepada-Nya.
Engkau belum melawan dosa sampai menumpahkan darah-Mu.

Marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan berbagi penghinaan yang ditimpakan kepada-Nya.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang telah menjadikan semua yang dilahirkan kembali dalam Kristus

bangsa pilihan dan imamat rajani,

kami mohon, berilah kami,

rahmat untuk menghendaki dan melakukan apa yang Engkau perintahkan,

agar umat yang dipanggil kepada hidup kekal

dapat bersatu dalam iman hati mereka

dan penghormatan perbuatan mereka.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Yesus mahkota mulia
Yang memberikan pahala
Kepada hamba yang setya
Dalam kehidupan baka.

Kini kami mengenangkan
Hidup hamba yang setyawan
Tekun dalam pekerjaan
Slalu ingat akan Tuhan.

HambaMu beriman kuat
Dan berdoa dengan giat
Tidak banyak tuntutannya
Namun berlimpah jasanya.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada hamba yang setya. Amin.

Beberapa pria kudus:

Hai para pengikut Kristus
Yang sudah mulya ditebus
Menikmati kegirangan
Pahala kesetiaan.

Demi cinta pada Tuhan
Kamu biasa bertahan
Tabah memanggul salibmu
Taat dan patuh selalu.

Berpedoman pada iman
Berpegang pada harapan
Dan selalu mengamalkan
Cinta yang tak takut kurban.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kapada hamba yang setya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.

Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.

Bacaan Singkat (Rom 12,1-2)

Saudara-saudara, demi kerahiman Allah aku memperingatkan kamu! Persembahkanlah tubuhmu sebagai kurban yang hidup, yang suci dan berkenan pada Allah. Itulah ibadatmu yang sejati. Janganlah kamu menyesuaikan diri dengan dunia ini, melainkan berubahlah menjadi manusia berbudi baru, sehingga kamu sanggup membedakan apa yang dikehendaki Allah, apa yang baik, apa yang berkenan padaNya dan apa yang sempurna.

Lagu Singkat

℣.Dalam hatinya ia merenungkan,* Hukum Allahnya.℟.Dalam.℣.Ia tetap mengikuti perintah Tuhan.℟.Hukum Allahnya.℣.Kemuliaan.℟.Dalam.

Antifon KidungYusuf tinggal di kota Nazaret, supaya genaplah yang disabdakan para nabi tentang Kristus: Ia akan disebut Orang Nazaret.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungYusuf tinggal di kota Nazaret, supaya genaplah yang disabdakan para nabi tentang Kristus: Ia akan disebut Orang Nazaret.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, hendaklah kita menyembah Kristus, Allah yang kudus, dalam kesucian dan kebenaran seumur hidup. Marilah kita berseru:

℟. Hanya Engkaulah kudus, ya Tuhan.

Engkau sudi menjadi serupa dengan kami dalam segalanya, kecuali dalam hal dosa,* Yesus Tuhan kami, kasihanilah kami. ℟.

Engkau mengundang kami semua untuk menaruh cinta yang sempurna,* Yesus, Tuhan kami, kuduskanlah kami. ℟.

Engkau berpesan agar kami menjadi garam dan terang dunia,* Yesus, Tuhan kami, terangilah hati kami. ℟.

Engkau datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,* Yesus, Tuhan kami, tolonglah kami mengabdi Engkau dan saudara-saudara kami. ℟.

Engkaulah sinar kemuliaan Bapa dan citra wajah Allah,* Yesus, Tuhan kami, semoga kami memandang wajahMu dalam kemuliaan kekal. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, awal karya penyelamatan umat manusia Kaupercayakan kepada penjagaan Santo Yusuf yang setia. Semoga berkat doanya GerejaMu senantiasa memelihara dan melaksanakan misteri keselamatan itu sampai penuh. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

SABTU — Prapaskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Apc 3, 19-20)

Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Ayat Singkat

℣.Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.℟.Dan perbaharuilah semangat yang teguh dalam batinku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Mazmur 118,33-40

Perlihatkanlah kepadaku, ya Tuhan, jalan ketetapanMu,*
aku akan berpegang kepadanya sampai saat terakhir.

Berilah aku pengertian, maka aku akan mentaati hukumMu,*
aku akan menepatinya dengan segenap hati.

Bimbinglah aku pada jalan perintahMu,*
sebab aku menyukainya.

Condongkan hatiku kepada perintahMu,*
jangan kepada keuntungan.

Jauhkanlah perhatianku dari yang sia-sia,*
buatlah aku hidup menurut hukumMu.

Tepatilah janjiMu kepada hambaMu,*
sabdaMu yang Kausampaikan kepada orang takwa.

Singkirkanlah dari aku cela yang menggelisahkan daku,*
karena baiklah segala ketetapanMu.

Sungguh aku rindu kepada titahMu,*
berilah aku hidup demi keadilanMu.

Antifon 1Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Antifon 2Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Antifon 3Perjuangkanlah damai sejahtera.

Bacaan singkat 1Kor 9,26

Aku tidak lari tanpa tujuan, dan aku tidak bertinju dengan memukul udara. Tetapi aku melatih tubuhku dan menaklukkannya.

℣.Berbahagialah orang yang Kaudidik, ya Tuhan.℟.Yang Kauajari hukumMu.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, awal karya penyelamatan umat manusia Kaupercayakan kepada penjagaan Santo Yusuf yang setia. Semoga berkat doanya GerejaMu senantiasa memelihara dan melaksanakan misteri keselamatan itu sampai penuh. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

SABTU — Prapaskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Gal 6, 7 b-8)

Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Ayat Singkat

℣.Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.℟.Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Yesus penebus dunia
Mahkota paling utama
Dengarkanlah permohonan
Yang kini kami sampaikan.

Kami tengah megenangkan
Teladan yang disumbangkan
Oleh hambaMu yang suci
Kepada umatMu ini.

Ia tidak berlebihan
Dalam mencari hiburan
Tetapi mengutamakan
Kasih serta pengabdian.

Kami mohon Allah Bapa
Berkat doa restu Putra
Agar dipenuhi RohNya
Hingga dapat hidup setya. Amin.

Beberapa pria kudus:

Marilah kita riang menyanyikan
Mengenang jasa para hamba Tuhan
Mereka setya pantas diteladan
Kesuciannya.

Halus budinya sungguh rendah hati
Kuat imannya kehendaknya murni
Slalu percaya siap mengampuni
Tanpa menunda.

Yang menderita slalu dihiburnya
Pada semua disumbangkan jasa
Tulus cintanya hatinya gembira
Demi sesama.

Dimulyakanlah Bapa mahamurah
Bersama Putra penebus dunia
Roh kudus pula penghibur Gereja
Slama-lamanya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*
keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*
Israel daerah kekuasaanNya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*
sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*
dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*
hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*
hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*
di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*
dan batu menjadi mata air.

Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.

Bacaan Singkat (Rom 8,28-30)

Saudara-saudara, kita tahu, bahwa segala-galanya menguntungkan mereka yang mencintai Allah, yaitu semua orang yang terpanggil menurut rencana Allah dari semula. Karena semua orang yang dikenal Allah dari semula, ditentukanNya dari semula pula untuk menjadi serupa dengan citra PuteraNya, supaya di antara banyak saudara Kristus menjadi yang sulung. Semua yang ditentukan Allah dari semula, dipanggilNya juga; semua yang dipanggil diselamatkanNya, dan semua yang diselamatkan dimuliakan olehNya.

Lagu Singkat

℣.Tuhan adil,* Ia mencintai orang jujur.℟.Tuhan.℣.Tuhan memperhatikan orang yang tulus ikhlas.℟.Ia mencintai orang jujur.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungLihatlah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat Tuhan menjadi kepala keluargaNya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungLihatlah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat Tuhan menjadi kepala keluargaNya.

Doa Permohonan

Bapa, sumber segala kesucian, menghantar kita kepada kesucian hidup berkat teladan dan doa para kudus. Marilah kita berdoa kepadaNya:

℟. Semoga kami suci seperti Engkau, ya Tuhan.

Bapa yang kudus, Engkau mengangkat kami menjadi putera-puteraMu,* semoga segenap Gereja kudus memuji Engkau di seluruh dunia. ℟.

Bapa yang kudus, Engkau mendorong kami untuk mengabdi Engkau dalam segala hal,* semoga tingkah laku kami menghasilkan buah untuk kerajaanMu. ℟.

Bapa yang kudus, Engkau menyatukan diri kami kembali kepadaMu dengan perantaraan PuteraMu,* semoga kami semua tetap bersatu. ℟.

Bapa yang kudus, Engkau telah mengundang kami ke dalam perjamuan surgawi,* semoga kami semakin berkembang dalam cinta kasih. ℟.

Bapa yang kudus, sudilah mengampuni kesalahan orang-orang berdosa,* semoga orang-orang yang telah meninggal memandang seri wajahMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, awal karya penyelamatan umat manusia Kaupercayakan kepada penjagaan Santo Yusuf yang setia. Semoga berkat doanya GerejaMu senantiasa memelihara dan melaksanakan misteri keselamatan itu sampai penuh. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Hari Raya S. Yusuf, Suami Santa Maria

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Blessed Nonius Alvares Pereira

Pengaku Iman

Nonius Alvares Pereira, a cousin of the founder of the Braganza family, was born in Santares (Portugal) on 24 July 1360. He was Constable of the kingdom of Portugal, a famous Knight and Prior in the Order of St. John of Jerusalem. Afterwards he left everything and became a lay-brother in the Carmelite order, where he was remarkable for his devotion to Our Lady and humbly undertook the meanest duties in the friary. He had no hesitations about begging alms from door to door and was outstandingly generous and charitable towards the poor.

He died on 1 April 1431, which was Easter Sunday.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari