Doa Katolik
Doa Hari Ini

Senin XXXI Masa Biasa

Senin, 31 Oktober 2033· Putih · Pekan Psalterium III
31 Oktober 2033

Bacaan Misa

Senin XXXI Masa Biasa
Bacaan Pertama

Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, katanya: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!" Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!" Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah, sambil berkata: "Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!" Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?" Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.

Mazmur Tanggapan

Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela

Bacaan Kedua

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

Bacaan Injil

Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

Invitatorium

Senin XXXI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menghadap wajah Tuhan dengan lagu syukur.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menghadap wajah Tuhan dengan lagu syukur.

Ibadat Bacaan

Senin XXXI Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

1 Aku memuji kuasa Allah yang perkasa,

yang menjadikan gunung-gunung menjulang,

yang membentangkan lautan luas

dan membangun langit yang tinggi.

Aku memuji hikmat yang menetapkan

matahari menguasai siang;

bulan bersinar penuh atas perintah-Nya,

dan semua bintang patuh.

2 Aku memuji kebaikan Tuhan,

yang memenuhi bumi dengan makanan;

Ia membentuk makhluk-makhluk dengan firman-Nya,

lalu menyatakan semuanya baik.

Tuhan, betapa ajaib karya-Mu terpampang,

ke mana pun mataku memandang,

baik saat aku menelusuri tanah yang kupijak

maupun menatap langit.

3 Tiada tumbuhan atau bunga di bawah

yang tidak menyatakan kemuliaan-Mu;

Dan awan-awan bangkit dan badai bertiup

atas perintah dari takhta-Mu;

sementara semua yang meminjam hidup dari-Mu

selalu dalam pemeliharaan-Mu,

dan di mana pun manusia berada,

Engkau, ya Allah, hadir di sana.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Dari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Mazmur 39 (40)

Syukur dan permohonan pertolongan

Bukan kurban dan persembahan yang Engkau kehendaki, tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku (Ibrani 10:5).

I
Aku menanti, aku menanti Tuhan

dan Ia menunduk kepadaku;

Ia mendengar seruanku.

AntifonDari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Ia menarikku dari lubang maut,

dari lumpur kotor.

Ia menempatkan kakiku di atas batu

dan mengukuhkan langkahku.

AntifonDari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Ia menaruh nyanyian baru di mulutku,

pujian bagi Allah kita.

Banyak orang akan melihat dan takut

dan akan percaya kepada Tuhan.

AntifonDari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Berbahagialah orang yang menaruh

kepercayaannya kepada Tuhan

dan tidak berpaling kepada pemberontak

yang mengikuti ilah-ilah palsu.

AntifonDari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Betapa banyak, ya Tuhan Allahku,

keajaiban dan rancangan

yang telah Engkau kerjakan bagi kami;

tiada yang setara dengan-Mu.

Jika aku harus memberitakan dan menceritakannya,

jumlahnya lebih dari yang dapat kuceritakan!

AntifonDari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Engkau tidak meminta kurban dan persembahan,

tetapi telinga yang terbuka.

Engkau tidak meminta kurban bakaran dan korban.

Sebaliknya, inilah aku.

AntifonDari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Dalam gulungan kitab tertulis

bahwa aku harus melakukan kehendak-Mu.

Allahku, aku senang akan hukum-Mu

di lubuk hatiku.

AntifonDari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonDari tanah Engkau membentuk aku, dengan daging Engkau membalut aku; Tuhan, Penebusku, bangkitkanlah aku kembali pada hari terakhir.

Antifon 2Tuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

II
Keadilan-Mu telah kuberitakan

dalam jemaat yang besar.

Bibirku tidak kututup;

Engkau mengetahuinya, ya Tuhan.

AntifonTuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

Keadilan-Mu tidak kusimpan dalam hatiku

tetapi kuberitakan pertolongan-Mu yang setia.

Kasih dan kebenaran-Mu tidak kusimpan

dari jemaat yang besar.

AntifonTuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

Ya Tuhan, Engkau tidak akan menahan

belas kasihan-Mu dariku.

Kasih setia dan kebenaran-Mu

akan selalu menjagaku.

AntifonTuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

Sebab aku dikepung oleh kejahatan

yang terlalu banyak untuk dihitung.

Dosa-dosaku menimpaku

dan penglihatanku kabur.

Jumlahnya lebih banyak dari rambut kepalaku

dan hatiku tenggelam.

AntifonTuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

Ya Tuhan, datanglah menyelamatkanku;

Tuhan, datanglah menolongku.

AntifonTuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

Biarlah ada sukacita dan kegembiraan

bagi semua yang mencari Engkau.

Biarlah mereka selalu berkata: “Besarlah Tuhan”,

mereka yang mengasihi pertolongan-Mu yang menyelamatkan.

AntifonTuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

Adapun aku, yang sengsara dan miskin,

Tuhan memikirkanku.

Engkau adalah penyelamatku, penolongku,

ya Allah, janganlah menunda.

AntifonTuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan, semoga Engkau berkenan menyelamatkan aku; pandanglah aku dan tolonglah aku.

Antifon 3Jiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Mazmur 41 (42)

Kerinduan akan kehadiran Tuhan di Bait-Nya

Biarlah semua yang haus datang; biarlah semua yang menginginkannya, minum dari air kehidupan (Wahyu 22:17).

Seperti rusa yang merindukan

aliran air,

demikianlah jiwaku merindukan

Engkau, ya Allahku.

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Jiwaku haus akan Allah,

Allah kehidupanku;

kapankah aku dapat masuk dan melihat

wajah Allah?

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Air mataku telah menjadi makananku,

siang dan malam,

saat kudengar sepanjang hari:

“Di manakah Allahmu?”

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Hal-hal ini akan kuingat

saat kucurahkan jiwaku:

bagaimana aku memimpin kerumunan yang bersukacita

ke dalam rumah Allah,

di tengah seruan kegembiraan dan syukur,

kerumunan yang riuh dengan sukacita.

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Mengapa engkau tertekan, jiwaku,

mengapa mengerang di dalam diriku?

Berharaplah kepada Allah; aku akan tetap memuji-Nya,

penyelamatku dan Allahku.

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Jiwaku tertekan di dalam diriku

saat aku memikirkan Engkau,

dari negeri Yordan dan Gunung Hermon,

dari Bukit Mizar.

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Jurang memanggil jurang,

dalam deru air;

banjir-Mu dan semua gelombang-Mu

menyapu atasku.

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Pada siang hari Tuhan akan mengirimkan

kasih setia-Nya;

pada malam hari aku akan menyanyi bagi-Nya,

memuji Allah kehidupanku.

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Aku akan berkata kepada Allah, batuku:

“Mengapa Engkau melupakan aku?

Mengapa aku berjalan berkabung

ditekan oleh musuh?”

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Dengan seruan yang menusuk hatiku,

musuh-musuhku mencelaku,

berkata kepadaku sepanjang hari:

“Di manakah Allahmu?”

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Mengapa engkau tertekan, jiwaku,

mengapa mengerang di dalam diriku?

Berharaplah kepada Allah; aku akan tetap memuji-Nya,

penyelamatku dan Allahku.

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonJiwaku haus akan Allah yang hidup; kapankah aku akan melihat-Nya muka dengan muka?

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan, tak terhitung belas kasihan-Mu.

Berilah aku hidup sesuai dengan firman-Mu.

Bacaan

Bacaan Pertama

Dari surat kedua Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus

4:16-5:10

Ketika tubuh tempat kediaman kita di bumi ini mati, kita memperoleh tempat kediaman yang kekal di surga.
Sebab itu kami tidak tawar hati, meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari hari ke hari. Sebab penderitaan kami yang ringan dan sesaat ini mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tidak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tidak kelihatan adalah kekal.
Karena kami tahu, bahwa jika kemah kediaman kami yang di bumi ini dibongkar, kami memiliki tempat kediaman yang disediakan Allah di surga, suatu tempat kediaman yang tidak dibuat oleh tangan manusia, melainkan yang kekal. Selama kami di sini, kami mengeluh, bahkan kami merindukan untuk mengenakan tempat kediaman surgawi kami. Ini akan terjadi, asalkan kami didapati berpakaian dan tidak telanjang. Selama kami tinggal dalam kemah kami yang sekarang, kami mengeluh; kami terbebani karena kami tidak ingin ditelanjangi, melainkan ingin mengenakan tempat kediaman surgawi, supaya yang fana ini ditelan oleh hidup. Allah telah menciptakan kami untuk hal ini dan telah memberikan Roh sebagai jaminan.
Karena itu kami senantiasa berani. Kami tahu bahwa selama kami tinggal di dalam tubuh, kami jauh dari Tuhan. Kami hidup oleh iman, bukan oleh penglihatan. Aku ulangi, kami penuh keberanian dan lebih suka jauh dari tubuh dan berada di rumah bersama Tuhan. Karena itu, kami berusaha untuk menyenangkan Dia, baik kami bersama Dia maupun jauh dari Dia. Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang menerima balasan atas apa yang telah dilakukannya dalam tubuh, baik atau buruk.

Responsorium

Tuhan, janganlah menghakimi aku menurut perbuatanku:

Aku tidak melakukan apa pun yang layak di hadapan-Mu:

oleh karena itu aku memohon kepada-Mu, Allah yang mulia,

hapuskanlah segala kesalahanku.
Tuhan, basuhlah kejahatanku, dan sucikanlah aku dari dosaku.

Hapuskanlah segala kesalahanku.

Bacaan Kedua

Dari sebuah buku tentang kematian saudaranya Satyrus oleh Santo Ambrosius, uskup

Marilah kita mati bersama Kristus, agar hidup bersama Kristus.
Kita melihat bahwa kematian adalah keuntungan, hidup adalah kerugian. Paulus berkata: Bagiku hidup adalah Kristus, dan mati adalah keuntungan. Apa artinya “Kristus” selain mati dalam tubuh, dan menerima napas kehidupan? Marilah kita mati bersama Kristus, agar hidup bersama Kristus. Kita harus memiliki keakraban harian dengan kematian, kerinduan harian akan kematian. Dengan jenis pelepasan ini, jiwa kita harus belajar membebaskan diri dari keinginan tubuh. Ia harus terbang di atas nafsu duniawi ke tempat di mana mereka tidak dapat mendekat, untuk menahannya erat-erat. Ia harus mengambil rupa kematian, untuk menghindari hukuman kematian. Hukum kodrat kita yang jatuh berperang melawan hukum akal kita dan menundukkan hukum akal kepada hukum kesalahan. Apa obatnya? Siapa yang akan membebaskan aku dari tubuh maut ini? Rahmat Allah, melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.
Kita memiliki dokter untuk menyembuhkan kita; marilah kita menggunakan obat yang Dia resepkan. Obatnya adalah rahmat Kristus, tubuh yang mati adalah tubuh kita sendiri. Marilah kita menjadi orang buangan dari tubuh kita, agar tidak menjadi orang buangan dari Kristus. Meskipun kita masih dalam tubuh, janganlah kita menyerahkan diri kepada hal-hal duniawi. Kita tidak boleh menolak hak-hak alami tubuh, tetapi kita harus menginginkan di atas segalanya karunia-karunia rahmat.
Apa lagi yang perlu dikatakan? Oleh kematian satu oranglah dunia ditebus. Kristus tidak perlu mati jika Dia tidak mau, tetapi Dia tidak memandang kematian sebagai sesuatu yang patut dicemooh, sesuatu yang harus dihindari, dan Dia tidak dapat menemukan cara yang lebih baik untuk menyelamatkan kita selain dengan mati. Demikianlah kematian-Nya adalah hidup bagi semua. Kita dimeteraikan dengan tanda kematian-Nya; ketika kita berdoa kita memberitakan kematian-Nya; ketika kita mempersembahkan kurban kita mewartakan kematian-Nya. Kematian-Nya adalah kemenangan; kematian-Nya adalah tanda suci; setiap tahun kematian-Nya dirayakan dengan khidmat oleh seluruh dunia.
Apa lagi yang harus kita katakan tentang kematian-Nya karena kita menggunakan contoh ilahi ini untuk membuktikan bahwa hanya kematianlah yang memenangkan kebebasan dari kematian, dan kematian itu sendiri adalah penebusnya? Kematian bukanlah penyebab kesedihan, karena ia adalah penyebab keselamatan umat manusia. Kematian bukanlah sesuatu yang harus dihindari, karena Putra Allah tidak menganggapnya di bawah martabat-Nya, juga tidak berusaha menghindarinya.
Kematian bukanlah bagian dari kodrat; ia menjadi bagian dari kodrat. Allah tidak menetapkan kematian sejak awal; Ia menetapkannya sebagai obat. Kehidupan manusia dikutuk karena dosa untuk kerja keras yang tak henti-hentinya dan kesedihan yang tak tertahankan dan demikianlah mulai mengalami beban kesengsaraan. Harus ada batas bagi kejahatannya; kematian harus mengembalikan apa yang telah hilang dari kehidupan. Tanpa bantuan rahmat, keabadian lebih merupakan beban daripada berkat.
Jiwa harus berpaling dari jalan-jalan kehidupan yang tanpa tujuan ini, dari pencemaran tubuh duniawi; ia harus menjangkau jemaat-jemaat di surga (meskipun hanya orang-orang kudus yang diizinkan masuk ke sana) untuk menyanyikan pujian Allah. Kita belajar dari Kitab Suci bagaimana pujian Allah dinyanyikan dengan iringan harpa: Besar dan ajaiblah perbuatan-Mu, Tuhan Allah Yang Mahakuasa; adil dan benar jalan-Mu, Raja segala bangsa. Siapa yang tidak akan menghormati dan memuliakan kodrat-Mu? Hanya Engkau yang kudus; semua bangsa akan datang dan menyembah di hadapan-Mu. Jiwa juga harus merindukan untuk menyaksikan pernikahan-Mu, Yesus, dan untuk melihat mempelai-Mu diantar dari realitas duniawi ke realitas surgawi, saat semua bersukacita dan bernyanyi: Semua daging akan datang di hadapan-Mu. Mempelai wanita tidak lagi akan tunduk pada dunia yang fana ini tetapi akan disatukan dengan roh.
Di atas segalanya, Daud yang kudus berdoa agar ia dapat melihat dan menatap ini: Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, inilah yang akan kudapatkan: untuk tinggal di rumah Tuhan sepanjang hari-hari hidupku, dan untuk melihat betapa murah hati Tuhan.

Responsorium Lihat 2 Makabe 12:45; Matius 13:43

Ada beberapa orang yang telah meninggal dengan kematian yang saleh;

mereka akan menerima upah mulia yang menanti mereka.
Maka orang-orang benar akan bersinar seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka.

Mereka akan menerima upah mulia yang menanti mereka.

Te Deum

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di tangan kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Dengarkanlah dengan murah hati doa-doa kami,

ya Tuhan, dan, sebagaimana iman kami kepada Putra-Mu,

yang bangkit dari antara orang mati, semakin mendalam,

demikian pula semoga harapan kami akan kebangkitan

bagi hamba-hamba-Mu yang telah meninggal juga menemukan kekuatan baru.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan komunal)
Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Senin XXXI Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

Antifon 1Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

Mazmur 83 (84)

Betapa menyenangkan kediamanMu,*
ya Tuhan semesta alam!

Hatiku rindu mendambakan pelataran rumah Tuhan,*
jiwa ragaku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Bahkan burung pipit mendapat tempat,*
dan burung layang-layang bersarang di rumahMu.

Mereka meletakkan anak-anaknya dekat mezbahMu,*
yan Tuhan semesta alam, rajaku dan Allahku.

Berbahagialah orang yang diam di rumahMu,*
yang selalu memuji Engkau.

Berbahagialah orang yang menimba kekuatan dari padaMu,*
yang suka berziarah ke rumahMu.

Lembah kering yang mereka lintasi,*
berubah menjadi sumber air berkat hujan pertama.

Mereka berjalan dari kota ke kota,*
hendak menghadap Allah di gunung Sion.

Tuhan, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku,*
condongkanlah telingaMu, ya Allah Yakub.

Lihatlah, ya Allah, raja agung,*
pandanglah raja yang Kauurapi.

Lebih baik satu hari di pelataranMu,*
dari pada seribu hari di tempat lain.

Lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allah,*
dari pada diam di rumah orang berdosa.

Sebab Tuhan Allah adalah raja yang agung dan murah hati,*
Ia memberikan kasih dan kemuliaan.

Tuhan menganugerahkan kebahagiaan,*
kepada orang yang hidup tanpa cela.

Tuhan semesta alam,*
berbahagialah orang yang percaya kepadaMu.

Antifon 1Berbahagialah orang yang diam di rumahMu, ya Tuhan.

Antifon 2Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

Yes 2,2-5

Pada akhir zaman, gunung Tuhan akan berdiri kokoh kuat,+
di antara puncak gunung-gemunung,*
dan menjulang tinggi di atas semua bukit.

Semua bangsa akan mengalir ke sana,*
dan banyak kaum akan datang seraya berkata:

"Mari kita berziarah ke gunung Tuhan,*
naik ke rumah Allah Yakub.

Semoga Ia menunjukkan jalanNya kepada kita,*
dan kita akan mengikuti bimbinganNya".

Sebab dari gunung Sion lahirlah hukum,*
dan dari Yerusalem sabda Tuhan.

Tuhan akan menguasai semua bangsa,*
dan menghakimi sekalian rakyat.

Mereka akan menempa pedangnya menjadi cangkul,*
dan tombaknya menjadi sabit.

Bangsa yang satu takkan menghunus pedang lawan bangsa yang lain,*
dan mereka takkan lagi mengadakan latihan perang.

Hai keluarga Yakub, datanglah ke mari,*
marilah kita hidup dalam cahaya Tuhan.

Antifon 2Marilah kita naik ke gunung Tuhan.

Antifon 3Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Mazmur 95 (96)

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan!+
Bernyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!*
Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Kabarkanlah setiap hari keselamatan Tuhan,+
ceritakanlah kemuliaanNya di antara bangsa-bangsa,*
dan karyaNya yang agung di antara segala suku.

Sebab Tuhan mahaagung dan sangat terpuji,+
Ia dahsyat melebihi segala dewata!*
Sebab dewa-dewa para bangsa sesunggguhnya tidak ada.

Tuhan yang menciptakan langit,+
agung dan semaraklah Ia,*
kekuatan dan kemuliaan memenuhi rumahNya yang kudus.

Sampaikanlah kepada Tuhan, hai segala suku bangsa,+
sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa,*
serukanlah namaNya yang mulia.

Bawalah persembahan, masuklah di pelataran rumahNya,+
bersembahsujudlah kepada hadiratNya,*
gemetarlah di hadapan Tuhan, hai seluruh bumi.

Katakanlah di antara para bangsa: "Tuhanlah raja!+
Ia meneguhkan jagat, tak tergoyangkan,*
Ia menghakimi para bangsa dengan adil".

Bersukalah langit, bergembiralah bumi!*
Bergemuruhlah lautan beserta isinya!

Bersoraklah ladang dan segala tumbuhannya,*
bergembiralah segala pohon di hutan.

Bersukarialah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang,*
Ia datang menghakimi dunia.

Ia akan menghakimi dunia dengan adil,*
dan para bangsa dengan tepat.

Antifon 3Bernyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya.

Bacaan Singkat (Yak 2,12-13)

Berbicaralah dan bertindaklah sebagai orang yang akan dihakimi oleh hukum yang membebaskan. Sebab keputusan yang tak berbelaskasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelaskasihan. Tetapi belaskasihan akan menang atas keputusan itu.

Lagu Singkat

℣.Terpujilah Tuhan,* Dari awal mula sampai selama-lamanya.℟.Terpujilah.℣.Sebab agunglah karya tanganNya.℟.Dari awal mula sampai selama-lamanya.℣.Kemuliaan.℟.Terpujilah.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, Allah kita.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTerpujilah Tuhan, Allah kita.

Doa Permohonan

Allah menempatkan manusia di dunia ini supaya bekerja sehati sejiwa demi kemuliaan Tuhan. Marilah kita berdoa dengan sungguh-sungguh dan berkata:

℟. Semoga kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.

Allah, pencipta alam semesta, kami memuji Engkau, sebab Engkau telah mengaruniakan keperluan hidup setiap hari kepada kami,* dan Engkau memelihara jiwa kami sampai saat ini. ℟.

Pandanglah kami, yang hendak memulai pekerjaan harian kami,* supaya kami bekerja sesuai dengan kehendakMu. ℟.

Semoga usaha kami pada hari ini berguna bagi saudara-saudara kami,* sehingga kami bersama-sama membangun dunia yang berkenan padaMu. ℟.

Dampingilah kami dan semua orang yang akan kami jumpai hari ini,* dan anugerahilah kami sukacita dan damai. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan Allah, raja surga dan dunia, bimbinglah dan kuduskanlah, pimpinlah dan tuntunlah jiwa dan raga kami, hati dan tangan kami, perkataan dan perbuatan kami. Semoga kami selalu mentaati perintahMu dan bekerja menurut sabdaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Senin XXXI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (2 Cor 13, 11)

Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!

Ayat Singkat

℣.Mata Tuhan tertuju kepada orang benar.℟.Dan telinga-Nya kepada teriakan mereka.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Senin XXXI Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Mazmur 118 (119),89-96

Ya Tuhan, firmanMu bertahan selama-lamanya,*
tetap teguh melebihi surga.

KesetiaanMu berlaku turun-temurun,*
kokoh kuat melebihi bumi.

Firman dan kesetiaanMu tetap bertahan,*
segala-galanya mengabdi kepadaMu.

Sekiranya hukumMu bukan kesayanganku,*
niscaya aku binasa dalam sengsaraku.

Untuk selamanya aku takkan melupakan sabdaMu,*
sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

MilikMulah aku, maka selamatkan daku,*
sebab aku selalu mengindahkan perintahMu.

Orang berdosa mengikhtiarkan kebinasaanku,*
tetapi aku memperhatikan ketetapanMu.

Kulihat segala kesempurnaan ada batasnya,*
tetapi perintahMu sempurna tanpa batas.

Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Mazmur 70 (71) I

Padamu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sekali-kali aku dikecewakan.

Bebaskan dan belalah aku, karena Engkau adil,*
dengarkan dan selamatkanlah aku!

Jadilah bagiku tempat berteduh,+
gua perlindungan yang aman,*
sebab Engkaulah kekuatan dan pertahananku.

Ya Allah, luputkanlah aku dari tangan orang berdosa,*
dari cengkeraman orang lalim dan bengis

Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,*
kepercayaanku sejak masa mudaku.

KepadaMulah aku bertopang sejak dikandung ibuku,+
sejak aku lahir Engkaulah kekuatanku,*
Engkau selalu kupuji.

Bagi banyak orang aku menjadi sasaran serangan,*
tetapi Engkaulah tempat perlindunganku yang aman.

Aku selalu menyanyikan pujian kepadamu,*
memuliakan Dikau sepanjang hari.

Janganlah menolak aku pada masa tuaku,*
jangan tinggalkan daku, bila kekuatanku surut.

Sebab musuhku sudah bersekongkol melawan daku,*
orang yang mengincar nyawaku berunding bersama:

"Allah telah meninggalkan dia,*
kejar dan tangkaplah dia, sebab tak ada pembelanya".

Ya Allah, janganlah jauh dari padaku,*
Allahku, segeralah menolong aku!

Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Mazmur 70 (71) II

Tuhan, aku selalu berharap padaMu,*
dan meningkatkan pujianMu.

Aku menceritakan keadilanMu sepanjang hari,*
mewartakan karya keselamatanMu yang tak terduga.

Aku datang ke rumah Allah yang megah,*
untuk mewartakan karya Tuhan yang luhur.

Ya Tuhan, sejak kecil aku Kaubimbing,*
dan sampai sekarang aku mewartakan kebijaksanaanMu.

Semoga juga pada masa tuaku,*
aku tidak Kautinggalkan, ya Allah,

agar aku masih dapat mewartakan kekuasaanMu,*
kepada semua yang datang ke rumahMu yang megah.

KeadilanMu, ya Allah, menjangkau awan,+
karena Engkau melakukan perbuatan yang agung,*
ya Allah, siapakah menyamai Engkau?

Engkau membiarkan daku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka,*
namun Engkau akan menghidupkan daku kembali.

Engkau akan mengangkat aku dari alam maut,*
menguatkan dan menghibur aku di masa tuaku.

Maka aku akan bersyukur kepadaMu dengan iringan celempung,*
atas kesetiaanMu, ya Allahku.

Aku akan memetik kecapi bagiMu,*
Allah Israel yang kudus.

Bibirku akan bersorak gembira sambil bermazmur bagiMu,*
dan hatiku yang Kauselamatkan akan bersorak-sorai.

Dan juga lidahku akan menuturkan keadilanMu sepanjang hari,*
sebab Engkau mempermalukan orang yang merencanakan celakaku.

Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Bacaan singkat 2Kor 13,11

Saudara-saudaraku, bersukacitalah, berlakulah dengan sempurna, terbukalah bagi nasihat. Hendaklah kamu sehati sejiwa, dan hiduplah dalam damai. Maka Allah, sumber kasih dan damai, akan menyertai kamu.

℣.Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar.℟.TelingaNya kepada seruan mereka.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Senin XXXI Masa Biasa

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Col 1, 21-22)

Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Ayat Singkat

℣.Bermazmurlah bagi Tuhan, hai orang-orang kudus-Nya.℟.Dan bersyukurlah sambil mengingat kekudusan-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Senin XXXI Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Ibadat Sore I Hari Raya Semua Orang Kudus (malam menjelang perayaan).

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Mazmur 140

Ya Tuhan, aku berseru kepadaMu, datanglah segera kepadaku,*
dengarkanlah suaraku, sebab aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa,*
semoga tangan yang kutadahkan Kauterima bagaikan kurban petang.

Awasilah mulutku, ya Tuhan,*
dan jagalah pintu bibirku.

Jangan biarkan hatiku condong kepada kejahatan,*
jangan sampai aku berbuat jahat bersama orang berdosa.

Selamanya takkan aku makan semeja dengan orang jahat,*
tak pernah aku menikmati kelezatan mereka.

Biarlah Allah yang adil memukul aku,*
biarlah yang maharahim menyiksa aku.

Selamanya takkan minyak wangi melumasi rambutku untuk berpesta pora,*
tak mungkin! Sebab selamanya doaku menentang kejahatan mereka.

Biarlah pemimpin mereka jatuh ke cengkeraman Allah yang hidup,*
biarlah mereka merasakan betapa manislah keputusanNya!

Seperti orang yang dicacah belah dalam neraka,*
demikianpun aku hancur lebur di moncong maut.

Tetapi kepadaMulah mataku tertuju, ya Allah, Tuhanku,*
kepadaMulah aku mengungsi, lindungilah hidupku.

Lindungilah aku terhadap jerat yang mereka pasang,*
dan terhadap perangkap orang berdosa.

Antifon 1Ya Tuhan, semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Mazmur 141

Dengan suara lantang aku berseru kepada Tuhan,*
dengan suara lantang aku mohon kepada Tuhan.

Aku mencurahkan keluh kesahku di hadapanNya,*
aku membentangkan sengsaraku kepadaNya.

"Bila nyawaku melenyap dari padaku,*
Engkaulah yang mengetahui jalannya ke maut.

Sepanjang jalan yang harus kutempuh,*
para musuhku memasang jerat.

Tengoklah dan saksikan sendiri,*
tak seorangpun mau mengenal aku.

Tak mungkin aku meloloskan diri,*
tak seorangpun menghiraukan daku.

Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,+
Engkaulah pelindungku,*
milik pusakaku dalam hidup abadi.

Perhatikanlah seruanku,*
sebab aku teramat hina.

Lepaskanlah aku dari musuh yang mengejar aku,*
karena mereka terlalu kuat bagiku.

Keluarkanlah aku dari penjara maut,*
agar aku memuji namaMu!

Semoga rombongan para suci melingkungi aku,*
sebab Engkau menyelamatkan daku.

Antifon 2Engkaulah pelindungku, ya Tuhan, milik pusakaku dalam hidup abadi.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Rom 11,33-36)

Betapa dalam dan kayanya kebijaksanaan dan pengetahuan Allah; betapa tak terselami keputusanNya, betapa tak terkira jalanNya. Siapakah yang dapat memahami pikiran Tuhan, siapakah pernah menjadi penasihatNya. Atau siapakah yang memberi Allah sesuatu, sehingga berhak menuntut balasan dari padaNya? Sebab segala sesuatu berasal dari Allah, tercipta olehNya dan tertuju kepadaNya. BagiNya kemuliaan selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Betapa agunglah,* Karya tanganMu, ya Tuhan.℟.Betapa.℣.KebijaksanaanMu nyata dalam alam semesta.℟.Karya tanganMu, ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Betapa.

Antifon KidungO betapa mulianya kerajaan tempat semua orang kudus bersukacita bersama Kristus; berpakaian putih mereka mengikuti Anak Domba ke mana pun Ia pergi.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungO betapa mulianya kerajaan tempat semua orang kudus bersukacita bersama Kristus; berpakaian putih mereka mengikuti Anak Domba ke mana pun Ia pergi.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Allah yang mahaesa, Bapa dan Putera dan Roh Kudus, dan dengan rendah hati berdoa:

℟. Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

Tuhan yang kudus, Bapa yang mahakuasa, tegakkanlah keadilan di tanah air kami,* supaya umatMu dapat menikmati kesejahteraan dan damai. ℟.

Hantarlah semua bangsa masuk kedalam kerajaanMu,* supaya akhirnya semua manusia selamat. ℟.

Semoga suami isteri hidup dalam damaiMu, bertindak seturut kehendakMu,* dan saling mencintai seumur hidup. ℟.

Balaslah, ya Tuhan, kebaikan hati semua orang yang menolong kami,* dan anugerahilah mereka kehidupan kekal. ℟.

Kasihanilah semua orang yang meninggal akibat kebencian dan peperangan,* dan terimalah mereka dalam kebahagiaan di surga. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan kekal, Engkau menganugerahkan kepada kami merayakan jasa semua orang kudusMu dalam satu perayaan bersama. Berkat doa sekian banyak pengantara, curahkanlah kepada kami kelimpahan belas kasihMu yang kami rindukan. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Senin XXXI Masa Biasa

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo Bruder Alfonsus Rodriguez

Pengaku Iman

Alfonsus lahir di Segovia, Spanyol pada tahun 1531. Ayahnya, Rodriguez adalah seorang pedagang kain wol yang tergolong kaya raya di negeri itu. Sementara belajar di Universitas Alkala, ayahnya terkasih meninggal dunia sehingga ibunya terpaksa memanggilnya pulang untuk melanjutkan usaha dagang ayahnya. Selang beberapa tahun ia menikah dan dikaruniai dua orang anak. Meskipun demikian, Tuhan yang menyelenggarakan hidup manusia, rupanya menginginkan sesuatu yang lain dari Alfonsus. Usaha dagangnya yang pada tahun-tahun awal berjalan begitu lancar tanpa masalah serius, lama-kelamaan berangsur-angsur merosot dan bangkrut. Isterinya terkasih tak terduga jatuh sakit keras lalu meninggal dunia. Lebih dari itu, kedua anaknya pun kemudian menyusul kepergian ibunya. Tinggallah Alfonsus seorang diri dalam bimbingan Tuhan secara rahasia. Tampaknya semua peristiwa ini sangat tragis dan menyayat hati. Tetapi Alfonsus yang sejak masa mudanya beriman teguh menerima segalanya dengan pasrah. Ia yakin bahwa Tuhan itu mahabaik dan penyelenggaraanNya terhadap hidup manusia tidak pernah mengecewakan manusia. Ia yakin bahwa Tuhan selalu memilih yang terbaik untuk manusia.

Lalu Tuhan menggerakkan hati Alfonsus untuk memasuki cara hidup bakti dalam suatu tarekat religius. Pada umur 40 tahun ia memutuskan untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan mengajukan permohonan menjadi seorang bruder dalam Serikat Yesus di Valencia, Spanyol. Setelah dipertimbangkan agak lama, akhirnya ia diterima dan ditempatkan di Kolese Montesion di Palma de Majorca. Di sinilah ia menekuni sisa-sisa hidupnya dengan melaksanakan tugas-tugas yang diserahkan kepadanya. Tugasnya sangat remeh dan sepele: membukakan pintu bagi tamu, memberitahu penghuni bila kedatangan tamu dan mengerjakan hal-hal kecil sembari menjaga pintu.

Tuhan yang mengenal baik Alfonsus mengaruniakan kepadanya karunia-karunia istimewa, antara lain ketekunan berdoa dan pengetahuanadikodrati. Karunia-karunia ini membuatnya dikenal banyak orang sebagai seorang yang diterangi Allah. Banyak orang datang kepadanya untuk minta nasehat, antara lain Santo Petrus Klaver sewaktu masih belajar. Oleh bimbingan Alfonsus, Petrus Klaver akhirnya tertarik untuk membaktikan dirinya bagi kepentingan jiwa orang-orang Negro yang menjadi budak belian di Amerika Selatan.

Cita-citanya ialah melupakan dirinya. Konon, pada suatu upacara besar semua kursi biara termasuk yang dipakai oleh para biarawan di kamarnya, diangkat ke dalam gereja. Sehabis upacara itu, kursi bruder Alfonsus tidak dikembalikan ke kamarnya. Bruder yang rendah hati itu tidak memintanya juga. Ia membiarkan kamarnya tanpa kursi selama setahun. Pada tahun berikutnya ketika akan diadakan lagi upacara besar di gereja, barulah diketahui bahwa bruder Alfonsus tidak mempunyai kursi sudah selama satu tahun. Pemimpin biara itu tertegun memandang bruder Alfonsus yang rendah hati itu. Ia tidak memberontak karena ia menganggap dirinya seorang pengemis malang yang tidak segan menerima hal-hal yang paling sederhana.

Pengalaman-pengalaman rohaninya dituangkan dalam sebuah tulisan yang menarik atas permintaan atasannya. Setelah menikmati jalan yang ditunjukkan Tuhan padanya, ia menghembuskan nafasnya di Palma de Majorca pada tahun 1617.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari