Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu, tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya. Ada suara yang berseru-seru: "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya." Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: "Lihat, itu Allahmu!" Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.
(85-10) Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita.
(85-11) Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.
(85-12) Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.
(85-13) Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.
(85-14) Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.
Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.
Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu." Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Inilah yang diberitakannya: "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."
Meratakan Jalan
Menjelang Lebaran atau Natal, dinas pekerjaan umum selalu sibuk. Jalan-jalan ditambal, lubang diaspal, jembatan diperiksa. Alasannya sederhana: ada banyak orang yang akan datang. Jalan yang buruk membuat kedatangan tertunda, atau lebih buruk lagi, membuat orang batal datang.
Adven berasal dari kata Latin adventus, artinya kedatangan. Dan hari Minggu ini semua bacaan bicara tentang persiapan jalan. Yesaya berseru dari pembuangan: "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN! Setiap lembah harus ditutup, setiap gunung dan bukit diratakan." Markus membuka Injilnya dengan mengutip seruan itu, lalu menampilkan Yohanes Pembaptis di padang gurun: jubah bulu unta, makan belalang dan madu hutan, menyerukan pertobatan. Penampilannya sederhana, tetapi seluruh Yudea datang kepadanya; rupanya orang selalu mengenali suara yang jujur.
Menarik bahwa jalan yang harus diratakan itu bukan jalan aspal. Lembah yang harus ditutup dan gunung yang harus diratakan ada di dalam diri kita. Lembahnya bernama putus asa: perasaan bahwa kesalahan kita terlalu dalam untuk diampuni. Gunungnya bernama kesombongan: keyakinan bahwa kita tidak butuh siapa-siapa. Dua-duanya sama-sama menghalangi kedatangan Tuhan. Yang satu terlalu rendah memandang diri, yang satu terlalu tinggi.
Lalu ada pertanyaan yang jujur: kalau Ia memang datang, mengapa lama sekali? Petrus menjawabnya dalam bacaan kedua. Di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun. Yang kita sebut keterlambatan, di mata Allah adalah kesabaran. "Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat." Tuhan tidak terlambat datang. Ia sengaja memberi kita waktu untuk menyelesaikan pekerjaan jalan.
Dan lihatlah ujung nubuat Yesaya. Setelah semua seruan keras tentang gunung dan lembah, gambarnya melunak: "Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya." Yang datang lewat jalan yang kita ratakan itu bukan pasukan pemeriksa. Yang datang adalah gembala yang ingin memangku.
Minggu Adven kedua ini baik dipakai untuk memeriksa jalan masing-masing. Lubang mana yang perlu ditambal? Mungkin sebuah permintaan maaf yang tertunda bertahun-tahun. Gundukan mana yang perlu diratakan? Mungkin gengsi yang membuat kita tidak pernah mau menyapa duluan. Pekerjaan jalan memang berdebu dan tidak enak dilihat. Tetapi hanya lewat jalan yang diperbaiki, tamu agung itu bisa sampai ke rumah kita.
Tuhan, ratakanlah gunung kesombonganku dan timbunlah lembah keputusasaanku, supaya Engkau leluasa datang. Amin.
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan raja yang akan datang.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Ya Allah, mahkota dan ganjaran agung
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Ingatlah kami, ya Tuhan; datanglah dengan pertolongan-Mu yang menyelamatkan.
Mazmur 105 (106)
Kebaikan Tuhan; kesetiaan umat-Nya
Semua ini telah ditulis sebagai peringatan bagi kita, karena kita hidup pada akhir zaman (1 Korintus 10:11)
AntifonIngatlah kami, ya Tuhan; datanglah dengan pertolongan-Mu yang menyelamatkan.
Antifon 2Ingatlah baik-baik; Tuhan Allah kita telah membuat perjanjian denganmu.
AntifonIngatlah baik-baik; Tuhan Allah kita telah membuat perjanjian denganmu.
Antifon 3Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan; kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa.
AntifonSelamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan; kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa.
Responsorium Yesaya 54:4; 29:5, 6, 7
Responsorium
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kami menyembah Tuhan Raja Yang Akan Datang.
Mazmur 94 (95)
bersorak-sorai bagi penyelamat kami.
Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,
AntifonMarilah kami menyembah Tuhan raja yang akan datang.
Madah
Antifon 1Kita mempunyai kota yang kuat. Tuhan mendirikan tembok dan benteng untuk melindungi kami. Bukalah pintu gerbang, sebab Allah akan datang di tengah kami, Alleluya.
Mazmur 117 (118)
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*
Antifon 1Kita mempunyai kota yang kuat. Tuhan mendirikan tembok dan benteng untuk melindungi kami. Bukalah pintu gerbang, sebab Allah akan datang di tengah kami, Alleluya.
Antifon 2Hai semua yang dahaga, datanglah pada air. Carilah Tuhan, selagi Ia dapat ditemui, Alleluya.
Antifon 2Hai semua yang dahaga, datanglah pada air. Carilah Tuhan, selagi Ia dapat ditemui, Alleluya.
Antifon 3Sungguh, Tuhan kami akan datang dengan kuasa, untuk menerangi mata para hamba-Nya, Alleluya.
Mazmur 150
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
Antifon 3Sungguh, Tuhan kami akan datang dengan kuasa, untuk menerangi mata para hamba-Nya, Alleluya .
Bacaan Singkat (Rom 13, 11-12)
Antifon Kidung(Mi II): Aku menyuruh utusan-Ku mendahului engkau, dia akan meratakan jalan untukmu.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungAku menyuruh utusan-Ku mendahului engkau, dia akan meratakan jalan untukmu.
Doa Permohonan
Allah Bapa telah menganugerahi kami rahmat-Nya, agar kami dapat menantikan Tuhan Yesus Kristus yang datang dengan mulia. Marilah kami berdoa: โ.
โ. Tunjukkanlah belaskasih-Mu kepada kami, ya Tuhan.
Kuduskanlah semangat kami, jiwa dan raga kami, ya Tuhan,* dan peliharalah kami tak bercela hingga kedatangan Putera-Mu. โ.
Bimbinglah kami pada hari ini di jalan kebaikan,* supaya kami hidup dengan layak dan jujur di dunia ini. โ.
Perkenankanlah kami mengenakan Tuhan kami Yesus Kristus,* dan jiwailah kami dengan Roh-Mu yang kudus. โ.
Ya Tuhan, kasihanilah kami, agar kami tetap berjaga,* hingga penampakan mulia Putera-Mu. โ.
Bapa Kami
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 13, 13-14 a)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, Alleluya.
Mazmur 22 (23)
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, Alleluya.
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, Alleluya.
Mazmur 75 (76 )
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, Alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, Alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, Alleluya.
Bacaan singkat Rom 8,26
Doa Penutup (Mi II)
Bapa Yang Maha Kuasa dan Maha Rahim, janganlah Kaubiarkan suatu kesalahanpun menghalangi kami menyiapkan diri untuk menyosong kedatangan Putera-Mu. Semoga dengan bimbingan-Mu yang bijaksana, kami dipersatukan dengan Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami yang hidup, dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa.
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Cf. 2 Thess 1, 6. 7. 10)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Bergembiralah dan bersukacitalah, hai Sion baru, sebab Rajamu akan datang, Ia lemah lembut, Ia datang untuk menyelamatkan kami.
Mazmur 118 (119), 105-112
Antifon 1Bergembiralah dan bersukacitalah, hai Sion baru, sebab Rajamu akan datang, Ia lemah lembut, Ia datang untuk menyelamatkan kami.
Antifon 2Kuatkanlah tangan yang lemah. Tabahkanlah hatimu dan berkatalah: Sungguh, Allah kami akan datang menyelamatkan kami, Alleluya.
Mazmur 15 (16)
Antifon 2Kuatkanlah tangan yang lemah. Tabahkanlah hatimu dan berkatalah: Sungguh, Allah kami akan datang menyelamatkan kami, Alleluya.
Antifon 3Hukum diberikan oleh -Musa, tetapi rahmat dan kebenaran dikerjakan oleh Yesus Kristus.
Antifon 3Hukum diberikan oleh -Musa, tetapi rahmat dan kebenaran dikerjakan oleh Yesus Kristus.
Antifon Kidung(Mi II): Datanglah, ya Tuhan, kunjungilah kami dengan damai, supaya kami bergembira di hadapan-Mu dengan hati sempurna.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungDatanglah, ya Tuhan, kunjungilah kami dengan damai, supaya kami bergembira di hadapan-Mu dengan hati sempurna.
Doa Permohonan
Kristus menggembirakan hati setiap orang yang menantikan Dia. Marilah kami memohon: โ.
โ. Datanglah ya Tuhan, dan jangan terlambat.
Dengan gembira hati kami nantikan kedatangan-Mu,* datanglah ya Tuhan Yesus. โ.
Engkau telah hidup sebelum awal dunia,* datanglah dan selamatkan kami di dunia ini. โ.
Engkau telah menciptakan dunia dengan segenap isinya,* datanglah dan selamatkanlah karya tangan-Mu. โ.
Engkau telah hidup dan mati sebagai manusia,* datanglah dan luputkanlah kami dari kuasa maut. โ.
Engkau datang supaya kami memperoleh kehidupan yang berlimpah-limpah,* datanglah dan berilah kami kehidupan abadi. โ.
Engkau hendak mempersatukan semua orang dalam kerajaan-Mu,* datanglah dan himpunkanlah semua orang yang ingin memandang wajah-Mu. โ.
Bapa Kami
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Reinardus
Suatu ketika orang melihat seorang peziarah selama tiga hari penuh - tanpa tidur, makan dan minum - berdoa menyusuri jalan salib Yesus, kebun Zaitun dan bukit Golgota di Yerusalem. Peziarah itu berjubah kotor dan lusuh, tanpa sepatu dan sepanjang jalan menangis terus. Dialah Uskup Luttich, Belgia, yang berjalan kaki ke Kota Suci sebagai tanda pertobatannya dari dosa: membeli jabatan uskup menuruti ambisinya. Ketika Paus mendengar perbuatan tobat sejati ini, ia menyuruh Reinardus untuk tetap mengemban jabatannya. Reinardus dengan rajin mengunjungi semua paroki keuskupannya, berkotbah, membangun jembatan dan irigasi, membagi makanan dan membela mereka yang tertindas.
Santo Sabas
Sabas lahir di Mutalaska, dekat Kaisarea, Kapadokia pada tahun 439. Semasa remajanya ia masuk biara Basilian yang dipimpin oleh Santo Eutimos Agung. Setelah ia menjadi seorang pertapa yang dewasa dan mempunyai banyak pengalaman, ia mendirikan Laura (semacam tempat pertapaan) Mar Saba yang terletak antara Yerusalem dan Laut Mati. Sebuah Laura dihuni oleh sekelompok rahib yang menjalani hidup pertapaan secara terpisah-pisah di sekitar gereja.
Karena beberapa dari rekan rahibnya menentang aturan-aturannya dan menuntut kehadiran seorang imam sebagai abbas mereka, maka ia ditahbiskan menjadi imam pada tahun 491. Ia sangat bijak dalam memimpin para rahib, sehingga pada tahun 494 ia diangkat sebagai pemimpin tertinggi dari semua biara yang ada di Palestina. Sabas dengan gigih membela ajaran Konsili Kalsedon dan berani menegur kaisar sehubungan dengan berbagai ajaran sesat yang berkembang di Kekaisaran Konstantinopel. Dua kali ia menghadap kaisar di istana kekaisaran untuk menentang ajaran-ajaran sesat itu.
Pertapaan Mar Saba yang didirikannya sampai kini dihuni oleh rahib-rahib dari Gereja Ortodoks Timur yang menghayati suatu cara hidup tapa Yang keras dan sederhana. Konon biara itu pernah diperbaiki oleh pemerintah Rusia pada tahun 1840. Sabas meninggal dunia dalam usia 94 tahun pada tanggal 5 Desember 532.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari