Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan." Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!" Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?" Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: "Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi."
(19-3) hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.
(19-4) Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar;
(19-5) tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari,
(19-6) yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya.
Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.
Meninggalkan Jala
Bagi nelayan, jala bukan sekadar alat. Jala adalah nafkah, warisan bapak, jaminan dapur tetap mengepul. Melepaskan jala berarti melepaskan kepastian.
Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Andreas. Namanya berasal dari kata Yunani yang berarti gagah berani. Dan keberaniannya tampak dalam satu kata kecil di Injil: segera. Mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Tidak ada rapat keluarga, tidak ada masa percobaan tiga bulan. Panggilan datang, jala diletakkan. Kata segera itu pendek, tetapi harganya seumur hidup.
Dari mana keberanian macam itu? Paulus memberi petunjuknya dalam bacaan pertama: iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Andreas mendengar suara yang memanggilnya, dan suara itu cukup meyakinkannya bahwa Dia yang memanggil lebih dapat dipegang daripada jala yang ditinggalkan.
Tradisi mencatat Andreas kemudian membawa kabar baik sampai jauh dan wafat sebagai martir di kayu salib. Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik, kata Kitab Suci. Penjala ikan itu sungguh-sungguh menjadi penjala manusia.
Kita pun sedang dipanggil, di masa Adven ini. Jala apa yang membuat kita menunda-nunda: rasa aman, kebiasaan lama, atau takut rugi?
Tuhan, panggillah aku sekali lagi, dan berilah aku keberanian Andreas untuk menjawab: segera. Amin.
Invitatorium
Pekan I Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Mazmur 23 (24)
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonInilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Antifon 2Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Mazmur 65 (66)
Kidung Ekaristi
AntifonHai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
AntifonHai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Antifon 3Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
AntifonMarilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
Dari Kitab Nabi Yesaya
48:12-21; 49:9b-13
Responsorium Mazmur 96:11; Yesaya 49:13; Mazmur 72:7
Responsorium Lukas 1:45, 46; Mazmur 66:16
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.
Mazmur 23
Antifon 1Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.
Antifon 2Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.
Tb 13,1-9
Antifon 2Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.
Antifon 3Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.
Mazmur 32
Antifon 3Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.
Bacaan Singkat (Kej 49:10)
Lagu Singkat
Antifon KidungSuatu tunas akan terbit dari akar Isai, kemuliaan Tuhan memenuhi seluruh bumi, dan semua orang melihat selamat Allah kita.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungSuatu tunas akan terbit dari akar Isai, kemuliaan Tuhan memenuhi seluruh bumi, dan semua orang melihat selamat Allah kita.
Doa Permohonan
Allah, Bapa yang mahakuasa, berulang kali mengulurkan tangan untuk menyelamatkan umatNya. Marilah kita memohon kepadaNya: โ.
โ. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.
Bermurahhatilah, ya Tuhan, agar kami menghasilkan buah pertobatan yang sejati,* untuk menerima kerajaanMu yang telah mendekat. โ.
Persiapkanlah hati kami, ya Tuhan, untuk menerima kedatangan sabdaMu,* agar kemuliaanNya dinyatakan dalam diri kami. โ.
Rendahkanlah gunung kesombongan kami,* timbunlah jurang kelemahan kami. โ.
Runtuhkanlah tembok kebenciaan yang memecahbelahkan umat manusia,* dan bukalah jalan lebar bagi kerukunan dan damai. โ.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Ier 23, 5)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.
Mazmur 118 (119),1-8
Antifon 1Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.
Antifon 2Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Mazmur 12 (13)
Antifon 2Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Antifon 3Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.
Mazmur 13 (14)
Antifon 3Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.
Bacaan singkat Ams 3,13-15
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Cf. Ez 34, 15-16)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.
Mazmur 19
Antifon 1Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.
Antifon 2Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.
Mazmur 20,2-8.14
Antifon 2Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.
Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Why 4,11; 5,9.10-12
Antifon 3Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Antifon KidungCarilah Tuhan, selama Ia dapat ditemui. Serukanlah Tuhan, selama Ia dekat, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungCarilah Tuhan, selama Ia dapat ditemui. Serukanlah Tuhan, selama Ia dekat, alleluya.
Doa Permohonan
Sabda kekal menjadi manusia lemah dan menunjukkan kepada kita jalan baru menuju kediaman Allah yang kudus. Marilah kita mohon dengan rendah hati: โ.
โ. Datanglah dan selamatkanlah kami, ya Tuhan.
Ya Allah, dalam diriMu kami hidup, bergerak dan ada,* datanglah dan nyatakanlah bahwa kami puteraMu. โ.
Engkau tidak jauh dari kami masing-masing,* tunjukkanlah diriMu segera kepada mereka yang mencari Engkau. โ.
Bapa kaum miskin dan penghibur orang yang bersusah,* bebaskanlah para tawanan dan hiburlah yang bersedih hati. โ.
Engkau membenci kematian dan mencintai kehidupan,* bebaskanlah kami dan semua arwah dari kematian kekal. โ.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Doa Tobat
dan aku mengeluh sepanjang hari.โ.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.โฃ.Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.โ.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.โฃ.Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.โ.Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.โฃ.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.โ.Amin.
Madah
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
AntifonJanganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat 1Ptr 5,8-9
Lagu singkat
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
S. Andreas Rasul
Andreas berasal dari Betsaida di Galilea dan bekerja sebagai nelayan bersama saudaranya, Simon Petrus. Semula ia murid Yohanes Pembaptis. Ketika Yohanes menunjuk kepada Yesus dan berkata, "Lihatlah Anak Domba Allah," Andreas segera mengikuti Yesus. Ialah yang kemudian membawa saudaranya Petrus kepada Tuhan, sehingga tradisi menyebutnya sang rasul yang pertama dipanggil.
Dalam Injil, Andreas beberapa kali tampil sebagai orang yang membawa orang lain kepada Yesus. Dialah yang menemukan seorang anak dengan lima roti dan dua ikan sebelum mukjizat penggandaan roti, dan yang mengantar orang-orang Yunani yang ingin bertemu Yesus. Ia termasuk lingkaran dekat para rasul.
Sesudah kebangkitan dan kenaikan Tuhan, menurut tradisi Andreas mewartakan Injil di wilayah Skitia, Yunani, dan sekitar Laut Hitam, sampai ke Byzantium. Ia wafat sebagai martir di Patras, Yunani, disalibkan pada salib berbentuk huruf X. Konon ia tidak dipaku melainkan diikat, sehingga lebih lama menderita, dan selama itu ia terus berkhotbah kepada orang yang menyaksikannya. Salib berbentuk X itu sejak itu dikenal sebagai Salib Santo Andreas.
Pelindung: para nelayan, Skotlandia, Yunani, dan Rusia.
Santo Andreas
Andreas, salah seorang dari keduabelas Rasul Yesus, Tuhan kita. Mulanya ia berguru pada Yohanes Pembaptis; tetapi kemudian ia bersama seorang kawannya mengikuti dan menjadi murid Yesus, segera setelah Yohanes mengarahkan perhatian murid-muridnya kepada Yesus dengan menyebutNya "Anak Domba Allah" yang dinantikan Israel (Yoh 1:36-42).
Saudara Simon Petrus ini adalah nelayan kelahiran Betsaida, sebuah kota di tepi danau Genesaret (Mrk 6:45; Yoh 1:44; 12:21). Ayahnya Yohanes (Yona) adalah juga seorang nelayan di Kapernaum, sebuah kota yang letaknya 4 km sebelah barat muara Yordan pada danau Genesaret. Andreas-lah yang membawa Simon saudaranya (yang kemudian disebut Yesus 'Petrus', Si Batu Karang) kepada Yesus. Bersama Yakobus dan Yohanes (anak-anak Zebedeus). Andreas dan Simon adalah murid-murid Yesus yang pertama. Ketika beberapa orang Yunani mau bertemu dengan Yesus, Andreas-lah yang membawa mereka kepada Yesus dan menyampaikan maksud mereka itu kepadaNya. Karena keutamaannya ini, Santo Beda menjuluki dia "Pengantar kepada Kristus.
Andreas memainkan suatu peran yang penting di dalam peristiwa-peristiwa kehidupan Yesus. Ia hadir pada saat Yesus mengadakan mujizat perbanyakan roti kepada lima ribu orang; bahkan justru dialah yang memberitahukan kepada Yesus perihal anak lelaki kecil yang membawa lima ketul roti dan dua ekor ikan itu (Yoh 6:5-9). Ia juga ada di antara empat orang rasul yang mempertanyakan kepada Yesus perihal tibanya hari akhirat (Mrk 13:3, 4).
Setelah Yesus naik ke surga, Andreas ada di antara rasul-rasul lainnya di ruang atas untuk menantikan turunnya Roh Kudus yang dijanjikan Yesus. Konon, ia kemudian mewartakan Injil di Scytia dan Yunani, dan kemudian menurut tradisi (yang agak diragukan), ia pergi ke Byzantium, di mana ia mengangkat Stachys menjadi Uskup setempat.
Di mana, kapan, dan bagaimana Andreas wafat kurang diketahui jelas. Namun seturut tradisi, ia wafat di Patras, Acaia, digantung pada sebuah salib yang berbentuk huruf "X" (silang). Ia bergantung di salib itu selama 2 hari, dan selama itu ia terus berkotbah kepada khalayak yang datang menyaksikannya. Ia tidak dipakukan melainkan diikat saja pada salib itu, sehingga lebih lama ia menderita sebelum menghembuskan nafasnya. Salib ini kemudian dinamakan orang "Salib Santo Andreas".
Pada masa pemerintahan Kaisar Konstansius II, salib relikui Andreas itu dipindahkan dari Patras ke gereja para Rasul di Konstantinopel. Sesudah kota itu rusak oleh Perang Salib pada tahun 1204, maka salib itu dicuri dan kemudian disimpan di katedral Amalfi di Italia. Kurang jelas apakah ia pernah berkotbah di Rusia dan Skotlandia seperti yang dikatakan oleh tradisi. Yang jelas ialah bahwa ia dijadikan pelindung kedua negara itu.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari