Doa Katolik
Doa Hari Ini

Rabu IV Paskah

Rabu, 21 April 2027ยท Putih
21 April 2027

Bacaan Misa

Rabu IV Paskah
Bacaan Pertama

Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang. Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka menyelesaikan tugas pelayanan mereka. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus. Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus. Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka." Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi. Oleh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Siprus. Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Dan Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka.

Mazmur Tanggapan

(67-3) supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
(67-4) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
(67-6) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
(67-7) Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.

Bacaan Injil

Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."

Melepas yang Terbaik

Renungan ยท 2 menit baca

Ada pemandangan yang selalu sama di terminal dan pelabuhan: keluarga melepas anaknya merantau. Tas sudah dinaikkan, tetapi tangan ibu masih menggenggam. Melepas orang yang kita kasihi tidak pernah mudah, apalagi melepas yang terbaik.

Jemaat Antiokhia mengalaminya. Ketika mereka sedang beribadah dan berpuasa, Roh Kudus berkata: khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka. Barnabas dan Saulus bukan anggota sembarangan. Merekalah pengajar terbaik jemaat itu. Tetapi Antiokhia tidak berkata, jangan, kami masih membutuhkan mereka. Mereka berpuasa, berdoa, menumpangkan tangan, lalu membiarkan keduanya pergi.

Gereja yang sehat memang bukan gereja yang menggenggam, melainkan yang mengutus. Berkat yang ditahan akan berhenti; berkat yang dibagikan justru berlipat. Dari pelepasan Antiokhia itulah Injil berlayar ke Siprus dan kelak ke seluruh dunia.

Injil hari ini menunjukkan pola yang sama pada Yesus sendiri. Ia berkata: Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa yang mengutus Aku. Yesus adalah Utusan Bapa; barangsiapa melihat Dia, melihat Bapa yang mengutus-Nya. Seluruh hidup-Nya adalah hidup yang dilepas Bapa demi dunia.

Kita pun menggenggam banyak hal: anak, harta, waktu, orang yang kita andalkan. Adakah yang sedang diminta Roh untuk kita lepaskan bagi tugas yang lebih besar?

Bapa, ajarilah kami melepas dengan rela apa yang Engkau minta, sebab dari tangan yang terbuka Engkau bekerja. Amin.

Invitatorium

Rabu IV Paskah

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.

Ibadat Bacaan

Rabu IV Paskah

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, datanglah menolong aku.โ„Ÿ.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,
Harapan kami di masa mendatang,
Perlindungan kami dari badai,
Dan rumah kekal kami.

Di bawah naungan takhta-Mu,
Para kudus-Mu tinggal aman;
Cukuplah lengan-Mu sendiri,
Dan pertahanan kami pasti.

Sebelum bukit-bukit berdiri teratur,
Atau bumi menerima bentuknya,
Dari kekal Engkau adalah Allah,
Sama sampai tahun-tahun tak berkesudahan.

Seribu abad di mata-Mu
Bagaikan petang yang berlalu;
Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam
Sebelum matahari terbit.

Waktu, bagaikan sungai yang terus bergulir,
Membawa semua hidup kami pergi;
Mereka terbang, terlupakan, bagaikan mimpi
Mati di awal hari.

Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,
Harapan kami di masa mendatang,
Jadilah penjaga kami selagi kesulitan berlangsung,
Dan rumah kekal kami.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Pasrahkanlah diri kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu, alleluya.

Mazmur 36 (37)

Nasib orang fasik dan orang baik

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi (Matius 5:5).

I
Janganlah gelisah karena orang fasik;
janganlah iri hati kepada orang yang berbuat jahat,
sebab mereka cepat layu seperti rumput
dan pudar seperti hijaunya padang.

Jika Engkau percaya kepada Tuhan dan berbuat baik,
maka Engkau akan tinggal di negeri itu dan aman.
Jika Engkau menemukan kesukaan-Mu dalam Tuhan,
Ia akan mengabulkan keinginan hati-Mu.

Serahkanlah hidup-Mu kepada Tuhan,
percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak,
sehingga keadilan-Mu bersinar seperti terang,
perkara-Mu seperti matahari siang.

Diamlah di hadapan Tuhan dan tunggulah dengan sabar;
janganlah gelisah karena orang yang berhasil;
orang yang membuat rencana jahat
untuk menjatuhkan orang miskin dan papa.

Tenangkanlah amarah-Mu dan lupakanlah kemarahan-Mu;
janganlah gelisah, itu hanya membawa kejahatan.
Sebab orang yang berbuat jahat akan binasa;
orang yang sabar akan mewarisi negeri itu.

Sebentar lagi โ€” dan orang fasik akan lenyap.
Lihatlah tempatnya, ia tidak ada di sana.
Tetapi orang yang rendah hati akan memiliki negeri itu
dan menikmati kepenuhan damai.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPasrahkanlah diri kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu, alleluya.

Antifon 2Jauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkan Engkau jika Engkau taat kepada-Nya.

II
Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar
dan menggertakkan giginya terhadapnya;
tetapi Tuhan menertawakan orang fasik
sebab Ia melihat bahwa harinya sudah dekat.

Pedang orang fasik telah terhunus,
busurnya telah direntangkan untuk membunuh orang yang jujur.
Pedang mereka akan menembus hati mereka sendiri
dan busur mereka akan hancur berkeping-keping.

Harta milik orang benar yang sedikit
lebih baik daripada kekayaan orang fasik;
sebab kuasa orang fasik akan dipatahkan
dan Tuhan akan menopang orang benar.

Ia melindungi hidup orang yang jujur,
warisan mereka akan kekal selamanya.
Mereka tidak akan dipermalukan pada hari-hari yang jahat,
pada waktu kelaparan makanan mereka tidak akan habis.

Tetapi semua orang fasik akan binasa
dan semua musuh Tuhan.
Mereka seperti keindahan padang rumput,
mereka akan lenyap, mereka akan lenyap seperti asap.

Orang fasik meminjam tanpa mengembalikan,
tetapi orang benar murah hati dan memberi.
Orang yang diberkati Tuhan akan memiliki negeri itu,
tetapi orang yang dikutuk-Nya akan dihancurkan.

Tuhan menuntun langkah seorang manusia
dan membuat aman jalan orang yang dikasihi-Nya.
Meskipun ia tersandung ia tidak akan pernah jatuh
sebab Tuhan memegang tangannya.

Aku muda dan sekarang aku tua,
tetapi aku tidak pernah melihat orang benar ditinggalkan
atau anak-anaknya meminta-minta roti.
Sepanjang hari ia murah hati dan meminjamkan
dan anak-anaknya menjadi berkat.

Maka jauhilah kejahatan dan berbuatlah baik
dan Engkau akan memiliki rumah selamanya;
sebab Tuhan mencintai keadilan
dan tidak akan pernah meninggalkan sahabat-sahabat-Nya.

Orang yang tidak adil akan dilenyapkan selamanya
dan anak-anak orang fasik dihancurkan.
Orang benar akan mewarisi negeri itu;
di sana mereka akan hidup selamanya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonJauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkan Engkau jika Engkau taat kepada-Nya.

Antifon 3Tunggulah Tuhan untuk memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.

III
Mulut orang benar mengucapkan hikmat
dan bibirnya berbicara yang benar;
hukum Allahnya ada di dalam hatinya,
langkah-langkahnya akan diselamatkan dari tersandung.

Orang fasik mengawasi orang benar
dan mencari kesempatan untuk membunuhnya.
Tuhan tidak akan menyerahkannya ke dalam kuasanya
atau membiarkannya dihukum ketika ia diadili.

Maka tunggulah Tuhan, tetaplah pada jalan-Nya.
Dialah yang akan membebaskan Engkau dari orang fasik,
mengangkat Engkau untuk memiliki negeri itu
dan melihat orang fasik dihancurkan.

Aku telah melihat orang fasik berjaya,
menjulang tinggi seperti pohon aras Lebanon.
Aku lewat lagi; ia sudah tiada.
Aku mencari; ia tidak ditemukan di mana pun.

Lihatlah orang benar, perhatikanlah orang yang jujur,
bagi orang yang damai ada masa depan yang menanti,
tetapi semua orang berdosa akan dihancurkan.
Tidak ada masa depan yang menanti orang fasik.

Keselamatan orang benar datang dari Tuhan,
benteng mereka di masa kesusahan.
Tuhan menolong mereka dan membebaskan mereka
dan menyelamatkan mereka: sebab perlindungan mereka ada pada-Nya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Doa Mazmur
Engkau menyatakan orang miskin berbahagia, Tuhan Yesus, sebab Kerajaan Surga diberikan kepada mereka. Penuhilah kami dengan murah hati dengan anugerah-Mu. Ajarlah kami untuk menaruh kepercayaan kami kepada Bapa dan mencari Kerajaan-Nya terlebih dahulu daripada meniru orang yang berkuasa dan iri hati kepada orang kaya.

AntifonTunggulah Tuhan untuk memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)
Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.

Engkau telah menunjukkan kepadaku cara hidup.
โ„Ÿ Engkau akan memenuhi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.

Bacaan Pertama
Dari Kitab Wahyu
2:1-11

Kepada jemaat di Efesus dan Smirna
Aku, Yohanes, mendengar Tuhan berkata kepadaku: โ€œKepada malaikat jemaat di Efesus, tulislah ini:
โ€œโ€˜Inilah firman dari Dia yang memegang ketujuh bintang di tangan kanan-Nya dan yang berjalan di antara ketujuh kaki dian emas: Aku tahu segala pekerjaanmu, jerih payahmu, dan ketekunanmu. Aku tahu bahwa Engkau tidak dapat menoleransi orang-orang jahat; Engkau telah menguji mereka yang menyebut diri rasul, padahal mereka bukan, dan Engkau telah menemukan bahwa mereka adalah penipu. Engkau sabar dan menanggung kesukaran demi nama-Ku. Lagipula, Engkau tidak menjadi tawar hati. Namun, Aku mencela Engkau karena ini: Engkau telah meninggalkan kasih-Mu yang semula. Ingatlah baik-baik dari mana Engkau telah jatuh. Bertobatlah, dan lakukanlah kembali perbuatan-perbuatan-Mu yang semula. Jika Engkau tidak bertobat, Aku akan datang kepadamu dan memindahkan kaki dian-Mu dari tempatnya. Tetapi Engkau memiliki hal ini yang menguntungkanmu: Engkau membenci perbuatan-perbuatan orang Nikolaus, sama seperti Aku.
โ€œโ€˜Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat! Barang siapa menang, ia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Allah.โ€™
โ€œKepada malaikat jemaat di Smirna, tulislah ini:
โ€œโ€˜Inilah firman dari Yang Pertama dan Yang Terakhir, yang telah mati dan hidup kembali: Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu, meskipun Engkau kaya. Aku tahu fitnah yang Engkau derita dari mereka yang menyebut diri Yahudi, padahal mereka bukan, melainkan jemaat Iblis. Jangan takut akan penderitaan yang akan datang. Iblis memang akan melemparkan sebagian dari Engkau ke dalam penjara untuk menguji Engkau; Engkau akan diuji selama sepuluh hari. Tetaplah setia sampai mati dan Aku akan memberimu mahkota kehidupan.
โ€œโ€˜Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat! Barang siapa menang, ia tidak akan dirugikan oleh kematian kedua.โ€™โ€

Responsorium Wahyu 2:10, 11; Sirakh 4:33

Setialah sampai mati, dan Aku akan memberimu mahkota kehidupan.
โ„Ÿ Barang siapa telah menang tidak perlu takut akan kematian kedua, alleluya.
Berjuanglah sampai mati demi kebenaran, dan Tuhan Allah akan berperang bagimu.
โ„Ÿ Barang siapa telah menang tidak perlu takut akan kematian kedua, alleluya.

Bacaan Kedua
Dari dialog Tentang Penyelenggaraan Ilahi oleh Santa Katarina dari Siena, perawan dan pujangga Gereja

Aku telah mengecap dan melihat
Allah yang kekal, Tritunggal yang kekal, Engkau telah menjadikan darah Kristus begitu berharga melalui partisipasi-Nya dalam kodrat ilahi-Mu. Engkau adalah misteri sedalam lautan; semakin aku mencari, semakin aku menemukan, dan semakin aku menemukan semakin aku mencari Engkau. Tetapi aku tidak pernah bisa puas; apa yang aku terima akan selalu membuatku menginginkan lebih. Ketika Engkau memenuhi jiwaku, aku memiliki rasa lapar yang lebih besar, dan aku semakin lapar akan terang-Mu. Aku ingin di atas segalanya melihat Engkau, terang yang sejati, sebagaimana Engkau adanya.
Aku telah mengecap dan melihat kedalaman misteri-Mu dan keindahan ciptaan-Mu dengan terang pemahamanku. Aku telah mengenakan rupa-Mu dan telah melihat apa yang akan aku jadi. Bapa yang kekal, Engkau telah memberiku bagian dalam kuasa-Mu dan hikmat yang Kristus klaim sebagai milik-Nya, dan Roh Kudus-Mu telah memberiku keinginan untuk mencintai Engkau. Engkau adalah Penciptaku, Tritunggal yang kekal, dan aku adalah ciptaan-Mu. Engkau telah menjadikan aku ciptaan baru dalam darah Putra-Mu, dan aku tahu bahwa Engkau digerakkan oleh kasih pada keindahan ciptaan-Mu, sebab Engkau telah menerangi aku.
Tritunggal yang kekal, Keilahian, misteri sedalam lautan, Engkau tidak dapat memberiku anugerah yang lebih besar daripada anugerah diri-Mu sendiri. Sebab Engkau adalah api yang selalu menyala dan tidak pernah habis, yang sendiri menghabiskan semua kasih egois yang memenuhi keberadaanku. Ya, Engkau adalah api yang menghilangkan dingin, menerangi pikiran dengan terangnya dan menyebabkan aku mengetahui kebenaran-Mu. Dengan terang ini, yang terpantul seolah-olah dalam cermin, aku mengenali bahwa Engkau adalah kebaikan tertinggi, yang tidak dapat kita pahami atau selami. Dan aku tahu bahwa Engkau adalah keindahan dan hikmat itu sendiri. Makanan para malaikat, Engkau memberikan diri-Mu kepada manusia dalam api kasih-Mu.
Engkau adalah pakaian yang menutupi ketelanjangan kami, dan dalam kelaparan kami Engkau adalah makanan yang memuaskan, sebab Engkau adalah kemanisan dan di dalam Engkau tidak ada rasa pahit, ya Allah Tritunggal!

Responsorium

Saudariku dan kekasihku, bukalah dirimu bagiku, Engkau adalah ahli waris Kerajaan-Ku dan Engkau telah memahami misteri-misteri tersembunyi kebenaran-Ku.
โ„Ÿ Engkau diperkaya dengan anugerah Roh-Ku, dibersihkan dari segala dosa oleh pencurahan darah-Ku, alleluya.
Pergilah dari ketenangan kontemplasi dan berikanlah kesaksian dengan berani akan kebenaran-Ku.
โ„Ÿ Engkau diperkaya dengan anugerah Roh-Ku, dibersihkan dari segala dosa oleh pencurahan darah-Ku, alleluya.

Doa Penutup

Ya Allah,
yang membakar Santa Katarina dari Siena
dengan kasih ilahi dalam kontemplasinya akan Sengsara Tuhan
dan pelayanannya kepada Gereja-Mu,
berilah, melalui perantaraannya,
agar umat-Mu, yang berpartisipasi dalam misteri Kristus,
selalu bersukacita dalam pewahyuan kemuliaan-Nya.
Yang hidup dan meraja bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.
โ„Ÿ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.
โ„Ÿ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Rabu IV Paskah

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Fajar menyingsinglah sudah
Langit menggemakan madah
Bumi bersorak-sorailah
Neraka mengaduh kalah.

Kala raja nan perkasa
Menggempur markas neraka
Menggilas kuasa maut
Dengan gagah tanpa takut.

Meskipun tertutup batu
Dijaga banyak serdadu
Namun pemenang yang luhur
Bangkit mulya dari kubur.

Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

Atau:

Hai Yerusalem surgawi
Nyanyikanlah lagu puji
Penuh sukacita murni
Merayakan Paska suci.

Kristus sebagai pahlawan
Mengalahkan kegelapan
Merebut mangsa neraka
Agar bebas dan berjaya.

Para umat yang ditebus
Berarak bersama Kristus
Gembira menuju Bapa
Untuk hidup selamanya.

Mulyalah Engkau, ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

Antifon 1Nyatakanlah kemegahanMu di surga, ya Allah, alleluya.

Mazmur 107 (108)

Hatiku siap sedia, ya Allah,*
untuk bernyanyi dan melagukan mazmur.

Bagunlah, hai hatiku, berkumandanglah, hai kecapi,*
menyingsinglah, hai fajar.

Ya Tuhan, aku hendak memuji Engkau di tengah segala bangsa,*
bersama seluruh rakyat aku bermazmur bagiMu.

Sebab besarlah kasihMu, setinggi langit,*
dan kesetiaanMu menjangkau awan.

Nyatakanlah kemegahanmMu di surga, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Berilah aku kemenangan dengan tangan kuat,*
selamatkanlah umatMu yang Kaucintai.

Allah telah berfirman dari surga:*
"Dengan gembira tanah Sikem Kujadikan bagian jarahanKu,

lembah Sukot Kuukur,*
tanah Gilead dan Manasye manjadi milikKu.

Tanah Efraim Kujadikan topi bajaKu,*
Yehuda tongkat kerajaanKu, Moab tempat pembasuhanKu.

Tanah Edom Kujadikan kepunyaanKu,*
Filistea menggemakan lagu kemenangan."

Siapa mengantar aku ke kota Petra?*
Siapa melantik aku menjadi raja Edom?

Bukankah Engkau, ya Allah! Masihkah Engkau membuang kami,*
dan tidak lagi menyertai bala tentara kami?

Berilah kami pertolongan terhadap musuh,*
sebab sia-sialah bantuan manusia.

Bersama Allah, kita berjuang gagah perkasa,*
Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Antifon 1Nyatakanlah kemegahanMu di surga, ya Allah, alleluya.

Antifon 2Tuhan menumbuhkan kebenaran dan pujian di hadapan segala bangsa, alleluya.

Yes 61,10-62,5

Aku sangat bergembira dalam Tuhan,*
dan bersorak riang dalam Allahku.

Sebab Tuhan telah mengenakan padaku dandanan keselamatan,*
dan menyelubungi aku dengan pakaian kebenaran.

Laksana pengantin pria mengenakan mahkota,*
dan mempelai wanita hiasan permata.

Seperti bumi menimbulkan tetumbuhan,*
dan ladang menumbuhkan benih,

demikian pula Tuhan Allah menumbuhkan kebenaran dan pujian,*
di hadapan segala bangsa.

Demi Sion aku akan mengumandangkan suara,*
demi Yersulalem aku akan giat bekerja,

sampai kesuciannya memancar bagaikan cahaya,*
dan keselamatannya bersinar laksana obor.

Segala bangsa akan melihat kesucianmu, hai Yerusalem,+
semua raja akan menyaksikan kemuliaanmu;*
engkau akan diberi nama baru oleh Tuhan.

Seperti sebuah mahkota engkau di tangan Tuhan,*
bagaikan tajuk engkau dipegang Allahmu.

Engkau tak lagi disebut: "Yang ditinggalkan",*
negerimu tak lagi dinamakan: "Yang kesepian".

Sebab namamu yang baru ialah: "KekasihKu",*
"mempelaiKu" nama negerimu.

Karena Tuhan cinta padamu,*
negerimu menjadi mempelaiNya.

Sebagaimana seorang pemuda memperisteri gadis,*
demikian pula Allah pencipta akan menjadi suamimu.

Seperti seorang suami yang baru menikah suka akan isterinya,*
demikian pula Allahmu suka akan dirimu.

Antifon 2Tuhan menumbuhkan kebenaran dan pujian di hadapan segala bangsa, alleluya.

Antifon 3Tuhanlah raja selama-lamanya, Dialah Allahmu, hai Sion, alleluya.

Mazmur 145 (146)

Pujilah Tuhan, hai hatiku!+
Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup,*
memujiNya selama hayat dikandung badan.

Jangan menaruh harapan pada orang-orang besar,*
pada manusia yang tak dapat meyelamatkan.

Bila melayang nyawanya, ia menjadi debu,*
hari itu juga buyarlah rencananya.

Berbahagialah orang yang mengharapkan pertolongan dari Allah Yakub,*
yang menaruh kepercayaan pada Tuhan, Allahnya.

Sebab Tuhan menjadikan langit dan bumi,*
menciptakan laut dan segala isinya.

Tuhan tetap setia terhadap orang yang dihina,*
menjamin keadilan bagi orang yang tertindas.

Tuhan memberi makan orang yang lapar,*
membebaskan orang yang terbelenggu.

Tuhan membuka mata orang buta,*
menegakkan orang yang bungkuk.

Tuhan melindungi orang asing,*
memelihara para yatim piatu dan janda.

Tuhan mengasihi orang jujur,*
tetapi orang berdosa digulingkanNya.

Tuhanlah raja selama-lamanya,*
Dialah Allahmu, hai Sion, turun-temurun.

Antifon 3Tuhanlah raja selama-lamanya, Dialah Allahmu, hai Sion, alleluya.

Bacaan singkat: Rom 6,8-11

Jika kita sudah mati bersama Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga bersama dengan Dia. Sebab kita tahu, bahwa Kristus yang bangkit dari alam maut takkan mati lagi; maut tidak menguasaiNya lagi. Sebab kematian yang Ia alami, merupakan kematian tetap terhadap dosa; kehidupanNya ialah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu menganggap dirimu mati terhadap dosa, tetapi hidup untuk Allah dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Lagu singkat:

โ„ฃ.Tuhan bangkit dari kubur,* Alleluya, alleluya.โ„Ÿ.Tuhan.โ„ฃ.Sesudah disalibkan bagi kita.โ„Ÿ.Alleluya, alleluya.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Tuhan.

Antifon KidungAku datang ke dunia sebagai cahaya, supaya setiap orang yang percaya kepadaKu jangan tinggal dalam kegelapan, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungAku datang ke dunia sebagai cahaya, supaya setiap orang yang percaya kepadaKu jangan tinggal dalam kegelapan, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus telah diserahkan karena kejahatan kita dan dibangkitkan demi keselamatan kita. Marilah kita berseru kepadaNya:

โ„Ÿ. Selamatkanlah kami karena kemenanganMu, ya Tuhan.

Kristus penyelamat, Engkau menggembirakan kami dengan kemenanganMu atas maut; Engkau memuliakan kami dengan kebangkitanMu dan melimpahi kami dengan kurniaMu,* bangkitkanlah semangat kami dan kuduskanlah kami hari ini dengan kurnia Roh kudus. โ„Ÿ.

Engkau dimuliakan di surga oleh para malaikat, dan disembah di bumi oleh manusia, kami mohon pada masa kebangkitanMu ini,* terimalah kiranya ibadat kami dalam roh dan kebenaran. โ„Ÿ.

Tuhan Yesus Kristus, selamatkanlah kami dan curahkanlah belaskasihanMu atas umat yang menantikan kebangkitan,* kasihanilah kami dan jagailah kami hari ini terhadap segala kejahatan. โ„Ÿ.

Raja kemuliaan, Engkaulah kehidupan kami, semoga pada saat Engkau menampakkan diri,* kamipun dimuliakan bersama Engkau. โ„Ÿ.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah kehidupan umat beriman, kemegahan orang-orang kecil dan kebahagiaan orang-orang saleh. Dengarkanlah doa kami yang haus akan janjiMu dan puaskanlah kami dengan kelimpahanMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Rabu IV Paskah

RABU โ€” Masa Paskah โ€” IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Cf. Rom 4, 24-25)

tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

Ayat Singkat

โ„ฃ.Tuhan sungguh telah bangkit, alleluya.โ„Ÿ.Dan menampakkan diri kepada Simon, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Rabu IV Paskah

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Marilah kita bernyanyi
Bagi penebus ilahi
Dengan iman dan harapan
Penuh cinta yang bertahan.

Sambil mohon dibebaskan
Dari tipu daya lawan
Agar selalu setia
Dalam mengabdi sesama.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, aku berharap akan firmanMu, alleluya.

Mazmur 118 (119),145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan memohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Antifon 1Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan, aku berharap akan firmanMu, alleluya.

Antifon 2Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.

Mazmur 93 (94) I

Ya Allah pembalas, ya Tuhan,*
ya Allah pembalas, tampillah!

Engkau yang menghakimi bumi, bangkitlah,*
balaslah perbuatan orang sombong.

Masih berapa lamakah, ya Tuhan,*
masih berapa lamakah orang berdosa memegahkan diri?

Mereka memuntahkan kata-kata yang kurang ajar,*
para penjahat itu menyombongkan diri.

Mereka menindas umatMu, ya Tuhan,*
menghancurkan milik pusakaMu.

Mereka membunuh janda dan orang asing,*
menewaskan anak yatim piatu.

Mereka berpikir: Tuhan tidak melihat,*
dan Allah Yakub tidak memperhatikan.

Kapan engkau insaf, hai orang bodoh,*
hai orang dungu, kapan engkau berakal sehat?

Tuhan yang memberi telinga, masakan tidak mendengar,*
dan yang membuat mata, masakan tidak melihat!

Tuhan yang memimpin para bangsa, masakan tidak menghukum,+
Tuhan yang mengajar manusia, masakan tidak tahu!*
Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.

Antifon 2Tuhan tahu bahwa pikiran manusia sia-sia belaka.

Antifon 3Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa, dan Allahku menjadi pelindungku, alleluya.

Mazmur 93 (94) II

Berbahagialah orang yang Kaudidik, ya Tuhan,*
yang Kauajari hukumMu.

Kauberi dia ketenangan sesudah kesedihan,*
sedangkan untuk orang berdosa disediakan kubur.

Sebab Tuhan takkan meninggalkan umatnya,*
Ia takkan menolak milik pusakanya.

Sebab keputusan Tuhan akan mengembalikan keadilan,*
dan kehormatan orang jujur akan dipulihkan.

Siapa yang bangkit menolong aku melawan para penjahat,*
siapa yang mendukung aku melawan kaum durjana.

Andaikan Tuhan tidak menolong aku,*
niscaya sudah lama aku meringkuk di alam maut.

Ketika kukira, aku akan jatuh,*
kasih setiaMu menegakkan daku, ya Tuhan.

Ketika kesusahan menekan batinku,*
penghiburanMu menggembirakan daku.

Masakah hakim yang lalim bisa bersekutu dengan Dikau,*
masakan para pengacau mendapat perlindunganMu!

Mereka bersekongkol mau merenggut nyawa orang jujur,*
menjatuhkan hukuman atas orang yang tak bersalah.

Tetapi Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa,*
dan Allahku menjadi pelindungku.

Tuhan membalas kejahatan mereka,+
Ia membinasakan kaum durhaka itu,*
ya, Tuhan Allah kita membinasakan mereka.

Antifon 3Tuhan menjadi pembelaku yang perkasa, dan Allahku menjadi pelindungku, alleluya.

Bacaan singkat: Rom 4,24-25

Kita akan diterima oleh Allah sebagai orang benar, kalau kita percaya kepada Dia yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari alam maut. Yesus diserahkan kepada maut karena langkah laku kita yang salah, dan dibangkitkan untuk memulihkan hubungan kita dengan Allah.

โ„ฃ.Para murid bergembira, alleluya.โ„Ÿ.Tatkala melihat Tuhan, alleluya.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan mahamurah, Engkau memberi kami kesempatan untuk sebenar menarik nafas di tengah hari ini, Pandanglah kiranya pekerjaan yang sudah kami mulai, dan perbaikilah kekurangan dalam usaha kami. Semoga seluruh pekerjaan dapat kami selesaikan seturut kesukaan hatiMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Rabu IV Paskah

RABU โ€” Masa Paskah โ€” IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. Eph 4, 23-24)

supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Ayat Singkat

โ„ฃ.Tinggallah bersama kami, ya Tuhan, alleluya.โ„Ÿ.Sebab hari telah menjelang malam, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Rabu IV Paskah

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Mari kita bergembira
Merayakan hari Paska
Sambil bernyanyi memuji
Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan
Dan tubuhNya dikurbankan
DarahNya yang kita trima
Sungguh menghidupkan kita.

Kristus bangkit dari kubur
Maut kalah hancur lebur
Musuh takluk terbelenggu
Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan
Kaukalahkan kematian
Engkau dibangkitkan Bapa
Dengan kekuatan RohNya. Amin.

Atau:

Yesus Kristus Paska kita
Dikurbankan bagai domba
TubuhNya dipersembahkan
Murni tanpa kesalahan.

O sungguh kurban mulia
Yang menghancurkan neraka
Membebaskan yang tertawan
Dari jerat kematian.

Semoga Yesus menjadi
Paska kesukaan kami
Himpunkan kami umatmu
Di dalam dunia baru.

Terpujilah Kristus Tuhan
Kaukalahkan kematian
Engkau dibangkitkan Bapa
Dengan kekuatan RohNya. Amin.

Antifon 1Malam bercahaya bagaikan siang, alleluya.

Mazmur 138 (139),1-18.23-24 - I

Tuhan, Engkau menyelami dan mengenal aku,+
Engkau tahu bila aku duduk atau berdiri,*
dari jauh Engkau mengerti pikiranku.

Engkau tahu, bila aku berjalan atau berbaring,*
segala tingkah lakuku Kaumaklumi.

sebelum aku sempat mengucapkan sepatah katapun,*
Engkau telah mengetahui semuanya, ya Tuhan.

Engkau melingkungi aku dari muka dan dari belakang,*
dan menaruh tanganMu di atasku.

Terlalu ajaiblah bagiku pengetahuanMu,*
terlalu tinggi untuk kupahami.

Ke mana aku dapat pergi menjauhi RohMu,*
ke mana aku dapat lari menyingkiri wajahMu?

Kalaupun aku naik ke langit, Engkau ada di sana,*
kalaupun aku turun ke alam maut, di situpun Engkau ada.

Kalaupun aku terbang jauh dari timur,*
dan mendarat di ujung barat,

di sanapun lenganMu menuntun daku,*
dan tanganMu memegang aku.

Maka sadarlah aku,+
bahkan dalam kegelapan, Tuhan memperhatikan daku,*
dan di tengah malam aku bermandikan cahaya.

Kegelapanpun tidak gelap bagiMu,+
sebab malam bercahaya bagiMu bagaikan siang,*
dan kegelapan bagaikan terang.

Antifon 1Malam bercahaya bagaikan siang, alleluya.

Antifon 2Aku mengenal domba-dombaKu, dan domba-dombaKu mengenal Aku, alleluya.

Mazmur 138 (139) - II

Engkaulah yang membentuk lubuk hatiku,*
Engkau melindungi aku sedari kandung ibuku.

Aku bersyukur kepadaMu, Allah yang mahatinggi,*
sebab agunglah Engkau.

Aku bersembah sujud di hadapanMu,*
sebab dahsyatlah karyaMu.

Dari dahulu Engkau mengenal isi hatiku,*
sanubariku tak tersembunyi bagiMu,

sejak aku dibentuk dalam selubung rahasia,*
dan diciptakan secara tak terselami.

PerhatianMu mengikuti hidupku tahap demi tahap,*
dan semuanya tercatat dalam kitabMu.

Segala hari hidupku sudah Kautentukan,*
sebelum aku dilahirkan.

Betapa mendalam pikiranMu, ya Allah,*
betapa padat maknanya.

Sekiranya kuhitung, banyaknya melebihi pasir,*
dan akhirnya aku belum juga menangkap sedikitpun.

Selamilah aku, ya Allah, dan ajuklah isi hatiku,*
ujilah aku dan dalamilah pikiranku.

Jagalah, jangan sampai jalan hidupku menyimpang,*
dan tuntunlah aku ke hidup abadi.

Antifon 2Aku mengenal domba-dombaKu, dan domba-dombaKu mengenal Aku, alleluya.

Antifon 3Kegemilangan Allah meliputi cakrawala, dan bumi penuh kemuliaanNya, alleluya.

Kol 1,12-20

Marilah kita dengan sukacita mengucap syukur kepada Bapa,+
yang membuat kita layak mendapat bagian,*
dalam warisan gemilang para kudus.

Ia telah merebut kita dari kuasa kegelapan,*
dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih.

Dalam Kristus, kita mendapat penebusan,*
yaitu pengampunan dosa.

Kristuslah gambar Allah, Ia menampakkan yang tak kelihatan,*
Dialah yang pertama dari segala ciptaan.

Sebab dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu,*
baik di angkasa maupun di bumi;

Baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan,*
singgasana, kerajaan, pemerintah dan penguasa.

Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraanNya dan untuk Dia,+
Ia mendahului segala sesuatu,*
dan segala sesuatu ada dalam Dia.

Kristuslah kepala tubuh, yaitu Gereja;+
Ia yang awal, yang pertama bangkit dari alam maut,*
supaya Ia lebih utama dalam segala sesuatu.

Sebab Allah berkenan bahwa seluruh kepenuhanNya diam dalam Kristus,+
dan dengan perantaraan Kristus,*
Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya.

Baik yang di bumi maupun di angkasa,*
segala sesuatu diperdamaikan dalam darah Kristus yang tersalib.

Antifon 3Kegemilangan Allah meliputi cakrawala, dan bumi penuh kemuliaanNya, alleluya.

Bacaan singkat: Ibr 7,24-27

Yesus tinggal tetap selama-lamanya. Maka imamatNyapun kekal adanya. Sebab itu, hingga kekal Ia sanggup menyelamatkan mereka yang datang kepada Allah dengan perantaraanNya, karena Ia tetap hidup untuk menjadi pengantara kita. Memang kita perlukan seorang imam agung yang kudus, tak bersalah, tak bernoda, tak termasuk kaum pendosa, dan mulia melebihi segala langit. Yesus tidak seperti imam-imam lainnya, yang harus mempersembahkan kurban pertama-tama karena dosanya sendiri dan baru kemudian karena dosa umat. Karena hal itu telah dilakukanNya, satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diriNya sebagai kurban.

Lagu singkat:

โ„ฃ.Para murid bergembira,* Alleluya, alleluya.โ„Ÿ.Para.โ„ฃ.Tatkala melihat Tuhan.โ„Ÿ.Alleluya, alleluya.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Para.

Lagu singkat Sesudah kenaikan Tuhan:

โ„ฃ.Roh penghibur,* Alleluya, alleluya.โ„Ÿ.Roh.โ„ฃ.Akan mengajar kamu segalanya.โ„Ÿ.Alleluya, alleluya.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Roh.

Antifon KidungAllah mengutus PuteraNya, bukan untuk menghakimi, melainkan untuk menyelamatkan dunia, alleluya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAllah mengutus PuteraNya, bukan untuk menghakimi, melainkan untuk menyelamatkan dunia, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus telah bangkit dari alam maut dan bersemayam di sebelah kanan Bapa. Marilah kita berdoa kepadaNya:

โ„Ÿ. Kristus, sumber hidup abadi, dengarkanlah kami.

Ingatlah, ya Tuhan, akan semua orang yang melayani umatMu,* agar mereka sanggup memberi teladan hidup suci kepada orang beriman. โ„Ÿ.

Berilah semangat keadilan dan damai kepada para pemimpin negara,* agar kami dapat hidup rukun di tengah keluarga bangsa-bangsa. โ„Ÿ.

Berkatilah hidup kami dengan kesejahteraan,* dan tambahkanlah kesuburan bumi untuk menghindarkan bencana kelaparan. โ„Ÿ.

Kristus, penyelamat, Engkau telah menerangi seluruh dunia dan memanggil setiap makhluk kepada kehidupan,* terangilah arwah para saudara kami dengan cahaya abadi. โ„Ÿ.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah kehidupan umat beriman, kemegahan orang-orang kecil dan kebahagiaan orang-orang saleh. Dengarkanlah doa kami yang haus akan janjiMu dan puaskanlah kami dengan kelimpahanMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

Rabu IV Paskah

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

โ„Ÿ.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
โ„ฃ.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.โ„Ÿ.Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Ef 4,26-27

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

โ„ฃ.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.โ„Ÿ.Ke dalam.โ„ฃ.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.โ„Ÿ.Ya Tuhan, penyelamatku.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

โ„ฃ.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.โ„Ÿ.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

Santo Anselmus

Uskup dan Pujangga Gereja

Anselmus lahir di Aosta, Piedmont, kira-kira pada tahun 1033. Ayahnya Gondolvo, seorang politikus dan bangsawan Lombardia, sedang ibunya Ermenberga, seorang wanita Burgundia yang kaya raya. Dari orangtuanya yang saleh itu, Anselmus mewarisi perangai yang lembut dan kerendahan hati. Anselmus bertumbuh besar menjadi seorang pemuda yang berbudi luhur dan suka beribadah. Oleh ayahnya Gundolvo, Anselmus yang brilian itu disiapkan untuk berkarya di bidang politik. Tetapi hal ini tidak sesuai dengan gerak nurani Anselmus.

Ketika berusia 27 tahun (1060), Anselmus masuk biara Benediktin di bec, dekat Rouen, Perancis. Disana ia belajar di bawah bimbingan Lanfranc, seorang teolog kawakan di Eropa. Segera terlihat oleh Lanfranc bahwa Anselmus adalah seorang pemuda yang luar biasa pandai serta saleh. Ketika Lanfranc menjadi pemimpin biara di Caen pada tahun 1066, Anselmus diangkat menjadi pemimpin biara di Bec. Dalam kepemimpinannya itu, Anselmus menata biara itu menjadi suatu pusat ilmu pengetahuan dan kerohanian. Prestasinya melampaui prestasi Lanfranc, gurunya. Ketika itu, ia mulai giat menulis dua buah bukunya: Monologion dan Proslogion.

Pada tahun 1093, dalam perjalanannya mengunjungi wilayah-wilayah perlayanan di wilayah Bec; Anselmus dipilih menjadi Uskup Agung Canterbury oleh raja William II. Anselmus menyambut baik hal ini karena ia melihatnya sebagai kesempatan emas untuk membaharui Gereja di Inggris. Namun ia menolak untuk ditabhiskan sebelum raja William menyatakan kesediaannya mendukung Paus Urbanus II (1088-1099), untuk melawan Paus tandingan Klemens III dan mengembalikan tanah-tanah yang dicaplok di Canterbury.

Tiga bulan kemudian Anselmus ditabhiskan, tetapi segera disusul dengan perselisihan antara dia dengan raja. William yang bermaksud menyerang Normadia, menuntut sejumlah besar uang dari Canterbury. Anselmus dengan tegas menolak tuntutan itu. Sebaliknya, William melarang Anselmus pergi Roma untuk menerima pakaian kebesarannya sebagai lambang martabatnya sebagai Uskup Agung dan juga mengajukan berbagai tuduhan kepada Paus Urbanus II untuk melumpuhkan Anselmus. Situasi ini dapat diatasi pada tahun 1095 ketika Anselmus berhasil memperngaruhi para bangsawan Inggris dalam sinode Rockingham untuk menentang campurtangan Raja William dalam urusan-urusan gereja. Kemudian pakaian kebesarannya itu dikirim ke Inggris dan Anselmus menobatkan dirinya untuk menghindarkan segala hal yang bukan-bukan dari raja William perihal martabatnya sebagai uskup Agung Canterbury.

Bagaimanapun juga, Anselmus masih agak takut untuk pergi ke Roma guna berkonsultasi dengan Paus tentang campur tangan William dalam urusan-urusan intern Gereja. Pada tahun 1097 William mengusir Anselmus, tetapi Anselmus tidak segera berangkat ketika William mencaplok kembali tanah-tanah di Canterbury. Ketika di pengasingan, Anselmus mengadakan Konsili Bari pada tahun 1098, dimana ia secara luar biasa mempertahankan istilah Fillioque ("dan dari Putra") yang ditolak oleh gereja Timur. Di tempat pengasingan ini, Anselmus berhasil menulis bukunya yang berjudul "Cur Deus Homo?" (Mengapa Tuhan menjadi manusia?).

Pada tahun 1100 William dibunuh. Penggantinya William I, mengajak Anselmus untuk kembali ke Canterbury. Dengan senang hati Anselmus kembali ke tahkta keuskupannya. Namun segera timbul lagi persoalan yang sama dalam hubungannya dengan Henry I. Masalah yang terbesar adalah tuntutan Henry atas penobatan uskup-uskup dan pemimpin biara dengan lencana yang khas sesuai dengan kekhasan spiritualitasnya. Karena perselisihan ini, Anselmus kembali lagi ke Roma untuk berkonsultasi dengan Paus. Sri Paus Paskalis II (1099-1118) yang menggantikan Paus Urbanus II, menegaskan sekali lagi kebijaksanaan yang telah ada. Raja Henry marah dan segera mengasingkan Anselmus dan menyita semua tanah di Canterbury. Sebagai balasannya, Anselmus menjatuhkan hukuman ekskomunikasi atas Henry. Namun dalam waktu singkat tindakan ekskomunikasi di pulihkan kembali. Pada tahun 1107 ketika diadakan di Westminster, timbul lagi masalah. Raja melepaskan tuntutannya untuk menobatkan uskup-uskup dan pemimpin-pemimpin biara tetapi tetap mempertahankan haknya untuk menerima penghormatan mereka sebagai warga negara.

Anselmus menggunakan dua tahun terakhir masa hidupnya untuk mendorong sinode-sinode regular, menghapuskan perdagangan budak belian dan meningkatkan penghayatan hidup selibat. Anselmus meninggal pada tahun 1109. Ia digelar sebagai "Pujangga Gereja" pada tahun 1720.

Santo Simon bar Sabbae

Uskup dan Martir

Uskup kota Persia ini tidak bersedia mengumpulkan pajak ganda dari orang-orang beriman dan tidak bersedia menyembah matahari. Oleh karena itu bersama banyak orang Kristen lain, ia dihukum mati pada hari Jumat Suci tahun 344.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari