Doa Katolik
Hari Raya

Oktaf Paskah

Sabtu, 3 April 2027· Putih
3 April 2027

Bacaan Misa

Oktaf Paskah

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus. Tetapi karena mereka melihat orang yang disembuhkan itu berdiri di samping kedua rasul itu, mereka tidak dapat mengatakan apa-apa untuk membantahnya. Dan setelah mereka menyuruh rasul-rasul itu meninggalkan ruang sidang, berundinglah mereka, dan berkata: "Tindakan apakah yang harus kita ambil terhadap orang-orang ini? Sebab telah nyata kepada semua penduduk Yerusalem, bahwa mereka telah mengadakan suatu mujizat yang menyolok dan kita tidak dapat menyangkalnya. Tetapi supaya hal itu jangan makin luas tersiar di antara orang banyak, baiklah kita mengancam dan melarang mereka, supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapapun dalam nama itu." Dan setelah keduanya disuruh masuk, mereka diperintahkan, supaya sama sekali jangan berbicara atau mengajar lagi dalam nama Yesus. Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar." Mereka semakin keras mengancam rasul-rasul itu, tetapi akhirnya melepaskan mereka juga, sebab sidang tidak melihat jalan untuk menghukum mereka karena takut akan orang banyak yang memuliakan nama Allah berhubung dengan apa yang telah terjadi.

Mazmur Tanggapan

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku.
Suara sorak-sorai dan kemenangan di kemah orang-orang benar: "Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,
tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"
Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.
TUHAN telah menghajar aku dengan keras, tetapi Ia tidak menyerahkan aku kepada maut.
Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.

Bacaan Injil

Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota. Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya. Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

Kabar yang Sulit Dipercaya

Renungan · 2 menit baca

Di kampung, kabar buruk selalu lebih laju daripada kabar baik. Berita orang jatuh dari pohon menyebar dalam hitungan menit. Tetapi kabar orang sembuh dari sakit keras? Orang-orang menimbang dulu. Ah, masak iya. Jangan-jangan cuma kabar burung. Hati kita memang lebih terlatih curiga daripada percaya.

Injil hari ini memotret kecenderungan itu dengan jujur. Pada malam Paskah kita mendengar para perempuan diberi pesan di kubur kosong: Ia mendahului kamu ke Galilea. Hari ini Markus merangkum apa yang terjadi sesudahnya. Maria Magdalena melihat Tuhan yang bangkit dan memberitahukannya. Para murid tidak percaya. Dua murid lain berjumpa dengan-Nya di perjalanan dan bercerita. Tetap tidak dipercaya. Dua kali kabar sukacita itu ditolak oleh orang-orang yang mestinya paling siap menerimanya.

Akhirnya Yesus menampakkan diri kepada kesebelas murid dan mencela kedegilan hati mereka. Kita menunggu kalimat berikutnya berupa hukuman. Yang keluar justru pengutusan: pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

Bagaimana bisa? Orang-orang yang gagal percaya justru diutus membawa berita iman? Di sinilah keajaiban Paskah bekerja. Tuhan tidak menunggu kita sempurna dulu baru memakai kita. Ia memakai orang-orang yang pernah ragu, supaya mereka tahu rasanya ragu, dan tahu bagaimana menemani orang yang ragu.

Buktinya ada di bacaan pertama. Petrus dan Yohanes, dua orang dari kelompok yang dulu degil itu, kini berdiri di hadapan Mahkamah Agama. Mereka diancam, dilarang bicara tentang Yesus. Jawab mereka tenang sekali: tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar. Sidang itu heran, sebab keduanya orang biasa yang tidak terpelajar. Modal mereka memang bukan gelar. Modal mereka pengalaman berjumpa dengan Yang Hidup. Pengalaman semacam itu tidak bisa disita oleh ancaman mana pun.

Kita pun sering menjadi murid yang lambat percaya. Kabar baik Tuhan terasa terlalu bagus untuk benar. Pengampunan terasa terlalu murah. Kebangkitan terasa terlalu jauh. Tidak apa-apa. Para rasul pernah di titik itu. Yang penting jangan berhenti di situ. Keraguan boleh menjadi pintu masuk, asal jangan menjadi rumah tinggal.

Hari ini, kabar baik mana yang masih kita tahan di mulut karena takut tidak dipercaya orang?

Tuhan Yesus, Engkau tetap mengutus murid-murid yang pernah ragu. Utuslah kami juga, dengan segala kelemahan kami, menjadi pembawa kabar sukacita-Mu. Amin.

Invitatorium

Oktaf Paskah

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.

Ibadat Bacaan

Oktaf Paskah

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Salam Maria, penuh rahmat
Tuhan besertamu
Terpujilah engkau di antara wanita
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus
Santa Maria, Bunda Allah
Doakanlah kami orang berdosa
Sekarang dan pada waktu kami mati
Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Agunglah Tuhan; keagungan-Nya tiada terhingga, alleluya.

Mazmur 144 (145)

Pujian akan keagungan Allah

Tuhan, Engkaulah Yang Adil, yang ada dan yang akan ada (Wahyu 16:5).

I
Aku akan memuliakan Engkau, ya Allah Rajaku,

Aku akan memberkati nama-Mu selama-lamanya.
Aku akan memberkati Engkau hari demi hari

dan memuji nama-Mu selama-lamanya.

Besarlah Tuhan, sangat patut dipuji,

keagungan-Nya tidak dapat diukur.
Turun-temurun akan mewartakan karya-karya-Mu,

akan menyatakan perbuatan-perbuatan-Mu yang perkasa,

akan berbicara tentang kemegahan dan kemuliaan-Mu,

menceritakan kisah karya-karya-Mu yang ajaib.
Mereka akan berbicara tentang perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat,

menceritakan kebesaran dan kekuatan-Mu.

Mereka akan mengingat kebaikan-Mu yang melimpah;

turun-temurun akan menyerukan keadilan-Mu.
Tuhan itu murah hati dan penuh belas kasihan,

lambat marah, berlimpah kasih.

Betapa baiknya Tuhan bagi semua,

penuh belas kasihan kepada semua ciptaan-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAgunglah Tuhan; keagungan-Nya tiada terhingga, alleluya.

Antifon 2Tuhan telah menyatakan kemuliaan kerajaan-Nya yang agung, alleluya.

II
Segala ciptaan-Mu akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan,

dan sahabat-sahabat-Mu akan mengulang berkat mereka.

Mereka akan berbicara tentang kemuliaan pemerintahan-Mu

dan menyatakan kekuatan-Mu, ya Allah,
untuk memberitahukan kepada manusia perbuatan-perbuatan-Mu yang perkasa

dan kemuliaan pemerintahan-Mu yang agung.

Kerajaan-Mu adalah kerajaan yang kekal;

pemerintahan-Mu berlangsung dari zaman ke zaman.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan telah menyatakan kemuliaan kerajaan-Nya yang agung, alleluya.

Antifon 3Biarlah segala ciptaan memuji nama-Mu yang kudus selama-lamanya, alleluya.

III
Tuhan setia dalam segala firman-Nya

dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya.

Tuhan menopang semua yang jatuh

dan mengangkat semua yang tertunduk.
Mata semua makhluk memandang kepada-Mu

dan Engkau memberi mereka makanan pada waktunya.

Engkau membuka tangan-Mu lebar-lebar,

mengabulkan keinginan semua yang hidup.
Tuhan adil dalam segala jalan-Nya

dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya.

Ia dekat kepada semua yang memanggil-Nya,

yang memanggil-Nya dari hati mereka.
Ia mengabulkan keinginan orang-orang yang takut akan Dia,

Ia mendengar seruan mereka dan menyelamatkan mereka.

Tuhan melindungi semua yang mengasihi-Nya;

tetapi orang fasik akan Ia binasakan sama sekali.
Biarlah aku mengucapkan pujian Tuhan,

biarlah seluruh umat manusia memberkati nama-Nya yang kudus

selama-lamanya, untuk segala abad yang tak berkesudahan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBiarlah segala ciptaan memuji nama-Mu yang kudus selama-lamanya, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) Saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Allah membangkitkan Kristus dari antara orang mati, alleluya.

Agar seluruh iman dan harapan kita ada pada Allah, alleluya.
Bacaan Pertama

Dari surat pertama Rasul Petrus

4:12—5:14

Nasihat kepada para penatua dan kepada umat beriman
Saudara-saudaraku yang terkasih, janganlah kamu heran akan nyala api yang timbul di antaramu sebagai ujian bagimu, seolah-olah sesuatu yang aneh menimpa kamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagianmu dalam penderitaan Kristus, supaya pada waktu kemuliaan-Nya dinyatakan kamu juga bersukacita dengan sukacita yang meluap-luap. Berbahagialah kamu, jika kamu dicela karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah, ada padamu.
Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau sebagai pengacau. Tetapi jika seorang menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama itu.
Sebab sekaranglah saatnya penghakiman dimulai, dan dimulai pada rumah Allah sendiri. Jika itu dimulai pada kita, apakah kesudahan bagi mereka yang tidak menaati Injil Allah? Dan jika orang benar saja diselamatkan dengan susah payah, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? Karena itu, biarlah mereka yang menderita sesuai dengan kehendak Allah, menyerahkan jiwa mereka kepada Pencipta yang setia, dengan berbuat baik.
Kepada para penatua di antara kamu aku menasihati, aku, seorang penatua juga, dan seorang saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan: Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, melainkan dengan sukarela, sesuai dengan kehendak Allah; jangan karena mencari keuntungan yang memalukan, melainkan dengan rela hati. Janganlah kamu memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, melainkan jadilah teladan bagi kawanan domba itu. Maka apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.
Demikian pula kamu, orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang lebih tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati. Karena itu, rendahkanlah dirimu di bawah tangan Allah yang perkasa, supaya pada waktunya Ia meninggikan kamu. Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia memelihara kamu.
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling seperti singa yang mengaum-aum mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa penderitaan yang sama itu ditanggung oleh semua saudaramu di seluruh dunia.
Allah segala rahmat, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan menyempurnakan, meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Bagi-Nyalah kuasa sampai selama-lamanya! Amin.
Dengan perantaraan Silwanus, yang kuanggap sebagai saudara yang setia bagimu, aku menulis surat ini kepadamu secara singkat untuk menasihati dan memberi kesaksian, bahwa inilah kasih karunia Allah yang sejati. Berdirilah teguh di dalamnya. Salam dari jemaat yang di Babel, yang terpilih bersama-sama dengan kamu, dan dari Markus, anakku. Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium kudus. Damai sejahtera bagi kamu sekalian yang ada dalam Kristus.

Responsorium Lihat 1 Petrus 4:13; Lukas 6:22

Sejauh kamu turut serta dalam penderitaan Kristus, bersukacitalah,

sebab sukacitamu akan jauh lebih besar ketika kemuliaan-Nya dinyatakan, alleluya.
Berbahagialah kamu, jika orang membenci kamu karena Anak Manusia.

Sebab sukacitamu akan jauh lebih besar ketika kemuliaan-Nya dinyatakan, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari Katekese Yerusalem

Roti surga dan cawan keselamatan
Pada malam Ia dikhianati, Tuhan kita Yesus Kristus mengambil roti, dan setelah mengucap syukur, Ia memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya sambil berkata: “Ambillah, makanlah: inilah tubuh-Ku.” Ia mengambil cawan, mengucap syukur dan berkata: “Ambillah, minumlah: inilah darah-Ku.” Karena Kristus sendiri telah menyatakan roti itu sebagai tubuh-Nya, siapa lagi yang dapat meragukannya? Karena Ia sendiri telah berkata dengan sangat tegas, Inilah darah-Ku, siapa yang berani mempertanyakannya dan mengatakan bahwa itu bukan darah-Nya?
Oleh karena itu, dengan keyakinan penuh kita menerima roti dan anggur sebagai tubuh dan darah Kristus. Tubuh-Nya diberikan kepada kita di bawah lambang roti, dan darah-Nya diberikan kepada kita di bawah lambang anggur, agar dengan menerimanya kita menjadi satu tubuh dan darah dengan Dia. Dengan memiliki tubuh dan darah-Nya dalam anggota-anggota kita, kita menjadi pembawa Kristus dan turut serta, seperti yang dikatakan Santo Petrus, dalam kodrat ilahi.
Suatu ketika, ketika berbicara kepada orang-orang Yahudi, Kristus berkata: Jika kamu tidak makan daging-Ku dan minum darah-Ku, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Hal ini membuat mereka terkejut dan mereka meninggalkan Dia. Tidak memahami perkataan-Nya secara rohani, mereka mengira Sang Juruselamat ingin mereka melakukan kanibalisme. Di bawah perjanjian lama ada roti sajian, tetapi itu berakhir dengan dispensasi lama yang menjadi bagiannya. Di bawah perjanjian baru ada roti dari surga dan cawan keselamatan. Ini menguduskan jiwa dan raga, roti disesuaikan untuk pengudusan tubuh, Sabda, untuk pengudusan jiwa.
Maka, janganlah menganggap unsur-unsur Ekaristi sebagai roti dan anggur biasa: sesungguhnya itu adalah tubuh dan darah Tuhan, seperti yang telah Ia sendiri nyatakan. Apa pun yang mungkin dikatakan indra-Mu, teguhlah dalam iman.
Engkau telah diajari dan Engkau sangat yakin bahwa apa yang terlihat dan terasa seperti roti dan anggur bukanlah roti dan anggur melainkan tubuh dan darah Kristus. Engkau juga tahu bagaimana Daud merujuk hal ini sejak lama ketika ia bernyanyi: Roti menguatkan hati manusia dan membuat wajahnya bersinar dengan minyak kegembiraan. Kuatkanlah hatimu, maka, dengan menerima roti ini sebagai roti rohani, dan bawalah sukacita ke wajah jiwamu.
Semoga kemurnian hati nurani menyingkirkan selubung dari wajah jiwamu sehingga dengan merenungkan kemuliaan Tuhan, seperti dalam cermin, Engkau dapat diubah dari kemuliaan ke kemuliaan dalam Kristus Yesus Tuhan kita. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya. Amin.

Responsorium Lukas 22:19; Keluaran 12:27

Yesus mengambil roti, mengucap syukur, dan memecah-mecahkan roti itu.

Lalu Ia memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata:

Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.

Lakukanlah ini sebagai peringatan akan Daku, alleluya.
Apabila anak-anakmu bertanya: Apakah arti upacara ini?

Katakanlah kepada mereka: Inilah kurban Paskah Tuhan.

Lakukanlah ini sebagai peringatan akan Daku, alleluya.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang dengan kelimpahan rahmat-Mu

menambah jumlah umat yang percaya kepada-Mu,

pandanglah dengan belas kasihan mereka yang telah Engkau pilih

dan kenakanlah keabadian yang diberkati

kepada mereka yang dilahirkan kembali melalui Sakramen Baptis.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Oktaf Paskah

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonTuhan sungguh bangkit, Alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.

Tuhanlah Allah Yang Agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.

Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya-Ku Yang Agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbingan-Ku.

Sebab Aku bersumpah dalam murka-Ku:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

AntifonTuhan sungguh bangkit, Alleluya.

Madah

Fajar menyingsinglah sudah

Langit menggemakan madah

Bumi bersorak-sorailah

Neraka mengaduh kalah.

Kala raja nan perkasa

Menggempur markas neraka

Menggilas kuasa maut

Dengan gagah tanpa takut.

Meskipun tertutup batu

Dijaga banyak serdadu

Namun pemenang yang luhur

Bangkit mulia dari kubur.

Mulialah Engkau, ya Tuhan

Yang bangkit tak terkalahkan

Serta Bapa dan Roh Suci

Mulialah kekal abadi.

Amin.

Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darah-Nya, Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*

aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*

seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediaman-Mu,*

untuk merasakan kekuatan dan kemuliaan-Mu.

Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup,*

bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*

menadahkan tangan kepada-Mu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*

mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*

aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*

di bawah naungan sayap-Mu aku bersorak.

Jiwaku melekat pada-Mu,*

tangan kanan-Mu menopang aku.

Antifon 1Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darah-Nya, Alleluya.

Antifon 2Penebus kami sudah bangkit dari kubur, marilah kami menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kami, Alleluya.

T.Dan 3:57-88,56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*

angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*

angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*

hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*

halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*

terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*

segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*

lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*

unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*

semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*

semua pelayan-Nya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*

semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kami memuji Bapa, Putera dan Roh Kudus,*

memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

(Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’.)

Antifon 2Penebus kami sudah bangkit dari kubur, marilah kami menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kami, Alleluya.

Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakan-Nya kepadamu, Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*

pujilah Dia dalam himpunan umat-Nya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*

dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji nama-Nya dengan tari-tarian,*

bermazmur bagi-Nya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya,*

memahkotai yang hina dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*

bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*

sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*

dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*

dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah;*

tugas terhormat bagi umat-Nya.

Antifon 3Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakan-Nya kepadamu, Alleluya.

Bacaan singkat Rom 14:7-9

Tak seorangpun di antara kami hidup bagi dirinya sendiri, dan tak seorangpun mati bagi dirinya sendiri. Sebab kalau kami hidup, kami hidup bagi Tuhan, dan kalau kami mati, kami mati bagi Tuhan. Jadi baik dalam hidup, maupun dalam mati, kami tetap milik Tuhan. Karena dengan maksud inilah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan bagi orang hidup maupun orang yang mati.

Ganti lagu singkat

AntifonPada hari inilah Tuhan bertindak, mari kami rayakan dengan gembira, Alleluya.

Antifon KidungSetelah Yesus bangkit, pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, mula-mula Ia menampakkan diri kepada Maria Magdalena, Alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1 : 68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.

Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.

Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.

Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan;*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungSetelah Yesus bangkit, pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, mula-mula Ia menampakkan diri kepada Maria Magdalena, Alleluya.

Doa Permohonan

Pada hari terakhir, Kristus akan membangkitkan semua orang yang telah dipuaskan dengan sabda dan tubuh-Nya. Marilah kami berdoa dengan gembira hati:

℟. Berilah kami damai dan sukacita, ya Tuhan.

Putera Allah, karena kebangkamin-Mu Engkau berkuasa memberi kehidupan,* ℟.

berkatilah dan kuduskanlah kami serta semua saudara-Mu.

Engkau telah menganugerahkan damai dan kegembiraan kepada semua orang yang percaya kepada-Mu,* ℟.

semoga kami berlaku sebagai putera cahaya dan bergembira atas kemenangan-Mu.

Teguhkanlah iman kepercayaan umat-Mu yang mengembara di dunia ini,* ℟.

agar mereka memberi kesaksian tentang kebangkamin-Mu.

Engkau telah masuk ke dalam kemuliaan Bapa melalui penderitaan yang dahsyat,* ℟.

ubahkanlah kedukaan orang yang bersedih menjadi kegembiraan.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa

untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah penyelamat para bangsa,

Engkau telah melimpahkan rahmat-Mu kepada bangsa-bangsa yang percaya kepada-Mu.

Pandanglah umat pilihan-Mu yang sudah dilahirkan kembali dalam sakramen baptis.

Semoga kami Kauperkenankan memperoleh kebahagiaan abadi.

Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Pembubaran umat

℣.Saudara sekalian, dengan ini ibadat pagi sudah selesai, Alleluya, Alleluya.
℟.Syukur kepada Allah, Alleluya, Alleluya.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Oktaf Paskah

SABTU — Masa Paskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 5, 10-11)

Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Oktaf Paskah

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan

Yang tidak takut berkurban

Mautpun tak menghalangi

Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi

Datang untuk melayani

Itulah semangat Tuhan

Yang harus kami wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra tercinta

Yang memperoleh Roh Suci

Pembaharu muka bumi.

Amin.

(Catatan: Antifon dan Mazmur dari hari Minggu I siang, hlm. 394)

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setia-Nya, Alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah Israel berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setia-Nya, Alleluya.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, Alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan Mahakuasa.”

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, Alleluya.

Antifon 3Syukur kepada-Mu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, Alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepada-Mu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kami.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kami rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+

kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setia-Nya.

Antifon 3Syukur kepada-Mu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, Alleluya.

Bacaan singkat Gal 3:27-28

Kita semua yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada pria atau wanita, karena kami semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.

℣.Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu, Alleluya.
℟.Dari tiap suku, bahasa, rakyat dan bangsa, Alleluya.

Doa Penutup

Allah Yang Kekal dan Kuasa,

Engkau telah menganugerahkan misteri Paska sebagai jaminan perjanjian damai antara Engkau dan umat manusia.

Kuatkanlah kiranya hati kami, supaya damai yang kami rayakan ini kami nyatakan juga dalam perbuatan.

Demi Kristus, Tuhan kami.

Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Oktaf Paskah

SABTU — Masa Paskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (2 Cor 5, 14-15)

Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Oktaf Paskah

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Mari kami bergembira

Merayakan hari Paska

Sambil bernyanyi memuji

Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan

Dan tubuh-Nya dikurbankan

Darah-Nya yang kami trima

Sungguh menghidupkan kami.

Kristus bangkit dari kubur

Maut kalah hancur lebur

Musuh takluk terbelenggu

Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.

Antifon 1Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, Alleluya.

Mazmur 109:1-5,7

Tuhan berfirman kepada baginda: “Duduklah di sisi kanan-Ku,*

sampai musuh musuhmu -Kujadikan tumpuan kakimu.”

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediaman-Nya di Sion:*

“Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*

sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu”.

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal:*

“Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya”.

Tuhan mendampingi baginda,*

pada hari kemurkaan-Nya raja-raja dihancurkan-Nya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*

agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, Alleluya.

Antifon 2Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*

keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*

Israel daerah kekuasaan-Nya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*

sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*

dan bukit laksana anak domba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*

hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*

hai bukit, mengapa laksana anak domba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*

di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*

dan batu menjadi mata air.

Antifon 2Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, Alleluya.

Antifon 3Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, Alleluya.

Mengapa 19:1-7

Alleluya.

Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kami,*

karena benar dan adillah segala keputusan-Nya.

Alleluya.

Alleluya.

Pujilah Allah kami, hai sekalian hamba-Nya,*

semua yang takwa, baik kecil maupun besar.

Alleluya.

Alleluya.

Sebab Tuhan, Allah kami Yang Mahakuasa,*

sudah menjadi raja.

Alleluya.

Alleluya.

Marilah kami bersukacita dan bersorak-sorai,*

marilah kami memuliakan Tuhan.

Alleluya.

Alleluya.

Hari pernikahan Anak Domba telah tiba,*

dan mempelai-Nya sudah siap berhias.

Alleluya.

Antifon 3Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, Alleluya.

Bacaan singkat Ibr 5:8-10

Meskipun Kristus Putera Allah, Ia belajar menjadi taat dalam penderitaan-Nya. Dan sesudah Ia sendiri mencapai kesempurnaan, Ia telah menjadi pokok keselamatan kekal bagi mereka yang taat kepada-Nya. Ia memang dipanggil oleh Allah menjadi imam agung seperti Melkisedek.

Ganti lagu singkat

AntifonPada hari inilah Tuhan bertindak, mari kami rayakan dengan gembira, Alleluya.

Antifon KidungKata murid yang dikasihi Yesus: Itulah Tuhan, Alleluya.

Kidung Maria Luk 1 : 46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa;*

kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*

yang hina dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Antifon KidungKata murid yang dikasihi Yesus: Itulah Tuhan, Alleluya.

Doa Permohonan

Marilah kami meluhurkan Kristus, jalan, kebenaran dan kehidupan, dan berseru:

℟. Putera Allah Yang Hidup, berkatilah umat-Mu.

Kami berdoa kepada-Mu, ya Kristus, bagi para pelayan umat-Mu, agar dalam membagi-bagikan roti kehidupan,* ℟.

merekapun menimba kekuatan dari padanya.

Kami berdoa bagi seluruh umat kristen, agar mereka hidup pantas sepadan dengan panggilannya,* ℟.

dan senantiasa berusaha memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai.

Kami berdoa bagi pemerintah kami, agar menjalankan tugasnya dengan adil dan murah hati,* ℟.

sehingga terciptalah suasana damai dan kerukunan di antara para bangsa.

Kami berdoa bagi diri kami sendiri, agar kami Kauperkenankan kelak memuji Engkau di tengah himpunan para kudus,* ℟.

bersama dengan saudara-saudara kami yang telah berpulang.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa

untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah Yang Kekal dan Kuasa,

Engkau telah menganugerahkan misteri Paska sebagai jaminan perjanjian damai antara Engkau dan umat manusia.

Kuatkanlah kiranya hati kami, supaya damai yang kami rayakan ini kami nyatakan juga dalam perbuatan.

Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Pembubaran umat

℣.Saudara sekalian, dengan ini ibadat sore sudah selesai, Alleluya, Alleluya.
℟.Syukur kepada Allah, Alleluya, Alleluya.

Ibadat Penutup

Oktaf Paskah

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo Richard dari Chicherster

Uskup dan Pengaku Iman

Richard lahir di Wych (sekarang: Droithwich), Inggris pada tahun 1197. Orang-tuanya tergolong bangsawan yang kaya-raya. Sepeninggal ayah-ibunya Richard bersama kakaknya mulai jatuh miskin. Kemiskinan ini menyebabkan Richard masuk Universitas Oxford sebagai seorang mahasiswa yang miskin. Ia mengalami banyak hambatan terutama dalam soal keuangan. Kendatipun demikian, ia berhasil meraih gelar Master di Universitas Oxford. Setelah itu melanjutkan lagi studinya di Universitas Paris dan Bologna, hingga meraih gelar Doctor dalam bidang hukum kanon.

Pada tahun 1235 ia ditunjuk menjadi rektor Universitas Oxford, tetapi tak lama kemudian ia meletakkan jabatan ini dan menjadi penasehat Santo Edmundus Rich, Uskup Agung Canterbury. Pada waktu itu, Edmund meninggal dunia pada tahun 1240 di Siossy, dekat Provins, Prancis, Richard sedang menyiapkan diri untuk menerima tabhisan imamatnya. Ia ditabhiskan di Orleans, Perancis pada tahun 1243, lalu kembali ke Inggris untuk bekerja sebagai pastor paroki. Namun, di Inggris ia kembali ditugaskan kembali sebagai penasehat Bonifasius dari Savoy, Uskup Agung Canterbury pengganti Edmund.

Pada tahun 1244, Richard dipilih oleh Bonifasius menjadi Uskup Chischester untuk menggantikan Uskup Ralph Neville yang meninggal dunia pada tahun itu. Penunjukkan ini menimbulkan pertikaian antara Bonifasius dan Raja Henry III. Raja tidak menyetujui pengangkatan Richard, karena ia lebih suka pada Robert Passelew yang dipilih oleh banyak imam untuk menduduki tahkta keuskupan Chicherster menggantikan Ralp Neville. Bonifasius menolak memberi pengesahan atas Robert Passelew dan tetap mendukung Richard sebagai Uskup Chichester. Raja menjatuhkan hukuman kepada para pemimpin dioses dan menolak mengesahkan penunjukkan atas diri Richard. Pada tahun 1245-sementara pertikaian ini terus berlanjut-Bonifasius dengan dukungan kuat dari Sri Paus di Roma menabhiskan Richard menjadi Uskup Chicherster di Lyons, Perancis.

Raja Henry tidak mengakui otoritas Paus dalam masalah ini dan tidak tunduk kepada pimpinan Dioses. Henry menyita seluruh kekayaan Gereja dan penghasilan keuskupan. Tindakan ini membuat Richard tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik hingga hukuman ekskomunikasi dijatuhkan atas diri Henry pada tahun 1246.

Richard seorang Uskup yang sederhana dan banyak melakukan perbuatan-perbuatan amal. Dengan cinta yang tulus ia aktif melayani orang-orang sakit dan miskin. Demi kehidupan orang-orang ini, ia rela menjual harta miliknya. Ia ramah terhadap imam-imamnya dan berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan pendidikan dan pembinaan hidup rohani mereka. Dengan semangat ini ia berhasil menenangkan kesetiaan imam-imam dan seluruh umat, sekalipun ia menggalakkan suatu program yang tegas. Ia juga melakukan banyak hal untuk memperbaharui liturgi gereja dan menuntut imam-imamnya untuk merayakan upacara-upacara gerejani dengan kewibawaan yang tinggi dan dalam keadaan ber-rahmat. Setelah menjalani suatu kehidupan yang keras dengan berbagai usaha untuk memajukan keuskupannya, Richard meninggal dunia di Dover pada tahun 1235 ketika ia sedang berkhotbah untuk mendorong umat melancarkan suatu perang salib terhadap bangsa Sarasin.

Santo Sixtus I

Paus dan Martir

Pria berdarah Romawi ini dipilih menjadi Paus menggantikan Paus Aleksander II (105-115) pada tahun 115. Ia memimpin Gereja Kristus selama 10 tahun sampai pada tahun 125. Namanya tercantum di dalam buku Para Martir Roma.

Beberapa peraturan, konon dihubungkan dengan beliau sebagai pembuatnya, antara lain: hanya para imam pelayan sakramen saja yang diperbolehkan menyentuh bejana-bejana kudus; para imam hendaknya mendaraskan Sanctus dalam perayaan misa Kudus bersama-sama dengan umat, dan uskup-uskup yang dipanggil ke Roma hendaknya memperkenalkan dan menyebarluaskan surat-surat Apostolik yang diterimanya di Roma setelah mereka kembali ke keuskupannya masing-masing.

Santo Yosef

Martir

Yosef hidup antara tahun 816-886. Ia mengungsi ketika daerahnya digempur oleh orang Islam. Ia kemudian ditangkap oleh bajak laut dan dijual sebagai budak belian. Setelah ditebus ia mengikuti temannya, uskup Ignasios dari Konstantinopel, ke dalam pembuangan. Di pengasingan itulah ia menyusun kidung-kidung gerejani yang indah sekali, sehingga ia dijuluki "Yosef Hymnograph".

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari