Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN; ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang. Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang. Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya. Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.
Dari Salomo. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja!
Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan!
Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi!
Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong;
ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin.
Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.
Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah. Yang aku maksudkan ialah, bahwa oleh karena kebenaran Allah Kristus telah menjadi pelayan orang-orang bersunat untuk mengokohkan janji yang telah diberikan-Nya kepada nenek moyang kita, dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa, supaya mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya, seperti ada tertulis: "Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu."
Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya." Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
Jalan Raya di Padang Gurun
Kalau pejabat tinggi hendak lewat, jalan tiba-tiba mulus. Lubang ditambal dalam semalam, rumput dipangkas, spanduk dipasang. Orang kampung tahu rumusnya: makin besar tamunya, makin sibuk persiapannya. Yang menarik, perbaikan itu biasanya hanya di jalur yang dilewati. Di balik tembok, lubang tetap lubang.
Yesaya membuka bacaan pertama dengan perintah yang berbeda sama sekali. Hiburlah, hiburlah umat-Ku. Lalu: persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita. Jalan raya di padang gurun! Bukan di kota, bukan di jalur protokol, melainkan di tempat yang tidak dilihat siapa pun. Lembah ditimbun, gunung diratakan, yang berbukit-bukit menjadi tanah datar.
Markus mengutip ayat itu untuk memperkenalkan Yohanes Pembaptis. Injilnya tidak dimulai dengan palungan atau malaikat. Ia dimulai di padang gurun, dengan seorang lelaki berjubah bulu unta, makan belalang dan madu hutan, menyerukan pembaptisan tobat. Dan seluruh daerah Yudea datang kepadanya. Rupanya orang justru mencari yang tidak berhias.
Padang gurun itu ada di dalam diri kita. Tempat yang sepi, yang jarang kita kunjungi karena tidak enak dilihat: dendam yang disimpan, kebiasaan yang kita tahu salah, hubungan yang kita biarkan rusak. Di sanalah Tuhan minta dibuatkan jalan. Lembah rasa rendah diri ditimbun, gunung kesombongan diratakan. Tobat, dalam bahasa Yunani metanoia, artinya berbalik arah pikiran. Bukan sekadar menyesal, tetapi membelokkan setir.
Jalan seperti itu tidak selesai dalam semalam. Ia dikerjakan sedikit demi sedikit: satu permintaan maaf, satu kebiasaan yang dihentikan, satu telepon kepada orang yang lama tidak disapa. Pekerjaan sunyi yang tidak dilihat orang, tetapi dilihat Dia yang akan lewat.
Petrus di bacaan kedua menjawab keluhan lama: mengapa Tuhan lama sekali datang? Jawabnya: di hadapan Tuhan satu hari seperti seribu tahun. Ia tidak lalai. Ia sabar, karena menghendaki semua orang sampai pada pertobatan. Penundaan itu bukan kelalaian, melainkan kesempatan. Waktu yang terasa lambat ini adalah ruang kerja untuk meratakan jalan.
Yohanes tahu tempatnya. Membuka tali kasut-Nya pun ia merasa tidak layak. Ia menyiapkan jalan, lalu minggir. Barangkali itu juga tugas kita selama Adven: bukan menjadi pusat perhatian, melainkan menjadi jalan yang rata supaya orang lain bisa sampai kepada-Nya.
Tuhan, buatlah jalan di padang gurunku. Timbunlah lembahku, ratakanlah gunungku, dan jadikan aku jalan yang mengantar orang lain kepada-Mu. Amin.
Invitatorium
Pekan II Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan raja yang akan datang.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Tuhan raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Lihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Mazmur 103 (104)
Madah kepada Allah Sang Pencipta
Berada dalam Kristus berarti menjadi ciptaan yang sama sekali baru. Segala yang lama telah berlalu, kini semuanya dijadikan baru (2 Korintus 5:17).
AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
AntifonLihatlah, Raja yang mahatinggi akan datang dengan kuasa besar untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Antifon 2Bersukacitalah dan bergembiralah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, janganlah takut, sebab keselamatanmu segera datang.
AntifonBersukacitalah dan bergembiralah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, janganlah takut, sebab keselamatanmu segera datang.
AntifonBersukacitalah dan bergembiralah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, janganlah takut, sebab keselamatanmu segera datang.
AntifonBersukacitalah dan bergembiralah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, janganlah takut, sebab keselamatanmu segera datang.
AntifonBersukacitalah dan bergembiralah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, janganlah takut, sebab keselamatanmu segera datang.
AntifonBersukacitalah dan bergembiralah, hai putri Yerusalem: lihatlah, Rajamu akan datang kepadamu. Sion, janganlah takut, sebab keselamatanmu segera datang.
Antifon 3Pada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
AntifonPada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
AntifonPada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
AntifonPada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
AntifonPada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
AntifonPada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
AntifonPada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
AntifonPada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
AntifonPada kedatangan Raja yang mahaagung hendaklah hati manusia dibersihkan, supaya kita layak berjalan menyongsong Dia; sebab lihatlah, Ia akan datang dan tidak akan berlambat.
Responsorium Why 3:7, 8
Responsorium Bdk. Mat 11:11, 9
Te Deum
Doa Penutup
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Kita mempunyai kota yang kuat. Tuhan mendirikan tembok dan benteng untuk melindungi kita. Bukalah pintu gerbang, sebab Allah akan datang di tengah kita, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Kita mempunyai kota yang kuat. Tuhan mendirikan tembok dan benteng untuk melindungi kita. Bukalah pintu gerbang, sebab Allah akan datang di tengah kita, alleluya.
Antifon 2Hai semua yang dahaga, datanglah pada air. Carilah Tuhan, selagi Ia dapat ditemui, alleluya.
Dan 3,52-57
(Kemuliaan tidak diucapkan)
Antifon 2Hai semua yang dahaga, datanglah pada air. Carilah Tuhan, selagi Ia dapat ditemui, alleluya.
Antifon 3Sungguh, Tuhan kita akan datang dengan kuasa, untuk menerangi mata para hambaNya, alleluya.
Mazmur 150
Antifon 3Sungguh, Tuhan kita akan datang dengan kuasa, untuk menerangi mata para hambaNya, alleluya.
Bacaan Singkat (Rom 13, 11-12)
Lagu Singkat
Antifon Kidung(Mi II): Aku menyuruh utusanKu mendahului engkau, dia akan meratakan jalan untukmu.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungAku menyuruh utusanKu mendahului engkau, dia akan meratakan jalan untukmu.
Doa Permohonan
Allah Bapa telah menganugerahi kita rahmatNya, agar kita dapat menantikan Tuhan Yesus Kristus yang datang dengan mulia. Marilah kita berdoa: ℟.
℟. Tunjukkanlah belaskasihMu kepada kami, ya Tuhan.
Kuduskanlah semangat kami, jiwa dan raga kami, ya Tuhan,* dan peliharalah kami tak bercela hingga kedatangan PuteraMu. ℟.
Bimbinglah kami pada hari ini di jalan kebaikan,* supaya kami hidup dengan layak dan jujur di dunia ini. ℟.
Perkenankanlah kami mengenakan Tuhan kami Yesus Kristus,* dan jiwailah kami dengan RohMu yang kudus. ℟.
Ya Tuhan, kasihanilah kami, agar kami tetap berjaga,* hingga penampakan mulia PuteraMu. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 13, 13-14 a)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Mazmur 22 (23)
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Mazmur 75 (76)
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Bacaan singkat Rom 8,26
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Cf. 2 Thess 1, 6. 7. 10)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Bergembiralah dan bersukacitalah, hai Sion baru, sebab Rajamu akan datang, Ia lemah lembut, Ia datang untuk menyelamatkan kita.
Antifon 1Bergembiralah dan bersukacitalah, hai Sion baru, sebab Rajamu akan datang, Ia lemah lembut, Ia datang untuk menyelamatkan kita.
Antifon 2Kuatkanlah tangan yang lemah. Tabahkanlah hatimu dan berkatalah: Sungguh, Allah kita akan datang menyelamatkan kita, alleluya.
Antifon 2Kuatkanlah tangan yang lemah. Tabahkanlah hatimu dan berkatalah: Sungguh, Allah kita akan datang menyelamatkan kita, alleluya.
Antifon 3Hukum diberikan oleh Musa, tetapi rahmat dan kebenaran dikerjakan oleh Yesus Kristus.
Antifon 3Hukum diberikan oleh Musa, tetapi rahmat dan kebenaran dikerjakan oleh Yesus Kristus.
Bacaan singkat Flp 4,4-5
Antifon Kidung(Mi II): Berbahagialah engkau, sebab engkau telah percaya; sabda Tuhan akan terlaksana padamu, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungBerbahagialah engkau, sebab engkau telah percaya; sabda Tuhan akan terlaksana padamu, alleluya.
Doa Permohonan
Penebus kita Yesus Kristus, adalah jalan, kebenaran dan kehidupan. Marilah kita mohon dengan rendah hati:
U : Datanglah dan tinggallah beserta kami, ya Tuhan. ℟.
Yesus, Putera Allah yang mahatinggi, kedatanganMu telah diwartakan Gabriel kepada perawan Maria,* datanglah untuk meraja atas bangsaMu selama-lamanya. ℟.
Yesus, Allah yang kudus, dalam kandungan Elisabeth bersoraklah Yohanes yang menjadi perintis bagiMu, * datanglah untuk memberikan kegembiraan dan keselamatan kepada segenap bumi. ℟.
Yesus, penebus, namaMu telah diwartakan malaikat kepada santo Yusuf,* datanglah untuk menyelamatkan bangsaMu dari dosanya. ℟.
Yesus, terang dunia, Engkau telah dinanti-nantikan oleh Simeon beserta orang-orang saleh lainnya,* datanglah untuk menghiburkan kami. ℟.
Yesus, fajar cemerlang, Engkau telah mengunjungi kami seturut sabda Zakharia,* datanglah untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut. ℟.
Bapa Kami
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Nikolas dari Myra
Nikolas lahir di Parara, Asia Kecil dari sebuah keluarga yang kaya raya. Sejak masa mudanya ia sangat menyukai cara hidup bertapa dan melayani umat. Ia kemudian menjadi seorang imam yang sangat disukai umat. Harta warisan dari orangtuanya dimanfaatkan untuk pekerjaan-pekerjaan amal, terutama untuk menolong orang-orang miskin. Sebagai imam ia pernah berziarah ke Tanah Suci. Sekembalinya dari Yerusalem, ia dipilih menjadi Uskup kota Myra dan berkedudukan di Lycia, Asia Kecil (sekarang: Turki). Santo Nikolas dikenal di mana-mana. Ia termasuk orang kudus yang paling populer, sehingga dijadikan pelindung banyak kota, propinsi, keuskupan dan gereja. Di kalangan Gereja Timur, ia dihormati sebagai pelindung para pelaut; sedangkan di Gereja Barat, ia dihormati sebagai pelindung anak-anak, dan pembantu para gadis miskin yang tidak mampu menyelenggarakan perkawinannya. Namun riwayat hidupnya tidak banyak diketahui, selain bahwa ia dipilih menjadi Uskup kota Myra pada abad keempat yang berkedudukan di Lycia. Ia seorang uskup yang lugu, penuh semangat dan gigih membela orang-orang yang tertindas dan para fakir miskin. Pada masa penganiayaan dan penyebaran ajaran-ajaran sesat, ia menguatkan iman umatnya dan melindungi mereka dari pengaruh ajaran-ajaran sesat.
Ketenaran namanya sebagai uskup melahirkan berbagai cerita sanjungan. Sangat banyak cerita yang menarik dan mengharukan. Namun tidak begitu mudah untuk ditelusuri kebenarannya. Salah satu cerita yang terkenal ialah cerita tentang tiga orang gadis yang diselamatkannya: konon ada seorang bapa tak mampu menyelenggarakan perkawinan ketiga orang anak gadisnya. Ia orang miskin. Karena itu ia berniat memasukkan ketiga putrinya itu ke tempat pelacuran. Hal ini didengar oleh Uskup Nikolas. Pada suatu malam secara diam-diam Uskup Nikolas melemparkan tiga bongkah emas ke dalam kamar bapa itu. Dengan demikian selamatlah tiga puteri itu dari lembah dosa. Mereka kemudian dapat menikah secara terhormat.
Cerita yang lain berkaitan dengan kelaparan hebat yang dialami umatnya. Sewaktu Asia Kecil dilanda paceklik yang hebat, Nikolas mondar-mandir ke daerah-daerah lain untuk minta bantuan bagi umatnya. Ia kembali dengan sebuah kapal yang sarat dengan muatan gandum dan buah-buahan. Namun, tanpa sepengetahuannya, beberapa iblis hitam bersembunyi dalam kantong-kantong gandum itu. Segera Nikolas membuat tanda salib atas kantong-kantong itu dan seketika itu juga setan-setan hitam itu berbalik menjadi pembantunya yang setia.
Nikolas adalah santo nasional Rusia. Cerita tentang tertolongnya ketiga puteri di atas melahirkan tradisi yang melukiskan Santo Nikolas sebagai penyayang anak-anak. Salah satu tradisi yang paling populer ialah tradisi pembagian hadiah kepada anak-anak pada waktu Pesta Natal oleh orangtuanya melalui 'Sinterklas'. Tradisi ini diperkenalkan kepada umat Kristen Amerika oleh orang-orang Belanda Protestan, yang menobatkan Santo Nikolas sebagai tukang sulap bernama Santa Claus. "Sinterklas", yaitu hari pembagian hadiah kepada anak-anak yang dilakukan oleh seorang berpakaian uskup yang menguji pengetahuan agama anak-anak, tetapi ia membawa serta hamba hitam yang menghukum anak-anak nakal.
Santo Nikolas meninggal dunia di Myra dan dimakamkan di katedral kota itu. Relikuinya kemudian dicuri orang pada tahun 1807. Sekarang relikui itu disemayamkan di Bari, Italia.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari