Doa Katolik
Hari Raya

Hari Minggu Adven I

Minggu, 29 November 2026· Ungu
29 November 2026

Bacaan Misa

Hari Minggu Adven I

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Firman yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem. Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem." Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang. Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang TUHAN!

Mazmur Tanggapan

Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Kedua

Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya. Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang! Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

Bacaan Injil

"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."

Tahun Baru yang Sunyi

Renungan · 2 menit baca

Tahun baru umat katolik tidak jatuh pada satu Januari. Ia jatuh hari ini, Minggu Adven pertama. Tidak ada kembang api, tidak ada terompet. Hanya satu lilin ungu dinyalakan di tengah gereja yang hening. Tahun baru kita mulai dengan menunggu.

Adven berasal dari bahasa Latin adventus, artinya kedatangan. Yang kita nantikan bukan tanggal, melainkan Pribadi. Ia pernah datang di Betlehem. Ia akan datang pada akhir zaman. Dan di antara keduanya, Ia terus datang: dalam Sabda, dalam Ekaristi, dalam wajah sesama. Adven melatih kita untuk tidak melewatkan kedatangan yang ketiga itu.

Paulus memakai bahasa orang bangun pagi: saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur; hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Menarik, orang bisa tidur sambil berjalan. Badan sibuk bekerja, hati terlelap dalam rutinitas. Bangun yang dimaksud Paulus bukan soal jam, melainkan soal sadar: menanggalkan perbuatan kegelapan, mengenakan Kristus seperti mengenakan pakaian hari yang baru.

Injil menajamkan peringatan itu dengan kisah zaman Nuh. Orang makan dan minum, kawin dan mengawinkan. Hidup berjalan wajar, sampai air bah datang dan mereka tidak tahu akan sesuatu. Dua orang di ladang, yang seorang dibawa, yang lain ditinggalkan. Pekerjaannya sama, kesiapannya berbeda. Yang membedakan bukan tempat kita berdiri, melainkan keadaan hati kita saat Ia tiba. Karena itu berjaga-jagalah, kata Yesus, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Kalimat itu akan menggema sepanjang Adven.

Lalu untuk apa semua penantian ini? Yesaya memberi gambarnya yang paling indah: segala bangsa berduyun-duyun ke gunung Tuhan, dan pedang-pedang ditempa menjadi mata bajak, tombak menjadi pisau pemangkas. Alat pembunuh dijadikan alat penghidup. Menanti Tuhan bukan duduk pasif; ia ikut menempa. Setiap kali kita mengubah kata yang melukai menjadi kata yang menyembuhkan, kita sedang mengerjakan nubuat Yesaya di dapur sendiri. Damai antarbangsa selalu berawal dari damai antartetangga.

Empat pekan terbentang di depan. Dunia akan mengisinya dengan diskon dan hiruk-pikuk belanja. Kita diajak mengisinya dengan yang lain: bangun lebih awal untuk berdoa, berdamai dengan satu orang, menyalakan lilin dan menunggu. Lilin pertama sudah menyala; tiga lagi akan menyusul, dan Dia yang dinanti tidak pernah terlambat. Hai kaum keturunan Yakub, ajak Yesaya, mari kita berjalan di dalam terang Tuhan.

Tuhan Yesus, Engkau datang pada saat yang tidak kuduga. Bangunkan aku dari tidurku, dan ajari aku menanti-Mu sambil menempa damai. Amin.

Invitatorium

Hari Minggu Adven I

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Hari Minggu Adven I

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolongku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolongku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, mahkota dan ganjaran agung

Bagi semua prajurit-Mu yang gagah berani dan setia,

Bebaskanlah kami dari segala ikatan dosa

Yang menyanyikan pujian martir-Mu yang setia.
Ia berbicara tanpa gentar untuk membuktikan

Iman yang teguh di dalam hatinya,

Begitu erat mengikuti Tuhan kami

Seperti Dia, ia dengan gembira menumpahkan darahnya.
Mencemooh segala yang dapat diberikan dunia

Kesenangannya yang dapat membawa bahaya,

Dengan tepat menganggapnya sebagai sampah,

Ia memilih kebahagiaan penuh di atas segalanya.
Dengan kekuatan dan keberanian ia menanggung

Kengerian kematian yang kejam,

Dan menyerahkan hidupnya dengan sukacita untuk membuktikan

Cintanya kepada-Mu, dan untuk memperoleh hidup.
Karena keteguhannya yang besar,

Kami dengan rendah hati memohon, ya Bapa yang baik,

Pada hari raya martir-Mu ini,

Ampunilah kegagalan dan kejatuhan kami.
Agar kami akhirnya juga dapat berbagi

Persekutuan semua martir di surga,

Bersukacita bersama mereka selamanya,

Bertahta bersama mereka di alam cahaya.
Segala puji dan kemuliaan tanpa akhir

Menjadi milik-Mu, ya Bapa, bersama Putra,

Dan bersama Roh Kudus juga,

Dalam waktu dan dalam kekekalan. Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Ingatlah kami, ya Tuhan; datanglah dengan pertolongan-Mu yang menyelamatkan.

Mazmur 105 (106)

Kebaikan Tuhan; kesetiaan umat-Nya

Semua ini telah ditulis sebagai peringatan bagi kita, karena kita hidup pada akhir zaman (1 Korintus 10:11)

I
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik;

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Siapakah yang dapat menceritakan perbuatan-perbuatan perkasa Tuhan?

Siapakah yang dapat memberitakan segala puji-Nya?
Berbahagialah orang yang melakukan keadilan,

yang senantiasa berbuat yang benar.

Ya Tuhan, ingatlah aku

karena kasih yang Engkau miliki bagi umat-Mu.
Datanglah kepadaku, ya Tuhan, dengan pertolongan-Mu

agar aku dapat melihat sukacita orang-orang pilihan-Mu

dan dapat bersukacita dalam kegembiraan bangsa-Mu

dan berbagi kemuliaan umat-Mu.
Dosa kami adalah dosa bapa-bapa kami;

kami telah berbuat salah, perbuatan kami jahat.

Bapa-bapa kami ketika mereka di Mesir

tidak memperhatikan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.
Mereka melupakan kebesaran kasih-Mu,

di Laut Merah menentang Yang Mahatinggi.

Namun Ia menyelamatkan mereka demi nama-Nya,

untuk menyatakan kuasa-Nya.
Ia mengancam Laut Merah; ia mengering

dan Ia menuntun mereka melalui kedalaman seolah-olah melalui padang gurun.

Ia menyelamatkan mereka dari tangan musuh;

Ia menyelamatkan mereka dari cengkeraman musuh.
Air menutupi para penindas mereka;

tidak seorang pun dari mereka yang tersisa hidup.

Kemudian mereka percaya pada firman-Nya:

kemudian mereka menyanyikan pujian-Nya.
Tetapi mereka segera melupakan perbuatan-Nya

dan tidak mau menunggu kehendak-Nya.

Mereka menyerah pada keinginan mereka di padang gurun

dan menguji Allah di padang belantara.
Ia mengabulkan permohonan mereka

dan mengirimkan penyakit di antara mereka.

Kemudian mereka memberontak, iri terhadap Musa dan

terhadap Harun, yang kudus bagi Tuhan.
Bumi terbuka dan menelan Datan

dan mengubur kaum Abiram.

Api berkobar melawan kaum mereka

dan nyala api melahap para pemberontak.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonIngatlah kami, ya Tuhan; datanglah dengan pertolongan-Mu yang menyelamatkan.

Antifon 2Ingatlah baik-baik; Tuhan Allah kita telah membuat perjanjian denganmu.

II
Mereka membuat anak lembu di Horeb

dan menyembah patung logam,

menukar Allah yang adalah kemuliaan mereka

dengan patung lembu yang makan rumput.
Mereka melupakan Allah yang adalah penyelamat mereka,

yang telah melakukan hal-hal besar di Mesir,

tanda-tanda ajaib di tanah Ham,

keajaiban-keajaiban di Laut Merah.
Karena itu Ia berkata akan membinasakan mereka,

tetapi Musa, orang yang Ia pilih,

berdiri di celah di hadapan-Nya,

untuk mengembalikan murka-Nya dari kehancuran.
Kemudian mereka mencemooh tanah perjanjian;

mereka tidak percaya pada firman-Nya.

Mereka mengeluh di dalam kemah-kemah mereka

dan tidak mau mendengarkan suara Tuhan.
Maka Ia mengangkat tangan-Nya untuk bersumpah

bahwa Ia akan menjatuhkan mereka di padang gurun;

akan menyebarkan anak-anak mereka di antara bangsa-bangsa

dan menyebarkan mereka di seluruh negeri.
Mereka sujud di hadapan Baal Peor;

memakan persembahan yang dibuat untuk dewa-dewa tak bernyawa.

Mereka membangkitkan murka-Nya dengan perbuatan mereka

dan wabah pecah di antara mereka.
Kemudian Pinehas berdiri dan campur tangan.

Demikianlah wabah itu berakhir

dan ini diperhitungkan sebagai kebaikan baginya

dari zaman ke zaman selamanya.
Mereka memprovokasi-Nya di perairan Meriba.

Karena kesalahan mereka, Musa mengalami kesulitan;

sebab mereka membuat hatinya pahit

dan ia mengucapkan kata-kata yang tergesa-gesa.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonIngatlah baik-baik; Tuhan Allah kita telah membuat perjanjian denganmu.

Antifon 3Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan; kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa.

III
Mereka gagal membinasakan bangsa-bangsa

seperti yang diperintahkan Tuhan,

tetapi sebaliknya mereka berbaur dengan bangsa-bangsa

dan belajar bertindak seperti mereka.
Mereka menyembah berhala-berhala bangsa-bangsa

dan ini menjadi jerat untuk menjebak mereka.

Mereka bahkan mempersembahkan putra-putra mereka sendiri

dan putri-putri mereka sebagai kurban kepada setan-setan.
Mereka menumpahkan darah orang yang tidak bersalah,

darah putra-putra dan putri-putri mereka

yang mereka persembahkan kepada berhala-berhala Kanaan.

Tanah itu tercemar dengan darah.
Maka mereka menajiskan diri mereka dengan perbuatan mereka

dan memutuskan ikatan perkawinan mereka dengan Tuhan

sampai murka-Nya berkobar melawan umat-Nya;

Ia dipenuhi kengerian terhadap orang-orang pilihan-Nya.
Maka Ia menyerahkan mereka ke tangan bangsa-bangsa

dan musuh-musuh mereka menjadi penguasa mereka.

Musuh-musuh mereka menjadi penindas mereka;

mereka ditaklukkan di bawah tangan mereka.
Berkali-kali Allah menyelamatkan mereka,

tetapi dalam kejahatan mereka, mereka berani menentang-Nya

dan jatuh rendah karena kesalahan mereka.

Meskipun demikian Ia memperhatikan kesusahan mereka,

setiap kali Ia mendengar seruan mereka.
Demi mereka Ia mengingat perjanjian-Nya.

Dalam kebesaran kasih-Nya Ia mengampuni

dan Ia membiarkan mereka diperlakukan dengan belas kasihan

oleh semua yang menawan mereka.
Ya Tuhan, Allah kami, selamatkanlah kami!

Kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa

agar kami dapat mengucap syukur kepada nama-Mu yang kudus

dan menjadikan pujian kepada-Mu sebagai kemuliaan kami.
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,

selama-lamanya, dari zaman ke zaman.

Biarlah semua orang berseru:

Amin! Amin! Alleluya!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah, Pencipta kami, betapa ajaibnya Engkau menciptakan manusia. Engkau mengubah debu menjadi gambar-Mu sendiri dan memberinya bagian dalam kodrat-Mu sendiri; namun Engkau lebih ajaib dalam mengampuni manusia yang telah memberontak melawan-Mu. Berilah kiranya, di mana dosa berlimpah, rahmat lebih berlimpah, agar kami dapat menjadi lebih kudus melalui pengampunan dan lebih bersyukur kepada-Mu.

AntifonSelamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan; kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Aku telah mengalami kesukaran dan kesesakan.

Tetapi dalam perintah-Mu aku menemukan penghiburan.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

29:1-8

Penghakiman Allah atas Yerusalem
Celakalah Ariel, Ariel,

kota tempat Daud berkemah!

Tambahkan tahun demi tahun,

biarlah perayaan-perayaan datang.

Tetapi Aku akan mendatangkan kesusahan atas Ariel,

dengan ratapan dan kesedihan.

Engkau akan menjadi bagiku seperti Ariel,

Aku akan berkemah seperti Daud melawanmu;

Aku akan mengepungmu dengan pos-pos terdepan

dan mendirikan pekerjaan pengepungan melawamu.
Tergeletak engkau akan berbicara dari bumi,

dan dari debu yang rendah kata-katamu akan keluar.

Suaramu akan seperti suara hantu dari bumi,

dan kata-katamu seperti kicauan dari debu.

Gerombolan orang-orang sombongmu akan seperti debu halus,

gerombolan para tiran seperti sekam yang terbang.

Kemudian tiba-tiba, dalam sekejap,

engkau akan dikunjungi oleh Tuhan semesta alam,

Dengan guntur, gempa bumi, dan suara yang besar,

angin puyuh, badai, dan nyala api yang menghanguskan.

Kemudian seperti mimpi,

penglihatan di malam hari,

Akanlah gerombolan semua bangsa

yang berperang melawan Ariel

dengan semua pekerjaan tanah para pengepungnya.
Seperti ketika orang lapar bermimpi sedang makan

dan terbangun dengan perut kosong,

Atau ketika orang haus bermimpi sedang minum

dan terbangun lemas dan kering,

Demikianlah gerombolan semua bangsa,

yang berperang melawan Sion.

Responsorium Yesaya 54:4; 29:5, 6, 7

Yerusalem, jangan takut; engkau tidak akan dipermalukan;

sebab Tuhan semesta alam akan datang mengunjungimu.
Banyaknya orang dari segala bangsa yang telah berjuang melawanmu, akan menjadi seperti debu yang terbang.

Sebab Tuhan semesta alam akan datang mengunjungimu.
Bacaan Kedua

Dari Kitab Tentang Keperawanan oleh Santo Ambrosius, Uskup

Engkau menerangi rahmat tubuhmu dengan kemuliaan jiwamu
Engkau adalah salah satu umat Allah, dari keluarga Allah, seorang perawan di antara para perawan; engkau menerangi rahmat tubuhmu dengan kemuliaan jiwamu. Lebih dari yang lain, engkau dapat dibandingkan dengan Gereja. Maka, ketika engkau berada di kamarmu, pada malam hari, selalu pikirkan Kristus, dan nantikan kedatangan-Nya setiap saat.
Inilah pribadi yang Kristus kasihi dengan mengasihi engkau, pribadi yang Ia pilih dengan memilih engkau. Ia masuk melalui pintu yang terbuka; Ia telah berjanji untuk masuk, dan Ia tidak dapat menipu. Peluklah Dia, yang telah engkau cari; berpalinglah kepada-Nya, dan engkau akan diterangi; peganglah Dia erat-erat, mintalah agar Ia tidak pergi tergesa-gesa, mohonlah agar Ia tidak meninggalkan engkau. Sabda Allah bergerak cepat; Ia tidak dimenangkan oleh orang yang suam-suam kuku, tidak pula dipegang erat oleh orang yang lalai. Biarlah jiwamu memperhatikan sabda-Nya; ikutilah dengan cermat jalan yang Allah perintahkan kepadamu, karena Ia cepat dalam perjalanan-Nya.
Apa yang dikatakan mempelai-Nya? Aku mencari-Nya, dan tidak menemukan-Nya; Aku memanggil-Nya, dan Ia tidak mendengar aku. Janganlah engkau membayangkan bahwa engkau tidak menyenangkan-Nya meskipun engkau telah memanggil-Nya, meminta-Nya, membuka pintu bagi-Nya, dan bahwa inilah alasan mengapa Ia pergi begitu cepat; tidak, karena Ia membiarkan kita terus-menerus diuji. Ketika orang banyak mendesak-Nya untuk tinggal, apa yang Ia katakan dalam Injil? Aku harus memberitakan sabda Allah kepada kota-kota lain, karena untuk itulah Aku diutus. Tetapi bahkan jika tampaknya Ia telah meninggalkan engkau, keluarlah dan carilah Dia sekali lagi.
Siapa lagi selain Gereja kudus yang akan mengajarimu bagaimana memegang Kristus erat-erat? Sesungguhnya, Ia telah mengajarimu, jika engkau hanya memahami sabda-Nya dalam Kitab Suci: Betapa singkatnya waktu ketika aku meninggalkan mereka sebelum aku menemukan Dia yang jiwaku kasihi. Aku memegang-Nya erat-erat, dan aku tidak akan melepaskan-Nya. Bagaimana kita memegang-Nya erat-erat? Bukan dengan rantai pengekang atau tali yang terikat tetapi dengan ikatan kasih, dengan kendali rohani, dengan kerinduan jiwa.
Jika engkau juga, seperti mempelai wanita, ingin memegang-Nya erat-erat, carilah Dia dan jangan takut akan penderitaan. Seringkali lebih mudah menemukan-Nya di tengah siksaan fisik, di tangan para penganiaya.
Mempelai-Nya berkata: Betapa singkatnya waktu setelah aku meninggalkan mereka. Dalam waktu singkat, setelah sesaat, ketika engkau telah melarikan diri dari tangan para penganiaya tanpa menyerah pada kekuatan dunia ini, Kristus akan datang kepadamu, dan Ia tidak akan membiarkan engkau diuji terlalu lama.
Siapa pun yang mencari Kristus dengan cara ini, dan menemukan-Nya, dapat berkata: Aku memegang-Nya erat-erat, dan aku tidak akan melepaskan-Nya sebelum aku membawa-Nya ke rumah ibuku, ke kamar dia yang mengandungku. Apakah "rumah" ini, "kamar" ini, selain tempat-tempat yang dalam dan rahasia hatimu?
Peliharalah rumah ini, sapulah sudut-sudut rahasianya sampai menjadi tak bernoda dan bangkit sebagai bait rohani untuk imamat kudus, yang kokoh diamankan oleh Kristus, batu penjuru, agar Roh Kudus dapat berdiam di dalamnya.
Siapa pun yang mencari Kristus dengan cara ini, siapa pun yang berdoa kepada Kristus dengan cara ini, tidak ditinggalkan oleh-Nya; sebaliknya, Kristus datang berulang kali untuk mengunjungi orang seperti itu, karena Ia menyertai kita sampai akhir dunia.

Responsorium

Rahmat Tuhan memberinya kekuatan dalam pertempuran, dan ia dimuliakan di hadapan Allah dan manusia. Di hadapan pangeran ia berbicara dengan hikmat,

dan karena itu Tuhan langit dan bumi telah mengasihinya.
Ia adalah perawan yang menyiapkan rumah yang penuh sukacita bagi Allah di dalam hatinya.

Dan karena itu Tuhan langit dan bumi telah mengasihinya.

Te Deum

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di tangan kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Semoga perantaraan yang mulia

dari Perawan dan Martir Santa Lusia

memberi kami semangat baru, kami mohon, ya Tuhan,

agar kami dapat merayakan hari kelahirannya di surga

di zaman sekarang ini dan dengan demikian melihat hal-hal yang kekal.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Minggu Adven I

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pekan I Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.
Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umatNya,

Dialah gembala kami, kami kawananNya.
Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya Ku yang agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab Aku bersumpah dalam murkaKu:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

AntifonMarilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Madah

Dengarkan suara Tuhan

Yang mengecam, kejahatan

Usirlah jauh impian

Serta karya kegelapan.
Bangunlah hati merana

Yang parah terluka dosa

Sebab Kristus bercahaya

Bersinar laksana surya.
Kristus datang bagai domba

Yang menghapus dosa kami

Mari mohon dengan tekun

Supaya diberi ampun.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh mahamulya

Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Pada pagi gunung-gemunung akan melimpahkan kemanisan, dan bukit-bukit akan mengalirkan susu dan madu, alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*

aku mencari Engkau.
Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*

seperti tanah kering dan tandus merindukan air.
Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*

untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.
Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*

bibirku memegahkan Dikau
Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*

menadahkan tangan kepadaMu.
Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*

mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.
Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*

aku merenungkan Dikau sepanjang malam.
Sebab Engkau yang menolong aku,*

di bawah naungan sayapMu aku bersorak.
Jiwaku melekat padaMu,*

tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Pada pagi gunung-gemunung akan melimpahkan kemanisan, dan bukit-bukit akan mengalirkan susu dan madu, alleluya.

Antifon 2Gunung dan bukit akan menyanyikan pujian di hadapan Allah. Semua pepohonan akan menyanyikan pujian di hadapan Allah. Semua pepohonan hutan akan bertepuk tangan, sebab Tuhan datang dan berkuasa selama-lamanya.

Dan 3,57-88.56
Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*

angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*

angin dan taufan, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*

hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*

halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, siang dan malam,*

terang dan gelap, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*

segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, segala mata air,*

lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*

unggas di udara, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*

semua manusia, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, umat Israel,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Pujilah Tuhan, para Imam,*

semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*

semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.
Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
Marilah kami memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*

memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.
Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’.

Antifon 2Gunung dan bukit akan menyanyikan pujian di hadapan Allah. Semua pepohonan akan menyanyikan pujian di hadapan Allah. Semua pepohonan hutan akan bertepuk tangan, sebab Tuhan datang dan berkuasa selama-lamanya.

Antifon 3Sungguh, akan datang nabi agung, ia akan membaharui Yerusalem, alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*

pujilah Dia dalam himpunan umatNya.
Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*

dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.
Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*

bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.
Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*

memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.
Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*

bersorak-sorai dengan gembira.
Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*

sambil memegang pedang yang tajam.
Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*

dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;
Membelenggu para rajanya,*

dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.
Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*

tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Sungguh, akan datang nabi agung, ia akan membaharui Yerusalem, alleluya.

Bacaan Singkat (Rom 13, 11-12)

Sudah waktunya kami harus bangun dari tidur. Sebab kini keselamatan kami lebih dekat daripada ketika kami mulai percaya kepada Yesus Kristus. Malam hampir lewat, hari mulai siang. Maka hendaklah kami hentikan segala perbuatan yang tak tahan cahaya. Marilah kami mengenakan senjata cahaya.
Lagu Singkat

℣.Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.℟.Kristus.℣.Engkaulah yang akan datang ke dunia.℟.Kasihanilah.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon Kidung(Mi I): Roh kudus akan menaungi engkau, hai Maria; jangan takut, engkau akan mengandung Putera Allah, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.
Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungRoh kudus akan menaungi engkau, hai Maria; jangan takut, engkau akan mengandung Putera Allah, alleluya.

Doa Permohonan

Allah Bapa telah menganugerahi kami rahmatNya, agar kami dapat menantikan Tuhan Yesus Kristus yang datang dengan mulia. Marilah kami berdoa: ℟.

℟. Tunjukkanlah belaskasihMu kepada kami, ya Tuhan.

Kuduskanlah semangat kami, jiwa dan raga kami, ya Tuhan,* dan peliharalah kami tak bercela hingga kedatangan PuteraMu. ℟.

Bimbinglah kami pada hari ini di jalan kebaikan,* supaya kami hidup dengan layak dan jujur di dunia ini. ℟.

Perkenankanlah kami mengenakan Tuhan kami Yesus Kristus,* dan jiwailah kami dengan RohMu yang kudus. ℟.

Ya Tuhan, kasihanilah kami, agar kami tetap berjaga,* hingga penampakan mulia PuteraMu. ℟.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi I)
Allah yang mahakuasa, kurniakanlah kepada umatMu kehendak yang ikhlas untuk menyongsong kedatangan Kristus dengan cara hidup yang baik. Semoga kami beserta Kristus mewarisi kerajaan surga. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Minggu Adven I

MINGGU — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Rom 13, 13-14 a)

Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

Ayat Singkat

℣.Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.℟.Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Minggu Adven I

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta

Serta Bapa dan Putera

Datanglah di tengah kami

Membawa hidup Ilahi
Gerakkanlah hati kami

Agar giat penuh bakti

Menyanyikan lagu puji

Mengamalkan cinta suci
Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putera dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.
Hendaklah Israel berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.
Hendaklah kaum Harun berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.
Hendaklah orang yang takwa berkata,*

kekal abadi kasih setiaNya.
Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*

Ia menjawab dan melegakan daku.
Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*

Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?
Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*

Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.
Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada manusia.
Lebih baik berlindung pada Tuhan,*

dari pada percaya kepada bangsawan.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Mereka mengepung aku rapat-rapat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Mereka mengepung aku seperti lebah,+

seperti nyala api yang menjilat-jilat,*

tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Aku didesak-desak sampai terjatuh,*

tetapi Tuhan menolong aku.
Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*

Dialah kemenanganku
Suara gembira dan sorak-sorai,*

terdengar di perkemahan para pemenang.
“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*

tangan Tuhan mahakuasa”.
Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*

untuk mewartakan karya-karya Tuhan.
Tuhan sering menyiksa aku,*

namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*

supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.
Inilah pintu gerbang Tuhan,*

para pemenang masuk ke dalamnya.
Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*

dan menjadi penyelamatku.
Batu yang dibuang oleh para pembangun,*

telah menjadi batu sendi.
Karya Tuhanlah itu,*

sangat mengagumkan kami.
Pada hari inilah Tuhan bertindak,*

mari kami rayakan dengan gembira.
Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*

Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!
Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+

kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami.
Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*

hiasilah tanduk-tanduk mesbah.
Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*

Allahku, Engkau kuagungkan.
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*

kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bacaan singkat Gal 6,9-10

Janganlah kami jemu berbuat baik, karena pada waktunya kami akan menuai, asal saja kami tidak lengah. Sebab itu, selama masih sempat, marilah kami berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada saudara-saudara seiman.

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.
℟.Hapuskanlah kejahatan umatMu.
Doa Penutup (Mi I)
Allah yang mahakuasa, kurniakanlah kepada umatMu kehendak yang ikhlas untuk menyongsong kedatangan Kristus dengan cara hidup yang baik. Semoga kami beserta Kristus mewarisi kerajaan surga. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Minggu Adven I

MINGGU — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. 2 Thess 1, 6. 7. 10)

Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, apabila Ia datang pada hari itu untuk dimuliakan di antara orang-orang kudus-Nya dan untuk dikagumi oleh semua orang yang percaya, sebab kesaksian yang kami bawa kepadamu telah kamu percayai.

Ayat Singkat

℣.Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.℟.Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Minggu Adven I

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Pencipta bintang mulia

Cahaya kami semua

Kristus penebus Ilahi

Kabulkanlah doa kami.
HatiMu sungguh berduka

Karna umatMu berdosa

Syukurlah Engkau berkenan

Melimpahkan pengampunan.
Pada kepenuhan masa

Engkau jadi manusia

Lahir dari bunda murni

Sahaja dan rendah hati.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh mahamulya

Selalu senantiasa. Amin.

Antifon 1Wartakanlah kepada para bangsa : “Sungguh, Allah penyelamat kami akan datang”.

Mazmur 140

Ya Tuhan, aku berseru kepadaMu, datanglah segera kepadaku,*

dengarkanlah suaraku, sebab aku berseru kepadaMu.
Semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa,*

semoga tangan yang kutadahkan Kauterima bagaikan kurban petang.
Awasilah mulutku, ya Tuhan,*

dan jagalah pintu bibirku.
Jangan biarkan hatiku condong kepada kejahatan,*

jangan sampai aku berbuat jahat bersama orang berdosa.
Selamanya takkan aku makan semeja dengan orang jahat,*

tak pernah aku menikmati kelezatan mereka.
Biarlah Allah yang adil memukul aku,*

biarlah yang maharahim menyiksa aku.
Selamanya takkan minyak wangi melumasi rambutku untuk berpesta pora,*

tak perkasa! Sebab selamanya doaku menentang kejahatan mereka.
Biarlah pemimpin mereka jatuh ke cengkeraman Allah yang hidup,*

biarlah mereka merasakan betapa manislah keputusanNya!
Seperti orang yang dicacah belah dalam neraka,*

demikianpun aku hancur lebur di moncong maut.
Tetapi kepadaMulah mataku tertuju, ya Allah, Tuhanku,*

kepadaMulah aku mengungsi, lindungilah hidupku.
Lindungilah aku terhadap jerat yang mereka pasang,*

dan terhadap perangkap orang berdosa.

Antifon 1Wartakanlah kepada para bangsa : “Sungguh, Allah penyelamat kami akan datang”.

Antifon 2Sungguh Tuhan akan datang, diiringi oleh para kudusNya. Pada hari akan bersinarlah cahaya gemilang, alleluya.

Mazmur 141

Dengan suara lantang aku berseru kepada Tuhan,*

dengan suara lantang aku mohon kepada Tuhan.
Aku mencurahkan keluh kesahku di hadapanNya,*

aku membentangkan sengsaraku kepadaNya.
“Bila nyawaku melenyap dari padaku,*

Engkaulah yang menmendapatahui jalannya ke maut.
Sepanjang jalan yang harus kutempuh,*

para musuhku memasang jerat.
Tengoklah dan saksikan sendiri,*

tak seorangpun mau mengenal aku.
Tak perkasa aku meloloskan diri,*

tak seorangpun menghiraukan daku.
Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,+

Engkaulah pelindungku,*

milik pusakaku dalam hidup abadi.
Perhatikanlah seruanku,*

sebab aku teramat hina.
Lepaskanlah aku dari musuh yang mengejar aku,*

karena mereka terlalu kuat bagiku.
Keluarkanlah aku dari penjara maut,*

agar aku memuji namaMu!
Semoga rombongan para suci melingkungi aku,*

sebab Engkau menyelamatkan daku.

Antifon 2Sungguh Tuhan akan datang, diiringi oleh para kudusNya. Pada hari akan bersinarlah cahaya gemilang, alleluya.

Antifon 3Tuhan akan datang dari jauh, kemegahanNya akan memenuhi seluruh bumi.

Flp 2,6-11
Meskipun berwujud Allah,+

Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*

pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.
Ia telah menghampakan diri,+

dengan mengambil keadaan hamba,*

dan menjadi sama dengan manusia.
Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+

karena taat sampai mati,*

sampai mati di salib.
Sebab Allah telah meninggikan Dia,+

dan menganugerahkan kepadaNya,*

nama yang melebihi segala nama.
Agar dalam nama Yesus,+

bertekuklah setiap lutut,*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.
Agar setiap lidah mengakui,+

untuk kemuliaan Allah Bapa,*

Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Tuhan akan datang dari jauh, kemegahanNya akan memenuhi seluruh bumi.

Bacaan Singkat (1Tes 5,23-24)
Semoga Allah, pokok damai, menguduskan Engkau sekalian sepenuhnya; agar roh, jiwa dan tubuhmu tetap terpelihara tanpa cela sampai kedatangan Tuhan. Tuhan yang memanggil Engkau tetap setia. Ia akan melaksanakan sabdaNya.
Lagu Singkat

℣.Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.℟.Datanglah.℣.Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.℟.Ya Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Datanglah.

Antifon Kidung(Mi I): Tuhan akan datang dari jauh, kemegahanNya akan memenuhi seluruh bumi.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.
Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong
Menurut janjiNya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.
Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Antifon KidungTuhan akan datang dari jauh, kemegahanNya akan memenuhi seluruh bumi.

Doa Permohonan

Kristus menggembirakan hati setiap orang yang menantikan Dia. Marilah kami memohon:

℟. Datanglah ya Tuhan, dan jangan terlambat.

Dengan gembira hati kami nantikan kedatanganMu,* datanglah ya Tuhan Yesus. ℟.

Engkau telah hidup sebelum awal dunia,* datanglah dan selamatkan kami di dunia ini. ℟.

Engkau telah menciptakan dunia dengan segenap isinya,* datanglah dan selamatkanlah karya tanganMu. ℟.

Engkau telah hidup dan mati sebagai manusia,* datanglah dan luputkanlah kami dari kuasa maut. ℟.

Engkau datang supaya kami memperoleh kehidupan yang berlimpah-limpah,* datanglah dan berilah kami kehidupan abadi. ℟.

Engkau hendak mempersatukan semua orang dalam kerajaanMu,* datanglah dan himpunkanlah semua orang yang ingin memandang wajahMu. ℟.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi I)
Allah yang maha kuasa, kurniakanlah kepada umatMu kehendak yang ikhlas untuk menyongsong kedatangan Kristus dengan cara hidup yang baik. Semoga kami beserta Kristus mewarisi kerajaan surga. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Hari Minggu Adven I

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari