Doa Katolik
Doa Hari Ini

Jumat XXXIV Masa Biasa

Jumat, 27 November 2026ยท Hijau
27 November 2026

Bacaan Misa

Jumat XXXIV Masa Biasa
Bacaan Pertama

Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya. Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun. Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu. Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Mazmur Tanggapan

(84-4) Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku!
(84-5) Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela
(84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!
(84-7) Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.
(84-9) Ya TUHAN, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku, pasanglah telinga, ya Allah Yakub. Sela

Bacaan Injil

Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu."

Membaca Tunas

Renungan ยท 1 menit baca

Petani tidak memerlukan kalender untuk mengenali musim. Ia membaca langit, angin, dan tunas. Pohon yang mulai bertunas tidak pernah berbohong: musim baru sudah di ambang pintu.

Kemarin kita diajak mengangkat muka di tengah goncangan. Hari ini Yesus mengajari cara membacanya: perhatikanlah pohon ara. Apabila tunasnya keluar, kamu tahu sendiri musim panas sudah dekat. Tanda-tanda zaman bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dibaca. Allah tidak mendidik kita menjadi penebak tanggal kiamat; Ia mendidik kita menjadi pembaca musim.

Lalu Yesus menutup dengan kalimat yang tenang sekali: langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Di dunia tempat segala hal kedaluwarsa, ada satu yang tidak.

Yohanes dalam Kitab Wahyu melihat ujung dari semua itu: langit yang baru dan bumi yang baru, dan Yerusalem baru turun dari surga berhias bagaikan pengantin. Akhir dunia dalam iman kristiani bukan pembatalan ciptaan, melainkan pembaruannya. Bukan gedung dirobohkan lalu ditinggal, melainkan rumah lama dibangun kembali untuk pesta.

Tahun liturgi tinggal menghitung hari. Sebelum lembaran baru dibuka, baiklah bertanya: tunas apa yang sedang Allah tumbuhkan dalam hidupku, dan sudahkah kubaca?

Tuhan, berilah aku mata petani: sabar membaca musim-Mu dan percaya pada perkataan-Mu yang tidak berlalu. Amin.

Invitatorium

Jumat XXXIV Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

Ibadat Bacaan

Jumat XXXIV Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, datanglah menolong aku.
โ„Ÿ.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

1 Tuhan adalah gembalaku; aku tidak akan kekurangan.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput yang hijau: Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku: Ia menuntun aku di jalan kebenaran demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah bayang-bayang maut, aku tidak akan takut bahaya: sebab Engkau besertaku; tongkat dan gada-Mu menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan musuh-musuhku: Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; cawanku melimpah.
6 Sesungguhnya kebaikan dan belas kasihan akan mengikutiku sepanjang hidupku: dan aku akan diam di rumah Tuhanku selama-lamanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Ya Allahku, janganlah Engkau menolak seruanku minta tolong, yang diserang oleh orang-orang fasik.

Mazmur 54 (55)

Melawan seorang sahabat yang terbukti pengkhianat

Yesus diliputi rasa takut dan duka (Markus 14:33).

I
Ya Allah, dengarkanlah doaku,

janganlah bersembunyi dari permohonanku,

perhatikanlah aku dan jawablah;

dengan kekhawatiranku, aku tidak dapat beristirahat.
Aku gemetar mendengar teriakan musuh,

mendengar seruan orang-orang fasik;

sebab mereka mendatangkan kejahatan atasku.

Mereka menyerangku dengan amarah.
Hatiku terpukul di dalam diriku,

teror maut menimpaku,

gemetar dan takut menimpaku

dan kengerian melanda aku.
Oh, seandainya aku punya sayap seperti merpati

untuk terbang dan beristirahat.

Maka aku akan melarikan diri jauh

dan berlindung di padang gurun.
Aku akan bergegas mencari perlindungan

dari angin yang mengamuk,

dari badai yang merusak, ya Tuhan,

dan dari lidah mereka yang bersekongkol.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonYa Allahku, janganlah Engkau menolak seruanku minta tolong, yang diserang oleh orang-orang fasik.

Antifon 2Tuhan sendiri akan membebaskan kita dari tangan-tangan yang memusuhi dan berkhianat.

II
Sebab aku tidak melihat apa-apa selain kekerasan

dan perselisihan di kota.

Siang dan malam mereka berpatroli

tinggi di tembok kota.
Penuh dengan kejahatan dan keburukan;

penuh dengan dosa.

Jalan-jalannya tidak pernah bebas

dari tirani dan tipu daya.
Jika ini dilakukan oleh musuh

aku bisa menahan ejekannya.

Jika seorang saingan bangkit melawanku,

aku bisa bersembunyi darinya.
Tetapi Engkaulah, sahabatku sendiri,

sahabat karibku!

Betapa eratnya persahabatan di antara kita.

Kita berjalan bersama dalam harmoni

di rumah Allah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan sendiri akan membebaskan kita dari tangan-tangan yang memusuhi dan berkhianat.

Antifon 3Serahkanlah kekhawatiranmu kepada Tuhan; Ia akan menopangmu.

III
Adapun aku, aku akan berseru kepada Allah

dan Tuhan akan menyelamatkan aku.

Malam, pagi dan tengah hari

aku akan berseru dan meratap.
Ia akan membebaskan jiwaku dalam damai

dalam serangan terhadapku:

sebab mereka yang melawanku banyak,

tetapi Ia mendengar suaraku.
Allah akan mendengar dan merendahkan mereka,

Hakim yang kekal:

sebab mereka tidak akan mengubah jalan mereka.

Mereka tidak takut akan Allah.
Pengkhianat telah berbalik melawan teman-temannya;

ia telah melanggar janjinya.

Ucapannya lebih lembut dari mentega,

tetapi perang ada di hatinya.

Kata-katanya lebih halus dari minyak,

tetapi itu adalah pedang telanjang.
Serahkanlah kekhawatiranmu kepada Tuhan

dan Ia akan menopangmu.

Ia tidak akan pernah membiarkan

orang benar tersandung.
Tetapi Engkau, ya Allah, akan menjatuhkan mereka

ke lubang maut.

Orang-orang yang menipu dan haus darah

tidak akan hidup setengah dari hari-hari mereka.

Ya Tuhan, aku akan percaya kepada-Mu.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Yesus, Engkau ditolak oleh umat-Mu, dikhianati oleh ciuman seorang sahabat, dan ditinggalkan oleh murid-murid-Mu. Berilah kami keyakinan yang Engkau miliki kepada Bapa, dan keselamatan kami akan terjamin.

AntifonSerahkanlah kekhawatiranmu kepada Tuhan; Ia akan menopangmu.

Hening Suci (ditandai dengan bel) โ€“ saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Anak-anak, dengarkanlah kata-kata hikmatku.

โ„Ÿ Perhatikanlah nasihat-nasihatku.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Daniel

10:1-21

Penglihatan tentang seorang pria dan penampakan malaikat
Pada tahun ketiga Koresy, raja Persia, suatu wahyu diberikan kepada Daniel, yang telah dinamai Belteshazar. Wahyu itu pasti: suatu perang besar; ia memahaminya dari penglihatan itu.
Pada hari-hari itu, aku, Daniel, berkabung tiga minggu penuh. Aku tidak makan makanan lezat, aku tidak makan daging atau minum anggur, dan aku tidak mengurapi diriku sama sekali sampai akhir tiga minggu itu.
Pada hari kedua puluh empat bulan pertama aku berada di tepi sungai besar, Tigris. Ketika aku mendongak, aku melihat seorang pria berpakaian linen dengan ikat pinggang emas murni di pinggangnya. Tubuhnya seperti krisolit, wajahnya bersinar seperti kilat, matanya seperti obor api, lengan dan kakinya tampak seperti perunggu yang digosok, dan suaranya terdengar seperti deru banyak orang.
Hanya aku, Daniel, yang melihat penglihatan itu; tetapi ketakutan besar melanda orang-orang yang bersamaku; mereka melarikan diri dan bersembunyi, meskipun mereka tidak melihat penglihatan itu. Jadi aku ditinggal sendirian, melihat penglihatan besar ini. Tidak ada kekuatan yang tersisa dalam diriku; aku berubah warna menjadi seperti orang mati dan tidak berdaya. Ketika aku mendengar suara-Nya, aku jatuh tertelungkup dalam pingsan.
Tetapi kemudian sebuah tangan menyentuhku, mengangkatku ke tangan dan lututku. "Daniel, yang terkasih," katanya kepadaku, "pahamilah kata-kata yang aku ucapkan kepadamu; berdirilah, karena misiku sekarang adalah kepadamu."
Ketika ia mengatakan ini kepadaku, aku berdiri gemetar. "Jangan takut, Daniel," lanjutnya; "sejak hari pertama Engkau memutuskan untuk memperoleh pengertian dan merendahkan diri di hadapan Allah, doamu didengar. Karena itu aku berangkat, tetapi pangeran kerajaan Persia menghalangiku selama dua puluh satu hari, sampai akhirnya Mikhael, salah satu pangeran utama, datang menolongku. Aku meninggalkannya di sana bersama pangeran raja-raja Persia, dan datang untuk membuatmu mengerti apa yang akan terjadi pada umatmu di hari-hari yang akan datang; karena masih ada penglihatan mengenai hari-hari itu."
Sementara ia berbicara demikian kepadaku, aku jatuh tertelungkup dan tetap diam. Kemudian sesuatu seperti tangan seorang pria menyentuh bibirku; aku membuka mulutku dan berkata kepada yang menghadapku, "Tuanku, aku diliputi rasa sakit pada penglihatan itu dan aku tidak berdaya. Bagaimana hamba tuanku dapat berbicara denganmu, tuanku? Karena sekarang tidak ada kekuatan atau bahkan napas yang tersisa dalam diriku." Yang tampak seperti seorang pria menyentuhku lagi dan menguatkanku, berkata, "Jangan takut, yang terkasih, Engkau aman; beranilah dan kuatlah."
Ketika ia berbicara kepadaku, aku menjadi kuat dan berkata, "Bicaralah, tuanku, karena Engkau telah menguatkanku." "Tahukah Engkau," tanyanya, "mengapa aku datang kepadamu? Segera aku harus melawan pangeran Persia lagi. Ketika aku pergi, pangeran Yunani akan datang; tetapi aku akan memberitahumu apa yang tertulis dalam kitab yang benar. Tidak ada yang mendukungku melawan semua ini kecuali Mikhael, pangeranmu."

Responsorium Daniel 10:12, 19, 21

Sejak saat Engkau memutuskan untuk memperoleh pengertian dan merendahkan diri di hadapan Allah,

โ„Ÿ doamu didengar, dan karena alasan ini aku datang.
Jangan takut, Daniel; aku akan memberitahumu apa yang tertulis dalam kitab kebenaran.

โ„Ÿ Doamu didengar, dan karena alasan ini aku datang.
Bacaan Kedua

Dari sebuah homili yang ditulis pada abad kedua

Marilah kita kembali kepada Allah yang telah memanggil kita
Mengenai pengendalian diri, saya yakin saya telah memberikan nasihat yang baik kepada Anda. Tidak seorang pun yang mengikutinya akan menyesal tetapi akan menyelamatkan jiwanya sendiri dan jiwa saya juga, karena saya telah menjadi penasihatnya. Sesungguhnya tidak ada pahala kecil untuk mempertobatkan jiwa yang tersesat dan menyelamatkannya dari kebinasaan. Selain itu, apakah tugas kita untuk berbicara atau mendengarkan, kita memiliki kekuatan untuk memberikan ganti rugi kepada Allah yang menciptakan kita, dengan berbicara atau mendengarkan dengan iman dan kasih.
Oleh karena itu, kita harus tetap teguh dalam iman kita, dan menjalani hidup yang jujur dan kudus, karena kita akan merasa nyaman dan percaya diri ketika kita menyampaikan permohonan kita kepada Allah, yang berkata: Selagi kamu masih berbicara, Aku akan berkata: "Lihat, Aku di sini!" Dalam kata-kata ini Tuhan membuat janji yang indah, dan menunjukkan kepada kita bahwa Ia lebih siap memberi daripada kita meminta. Kita semua memiliki bagian dalam kebaikan yang luar biasa ini, jadi berkat-berkat besar yang kita terima seharusnya tidak pernah membuat kita saling iri. Bahkan, tingkat kesenangan yang dibawa oleh kata-kata ini kepada mereka yang hidup dengannya hanya sebanding dengan kutukan yang akan mereka bawa kepada mereka yang mengabaikannya.
Jadi Anda lihat, saudara-saudaraku, bahwa kita telah diberi setiap dorongan untuk memperbaiki hidup kita. Kita telah dipanggil oleh Allah, dan sekarang terserah kepada kita untuk kembali kepada-Nya selagi kita masih punya waktu dan ada yang siap menerima kita. Karena jika kita menolak kesenangan berdosa dan mempraktikkan pengendalian diri dengan menolak menyerah pada keinginan jahat kita, kita akan berbagi dalam belas kasihan Yesus.
Namun, Anda harus tahu bahwa hari penghakiman, seperti tungku yang menyala, sudah mendekat. Matahari, bulan, dan bintang-bintang akan musnah, dan seluruh bumi akan menjadi seperti timah yang meleleh dalam api. Semua yang telah dilakukan setiap orang, baik secara terbuka maupun rahasia, akan terungkap. Oleh karena itu, cara yang sangat baik untuk menebus dosa-dosa kita adalah dengan bermurah hati kepada orang miskin. Puasa lebih baik daripada doa, tetapi sedekah melampaui keduanya, karena kasih menutupi banyak dosa. Namun demikian, doa menyelamatkan jiwa dari kematian jika berasal dari hati nurani yang baik. Berbahagialah orang yang ditemukan kaya dalam kebajikan-kebajikan ini; dengan meringankan orang miskin, ia sendiri akan diringankan dari dosa-dosanya.
Untuk memastikan bahwa tidak seorang pun dari kita hilang, kita harus bertobat dari lubuk hati kita. Karena kita telah diperintahkan untuk pergi dan menyelamatkan penyembah berhala dan mengajar mereka, bukankah lebih penting lagi untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang sudah mengenal Allah? Jika kita semua ingin diselamatkan, kita harus saling membantu dan mendukung yang lemah dalam perjuangan mereka untuk menjalani hidup yang baik. Ketika salah satu dari kita berbuat salah, adalah tugas orang lain untuk memperingatkannya dan meyakinkannya akan kesalahannya.

Responsorium Yudas 21; Titus 2:12

Jagalah dirimu dalam kasih Allah

โ„Ÿ sambil menantikan belas kasihan Tuhan kita Yesus Kristus yang menuntun kepada hidup yang kekal.
Kita harus menolak cara-cara yang tidak saleh dan keinginan duniawi,

dan menjalani hidup yang sederhana, jujur, dan saleh di dunia ini.

โ„Ÿ Sambil menantikan belas kasihan Tuhan kita Yesus Kristus yang menuntun kepada hidup yang kekal.

Doa Penutup

Allah yang Mahakuasa dan Maharahim,

dengan murah hati jauhkanlah dari kami segala kesukaran,

agar, tanpa terhalang baik dalam pikiran maupun tubuh,

kami dapat mengejar dengan kebebasan hati hal-hal yang adalah milik-Mu.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

โ„Ÿ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

โ„Ÿ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Jumat XXXIV Masa Biasa

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Meski Kristus ada di setiap waktu
Namun jangan tunda janganlah menunggu
Carilah wajahNya sekarangpun juga
Tanpa menantikan senja.

Kristus sungguh ada dalam diri kita
Meski kita hina meski kita papa
Carilah wajahNya serukan namaNya
Kita pasti dibimbingNya.

Ya Bapa surgawi tolonglah hambaMu
Agar mengikuti Roh Kudus selalu
Hingga hari ini kami sungguh mampu
Mencari wajah PutraMu. Amin.

Antifon 1Hati yang remuk redam takkan Kautolak, ya Allah.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*
menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*
dan cucilah aku dari dosaku.

Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapanMu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusanMu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*
janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepadaMu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memashyurkan keadilanMu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam takkan Kautolak.

Antifon 1Hati yang remuk redam takkan Kautolak, ya Allah.

Antifon 2Bila Engkau murka, ya Tuhan, ingatlah akan kerahimanMu.

Hab 3,2-4.13a.15-19

Ya Tuhan, aku telah mendengar pesanMu,*
aku telah melihat karyaMu yang agung.

Ulangilah dan masyhurkanlah karyaMu di masa kami,*
bila Engkau murka, ingatlah akan kerahimanMu.

Allah datang dari gurun Teman,*
Allah yang kudus dari gunung Paran.

Kegemilangan Allah meliputi cakerawala,*
dan bumi penuh pujianNya.

Seri kemuliaanNya bersinar seperti cahaya,+
seperti kilat yang disambarkan tanganNya,*
Ia menampakkan kekuasaanNya.

Engkau maju berperang untuk membebaskan umatMu,*
Engkau menolong raja yang Kauurapi.

Engkau menyebarangi laut dengan kereta perang,*
melalui lumpur dasar laut.

Batinku gemetar karena berita buruk,*
dan bibirku bergetar ketakutan.

Sendi-sendi tulangku menjadi rapuh,*
dan langkahku goyah.

Dengan tenang kunantikan hari kesesakan,*
yang mendatangi bangsa yang menindas kami.

Walau pohon ara tidak bertunas,*
dan pohon anggur tidak berbuah;

walau penghasilan zaitun tidak memuaskan,*
dan ladang tidak memberi panen;

walau domba seekorpun tak ada di kandang,*
dan tiada ternak di dalam pagar;

namun aku bersukaria dalam Tuhan,*
bersorak-sorai dalam Allah yang menyelamatkan daku.

Tuhan Allahkulah kekuatanku,+
kakiku dikuatkanNya laksana kaki rusa,*
aku dibimbingNya di jalan terjal.

Antifon 2Bila Engkau murka, ya Tuhan, ingatlah akan kerahimanMu.

Antifon 3Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.

Mazmur 147 (147B)

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,*
pujilah Allahmu, hai Sion.

Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu,*
Ia memberkati para pendudukmu.

Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu,*
dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.

Ia mengutus sabdaNya ke bumi,*
dengan segera firmanNya berlari.

DiturunkanNya salju seperti bulu domba,*
dihamburkanNya embun beku bagaikan abu.

DilemparkanNya hujan es seperti kerikil,*
siapa dapat menahan dinginnya?

Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali,*
Ia menyuruh anginNya bertiup, maka air mengalir.

Dialah yang menyampaikan firmanNya kepada Yakub,*
ketetapan dan hukumNya kepada Israel.

Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,*
hukum-hukumNya tidak mereka kenal.

Antifon 3Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.

Bacaan Singkat (Ef 2,13-16)

Saudara-saudara, dalam Kristus Yesus, kamu yang dahulu jauh, kini menjadi dekat oleh darahNya. Sebab Dialah damai kita yang mempersatukan kedua pihak, Yahudi dan bukan Yahudi, serta merubuhkan tembok pemisah, yakni permusuhan. Dalam diriNya telah dibatalkanNya hukum Taurat dengan segala peraturan dan ketentuannya, agar kedua pihak dijadikanNya satu manusia baru dalam diriNya. Dengan demikian Ia telah mengadakan perdamaian. Dalam satu tubuh Ia telah memeprdamaikan keduanya dengan Allah oleh salib dan mengakhiri permusuhan di dalam diriNya.

Lagu Singkat

โ„ฃ.Aku berseru kepada Tuhan yang mahatinggi,* Karena Ia mengasihani aku.โ„Ÿ.Aku.โ„ฃ.Ia mengutus pertolongan dari surga dan membebaskan daku.โ„Ÿ.Karena Ia mengasihani aku.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Aku.

Antifon KidungAllah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungAllah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Doa Permohonan

Kristus telah menumpahkan darahNya dan mempersembahkan diri kepada Bapa dalam Roh kudus untuk menyucikan hati nurani kita dari perbuatan yang sia-sia. Marilah kita menyembah Dia dan dengan tulus ikhlas berkata:

โ„Ÿ. Engkaulah pokok damai kami, ya Tuhan.

Dalam kemurahanMu Engkau telah memberikan permulaan hari ini kepada kami,* maka berilah juga permulaan hidup yang baru. โ„Ÿ.

Engkau telah menciptakan dan tetap menyelenggarakan segala sesuatu,* semoga kami senantiasa melihat Engkau dalam setiap makhluk. โ„Ÿ.

Engkau telah mengikat perjanjian yang baru dan kekal dalam darahMu,* maka doronglah kami untuk berpegang teguh pada perjanjianMu itu. โ„Ÿ.

Di kayu salib darah dan air mengalir ke luar dari lambungMu,* maka basuhlah kami dalam sumber yang menyelamatkan itu. โ„Ÿ.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, pada permulaan hari ini kami memuji Engkau. Semoga ibadat pujian ini kelak kami rayakan secara meriah bersama para kudusMu di dalam kemuliaan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Jumat XXXIV Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Dt 1, 31b)

dan di padang gurun, di mana engkau melihat bahwa Tuhan, Allahmu, mendukung engkau, seperti seseorang mendukung anaknya, sepanjang jalan yang kamu tempuh, sampai kamu tiba di tempat ini.

Ayat Singkat

โ„ฃ.Sokonglah aku sesuai dengan janji-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup.โ„Ÿ.Dan jangan biarkan aku kecewa dalam harapanku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Jumat XXXIV Masa Biasa

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Mazmur 118 (119),73-80

Ya Tuhan, tanganMulah yang menjadikan dan membentuk aku,*
semoga aku mengerti dan mempelajari perintahMu.

Orang takwa melihat aku, lalu bergembira,*
karena aku berharap akan firmanMu.

Aku tahu, ya Tuhan, bahwa ketetapanMu adil,*
karena Engkau telah menghukum aku dengan tepat.

Semoga kasih setiaMu menghibur aku,*
sesuai dengan janjiMu kepada hambaMu ini.

Semoga aku hidup karena rahmatMu,*
sebab aku suka akan hukumMu.

Semoga orang yang sombong Kaupermalukan, sebab mereka curang terhadapku,*
tetapi aku akan merenungkan aturanMu.

Semoga orang takwa memihak aku,*
semoga orang tahu akan perintahMu.

Semoga aku melakukan ketetapanMu dengan sempurna,*
sehingga aku tidak dikecewakan.

Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18

Ya Allahku, lepaskan daku dari tangan musuh,*
lindungilah aku terhadap serangan lawan.

Lepaskan daku dari orang yang berbuat jahat,*
selamatkanlah aku dari penumpah darah.

Sebab orang-orang kuat mengancam hidupku,*
mereka menyerbu aku.

Aku tidak melakukan pelanggaran dan tidak berdosa,*
meskipun aku tidak bersalah, mereka bersiap-siap menyerang.

Bangunlah, kemarilah dan lihatlah,*
Tuhan semesta alam, Allah Israel.

Tuhan, Engkau menertawakan bangsa-bangsa kafir,*
mengolok-olok kesombongan mereka.

Aku berpegang padaMu, sebab Engkaulah kekuatanku,*
Engkaulah Allahku dan pelindungku.

Allahku mendampingi aku dengan kasih setia,*
sehingga aku menyaksikan kekalahan musuhku.

Aku menyanyikan kekuasaanMu,*
pagi-pagi sudah memuji kasih setiaMu.

Sebab Engkaulah pelindungku,*
tempat pengungsian pada waktu kesesakan.

Engkaulah kekuatanku, aku bernyanyi bagiMu,*
Engkaulah pelindungku, Allah yang penuh kasih setia.

Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Mazmur 59 (60)

Allah, Engkau menggempur dan menerobos pertahanan kami,*
Engkau murka dan meninggalkan kami.

Tanah kami Kaugoncangkan, sehingga retak,*
goyah dan nyaris terbelah.

UmatMu telah Kauberi pelajaran yang pahit,*
kami Kauberi minum anggur yang memusingkan.

Berikanlah panjiMu kepada orang-orang takwa,*
supaya mereka bersatu melawan musuh.

Berilah kami kemenangan dengan tangan kuat,*
selamatkanlah umatMu yang Kaucintai.

Allah telah berfirman dari surga,*
"Dengan gembira tanah Sikem Kujadikan bagian jarahKu.

Lembah Sukot Kuukur,*
tanah Gileat dan Manasye menjadi milikKu.

Tanah Efraim Kujadikan topi bajaKu, Yehuda tongkat kerajaanKu,*
Moab tempat pembasuhanKu.

Tanah Edom Kujadikan kepunyaanKu,*
Filistea menggemakan lagu kemenanganKu".

Siapa mengantar aku ke kota Petra?*
Siapa melantik aku menjadi raja Edom?

Bukankah Engkau, ya Allah!*
Masihkah Engkau membuang kami dan tidak lagi menyertai bala tentara kami?

Berilah kami pertolongan terhadap musuh,*
sebab sia-sialah bantuan manusia.

Dengan Allah, kita berjuang gagah perkasa,*
Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Bacaan singkat Keb 1,13-15

Allah tidak mengadakan maut dan tidak bergembira atas kebinasaan orang-orang hidup. Sebab Ia menciptakan segala sesuatu, supaya segala ciptaan itu ada dan selamat. Tak ada racun maut di antara mereka, tak ada kekuasaan pratala di bumi. Sebab keadilan kekal adanya.

โ„ฃ.Tuhan meluputkan jiwaku dari maut.โ„Ÿ.Aku boleh menikmati hidup di dunia ini.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Jumat XXXIV Masa Biasa

Pekan II Mazmur

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Sap 1, 13-15)

Memang maut tidak dibuat oleh Allah, dan Iapun tak bergembira karena yang hidup musnah lenyap. Sebaliknya Ia menciptakan segala-galanya supaya ada, dan supaya makhluk-makhluk jagat menyelamatkan. Di antaranyapun tidak ada racun yang membinasakan, dan dunia orang mati tidak merajai bumi. Maka kesucian mesti baka.

Ayat Singkat

โ„ฃ.Tuhan telah meluputkan jiwaku dari maut.โ„Ÿ.Aku akan berjalan di hadapan-Nya di negeri orang hidup.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Jumat XXXIV Masa Biasa

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Yesus cahaya sejati
Yang bersinar dalam hati
Membawa keselamatan
Dan damai yang tahan zaman.

Engkau laksana pelita
Di tengah gelap gulita
Yang menjamin perjalanan
Agar mencapai tujuan.

Bila senja sudah tiba
Engkau tetap bercahaya
Menyinarkan kasih suci
Memancarkan cinta murni.

Terpujilah Kristus Tuhan
Yang rela menjadi kurban
Namun kini sudah jaya
Mulya untuk selamanya. Amin.

Antifon 1Tuhan, luputkanlah jiwaku dari maut dan kuatkanlah aku.

Mazmur 114 (116A,1-9)

Tuhan mengasihi aku,*
Ia mendengarkan seruan dan permohonanku.

Ia menaruh perhatian padaku,*
bila aku berseru kepadaNya.

Jerat maut meliliti aku,+
utusan pratala menyergap aku,*
aku dirundung kesusahan.

Maka aku menyerukan nama Tuhan,*
Ya tuhan, bebaskanlah aku.

Berbelaskasihlah Tuhan dan adil,*
Allah kita penuh kerahiman.

Orang yang bersahaja dilindungiNya,*
dari kesesakan aku diselamatkanNya.

Hai jiwaku, tenangkanlah dirimu,*
sebab Tuhan berbuat baik kepadamu.

Tuhan meluputkan jiwaku dari maut,*
Ia mengusap air mataku dan menguatkan kakiku.

Aku boleh menikmati hidup di dunia ini,*
di hadapan wajah Tuhan.

Antifon 1Tuhan, luputkanlah jiwaku dari maut dan kuatkanlah aku.

Antifon 2Pertolonganku dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Pertolonganku dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 3Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.

Why 15,3-4

Agung dan mengagumkan segala karyaMu,*
ya Tuhan Allah yang mahakuasa

Adil dan benar segala tindakanMu,*
ya raja segala bangsa!

Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*
dan tidak memuliakan namaMu?

Sebab hanya Engkaulah kudus,+
semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu,*
sebab telah nyatalah segala keputusanMu.

Antifon 3Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.

Bacaan Singkat (Kor 2,7-10a)

Ilmu yang kami ajarkan ialah ilmu Allah yang penuh rahasia, yang tersembunyi bagi manusia; ilmu yang sejak dahulu kala disediakan Allah demi kemuliaan kita. Ilmu itu tidaklah diketahui oleh seorangpun dari penguasa dunia ini; sebab seandainya diketahuinya, pasti mereka tidak sampai menyalibkan Tuhan yang mulia. Akan tetapi, kami memaklumkan seperti tertulis dalam Kitab suci, yakni: "Apa yang tak pernah dilihat ataupun didengar orang, apa yang tak pernah timbul di hati manusia, itulah yang disediakan Allah bagi mereka yang mengasihiNya". Demikianlah dinyatakan oleh Allah kepada kita dengan perantaraan Roh kudus.

Lagu Singkat

โ„ฃ.Kristus telah wafat karena dosa kita,* Untuk menghantar kita kepada Allah.โ„Ÿ.Kristus.โ„ฃ.Ia wafat sebagai manusia lemah, tetapi kini hidup dalam kekuatan Roh.โ„Ÿ.Untuk menghantar kita kepada Allah.โ„ฃ.Kemuliaanโ„Ÿ.Kristus.

Antifon KidungYa Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungYa Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.

Doa Permohonan

Tuhan Kristus dengan penuh belaskasihan menghapus air mata dari pipi orang yang menangis. Maka hendaklah kita memuji Dia dan dengan rendah hati berdoa kepadaNya:

โ„Ÿ. Kasihanilah umatMu, ya Tuhan.

Tuhan Kristus, penghibur orang yang hina-dina,* pandanglah kiranya air mata kaum fakir miskin. โ„Ÿ.

Tuhan yang mahamurah, dengarkanlah kiranya keluh kesah orang yang berada dalam sakrat maut,* dan utuslah malaikatMu untuk menguatkan mereka. โ„Ÿ.

Semoga para pengungsi melihat kembali kampung halamannya di dunia ini,* dan kelak diterima dalam tanah air abadi di surga. โ„Ÿ.

Semoga orang yang tenggelam dalam dosa, membuka diri bagi cinta kasihMu,* dan dipersatukan kembali dengan Dikau dan dengan GerejaMu. โ„Ÿ.

Selamatkanlah kiranya saudara-saudara yang telah berpulang,* sehingga mereka dapat menikmati penebusanMu selimpah-limpahnya. โ„Ÿ.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, dalam kehinaan salib menjadi nyata betapa agung kebijaksanaanMu. Semoga kami dengan jelas melihat kemuliaan sengsara PuteraMu, sehingga kami penuh harapan selalu berbangga atas salibNya. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

Jumat XXXIV Masa Biasa

Pembukaan

โ„ฃ.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.โ„Ÿ.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

โ„ฃ.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
โ„Ÿ.Tuhan, kasihanilah kami.โ„ฃ.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
โ„Ÿ.Kristus, kasihanilah kami.โ„ฃ.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
โ„Ÿ.Tuhan, kasihanilah kami.โ„ฃ.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.โ„Ÿ.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Yer 14,9

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

โ„ฃ.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.โ„Ÿ.Ke dalam.โ„ฃ.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.โ„Ÿ.Ya Tuhan, penyelamatku.โ„ฃ.Kemuliaan.โ„Ÿ.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

โ„ฃ.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.โ„Ÿ.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Virgilius

Uskup dan Pengaku Iman

Biarawan dan abbas Irlandia ini diangkat menjadi Uskup Zalsburg, Austria. Ia mengajarkan bahwa bumi ini bulat. Konsekuensinya, orang-orang di dua tempat berbeda di muka bumi yang dihubungkan oleh garis tengah bumi berdiri dengan posisi kaki saling berlawanan (Yunani: antipodes). Misalnya orang-orang di Jawa berdiri terbalik dengan orang-orang di sekitar Karibia (sebelah utara Amerika Tengah). Ajaran ini ditentang oleh banyak orang, bahkan dicap bidaah oleh Santo Bonifasius. Sebagai misionaris ia sangat giat.

Santo Yakobus dari Persia

Martir

Yakobus dari Beth-Lapeta, Persia (sekarang: Iran) lahir pada akhir abad keempat. Beliau seorang bangsawan Kristen kaya raya dan berpangkat tinggi di dalam Kerajaan Persia sebagai penasehat raja. Tetapi kebesarannya ini justru kemudian mendatangkan kecelakaan atas dirinya. Ketika raja mulai menganiaya orang-orang Kristen, Yakobus mengkhianati imannya dengan maksud supaya terlindung dari bahaya mati dan terus hidup terjamin. Namun isteri serta ibunya tetap setia kepada Kristus. Dengan terus terang mereka menegur Yakobus dan menunjukkan kesalahannya. Meskipun sejak itu mereka segan bergaul dengannya, namun karena terdorong oleh cinta sejati, mereka tetap mendoakan agar hatinya berbalik lagi kepada Kristus.

Demikianlah akhirnya, oleh sinar cahaya rahmat ilahi yang menembusi hatinya yang tegar dan keras, Yakobus kembali kepada Tuhan. Semenjak itu ia tidak pernah lagi pergi ke istana bahkan dengan berani meletakkan jabatannya yang tinggi itu. Perubahan sikapnya itu tak dibiarkan begitu saja oleh raja. Yakobus dipanggil lalu dimintai pertanggungjawabannya tentang sikapnya itu. Ia menyatakan secara tegas bahwa ia seorang Kristen yang tidak boleh bekerja sama dengan raja yang lalim. Maka murkalah raja, lalu segera memanggil pembesar-pembesar kerajaan dan hakim-hakim untuk menentukan hukuman yang tepat atas orang-orang Kristen.

Tuduhan yang dikemukakan ialah bahwa orang-orang Kristen menghina dan tidak mau menyembah dewa-dewa nasional. Oleh karena itu hukuman mati pantas dijatuhkan atas mereka termasuk Yakobus. Anggota badan Yakobus dipotong-potong. Menyaksikan hukuman mati yang dijatuhkan kepada Yakobus, orang-orang Kristen tak putus-putusnya berdoa agar Yakobus dapat bertahan dan berkanjang dalam menahan sengsara yang ditimpakan kepadanya. Doa mereka itu dikabulkan. Yakobus dengan gembira dan tersenyum menanggung penderitaan itu. Ia bahkan mengucap syukur kepada Allah karena boleh turut serta menanggung sengsara Kristus. Yakobus mati sebagai martir Kristus pada tahun 421.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari