Doa Katolik
Hari Raya

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Jumat, 12 Juni 2026· Putih
12 Juni 2026

Bacaan Misa

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" Lalu firman-Nya: "Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!" Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu. Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa. Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku." Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram. Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.

Mazmur Tanggapan

Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!
Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.
Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku!
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Bacaan Injil

Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

Detak yang Tak Terdengar

Renungan · 2 menit baca

Jantung bekerja tanpa suara. Sepanjang hari ia memompa, puluhan ribu kali, dan kita tidak mendengarnya. Untuk mendengar detak jantung seseorang hanya ada satu cara: mendekat. Menempelkan telinga ke dadanya.

Bulan Juni diarahkan Gereja kepada Hati Yesus yang Mahakudus, dan hari ini pestanya. Menarik bahwa bacaan pertama justru bercerita tentang Elia yang sedang hancur. Baru saja ia menang besar di Karmel, kini ia lari ketakutan, bersembunyi di gua, merasa tinggal seorang diri. Tuhan menyuruhnya berdiri di gunung. Lewatlah angin besar yang membelah bukit batu. Tuhan tidak ada di dalamnya. Lalu gempa. Tuhan tidak di situ. Lalu api. Tuhan juga tidak di situ. Sesudah itu: bunyi angin sepoi-sepoi basa. Dan Elia menyelubungi mukanya. Ia tahu, inilah Dia.

Kita sering mencari Allah dalam yang gemuruh: mukjizat besar, pengalaman rohani yang menggetarkan, jawaban doa yang spektakuler. Padahal Allah lebih sering hadir seperti detak jantung: halus, setia, tidak pernah berhenti, dan baru terdengar kalau kita mendekat. Elia harus berhenti berlari dulu, masuk ke keheningan, sebelum bisa mendengar bisikan itu. Kita pun begitu. Selama hidup terus berlari, suara paling penting justru tidak kedengaran.

Hati Yesus adalah bisikan lembut itu dalam wujud daging. Pada perjamuan terakhir, Yohanes bersandar di dada Yesus. Ia murid yang mendengar detak jantung Allah dari jarak paling dekat. Dan apa isi hati itu? Lembut dan rendah hati, kata Yesus sendiri. Menyala oleh kasih, bukan oleh murka.

Injil hari ini berbicara keras tentang zinah, dan Yesus menariknya ke dalam: siapa yang memandang dengan menginginkan sudah berzinah di dalam hatinya. Yesus selalu mengejar akar, bukan ranting. Sebab dari hatilah mengalir seluruh hidup. Hati yang dibiarkan liar akan menghasilkan hidup yang liar, sehalus apa pun tampilan luarnya.

Maka pesta hari ini sebenarnya undangan yang sangat pribadi: menukar isi hati. Hati kita yang mudah panas, mudah iri, mudah cemas, disandarkan ke dada-Nya, seperti Yohanes. Lama-lama detak-Nya menular. Orang yang sering bersandar pada Hati Yesus biasanya ketahuan: lebih tenang, lebih lembut menanggapi yang kasar, lebih setia dalam senyap.

Kapan terakhir kali kita sungguh hening, cukup lama untuk mendengar detak itu?

Ya Yesus yang lembut dan rendah hati, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu. Amin.

Invitatorium

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pekan II Mazmur

Pembukaan

AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAmat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

Ibadat Bacaan

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

1 Tuhan adalah gembalaku; aku tidak akan kekurangan.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput yang hijau: Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku: Ia menuntun aku di jalan kebenaran demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah bayangan maut, aku tidak akan takut bahaya: karena Engkau besertaku; tongkat-Mu dan gada-Mu menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan musuh-musuhku: Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; cawanku melimpah.
6 Sesungguhnya kebaikan dan belas kasihan akan mengikutiku sepanjang hidupku: dan aku akan diam di rumah Tuhan-ku selamanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Bangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.

Mazmur 34 (35): 1-2, 3c, 9-19, 22-23, 27-28

Tuhan sebagai Penyelamat di masa penganiayaan

Mereka berkumpul… dan merencanakan untuk menangkap Yesus dengan tipu daya dan membunuh-Nya (Matius 26:3-4).
I
Ya Tuhan, belalah perkaraku melawan musuh-musuhku;

perangilah mereka yang memerangi aku.

Ambillah perisai dan tameng-Mu;

bangkitlah menolong aku.
Ya Tuhan, katakanlah kepada jiwaku:

“Akulah keselamatanmu.”
Tetapi jiwaku akan bersukacita dalam Tuhan

dan bergembira dalam keselamatan-Nya.

Seluruh keberadaanku akan berkata:

“Tuhan, siapakah yang seperti Engkau

yang menyelamatkan yang lemah dari yang kuat

dan yang miskin dari penindas?”
Saksi-saksi dusta bangkit

dan menuduh aku dengan tidak adil.

Mereka membalas kebaikan dengan kejahatan:

jiwaku terlantar.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBangkitlah, Tuhan, dan datanglah menolong aku.

Antifon 2Tuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.

II
Ketika mereka sakit aku berkabung,

menderita dengan berpuasa.

Doaku selalu di bibirku,

seperti untuk saudara, seorang teman.

Aku pergi seolah-olah berkabung untuk seorang ibu,

tertunduk dalam kesedihan.
Sekarang aku dalam kesulitan mereka berkumpul,

mereka berkumpul dan mengejek aku.

Mereka mengejutkan aku dan memukul aku

dan mencabik-cabik aku.

Mereka memprovokasi aku dengan ejekan demi ejekan

dan menggeretakkan gigi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan yang mahakuasa, berdirilah di sisiku dan belalah aku.

Antifon 3Lidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.

III
Ya Tuhan, berapa lama lagi Engkau akan memandang?

Datanglah menyelamatkan aku!

Selamatkanlah hidupku dari binatang-binatang buas ini,

jiwaku dari singa-singa ini.

Aku akan bersyukur kepada-Mu dalam jemaat yang besar,

di tengah keramaian aku akan memuji Engkau.
Jangan biarkan musuh-musuhku yang berdusta

bersukacita atas aku.

Jangan biarkan mereka yang membenci aku dengan tidak adil

mengedipkan mata satu sama lain.
Ya Tuhan, Engkau telah melihat, janganlah diam,

janganlah berdiri jauh!

Bangunlah, bergeraklah membela aku,

untuk perkaraku, ya Allah!
Biarlah ada sukacita bagi mereka yang mencintai perkaraku.

Biarlah mereka berkata tanpa henti:

“Besarlah Tuhan yang bersukacita

dalam damai hamba-Nya.”

Maka lidahku akan berbicara tentang keadilan-Mu,

sepanjang hari tentang pujian-Mu.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkau menyelamatkan orang miskin dari penindas mereka, dan Engkau bangkit menolong Putra-Mu yang terkasih melawan mereka yang dengan tidak adil mencari hidup-Nya. Pandanglah Gereja-Mu saat kami berziarah kepada-Mu, agar orang miskin dan lemah dapat mengenali pertolongan yang Engkau berikan dan mewartakan karya keselamatan-Mu.

AntifonLidahku akan berbicara tentang kebaikan-Mu sepanjang hari.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sebuah momen untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Anakku, simpanlah perkataan-Ku dalam hatimu.

Lakukanlah seperti yang Aku katakan, dan engkau akan hidup.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Ayub

40:1-14; 42:1-6

Ayub menyerahkan diri kepada keagungan ilahi
Tuhan berkata kepada Ayub:

Apakah kita akan berdebat dengan Yang Mahakuasa oleh kritikus?

Biarlah dia yang ingin mengoreksi Allah menjawab!
Maka Ayub menjawab Tuhan dan berkata:

Lihatlah, aku tidak berarti; apa yang dapat aku jawab kepada-Mu?

Aku menutup mulutku dengan tangan.

Meskipun aku telah berbicara sekali, aku tidak akan melakukannya lagi;

meskipun dua kali, aku tidak akan melakukannya lagi.
Kemudian Tuhan berbicara kepada Ayub dari badai dan berkata:

Ikatlah pinggangmu sekarang, seperti seorang pria.

Aku akan menanyai engkau, dan engkau katakanlah jawabannya kepadaku!

Apakah engkau akan menolak mengakui hak-Ku?

Apakah engkau akan menghukum Aku agar engkau dibenarkan?
Apakah engkau memiliki lengan seperti Allah,

atau dapatkah engkau menggelegar dengan suara seperti suara-Nya?

Hiasilah dirimu dengan keagungan dan kemuliaan,

dan kenakanlah dirimu dengan kemuliaan dan keindahan.

Lepaskanlah kemarahan-Mu;

robohkanlah orang fasik dan hancurkanlah mereka.

Rendahkanlah orang sombong dengan pandangan;

kuburkanlah mereka dalam debu bersama-sama;

di dunia tersembunyi penjarakanlah mereka.

Maka Aku pun akan mengakui

bahwa tangan kananmu sendiri dapat menyelamatkanmu.
Maka Ayub menjawab Tuhan dan berkata:

Aku tahu bahwa Engkau dapat melakukan segala sesuatu,

dan bahwa tidak ada tujuan-Mu yang dapat dihalangi.

Aku telah berurusan dengan hal-hal besar yang tidak aku pahami;

hal-hal yang terlalu menakjubkan bagiku, yang tidak dapat aku ketahui.

Aku telah mendengar tentang Engkau dari mulut ke mulut,

tetapi sekarang mataku telah melihat Engkau.

Oleh karena itu aku menyangkal apa yang telah aku katakan,

dan bertobat dalam debu dan abu.

Responsorium Ayub 42:5-6; 40:5, 4

Aku telah mendengar tentang Engkau dari mulut ke mulut, ya Tuhan, tetapi sekarang setelah aku melihat Engkau sendiri aku menyangkal semua yang telah aku katakan,

dan aku bertobat dalam debu dan abu.
Meskipun aku telah berbicara sekali, aku tidak akan berbicara lagi; meskipun dua kali, aku tidak akan melakukannya lagi. Aku akan meletakkan jariku di bibirku.

Dan aku bertobat dalam debu dan abu.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Baldwin dari Canterbury, uskup

Tuhan melihat pikiran dan niat hati kita
Tuhan mengetahui pikiran dan niat hati kita. Tanpa ragu, setiap dari mereka diketahui oleh-Nya, sementara kita hanya mengetahui yang Dia biarkan kita baca melalui rahmat kebijaksanaan. Roh manusia tidak mengetahui semua yang ada dalam manusia, atau semua pikiran yang dimilikinya, baik secara sukarela maupun tidak. Manusia tidak selalu memahami pikirannya sebagaimana adanya. Dengan penglihatan yang keruh, ia tidak membedakannya dengan jelas dengan mata pikirannya.

Seringkali di bawah kedok kesalehan, sebuah saran muncul di benak kita—berasal dari pikiran kita sendiri atau dari orang lain atau dari penggoda—dan di mata Allah kita tidak pantas mendapatkan pahala apa pun atas kebajikan kita. Karena ada peniruan-peniruan tertentu dari kebajikan sejati serta kejahatan yang mempermainkan hati dan mempesona penglihatan pikiran. Akibatnya, penampilan kebaikan seringkali tampak dalam sesuatu yang jahat, dan demikian pula penampilan kejahatan tampak dalam sesuatu yang baik. Ini adalah bagian dari penderitaan dan ketidaktahuan kita, menyebabkan kita kesedihan dan kecemasan.

Telah tertulis: Ada jalan-jalan yang bagi manusia tampak benar, tetapi pada akhirnya membawa dia ke neraka. Untuk menghindari bahaya ini, Santo Yohanes memberi kita nasihat ini: Ujilah roh-roh untuk melihat apakah mereka berasal dari Allah. Sekarang tidak ada seorang pun yang dapat menguji roh-roh untuk melihat apakah mereka berasal dari Allah kecuali Allah telah memberinya kebijaksanaan roh untuk memungkinkannya menyelidiki pikiran, kecenderungan, dan niat rohani dengan penilaian yang jujur dan benar. Kebijaksanaan adalah ibu dari semua kebajikan; setiap orang membutuhkannya baik untuk membimbing kehidupan orang lain maupun untuk mengarahkan dan memperbaiki hidupnya sendiri.

Dalam lingkup tindakan, pikiran yang benar adalah pikiran yang diatur oleh kehendak Allah, dan niat adalah suci ketika diarahkan dengan satu tujuan kepada-Nya. Singkatnya, kita dapat melihat dengan jelas melalui setiap tindakan kita, atau ke dalam seluruh hidup kita, jika kita memiliki mata yang sederhana. Mata yang sederhana adalah mata, dan itu sederhana. Ini berarti bahwa kita melihat dengan pemikiran yang benar apa yang harus dilakukan, dan dengan niat baik kita melaksanakannya dengan kejujuran yang sederhana, karena tindakan yang menipu adalah salah. Pemikiran yang benar tidak mengizinkan kesalahan; niat baik mengesampingkan kepura-puraan. Inilah kemudian kebijaksanaan sejati, kombinasi dari pemikiran yang benar dan niat yang baik.

Oleh karena itu, kita harus melakukan semua tindakan kita dalam terang kebijaksanaan seolah-olah di dalam Allah dan di hadapan-Nya.

Responsorium Mikha 6:8; Mazmur 37:3

Tuhan telah memberitahumu, hai manusia, apa yang baik,

dan inilah yang Dia harapkan darimu:

untuk melakukan apa yang benar, untuk mencintai kebaikan,

dan untuk berjalan dengan rendah hati bersama Allahmu.
Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik

dan engkau akan memiliki tanah itu.

Dan inilah yang Dia harapkan darimu:

untuk melakukan apa yang benar, untuk mencintai kebaikan,

dan untuk berjalan dengan rendah hati bersama Allahmu.

Te Deum

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di tangan kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang penyelenggaraan-Mu

tidak pernah gagal dalam rancangan-Nya,

jauhkanlah dari kami, kami mohon dengan rendah hati,

segala sesuatu yang dapat membahayakan kami dan berikanlah segala sesuatu

yang bekerja untuk kebaikan kami.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonBersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setia-Nya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.
Tuhanlah Allah Yang Agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.
Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya-Ku Yang Agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbingan-Ku.

Sebab Aku bersumpah dalam murka-Ku:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

AntifonBersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setia-Nya.

Madah

Meski Kristus ada di setiap waktu

Namun jangan tunda janganlah menunggu

Carilah wajah-Nya sekarangpun juga

Tanpa menantikan senja.
Kristus sungguh ada dalam diri kami

Meski kami hina meski kami papa

Carilah wajah-Nya serukan nama-Nya

Kita pasti dibimbing-Nya.
Ya Bapa surgawi tolonglah hamba-Mu

Agar mengikuti Roh Kudus selalu

Hingga hari ini kami sungguh mampu

Mencari wajah Putra-Mu. Amin.

Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,*

menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusan-Mu.
Sungguh aku dIllahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapan-Mu,*

janganlah Kauambil roh-Mu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepada-Mu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilan-Mu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Antifon 1Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.

Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.

Yer 14,17-21
Mataku becucuran air mata,*

siang malam tiada hentinya.
Sebab malapetaka besar menimpa rakyatku,*

suatu malapetaka yang amat besar.
Bila aku keluar ke padang,*

kulihat orang yang ditembusi pedang.
Bila aku masuk kota,*

kulihat orang yang merana kelaparan.
Bahkan nabi dan imampun,*

berkeliaran tanpa tujuan.
Sungguhkah Yehuda Kautolak sama sekali?+

Merasa muakkah Engkau terhadap Sion?*

Mengapa kami Kaupukul tanpa harapan akan sembuh?
Kami berharap akan selamat, tetapi tak ada kabar baik.*

Kami berharap akan sembuh, tetapi hanya ada kegelisahan.
Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa,+

dan bahwa leluhur kami berbuat jahat.*

Sungguh, kami telah berdosa terhadap-Mu.
Demi kemuliaan nama-Mu, janganlah menolak kami,+

janganlah membiarkan takhta-Mu yang mulia dihinakan.*

Ingatlah, ya Tuhan, jangan membatalkan perjanjian-Mu dengan kami.

Antifon 2Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.

Antifon 3Tuhan Allah, kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya .

Mazmur 99 (100)

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*

berbaktilah kepada-Nya dengan gembira.
Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*

ketahuilah bahwa Tuhan Allah.
Dialah pencipta, dan kami milik-Nya,*

kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya.
Masukilah pintu gerbang-Nya dengan lagu syukur,*

pelataran-Nya dengan puji-pujian.
Bersyukurlah kepada-Nya, pujilah nama-Nya,*

sebab Tuhan baik.
Cinta kasih-Nya tetap selama-lamanya,*

dan kesetiaan-Nya turun-temurun.

Antifon 3Tuhan Allah, kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya.

Bacaan Singkat (2Kor 12,9b-10)

Aku senang bermegah atas kelemahanku, agar kekuatan Kristus tinggal dalam diriku. Karena itu, demi Kristus, aku senang dan rela dalam kelemahanku, dalam siksaan dan kesukaran, dalam penganiayaan dan dalam kecemasan. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.
Lagu Singkat

℣.Nyatakanlah kemurahan-Mu kepadaku,* Di pagi hari.
℟.Nyatakanlah.
℣.Tunjukkanlah kepadaku jalan yang harus kutempuh.
℟.Di pagi hari.
℣.Kemuliaan.
℟.Nyatakanlah.

Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.
Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungTuhan telah mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Doa Permohonan

Kristus telah lahir, wafat dan bangkit kembali untuk umat-Nya. Marilah kami menengadah kepada-Nya, dan dalam kepercayaan yang teguh berdoa:

℟. Selamatkanlah kami dengan darah-Mu, ya Tuhan.

Terpujilah Engkau, Yesus, penyelamat manusia, sebab Engkau telah rela menderita sengsara pada salib bagi kami,* dan Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu yang berharga. ℟.

Engkau telah berjanji memberi kami air hidup yang memancarkan kehidupan abadi,* maka curahkanlah Roh-Mu kepada semua manusia. ℟.

Engkau telah mengutus para murid-Mu untuk mewartakan Injil kepada semua bangsa,* maka bantulah mereka meluaskan kemenangan salib-Mu. ℟.

Engkau telah mengikutsertakan orang yang sakit dan malang dalam penderitaan-Mu di salib,* maka berilah mereka kekuatan dan ketabahan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Bapa yang Maha -Kuasa, urapilah kiranya hati dan budi kami, supaya kami berjalan dalam cahaya kebenaran-Mu dan selalu mengikuti Engkau sebagai guru dan pemimpin kami. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami yang hidup…

Ibadat Tengah Hari

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Mazmur 118 (119),73-80

Ya Tuhan, tanganMulah yang menjadikan dan membentuk aku,*
semoga aku mengerti dan mempelajari perintahMu.

Orang takwa melihat aku, lalu bergembira,*
karena aku berharap akan firmanMu.

Aku tahu, ya Tuhan, bahwa ketetapanMu adil,*
karena Engkau telah menghukum aku dengan tepat.

Semoga kasih setiaMu menghibur aku,*
sesuai dengan janjiMu kepada hambaMu ini.

Semoga aku hidup karena rahmatMu,*
sebab aku suka akan hukumMu.

Semoga orang yang sombong Kaupermalukan, sebab mereka curang terhadapku,*
tetapi aku akan merenungkan aturanMu.

Semoga orang takwa memihak aku,*
semoga orang tahu akan perintahMu.

Semoga aku melakukan ketetapanMu dengan sempurna,*
sehingga aku tidak dikecewakan.

Antifon 1Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu.

Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18

Ya Allahku, lepaskan daku dari tangan musuh,*
lindungilah aku terhadap serangan lawan.

Lepaskan daku dari orang yang berbuat jahat,*
selamatkanlah aku dari penumpah darah.

Sebab orang-orang kuat mengancam hidupku,*
mereka menyerbu aku.

Aku tidak melakukan pelanggaran dan tidak berdosa,*
meskipun aku tidak bersalah, mereka bersiap-siap menyerang.

Bangunlah, kemarilah dan lihatlah,*
Tuhan semesta alam, Allah Israel.

Tuhan, Engkau menertawakan bangsa-bangsa kafir,*
mengolok-olok kesombongan mereka.

Aku berpegang padaMu, sebab Engkaulah kekuatanku,*
Engkaulah Allahku dan pelindungku.

Allahku mendampingi aku dengan kasih setia,*
sehingga aku menyaksikan kekalahan musuhku.

Aku menyanyikan kekuasaanMu,*
pagi-pagi sudah memuji kasih setiaMu.

Sebab Engkaulah pelindungku,*
tempat pengungsian pada waktu kesesakan.

Engkaulah kekuatanku, aku bernyanyi bagiMu,*
Engkaulah pelindungku, Allah yang penuh kasih setia.

Antifon 2Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku.

Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Mazmur 59 (60)

Allah, Engkau menggempur dan menerobos pertahanan kami,*
Engkau murka dan meninggalkan kami.

Tanah kami Kaugoncangkan, sehingga retak,*
goyah dan nyaris terbelah.

UmatMu telah Kauberi pelajaran yang pahit,*
kami Kauberi minum anggur yang memusingkan.

Berikanlah panjiMu kepada orang-orang takwa,*
supaya mereka bersatu melawan musuh.

Berilah kami kemenangan dengan tangan kuat,*
selamatkanlah umatMu yang Kaucintai.

Allah telah berfirman dari surga,*
"Dengan gembira tanah Sikem Kujadikan bagian jarahKu.

Lembah Sukot Kuukur,*
tanah Gileat dan Manasye menjadi milikKu.

Tanah Efraim Kujadikan topi bajaKu, Yehuda tongkat kerajaanKu,*
Moab tempat pembasuhanKu.

Tanah Edom Kujadikan kepunyaanKu,*
Filistea menggemakan lagu kemenanganKu".

Siapa mengantar aku ke kota Petra?*
Siapa melantik aku menjadi raja Edom?

Bukankah Engkau, ya Allah!*
Masihkah Engkau membuang kami dan tidak lagi menyertai bala tentara kami?

Berilah kami pertolongan terhadap musuh,*
sebab sia-sialah bantuan manusia.

Dengan Allah, kita berjuang gagah perkasa,*
Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Antifon 3Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga.

Bacaan singkat Keb 1,13-15

Allah tidak mengadakan maut dan tidak bergembira atas kebinasaan orang-orang hidup. Sebab Ia menciptakan segala sesuatu, supaya segala ciptaan itu ada dan selamat. Tak ada racun maut di antara mereka, tak ada kekuasaan pratala di bumi. Sebab keadilan kekal adanya.

℣.Tuhan meluputkan jiwaku dari maut.℟.Aku boleh menikmati hidup di dunia ini.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Yesus cahaya sejati

Yang bersinar dalam hati

Membawa keselamatan

Dan damai yang tahan zaman.
Engkau laksana pelita

Di tengah gelap gulita

Yang menjamin perjalanan

Agar mencapai tujuan.
Bila senja sudah tiba

Engkau tetap bercahaya

Menyinarkan kasih suci

Memancarkan cinta murni.
Terpujilah Kristus Tuhan

Yang rela menjadi kurban

Namun kini sudah jaya

Mulia untuk selamanya. Amin.

Antifon 1Tuhan agung melebihi segala dewata.

Mazmur 134 (135) – I
Pujilah nama Tuhan,*

pujilah karya Tuhan.
hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*

di pelataran rumah Allah kami.
Pujilah Tuhan, sebab Tuhan baik,*

bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama indah.
Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diri-Nya,*

dan Israel sebagai milik pusaka-Nya
Sungguh kuakui, bahwa Tuhan agung,*

bahwa Tuhan kami melebihi segala dewata.
Tuhan melakukan semua yang dikehendaki-Nya,*

di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.
Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,+

memanahkan kilat yang menyertai hujan,*

menyuruh angin ke luar dari sumbernya.
Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*

baik manusia maupun hewan.
Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir,*

melawan Firaun dan semua hambanya.
Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar,*

dan membunuh raja-raja yang kuat.
Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*

dan semua raja Kanaan.
Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*

sebagai milik pusaka kepada Israel, umat-Nya.

Antifon 1Tuhan agung melebihi segala dewata.

Antifon 2Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi nama-Nya yang indah.

Mazmur 134 (135) – II
Ya Tuhan, nama-Mu kekal abadi,*

ya Tuhan, gelar-Mu berlaku turun-temurun
Sebab Tuhan membela hak umat-Nya,*

dan menaruh kasih sayang kepada para hamba-Nya.
Berhala kaum kafir perak dan emas belaka,*

buatan tangan manusia.
Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*

mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.
Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*

juga nafas tidak ada dalam mulut mereka.
Yang membuat mereka akan sama nasibnya,*

dan juga semua yang percaya pada mereka.
Hai kaum Israel, pujilah Tuhan,*

hai kaum Harun, pujilah Tuhan.
Hai kaum Lewi, pujilah Tuhan,*

hai semua orang takwa, pujilah Tuhan.
Terpujilah Tuhan yang tinggal di Sion,*

Tuhan yang diam di Yerusalem!

Antifon 2Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi nama-Nya yang indah.

Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Mengapa 15,3-4
Agung dan mengagumkan segala karya-Mu,*

ya Tuhan Allah yang Maha -Kuasa
Adil dan benar segala tindakan-Mu,*

ya raja segala bangsa!
Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*

dan tidak memuliakan nama-Mu?
Sebab hanya Engkaulah kudus,+

semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu,*

sebab telah nyatalah segala keputusan-Mu.

Antifon 3Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (Yak 1,2-4)
Saudara-saudara, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, kalau Engkau diuji dengan pelbagai godaan. Sebab Engkau tahu, bahwa ujian terhadap imanmu akan menghasilkan ketekunan. Biarkanlah ketekunan menghasilkan buah yang matang, supaya Engkau menjadi sempurna dan utuh, dan tak kekurangan apa pun juga.
Lagu Singkat

℣.Kristus telah mencintai dan menyucikan kami,* Dalam darah-Nya.
℟.Kristus.
℣.Ia menjadikan kami raja dan imam bagi Allah.
℟.Dalam darah-Nya.
℣.Kemuliaan.
℟.Kristus.

Antifon KidungTuhan telah menyambut kami, hamba-hamba-Nya, demi kasih sayang-Nya yang besar.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Maha -Kuasa,*

kuduslah nama-Nya.
Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tangan-Nya,*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong
Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.
Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Antifon KidungTuhan telah menyambut kami, hamba-hamba-Nya, demi kasih sayang-Nya yang besar.

Doa Permohonan

Bapa telah menyerahkan Tuhan Yesus kepada kematian karena pelanggaran kami, dan membangkitkan-Nya demi penyelamatan kami. Maka marilah kami berdoa:

℟. Kasihanilah umat-Mu, ya Tuhan Yesus.

Dengarkanlah, ya Tuhan, doa kami dan ampunilah kesalahan kami,* limpahilah kami dengan rahmat dan damai. ℟.

Rasul Paulus berkata: “Ketika dosa bertambah, rahmat semakin melimpah”,* maka ampunilah kiranya dosa kami yang banyak itu. ℟.

Kami memang sudah berdosa banyak, ya Tuhan, namun kami berharap kepada kemurahan-Mu yang tak terbatas,* ubahlah hati kami, supaya kami bertobat. ℟.

Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dari segala dosa,* supaya Engkau berkenan kepada kami. ℟.

Engkau membuka pintu firdaus bagi penjahat yang mengakui Engkau sebagai penyelamat,* maka janganlah Kaututup pintu surga bagi kaum kerabat kami yang telah berpulang. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, Bapa yang kudus, Engkau telah menyerahkan Kristus Putera-Mu sebagai tebusan bagi keselamatan kami. Semoga dalam kehidupan ini kami mengambil bagian dalam penderitaan Kristus, supaya dikuatkan pula oleh kebangkamin-Nya. Sebab Dialah Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Penutup

Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

AntifonSiang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Yer 14,9

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Yohanes Fakundus

Pengaku Iman

Yohanes hidup antara tahun 1419-1497 lahir di Sahagun. Ia seorang pencipta dan pencinta perdamaian. Ia menjalani pendidikannya di biara Santo Fakundus dan kemudian bekerja sebagai pewarta Injil di Spanyol. Atas dorongan batinnya, ia kemudian masuk Ordo Santo Agustinus di Salamanka.

Tuhan menganugerahkan kepadanya anugerah-anugerah yang luar biasa untuk menciptakan perdamaian antara para bangsawan dan ksatria yang saling bertikai. Pertikaian-pertikaian itu sering meningkat kepada aksi pembunuhan. Dalam hal pertikaian inilah Yohanes muncul dengan berani dan meredam tindakan-tindakan tak bertanggungjawab dari pemerintah setempat dan dari para bangsawan yang menindas rakyat. Seorang bangsawan yang turut dikecam Yohanes mengirimkan dua orang penjahat untuk membunuh Yohanes. Tetapi dihadapan kewibawaan Yohanes dan kesuciannya, pendirian kedua penjahat itu serta merta berubah. Mereka sebaliknya memohon ampun pada Yohanes. Keutamaan Yohanes adalah kebaktiannya yang besar pada Sakramen Mahakudus. Setiap malam sehabis doa ofisi bersama, biasanya ia masih tinggal di gereja menyiapkan Misa Kudus untuk pagi harinya. Devosi yang besar itu menghantar dia kepada anugerah luar biasa: penampakan Yesus waktu konsekrasi. Oleh teladan dan khotbahnya, kehidupan moral dan penghayatan iman umat dapat dipulihkan dan ditingkatkan.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari