Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin. Dengan perantaraan Silwanus, yang kuanggap sebagai seorang saudara yang dapat dipercayai, aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu, bahwa ini adalah kasih karunia yang benar-benar dari Allah. Berdirilah dengan teguh di dalamnya! Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. Damai sejahtera menyertai kamu sekalian yang berada dalam Kristus. Amin.
(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
(89-4) Engkau telah berkata: "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:
(89-7) Sebab siapakah di awan-awan yang sejajar dengan TUHAN, yang sama seperti TUHAN di antara penghuni sorgawi?
(89-8) Allah disegani dalam kalangan orang-orang kudus, dan sangat ditakuti melebihi semua yang ada di sekeliling-Nya.
(89-17) karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah.
(89-18) Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan mereka, dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi.
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Kekhawatiran yang Dipikul Sendiri
Ada beban yang tidak kelihatan tetapi paling melelahkan, yaitu kekhawatiran yang kita pikul diam-diam. Ia tidak tampak di punggung, tetapi membuat tidur gelisah dan pikiran tak pernah benar-benar istirahat. Sepanjang hari kita menggendongnya sendiri, seolah dengan mengkhawatirkan sesuatu kita sedang menjaganya tetap aman.
Petrus, yang pernah tenggelam karena takut di danau, menulis nasihat yang lahir dari pengalaman: serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Lalu ia memperingatkan bahwa si Iblis berjalan keliling seperti singa yang mengaum-aum, mencari orang yang dapat ditelannya. Menarik, singa memang paling mudah menerkam mangsa yang sudah lelah dan terpisah sendirian dari kawanan. Hati yang dihabiskan oleh kekhawatiran adalah mangsa yang empuk.
Hari ini Gereja merayakan Santo Markus, penulis Injil yang lambangnya justru seekor singa. Tetapi singa Markus adalah singa yang mengabarkan kabar baik, bukan yang menerkam. Injilnya ditutup dengan perutusan: pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Orang yang sudah menyerahkan kekhawatirannya kepada Tuhan menjadi ringan untuk diutus.
Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, kata Petrus, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Menyerahkan kekhawatiran ternyata sebuah tindakan kerendahan hati: mengakui bahwa bukan kita yang memegang dunia di tangan kita, melainkan Dia.
Tuhan, kuletakkan segala kekhawatiran yang kupikul diam-diam ke dalam tangan-Mu yang kuat. Peliharalah aku, dan jadikanlah aku ringan untuk mewartakan kabar baik-Mu. Amin.
Invitatorium
Pekan III Mazmur
Pembukaan
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Marilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya-Nya yang ajaib bagi kita, alleluya.
Mazmur 106 (107)
Syukur atas pembebasan
Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diwartakan melalui Yesus Kristus (Kis 10:36).
AntifonMarilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya-Nya yang ajaib bagi kita, alleluya.
Antifon 2Manusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban yang telah Ia lakukan, alleluya.
AntifonManusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban yang telah Ia lakukan, alleluya.
Antifon 3Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya, alleluya.
AntifonMereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya, alleluya.
Responsorium Wahyu 11:15; Daniel 7:27
Responsorium Yohanes 10:14,15,10
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Sabda yang Kuucapkan adalah roh dan kehidupan, alleluya.
Mazmur 118,145-152
Antifon 1Sabda yang Kuucapkan adalah roh dan kehidupan, alleluya.
Antifon 2Engkau membangun rumah dan mesbah di gunungMu yang suci, alleluya.
Kebij 9,1-12
Antifon 2Engkau membangun rumah dan mesbah di gunungMu yang suci, alleluya.
Antifon 3Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan, alleluya.
Mazmur 116 (117)
Antifon 3Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan, alleluya.
Bacaan singkat: Rom 14,7-9
Antifon KidungPetrus berkata kepada Yesus: Tuan, kepada siapakah kami akan pergi? PadaMulah sabda kehidupan. Kami percaya dan tahu, bahwa Engkau Kristus, Putera Allah, alleluya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungPetrus berkata kepada Yesus: Tuan, kepada siapakah kami akan pergi? PadaMulah sabda kehidupan. Kami percaya dan tahu, bahwa Engkau Kristus, Putera Allah, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Berilah kami damai dan sukacita, ya Tuhan.
Putera Allah, karena kebangkitanMu Engkau berkuasa memberi kehidupan,* berkatilah dan kuduskanlah kami serta semua saudaraMu. ℟.
Engkau telah menganugerahkan damai dan kegembiraan kepada semua orang yang percaya kepadaMu,* semoga kami berlaku sebagai putera cahaya dan bergembira atas kemenanganMu. ℟.
Teguhkanlah iman kepercayaan umatMu yang mengembara di dunia ini,* agar mereka memberi kesaksian tentang kebangkitanMu. ℟.
Engkau telah masuk ke dalam kemuliaan Bapa melalui penderitaan yang dahsyat,* ubahkanlah kedukaan orang yang bersedih menjadi kegembiraan. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 5, 10-11)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan III Mazmur
Madah
Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan, alleluya.
Mazmur 118 (119), 121-128
Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan, alleluya.
Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia, alleluya.
Mazmur 33 I
Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia, alleluya.
Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat, alleluya.
Mazmur 33 II
Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat, alleluya.
Bacaan singkat: 1Kor 15,20-22
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (2 Cor 5, 14-15)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan IV Mazmur
Madah
Antifon 1Semoga damai sejahtera Kristus melimpah dalam hatimu, alleluya.
Mazmur 121 (122)
Antifon 1Semoga damai sejahtera Kristus melimpah dalam hatimu, alleluya.
Antifon 2Engkau telah menebus kami bagi Allah dengan darahMu, alleluya.
Mazmur 129 (130)
Antifon 2Engkau telah menebus kami bagi Allah dengan darahMu, alleluya.
Antifon 3Bukankah Almasih harus menderita semuanya itu untuk mencapai kemuliaanNya, alleluya.
Flp 2,6-11
Antifon 3Bukankah Almasih harus menderita semuanya itu untuk mencapai kemuliaanNya, alleluya.
Bacaan singkat: 1Ptr 2,9-10
Antifon KidungTuhan bersabda: Akulah pintu untuk domba-domba. Kalau orang masuk melalui Aku, ia akan selamat dan akan mendapatkan padang rumput, alleluya.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungTuhan bersabda: Akulah pintu untuk domba-domba. Kalau orang masuk melalui Aku, ia akan selamat dan akan mendapatkan padang rumput, alleluya.
Doa Permohonan
℟. Kristus, sumber kehidupan, dengarkanlah kami.
Engkaulah batu yang dibuang oleh para tukang bangunan, tetapi yang dipilih menjadi batu sendi,* semoga kami sebagai batu yang hidup Kaupergunakan dalam membangun GerejaMu. ℟.
Engkaulah saksi Allah yang setia dan benar, manusia pertama yang bangkit dari mati,* semoga GerejaMu tetap memberi kesaksian tentang Engkau. ℟.
Engkaulah pengantin tunggal Gereja yang lahir dari lambungMu,* semoga kami menjadi saksi pernikahan yang luhur itu. ℟.
Engkaulah awal dan akhir, Engkau telah mati dan hidup kembali,* semoga orang yang telah dibaptis tetap setia sampai mati, sehingga layak menerima mahkota kemuliaan. ℟.
Engkaulah cahaya yang menyinari kota suci Allah, Yerusalem surgawi,* terangilah arwah kaum kerabat kami, agar mereka dapat memerintah bersama Engkau tanpa akhir. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Doa Tobat
Madah
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat Ul 6,4-7
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
S. Markus
Markus, yang dalam Kitab Suci juga disebut "Yohanes yang disebut Markus", hidup pada abad pertama dan berasal dari Yerusalem. Rumah ibunya, Maria, menjadi salah satu tempat berkumpulnya jemaat perdana. Ia bukan salah seorang dari kedua belas rasul, melainkan kerabat dekat Rasul Barnabas dan rekan seperjalanan para rasul.
Markus menyertai Paulus dan Barnabas dalam perjalanan misi, lalu menjadi murid dan penerjemah setia Rasul Petrus, yang menyapanya dengan penuh kasih sebagai "anakku". Dari pengajaran Petrus itulah Markus menyusun Injilnya, Injil yang paling ringkas dan bergerak cepat, yang menampilkan Yesus sebagai Hamba Allah yang penuh kuasa. Karena Injilnya dibuka dengan suara di padang gurun, lambang Markus adalah singa, dan ia digolongkan sebagai satu dari empat penginjil.
Menurut tradisi, Markus mewartakan Injil di Mesir dan mendirikan Gereja Aleksandria, sehingga dihormati sebagai uskup dan pemimpin pertamanya. Di sanalah ia wafat sebagai martir sekitar tahun 68: ketika sedang merayakan ibadah, para penganiaya menangkapnya, mengikatnya, dan menyeretnya melalui jalan-jalan kota hingga ia meninggal.
Peninggalan jenazahnya kemudian dihormati di Venesia, yang mengangkatnya sebagai pelindung utama kota itu.
Pelindung: kota Venesia, para notaris, dan sekretaris.
Santo Markus
Markus, pengarang Injil berasal dari Yerusalem. Rumah mereka biasanya digunakan sebagai pertemuan umat Kristen. Ketika Petrus dipenjarakan, banyak sekali orang Kristen berkumpul disana dan berdoa bagi keselamatan Petrus. Setelah dibebaskan malaikat, Petrus pergi menemui umat di rumah Markus. Semasa mudanya, Markus telah bertemu dengan Yesus, tetapi tidak menjadi seorang muridNya.
Dalam injilnya, Markus menceritakan bahwa ketika Yesus ditangkap dan di giring kehadapan mahkamah agung, seorang anak muda mengikuti-Nya dari belakang. Para serdadu hendak menangkap orang muda itu, tetapi dengan cepat pemuda itu meloloskan diri darinya. Besar kemungkinan orang muda itu adalah Markus sendiri, karena peristiwa ini hanya terdapat dalam Injil Markus saja.
Markus ini disebut juga Yohanes Markus. Ia adalah keponakan Barnabas. Ia ditobatkan dan dipermandikan oleh Petrus. Markus menemani Paulus dan Barnabas dalam beberapa perjalanan misi: perjalanan pertama ke Antiokia (Kis12:25) dan kemudian ke Siprus (Kis 13:4-5). Karena beberapa alasan, Markus kembali ke Yerusalem (Kis1 3:13). Ketika mereka mau melakukan perjalanan kedua, Barnabas mendesak agar Markus pun ikut serta, namun Paulus menolak hal itu sehingga terjadilah perpecahan antara Paulus dan Barnabas. Lalu Paulus pergi ke Asia kecil ditemani oleh Silas sedangkan Barnabas bersama Markus pergi ke Siprus (Kis 15:36-41). Dari permohonan Paulus kepada Timotius (2Tim 4:11) agar Markus mengunjunginya di penjara, dapatlah kita ketahui bahwa Paulus sangat membutuhkan Markus.
Dalam suratnya yang pertama, Petrus mengirimkan salam dari Roma, dari "anakku, Markus" (1Pet 5:13). Hal ini-diperkuat oleh tradisi purba dan nada Injil Markus-memberikan kepastian bahwa Markus juga adalah rekan atau orang yang dekat dengan Petrus. Di Roma, Markus menjadi pembantu Petrus. Ia menjadi juru bicara Petrus. Tentang hal ini dikatakan bahwa Markus dengan teliti mencatat segala sesuatu yang diingatnya tentang ucapan-ucapan Petrus kepada orang banyak.
Setelah Santo Petrus dan Paulus dibunuh oleh Kaisar Nero, Markus berangkat ke Mesir dan disana ia disebut oleh Hieronimus sebagai "bapa para pertapa di gurun pasir Mesir". Kemudian ia menjadi Uskup Aleksandria dan dibunuh karena Kristus. Jenazahnya kemudian di bawa ke Venesia dan relikiunya disimpan di Basilika Santo Markus. Tanggal lahir dan kematiannya tidak diketahui dengan pasti. Lambangnya sebagai pengarang Injil adalah singa, raja gurun pasir, yang diambil dari permulaan injilnya yang menyinggung gurun pasir.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari