Pembukaan
℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Allah Maharahim, Allah penuh rahmat,
Dengarkanlah kidung tobat kami yang sedih.
Pulihkanlah umat-Mu yang memohon,
Engkau yang patut kami puji!
Penyesalan mendalam atas kebodohan masa lalu,
Bakat yang disia-siakan, waktu yang terbuang;
Hati yang direndahkan oleh kekhawatiran duniawi,
Tak bersyukur atas berkat yang Engkau pinjamkan:
Ketakutan bodoh dan keinginan yang sia-sia,
Penyesalan hampa atas hal-hal yang sama hampa:
Bibir yang jarang diajari memuji,
Sering menggerutu dan mengeluh;
Ini, dan setiap kesalahan tersembunyi,
Penuh duka dan malu, kami akui.
Merendah di kaki-Mu kami berbaring,
Mencari pengampunan dari takhta-Mu.
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.
Mazmur 17 (18):31-51
Kidung syukur
Jika Allah di pihak kita, siapa yang dapat melawan kita? (Roma 8:31).
IV
Adapun Allah, jalan-Nya sempurna;
firman Tuhan, emas termurni.
Sungguh, Dialah perisai
bagi semua yang berlindung kepada-Nya.
Sebab siapa Allah selain Tuhan?
Siapa gunung batu selain Allah kita?
Allah yang mengikat pinggangku dengan kekuatan
dan membuat jalanku aman di hadapanku.
Kaki-Mu Kaujadikan cepat seperti rusa;
Engkau membuatku berdiri teguh di tempat tinggi.
Engkau melatih tanganku untuk berperang
dan lenganku untuk membengkokkan busur yang berat.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
AntifonSabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.
Antifon 2Tangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.
V
Engkau memberiku perisai keselamatan-Mu;
Engkau menopang aku, melatih aku dengan cermat.
Engkau memberiku kebebasan untuk langkah-langkahku;
kakiku tidak pernah tergelincir.
Aku mengejar dan menyusul musuh-musuhku,
tidak pernah berbalik sampai mereka terbunuh.
Aku memukul mereka sehingga mereka tidak dapat bangkit;
mereka jatuh di bawah kakiku.
Engkau mengikat pinggangku dengan kekuatan untuk berperang;
Engkau membuat musuh-musuhku jatuh di bawahku,
Engkau membuat musuh-musuhku melarikan diri;
mereka yang membenciku, aku hancurkan.
Mereka berteriak, tetapi tidak ada yang menyelamatkan mereka;
mereka berteriak kepada Tuhan, tetapi sia-sia.
Aku menghancurkan mereka halus seperti debu di hadapan angin;
menginjak-injak mereka seperti kotoran di jalanan.
Engkau menyelamatkan aku dari perselisihan umat
dan menempatkan aku di kepala bangsa-bangsa.
Orang-orang yang tidak kukenal melayani aku:
ketika mereka mendengar tentang aku, mereka menaati aku.
Bangsa-bangsa asing datang kepadaku dengan merendah:
bangsa-bangsa asing lenyap.
Mereka datang gemetar dari benteng-benteng mereka.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
AntifonTangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.
Antifon 3Terpujilah selama-lamanya Allah yang hidup, Penyelamatku.
VI
Panjang umur Tuhan, gunung batuku!
Terpujilah Allah yang menyelamatkan aku,
Allah yang memberiku pembalasan
dan menaklukkan bangsa-bangsa di bawahku.
Engkau menyelamatkan aku dari musuh-musuhku yang marah.
Engkau menempatkan aku di atas para penyerangku.
Engkau menyelamatkan aku dari orang-orang yang kejam,
maka aku akan memuji Engkau, Tuhan, di antara bangsa-bangsa:
aku akan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.
Ia telah memberikan kemenangan besar kepada raja-Nya
dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang yang diurapi-Nya,
kepada Daud dan keturunannya selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, kekuatan dan keselamatan kami, nyalakanlah dalam diri kami api kasih-Mu dan buatlah kasih kami kepada-Mu bertumbuh menjadi kasih yang sempurna yang menjangkau sesama kami.
AntifonTerpujilah selama-lamanya Allah yang hidup, Penyelamatku.
Hening Suci (ditandai dengan lonceng) , saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Barang siapa merenungkan hukum Tuhan.
Akan menghasilkan banyak buah pada waktu panen.