Pembukaan
℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
1 Tuhan adalah gembalaku; aku tidak akan kekurangan.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput yang hijau: Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku: Ia menuntun aku di jalan kebenaran demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya: sebab Engkau besertaku; tongkat-Mu dan gada-Mu, itulah yang menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan musuh-musuhku: Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; cawanku melimpah.
6 Sesungguhnya kebaikan dan belas kasihan akan mengikutiku seumur hidupku: dan aku akan diam di rumah Tuhanku selama-lamanya.
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Tuhan, dalam murka-Mu, janganlah menghukum aku.
Mazmur 37 (38)
Seorang pendosa dalam bahaya besar berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah
Semua sahabat-Nya berdiri dari jauh (Lukas 23:49).
I
Ya Tuhan, janganlah menghardik aku dalam murka-Mu;
janganlah menghukum aku, Tuhan, dalam amarah-Mu.
Anak panah-Mu telah menancap dalam padaku;
tangan-Mu telah menimpa aku.
Karena murka-Mu seluruh tubuhku sakit:
karena dosaku, tidak ada kesehatan pada anggota tubuhku.
Kesalahanku menjulang lebih tinggi dari kepalaku;
itu adalah beban yang terlalu berat untuk ditanggung.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
AntifonTuhan, dalam murka-Mu, janganlah menghukum aku.
Antifon 2Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.
II
Luka-lukaku busuk dan bernanah,
akibat kebodohanku sendiri.
Aku membungkuk dan berlutut.
Aku berkabung sepanjang hari.
Seluruh tubuhku terbakar demam;
seluruh tubuhku sakit.
Lelah dan hancur luluh,
aku berseru dengan hati yang pedih.
Ya Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku:
keluh kesahku tidak tersembunyi dari-Mu.
Jantungku berdebar, kekuatanku habis;
cahaya pun telah lenyap dari mataku.
Sahabat-sahabatku menjauhi aku seperti penderita kusta;
mereka yang terdekat denganku berdiri jauh.
Mereka yang berkomplot melawan hidupku memasang jerat;
mereka yang mencari kehancuranku berbicara tentang bahaya,
merencanakan pengkhianatan sepanjang hari.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
AntifonTuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.
Antifon 3Aku mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, sebab Engkau adalah penyelamatku.
III
Tetapi aku seperti orang tuli yang tidak dapat mendengar,
seperti orang bisu yang tidak dapat berbicara.
Aku seperti orang yang tidak mendengar apa-apa,
yang di mulutnya tidak ada pembelaan.
Aku mengandalkan Engkau, ya Tuhan:
Engkaulah, Tuhan Allah, yang akan menjawab.
Aku berdoa: “Jangan biarkan mereka mengejek aku,
mereka yang bersukacita jika kakiku tergelincir.”
Sebab aku hampir jatuh
dan penderitaanku selalu di hadapanku.
Aku mengakui bahwa aku bersalah
dan dosaku memenuhi aku dengan ketakutan.
Musuh-musuhku yang sembrono tidak terhitung
dan musuh-musuhku yang pendusta banyak.
Mereka membalas kebaikan dengan kejahatan
dan menyerang aku karena mencari kebenaran.
Ya Tuhan, janganlah meninggalkan aku!
Ya Allahku, janganlah menjauh!
Bergegaslah dan datanglah menolong aku,
Ya Tuhan, Allahku, penyelamatku!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Janganlah meninggalkan kami, Tuhan Allah kami; Engkau tidak melupakan tubuh Kristus-Mu yang hancur, pun ejekan yang diterima kasih-Nya. Kami, anak-anak-Mu, terbebani oleh dosa; berikanlah kepada kami kepenuhan belas kasihan-Mu.
AntifonAku mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, sebab Engkau adalah penyelamatku.
Hening Suci (ditandai dengan lonceng) , saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Kembalilah kepada Tuhan Allahmu.
Ia baik dan berbelas kasihan.