Beato Qerim Sadiku
- Nama lain
- Karim Sadiku, Kareem Sadiku, Karem Sadiku Salah seorang dari 38 Martir Albania
- Lahir
- 12 Februari 1919
- Kota asal
- Vusanje, Montenegro
- Wafat
- Martir · Ditembak mati Rezim Komunis Albania pada 4 Maret 1946 di Shkodrë, Albania
- Beatifikasi
- 5 November 2016 oleh Paus Fransiskus. · Misa beatifikasi digelar di Kathedral Shkodër, Albania yang dipimpin oleh Kardinal Angelo Amato
Beato Qerim Sadiku lahir di Vusanje, Montenegro, pada tanggal 12 Februari 1919. Ia adalah seorang berkebangsaan Albania yang nasionalis dan antikomunis. Diawal Perang Dunia Kedua, Qerim adalah seorang perwira berpangkat Letnan dalam Pasukan Gendarmerie Kerajaan Albania yang saat itu dipimpin oleh Raja Zog I.
Walau memakai nama Muslim, Qerim Sadiku (Karim Sadiku atau Kareem Sadiku) adalah seorang Katolik yang taat. Ia dikenang sebagai seorang yang aktif menghadiri acara-acara gereja. Didalam Gereja ia selalu terlihat tenang dan khusuk. Ia juga sering berziarah bersama istrinya Marije Vata, ke Gereja Santo Anthonius (Sebuah Gereja tua di Lezhë Albania yang dibangun pada abad ke-13 dan menjadi tempat Perziarahan populer bagi umat Katolik Albania).
Setelah perang dunia kedua berakhir, rezim Komunis pro Uni Soviet mengambil alih kekuasaan di Albania. Kaum komunis yang atheis lalu melancarkan penganiayaan terhadap Gereja dan umat kristiani. Gereja-gereja disegel, seminari-seminari ditutup dan biara-biara dibubarkan. Para rohaniwan-rohaniwati ditahan dengan berbagai tuduhan palsu, dijebloskan ke dalam penjara dan di eksekusi mati.Qerim Sadiku ditangkap oleh Tentara Komunis pada tanggal 3 Desember 1945 dan dimasukkan ke penjara Shkodrë atasa tuduhan: Menjadi Anggota Albanian Union (Sebuah organisasi yang dianggap oleh Pemerintah Komunis sebagai "Fasis"), memboikot Pemilu dan ikut membagikan selebaran anti pemilu. Ia menjalani sidang dan dijatuhi hukuman mati pada tanggal 22 Februari 1946.
Pada tanggal 4 Maret 1946, tepat jam 6:00 pagi hari, 8 orang Katolik dihukum mati ditempat pembuangan sampah dekat pemakaman diluar kota Shkodrë. Para pahlawan iman yang tewas di hari itu adalah:
- Qerim Sadiku.
- Daniel Dajani,SJ (Imam Jesuit)
- Giovani Fausti, SJ (Imam Jesuit)
- Gjon Shllaku,OFM (Imam Fransiskan)
- Mark Cuni (Seminaris)
- Gjergj Bici (Frater Jesuit)
- Gjelosh Lulashi (Umat awam)
- Gjon Vata (Umat awam)
Saat ditemukan, jenasah 8 martir ini tampak terbaring dengan saling berpegangan tangan.
Qerim Sadiku bersama Giovanni Fausti, Daniel Dajani, Gjon Shllaku, Mark Cuni dan Gjelosh Lulashi dibeatifikasi bersama para Martir Albania oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 November 2016.
Arti nama
Qerim : Dermawan, Mulia (Arabic)