Beato Amadeus da Silva de Meneses
- Nama lain
- Biarawan Fransiskan · Pengaku Iman Amadeus da Silva, João da Silva de Menezes, Amadeus dari Portugal
- Lahir
- Tahun 1420
- Kota asal
- Campo Maior, Alentejo Region, Portugal
- Wafat
- Tahun 1482 · Sebab alamiah
- Beatifikasi
- Tidak secara formal di beatifikasi. Devosi dimulai sesaat setelah kematiannya dan berlangsung hingga saat ini.
Beato Amadeus dari Portugal lahir pada tahun 1420 Kastil Campo Maior di Alentejo Portugal dan dibabtis dengan nama João da Silva de Menezes. Ia adalah anak bungsu dari sebelas bersaudara putera-puteri pasangan Rui Gomes da Silva dan Isabella de Menezes. Ayahnya adalah seorang bangsawan Portugal yang menjadi gubernur pertama di Campo Maior setelah Reconquista (pembebasan semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) dari pendudukan bangsa Moor). Ibunya juga berasal dari kalangan bangsawan, putri dari Dom Pedro de Menezes, gubernur pertama Villa Real setelah Reconquista. Salah seorang kakaknya yang bernama Beatrix da Silva de Meneses dikemudian hari juga dikanonisasi menjadi seorang kudus.
João menikah saat ia masih sangat muda. Namun tak lama kemudian ia meninggalkan kehidupan berumah-tangga karena merasa lebih cocok menjadi seorang pertapa. Ia lalu masuk biara Santo Hieronimus dari Santa Maria di Guadalupe, dan hidup sebagai seorang biarawan pertapa selama sepuluh tahun. Pada tahun 1452 João pindah ke Ubeda dan bergabung dengan Ordo Fransiskan. Ia diterima sebagai seorang bruder dan mengucapkan kaul dengan nama biara; Bruder Amadeus. Tujuh tahun kemudian Bruder Amadeus ditahbiskan menjadi seorang imam.
Setelah menjadi imam, Amadeus ditugaskan di berbagai biara Fransiskan di Spanyol dan Italia. Di Kota Milan, ia menjadi perhatian umat karena kebajikan dan mujizat-mujizat yang dibuatnya. Dengan dukungan Uskup Angung Milan, pada tahun 1469 pater Amadeus mendirikan biara Our Lady of Peace yang kelak menjadi pusat dari reformasi Ordo Fransiskan. Minister General Ordo Fransiskan saat itu, Kardinal Francesco della Rovere, sangat mendukung karya pater Amadeus di Milan. Ketika Kardinal Francesco della Rovere terpilih menjadi Paus Sixtus IV pada tahun 1471, pater Amadeus yang saat itu berusia 51 tahun dipanggil ke Roma untuk menjalankan tugas barunya sebagai Bapa Pengakuan bagi Sri Paus.
Pater Amadeus banyak menulis tentang kitab suci khususnya tafsiran-tafsirannya atas kitab Wahyu. Ia juga banyak membuat mujizat dan bernubuat. Tulisan-tulisannya mendapat pujian dari Sri Paus, Raja Ferdinand II of Aragon, dan Raja Santo Louis IX dari Perancis.
Raja Ferdinand II (1452 -1516) adalah penguasa Spanyol yang memerintah dari tahun 1475 sampai 1516. Bersama isterinya Ratu Isabella, pasangan ini di beri gelar Los Reyes Católicos (Raja-Ratu Katolik). Masa pemerintahan Ferdinand II dan Isabella, merupakan awal kejayaan Kerajaan Spanyol di Eropa dan didunia. Ia menuntaskan “Reconquista” dengan menaklukkan Granada, wilayah Islam terakhir di semenanjung Iberia, pada tahun 1492. Pada tahun yang sama ia membiayai ekpedisi pertama Christopher Colombus yang kemudian berhasil menemukan Dunia Baru dan membawa Kerajaan Spanyol menjadi sebuah negara adidaya di masa itu.Pater Amadeus tutup usia dengan tenang di Milan Italia pada tahun 1482. Ia tidak (belum) di Beatifikasi secara resmi oleh gereja, namun penghormatan terhadap biarawan Fransiskan yang kudus ini sudah dimulai beberapa saat setelah kematiannya. Pesta Beato Amadeus da Silva de Meneses dirayakan oleh gereja pada setiap tanggal 10 Agustus.(qq)
Arti nama
Amadeus : Mengasihi/Mencintai TUHAN (Latin)
Berasal dari kata Latin "Amare" (Mencintai/mengasihi) dan "Deus" (Tuhan)